Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Nabi Musa & Seorang Pemuda Fasiq

Nabi Musa & Seorang Pemuda Fasiq

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 8 Okt 2024
  • visibility 581
  • comment 0 komentar

Oleh : Muhammad Rofiq

Dikisahkan pada zaman Nabi Musa A.S , ada seorang pemuda pemuda dari golongan Yahudi. Dia sangat meresahkan masyarakat Yahudi pada waktu itu. Perilaku kejahatannya sudah mashyur di seluruh negeri. Siapapun akan ketakutan apabila disebutkan namanya dan siapapun yang berani mengganggunya, maka tidak akan selamat. Hal itu menyebabkan kekacauan di kalangan umat Nabi Musa A.S. Mereka tidak mampu menahan kejahatan pemuda itu lagi, Sehingga mereka pun berdoa kepada Allah SWT agar menyelesaikan permasalahan ini.

Lalu Allah SWT memberikan wahyu kepada Nabi Musa A.S “ Wahai Musa, sesungguhnya di tengah-tengah Kaum Bani Israil, ada seorang pemuda jahat, maka keluarkanlah dia dari negeri mereka, sehingga tidak ada satupun api yang menyala akibat kejahatanya”. Lalu Nabi Musa A.S mendatangi pemuda itu dan mengusirnya dari kota. Pemuda itu pun pergi dari kota menuju suatu desa. Namun di desa itu, pemuda itu berbuat kejahatan lagi. Lalu Allah SWT menyuruh Nabi Musa A.S untuk mengusirnya dari desa itu.

Nabi Musa A.S pun mengusirnya dari desa itu ke tanah gersang, dimana tidak ada manusia, hewan, tumbuhan dan tidak ada makhluk hidup sama sekalipun ditempat itu. Sehingga akhirnya pemuda itu pun jatuh sakit di tempat itu. Dia jatuh tersungkur di tanah, kepalanya tergeletak tidak berdaya di atas debu-debu gersang berhamburan. Tidak ada satupun makhluk hidup yang menemaninya. Hanya gurun gersang, hawa panas dan sengatan mentari yang membakar kulitnya. Lalu dengan sisa tenaganya serta terbata-bata, ia berkata:

“ Seandainya ibuku ada disini memangku kepalaku ini, pastilah ia akan mengasihiku dan ia akan menangisi kehinaan yang aku dapatkan ini”

“Seandainya ayahku ada disini pastilah ia akan menolongku, memangkul tubuh kurusku ini dan menyelesaikan masalahku ini”

“ Seandainya istriku  ada disini, pasti ia akan menangisiku sakarat mautku dan  seandainya anak-anakku ada disini, pasti mereka akan menangis di belakang jasad lemahku ini. Dan mereka pasti akan berkata: “ Ya Allah, ampunilah bapak kami ini, lelaki yang terasingkan lagi lemah, lelaki yang terusir dari negerinya menuju desa, dari desa menuju dusun terpencil, dari dusun terpencil menuju tanah gersang tak berpenghuni dan di tanah gersang ini, ia harus pergi menuju akhirat hanya membawa keputusasaan akan segala hal”.

Masih dalam keadaan sakarat maut, ia pun berdoa,: “ Ya Allah, Engkaulah yang telah memutuskan aku dari orangtuaku,istriku,anak-anakku, aku memohon jangan putuskan aku dari kasih sayangmu. Engkau boleh saja membakar hatiku dengan memisahkan aku dengan orang-orang yang aku cintai, namun jangan bakar diriku dengan api nerakamu karena maksiat-maksiat yang telah aku perbuat.”

Maka Allah SWT mengirimkan kepadanya dua orang bidadari surga yang menyerupai ibu dan istrinya, lalu mengutus anak-anak surga kepadanya untuk menyerupai anak-anaknya dan mengutus seorang malaikat kepadanya untuk menyerupai ayahnya. Kemudian  utusan-utusan Allah itu duduk di kedua sisinya dan menangisi sakaratul mautnya. Si pemuda itu pun berkata,” Sungguh ayah ibuku, istriku dan anak-anakku telah hadir disisiku.” Maka hatinya pun menjadi sejuk seperti berada di kebun hijau yang penuh bunga-bunga bermekaran.Si pemuda itu pun meninggalkan dunia yang fana ini menuju kasih sayang Allah SWT yang tiada taranya dalam keadaan suci lagi terampuni.

Tak lama kemudian Allah memberikan wahyu kepada Nabi Musa A.S,” Wahai Musa,  pergilah kau ke gurun ini, di suatu tempat ini. Sesungguhnya disana telah wafat salah seorang wali dari wali-waliku.” Nabi Musa A.S pun pergi ke tempat itu dan menemukan jasad seorang manusia yang tergeletak di tengah-tengah gurun yang luas lagi gersang. Maka ketika Nabi Musa A.S memperhatikan wajah jenazah itu, Nabi Musa A.S teringat pemuda yang ia usir atas perintah Allah dari negerinya menuju desa, dari desa menuju dusun terpencil, dari dusun terpencil menuju tanah gersang tak berpenghuni. Lalu Nabi Musa A.S berkata,” Ya Tuhanku, bukankah dia ini adalah pemuda yang Engkau perintahkan aku untuk mengusirnya dari negerinya menuju desa, dari desa menuju dusun terpencil, dari dusun terpencil menuju tanah gersang ini.”

Allah SWT menjawab, “ Ya kamu benar, Musa. Aku telah merahmatinya dan memberi balasan kepadanya atas rintihannya akan kondisi hidupnya yang terusir dari negerinya, terpisahkan dari kedua orang tuanya, terpisahkan dari istrinya, terpisahkan dari anak-anaknya. Lalu aku  mengutus dua orang bidadari surga yang menyerupai ibu dan istrinya, lalu mengutus anak-anak surga kepadanya untuk menyerupai anak-anaknya dan mengutus seorang malaikat kepadanya untuk menyerupai ayahnya untuk menemaninya di saat akhir kepergianya dari dunia menuju akhirat. Ketika seorang yang terasing & terusir mati, maka menangislah seluruh penduduk langit dan bumi karena berbelas kasih padanya. Tangisan mereka menggetarkan  tiang-tiang ‘Arsy, lalu bagaimana mungkin Aku tidak mengasihinya ? sementara Aku adalah Dzat Maha Pengasih lagi Maha Penyayang ? “

 

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peduli Yatim, Lazisnu Pati Beri Bantuan Pengobatan

    Peduli Yatim, Lazisnu Pati Beri Bantuan Pengobatan

    • calendar_month Sab, 9 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 392
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- PC Lazisnu Pati beri bantuan pengobatan kepada Teguh Prasetyo, warga Growong Kidul Kecamatan Juwana Kabupaten Pati kamis (07/12) lalu. Pihak Lazisnu Pati yang diwakili oleh salah satu pengurus dan manajerial turut serta menggandeng Lazisnu MWC Juwana selaku wilayah tempat penyaluran donasi. Teguh Prasetyo merupakan anak tunggal dari pasangan Sarinah dan suami. Teguh mengalami […]

  • PCNU-PATI Photo by Igor Omilaev

    Kesalingan Bekerja di Rumah

    • calendar_month Jum, 10 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 645
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Pagi ini saat saya menjemur pakaian, saya melihat pemandangan yang menyejukkan mata. Tiga orang laki-laki beda generasi yang menjadi tetangga saya sedang mengerjakan pekerjaan rumah. Ada yang menyapu dan mengepel. Mereka terlihat begitu enjoy mengerjakan pekerjaan yang selalu tersematkan hanya untuk perempuan itu. Ketika menyaksikan itu saya mengulas senyum. Sebab dilingkungan […]

  • INISNU Perkuat Kerjasama Internasional dengan Maahad Tahfiz Vokasional Aman Bistari Malaysia

    INISNU Perkuat Kerjasama Internasional dengan Maahad Tahfiz Vokasional Aman Bistari Malaysia

    • calendar_month Jum, 29 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 645
    • 0Komentar

      Malaysia – Dalam rangkaian Pancadharma Internasional, Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung melaksanakan MoU, MoA, riset, PkM, dan lawatan silaturahmi pada Rabu (27/8/2025) di Maahad Tahfiz Vokasional Aman Bistari Selangor, Malaysia yang sering disebut MTAVB tepatnya di Kampung Seri Aman Luar, 47100 Puchong, Selangor. Kedatangan rombongan diterima langsung oleh pimpinan Maahad Tahfiz Vokasional Aman […]

  • PCNU - PATI Photo by Utsman Media

    Imam Syafi’i Hafal Al-Quran di Usia 7

    • calendar_month Sen, 22 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 571
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Rasulullah SAW bersabda, “Ahabbul a’mali illallahi adwamuha wa in qalla—Amal yang paling disukai Allah adalah yang paling rutin, meski hanya sedikit.” Hadis tersebut mengisyaratkan satu hal, yakni tentang kebiasaan (habits). Kebiasaan adalah hal yang penting dalam melakukan sesuatu sehingga menjadi konsisten. Namun, kebiasaan itu mempunyai posisi yang netral. Artinya, ia […]

  • Ma'arif Jateng Kukuhkan LP. Ma'arif Kab. Demak Periode 2023-2028

    Ma’arif Jateng Kukuhkan LP. Ma’arif Kab. Demak Periode 2023-2028

    • calendar_month Ming, 17 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 441
    • 0Komentar

    Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PCNU Kab. Demak menggelar Seminar Nasional dan Rapat Kerja Dinas (Rakerdin) di Kusma Hotel Kab. Semarang pada 16-17 September 2023. Dalam acara ini, ada beberapa acara seperti penguatan Aswaja lembaga, Bimtek Aset, Sidang Pleno dan pengukuhan. Pengukuhan LP. Ma’arif NU PCNU Kab. Demak Periode tahun 2023-2028 yang terdiri dari 47 pengurus […]

  • ‘Tetangga’ Lucurkan Web,  NU Pati Ikut Bangga

    ‘Tetangga’ Lucurkan Web, NU Pati Ikut Bangga

    • calendar_month Rab, 31 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 374
    • 0Komentar

    PATI-NU sebagai organisasi berbasis sosial keagamaan yang terus mengedepankan nasionalisme harus bertahan ditengah fitnah-fitnah kaum radikal. Media sosial dan internet menjadi sarang bagi penebar kebencian untuk melancarkan serangan kepada NU beserta amaliahnya. Proses peluncuran web PCNU Kudus di @Hom Hotel. Sumber gambar : nu online Namun tak dipungkiri, serangan-serangan ini justru membuat warga nahdliyyin mulai […]

expand_less