Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Jawab Krisis Pangan, Hasil Padi Kadang Tani Sarwotulus Capai 13 Ton

Jawab Krisis Pangan, Hasil Padi Kadang Tani Sarwotulus Capai 13 Ton

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
  • visibility 434
  • comment 0 komentar

Semarang – Kelompok tani Kadang Tani Sarwotulus (KTST) berhasil melaksanakan panen raya yang bertempat di desa Ketapang, kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang pada Sabtu pagi (21/9/2024). Hal itu terungkap dalam Panen Padi Organik Kadang Tani Sarwotulus Jawa Tengah yang merupakan panen raya edisi tahun ke lima hasil dari budidaya padi dengan pupuk organik. Kadang Tani Sarwo Tulus sendiri merupakan sebuah kelompok tani yang concern-nya pada penggunaan pupuk organik.

Prosesi panen raya dihadiri oleh Rais Syuriyah PWNU Jateng yang sekaligus sebagai Pendiri dan Pembina KTST, KH. Ubaidullah Shodaqoh dan Katib Syuriah PWNU Jateng KH. Mohamad Muzamil, serta KH. Hudalloh Ridwan sebagai pembina. Beliau turut membersamai para petani dalam panen raya kali ini.

Ketua Kadang Tani Sarwotulus Jawa Tengah, H. Musthofa, menerangkan, pada panen kali ini berhasil memanen seluas 5 hektar. “Varian yang dipanen di antaranya mentik susu, pandanwangi, dan sisokan,” katanya.

Panen raya pada kali ini turut dihadiri beberapa cabang KTST wilayah Jawa Tengah mulai dari Sragen, Blora, Temanggung, Klaten, dan Demak.

Disampaikan serta KH. Hudalloh Ridwan (Gus Huda), bahwa hasil panen kali ini diperkirakan naik 1 ton perhektar dari yang sebelumnya 13 ton. “Selain dikonsumsi sendiri, hasil padi ini, seperti panen-panen sebelumnya terserap oleh pasar lokal dan diekspor,” katanya.

“Alhamdulillah, jika di media diberitakan terkait dengan krisis pangan, Kadang Tani Sarwotulus, telah menjawab, bahwa di beberapa kelompok binaan seperti di Klaten telah mengalami surplus. Ini membuktikan bahwa kehadiran Kadang Tani Sorwotulus benar- benar bisa memberikan solusi nyata bagi para petani, dan ketahanan pangan,” tegas Gus Huda.

Petani kita, katanya, terus bisa produksi tanpa ada kebergantungan dengan pupuk- pupuk dan obat pabrik yang di samping harganya semakin tidak terjangkau oleh petani dan barangnya sering mengalami kelangkaan, juga tidak baik, baik untuk kesehatan tubuh maupun kesuburan tanah. “Hasil panen dengan budidaya organik yang dilakukan oleh para petani dampingan Kadang Tani Sarwotulus terus meningkat dari tahun ke tahun,” tambahnya. (HI)

  • Penulis: admin
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Haul Kiai Syatibi, Gus Ghofur Semangati Santri

    Haul Kiai Syatibi, Gus Ghofur Semangati Santri

    • calendar_month Ming, 29 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 627
    • 0Komentar

    TRANGKIL-Haul ke-26 KH. Syatibi Umar Syahid di Desa Kadilangu, Trangkil berlangaung meriah. Festival rebana, gema aelawat hingga pengajian umum mewarnai acara yang dilaksanakan pada Jumat (27/9) hingga Sabtu (28/9) malam. Festival rebana yang digelar merupakan langkah untuk menjaga eksistensi rebana itu sendiri. Seperti diketahui bersama, bahwa minat pemuda untuk memainkan alat musik tradisional khususnya rebana […]

  • PCNU - PATI

    7 Teladan Mbah Dimyati Rais

    • calendar_month Jum, 10 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 608
    • 0Komentar

    Membaca biografi KH. Dimyathi Rais yang baru saja wafat, ada beberapa teladan agung yang bisa dipetik. 1. Spirit thalabul ilmi Beliau adalah sosok pengelana pengetahuan yang haus ilmu. Pondok APIK, Lirboyo, Sarang, dan lain-lain menjadi destinasi keilmuan beliau. Dalam salah satu vidio youtube Beliau menjelaskan salah satu ulama hebat, yaitu Imam Syafii, sosok pengelana pengetahuan […]

  • PCNU- PATI

    Ketua PCNU Cerita Pengalaman Haji : Tidak Bisa Mencium Hajar Aswad (2-habis)

    • calendar_month Jum, 5 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 446
    • 0Komentar

    WINONG – Cerita haji dari ketua PCNU Pati belum usai. Bahkan untuk menceritakan seputar pelayanan pemerintah, KH. Yusuf Hasyim memaparkannya selama hampir dua jam.  Banyak servis pemerintah yang sangat memuaskan, mulai dari kesehatan, makanan dan bahkan tempat menginap.  Pelayanan lain yang juga sangat membekas adalah servis lapangan. Menurutnya, disepanjang jalan, ada petugas PPIH yang memberikan […]

  • Pelajar NU Sumur Sambut Tahun Baru Hijriyah

    Pelajar NU Sumur Sambut Tahun Baru Hijriyah

    • calendar_month Ming, 1 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 632
    • 0Komentar

    CLUWAK-IPNU-IPPNU Ranting Sumur, Cluwak sambut Tahun Baru dengan tahlil dan diba’an. Banyak cara positif yang bisa dilakukan umat Islam untuk menyambut Tahun Baru 1441 H. Salah satunya  yang dilakukan Pengurus Ranting IPNU IPPNU desa Sumur, tersebut. Para pengurus IPNU/IPPNU sedang melakukan mahalul qiyam dalam acara tahlil dan diba’an bersama untuk menyambut tahun baru hujriyah  Acara […]

  • Achmad Safuan: Jangan Gengsi Meminta Maaf

    Achmad Safuan: Jangan Gengsi Meminta Maaf

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.553
    • 0Komentar

    ‎ ‎SEMARANG – Momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah menjadi sarana memperkuat tali persaudaraan bagi warga Kelurahan Patemon. Masjid Baitul Mujahid menggelar acara Silaturahmi dan Halalbihalal yang berlangsung khidmat di selasar masjid, Kelurahan Patemon, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Ahad (29/3/2026) malam. ‎ ‎Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya Ketua Yayasan Baitul Mujahid Khosim, […]

  • Semarak Hari Santri di Pati, LKNU Gelar Kegiatan Sosial

    Semarak Hari Santri di Pati, LKNU Gelar Kegiatan Sosial

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.611
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) PCNU Kabupaten Pati menggelar kegiatan Bakti Sosial (Baksos) dan Khitanan Massal. Kegiatan ini dilakulan dalam rangka peringatan Hari Santri 2025. ‎LKNU Pati, Ahmad Qosim mengatakan, pihaknya menggelar kegiatan di beberapa lokasi, yakni berkat kerja sama dengan sejumlah Puskesmas dan MWCNU. “Salah satunya pengobatan gratis di Dukuhseti, pada […]

expand_less