Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Jabatan, Ambisi, dan Bahaya Demam Panggung

Jabatan, Ambisi, dan Bahaya Demam Panggung

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 6 Jan 2025
  • visibility 233
  • comment 0 komentar

Oleh: Zaenal Arifin*

Jabatan sering kali dianggap sebagai puncak pencapaian seseorang dalam karir. Ketika seseorang berhasil meraih jabatan tertentu, muncul rasa bangga, baik dari dirinya sendiri maupun dari orang-orang di sekitarnya. Jabatan menawarkan kekuasaan, tanggung jawab, dan peluang untuk membuat perubahan. Namun, di balik itu semua, ada tekanan besar yang harus dihadapi. Jabatan bukan hanya soal gelar atau posisi, tapi juga soal kemampuan untuk memenuhi ekspektasi yang sering kali datang tanpa batas.

Tantangan besar yang sering muncul saat seseorang mengejar jabatan atau sedang menjalankannya ialah demam panggung. Ini adalah perasaan cemas, cemas, atau bahkan takut ketika harus tampil di depan umum atau menghadapi ekspektasi besar. Demam panggung bukan hanya soal berbicara di depan banyak orang, tetapi juga tentang bagaimana seseorang menghadapi tekanan untuk selalu terlihat sempurna. Bahkan para pemimpin hebat sekalipun pasti pernah merasakan demam panggung di titik tertentu dalam hidupnya.

Bahaya demam panggung adalah ketika rasa gugup itu tidak dikelola dengan baik. Hal ini bisa membuat seseorang kehilangan fokus, salah mengambil keputusan, atau bahkan terlihat tidak kompeten. Dalam jangka panjang, demam panggung yang terus-menerus bisa mengikis rasa percaya diri dan mempengaruhi kinerja secara keseluruhan. Apalagi jabatan sering kali menuntut keberanian dan tampak berani, kemampuan dan tampak mampu.

Ambisi bisa menjadi motivasi yang benar serta tantangan yang menarik jika jalanya benar, Untuk mengelola ambisi, penting untuk memiliki tujuan yang jelas dan realistis. Tanpa arah yang tepat, ambisi bisa membuat kita merasa lelah atau bahkan kecewa. Selain itu, penting juga untuk selalu menyalakan diri. Tanyakan pada diri sendiri: Apakah tujuan saya membawa manfaat bagi diri sendiri dan orang lain? Apakah cara yang saya tempuh sudah sesuai dengan nilai-nilai yang saya pegang? Pertanyaan-pertanyaan ini membantu menjaga ambisi tetap berada di jalurnya

Untuk menghadapi demam panggung, persiapan adalah kunci utama. Ketika kita benar-benar paham apa yang harus dilakukan, rasa gugup bisa dikurangi. Selain itu, penting untuk mengingat bahwa kesalahan adalah hal yang manusiawi. Tidak ada orang yang sempurna, dan belajar dari kesalahan akan tetapi menjadi bijak adalah lebih baik.

Pada akhirnya, jabatan, ambisi, dan demam panggung adalah bagian dari perjalanan hidup yang penuh warna. Kuncinya adalah bagaimana kita bisa menyeimbangkan semuanya. Jabatan adalah tanggung jawab, ambisi adalah motivasi, dan demam panggung adalah tantangan yang mengajarkan kita untuk terus belajar dan tumbuh. Jangan biarkan tekanan membuat kita kehilangan arah. Tetaplah menjadi pribadi yang berintegritas, percaya diri, dan selalu berusaha memberikan dampak positif bagi sekitar. Karena sejatinya, sukses bukan hanya soal jabatan, tapi juga tentang bagaimana caranya!

*Penyuluh Agama Islam, KUA Gembong

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Halalbihalal, Ma'arif NU Jateng Diharap Lanjutkan Program

    Halalbihalal, Ma’arif NU Jateng Diharap Lanjutkan Program

    • calendar_month Ming, 21 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Halalbihalal, Ma’arif NU Jateng Diharap Lanjutkan Program Pcnupati.or.id- Semarang – Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama PWNU Jawa Tengah menggelar Halalbihalal dan Koordinasi Persimanu dan Bimtek SIMNU versi 2 pada Kamis (18/5/2023) di Hotel Muria Semarang. Hadir Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah KH. Muhammad Muzamil, Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah R. Andi Irawan, […]

  • KAAP Sedulur Pati Fodation Helat Santunan Yatim dan Khitan Massal Gratis

    KAAP Sedulur Pati Fodation Helat Santunan Yatim dan Khitan Massal Gratis

    • calendar_month Sen, 21 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Nashiruddin (kanan) memberikan doorprize kepada salah satu peserta kegiatan sosial KAAP Sedulur Pati Fondation TAYU – Ramadhan didepan mata. Di berbagai daerah, ummat islam menyambut bulan suci ini dengan sukacita. Beragam acara dilakukan demi menggelar karpet merah untuk Ramadhan.  Salah satunya, dilakukan oleh KAAP Sedulur Pati Fondation yang bekerjasama dengan Pemkab Pati dan Pemdes Purworejo. […]

  • Nahdliyin  di Minta Pedomani Hasil Bahtsul Masail tentang Shalat Jumat di Masa Pandemi

    Nahdliyin di Minta Pedomani Hasil Bahtsul Masail tentang Shalat Jumat di Masa Pandemi

    • calendar_month Sel, 13 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Semarang, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Tengah (PWNU) Jawa Tengah mengingatkan kepada Nahdliyin agar berpedoman kepada keputusan bahtsul masail tentang shalat Jumat di era pandemi Covid-19. SEMARANG-Sekretaris PWNU Jateng H Hudallah Ridwan Naim mengatakan, sejak diberlakukannya PPKM Darurat yang membatasi aktivitas keagamaan di masjid dan mushala, para kiai dan pimpinan NU di daerah kebanjiran pertanyaan […]

  • Naskah Pegon dan Peradaban Nusantara

    Naskah Pegon dan Peradaban Nusantara

    • calendar_month Jum, 9 Okt 2015
    • account_circle admin
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Dalam kosa kata bahasa Indonesia, kata ‘naskah’ digunakan tidak terbatas pada dokumen tulisan tangan semata, melainkan juga mencakup dokumen cetak lainnya. Naskah atau bisa disebut manuskrip biasanya ditulis di atas alas kertas eropa, daluang, ataupun daun lontar, yang berkembang antara abad 17 hingga abad 20 di Nusantara. Manuskrip merupakan satu-satunya media yang digunakan untuk menyimpan […]

  • Baiti Jannati

    Baiti Jannati

    • calendar_month Sen, 10 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Rumah adalah tempat untuk pulang; di rumah kita bisa merasakan surga dan neraka. Tergantung bagaimana kita bersikap dilingkungan keluarga saat berada di rumah. Bisa dikatakan rumah sebagai pelepas lelah saat kita seharian mencari rizki di luar, maka dari itu rumah akan menjadi tempat yang paling indah untuk dirindukan.  Buku  bertajuk Amalan Amalan Rumahan Berpahala Surgal […]

  • PCNU Temanggung Gelar Raker Pengurus Harian dan Lembaga, Mantapkan Program 2025–2030

    PCNU Temanggung Gelar Raker Pengurus Harian dan Lembaga, Mantapkan Program 2025–2030

    • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 254
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Temanggung – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Temanggung menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) bersama jajaran Pengurus Harian dan Lembaga di Gedung PCNU Temanggung. Kegiatan yang digelar pada Rabu, 14 Mei 2025 ini menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan arah gerak dan merumuskan strategi organisasi dalam menghadapi masa khidmat 2025–2030. Dalam sambutannya, K.H. Nurul Yaqin selaku Ketua […]

expand_less