Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Jawab Krisis Pangan, Hasil Padi Kadang Tani Sarwotulus Capai 13 Ton

Jawab Krisis Pangan, Hasil Padi Kadang Tani Sarwotulus Capai 13 Ton

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
  • visibility 493
  • comment 0 komentar

Semarang – Kelompok tani Kadang Tani Sarwotulus (KTST) berhasil melaksanakan panen raya yang bertempat di desa Ketapang, kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang pada Sabtu pagi (21/9/2024). Hal itu terungkap dalam Panen Padi Organik Kadang Tani Sarwotulus Jawa Tengah yang merupakan panen raya edisi tahun ke lima hasil dari budidaya padi dengan pupuk organik. Kadang Tani Sarwo Tulus sendiri merupakan sebuah kelompok tani yang concern-nya pada penggunaan pupuk organik.

Prosesi panen raya dihadiri oleh Rais Syuriyah PWNU Jateng yang sekaligus sebagai Pendiri dan Pembina KTST, KH. Ubaidullah Shodaqoh dan Katib Syuriah PWNU Jateng KH. Mohamad Muzamil, serta KH. Hudalloh Ridwan sebagai pembina. Beliau turut membersamai para petani dalam panen raya kali ini.

Ketua Kadang Tani Sarwotulus Jawa Tengah, H. Musthofa, menerangkan, pada panen kali ini berhasil memanen seluas 5 hektar. “Varian yang dipanen di antaranya mentik susu, pandanwangi, dan sisokan,” katanya.

Panen raya pada kali ini turut dihadiri beberapa cabang KTST wilayah Jawa Tengah mulai dari Sragen, Blora, Temanggung, Klaten, dan Demak.

Disampaikan serta KH. Hudalloh Ridwan (Gus Huda), bahwa hasil panen kali ini diperkirakan naik 1 ton perhektar dari yang sebelumnya 13 ton. “Selain dikonsumsi sendiri, hasil padi ini, seperti panen-panen sebelumnya terserap oleh pasar lokal dan diekspor,” katanya.

“Alhamdulillah, jika di media diberitakan terkait dengan krisis pangan, Kadang Tani Sarwotulus, telah menjawab, bahwa di beberapa kelompok binaan seperti di Klaten telah mengalami surplus. Ini membuktikan bahwa kehadiran Kadang Tani Sorwotulus benar- benar bisa memberikan solusi nyata bagi para petani, dan ketahanan pangan,” tegas Gus Huda.

Petani kita, katanya, terus bisa produksi tanpa ada kebergantungan dengan pupuk- pupuk dan obat pabrik yang di samping harganya semakin tidak terjangkau oleh petani dan barangnya sering mengalami kelangkaan, juga tidak baik, baik untuk kesehatan tubuh maupun kesuburan tanah. “Hasil panen dengan budidaya organik yang dilakukan oleh para petani dampingan Kadang Tani Sarwotulus terus meningkat dari tahun ke tahun,” tambahnya. (HI)

  • Penulis: admin
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perisai Demokrasi Bangsa Bakal Hadir dalam Pemilu 2024 

    Perisai Demokrasi Bangsa Bakal Hadir dalam Pemilu 2024

    • calendar_month Sen, 1 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 469
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Perisai Demokrasi Bangsa bakal hadir dalam Perhelatan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 nanti. Lembaga Pemantau pemilu yang dibentuk oleh para kader muda jebolan alumni SKPP dan P2P atau pendidikan Pemantau Partisipatif Bawaslu di Jawa Tengah ini tersebar di 29 Kabupaten Kota. Ketua Perisai Demokrasi Bangsa, Rikza Hasballa mengatakan bahwa kesuksesan Pesta Demokrasi ini harus […]

  • Ansor Pati Launching Aplikasi Berbasis Android

    Ansor Pati Launching Aplikasi Berbasis Android

    • calendar_month Jum, 29 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 466
    • 0Komentar

      Para pengurus GP Ansor berpose bersama para pegawai PT Pos Indonesia dalam acara Launching Aplikasi Sobat Bayar, buah kerjasama keduanya PATI – Kamis (28/10) Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Pati melaunching aplikasi baru untuk OS Android. Mengambil tajuk aplikasi ‘Sobat Bayar’, Organisasi sayap pemuda NU ini bekerja sama dengan PT. Pos Indonesia untuk merealisasikannya.  […]

  • Edaran PWNU Jateng Tentang Sholat Eid 2020

    Edaran PWNU Jateng Tentang Sholat Eid 2020

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2020
    • account_circle admin
    • visibility 506
    • 0Komentar

    Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Provinsi Jawa Tengah, telah menerbitkan surat edaran terkait penyelenggaraan Sholat Eid (Idul Fitri) Tahun 2020. Surat edaran ini dibuat untuk menyikapi pandemi Covid-19 dan ketentuan darurat wilayah provinsi Jawa Tengah. Surat edaran bernomor PW.11/360/C/V/2020 tertanggal 14 Mei 2020 yang ditujukan kepada PCNU, Pengurus MWCNU, dan Pengurus Ranting NU se-Jawa Tengah ini […]

  • H. Dr. Ahmad Choiron, M.Ag : Tidak Perlu Program Muluk-Muluk

    H. Dr. Ahmad Choiron, M.Ag : Tidak Perlu Program Muluk-Muluk

    • calendar_month Ming, 8 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 833
    • 0Komentar

    WINONG – H. Dr. Ahmad Choiron, M.Ag, Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pati menyampaikan bahwa MWC tidak perlu membuat program yang muluk-muluk. Harapan ini disampaikan dalam sambutannya saat mewakili Ketua PCNU Kab. Pati dalam acara Konferensi MWC NU dan PAC Muslimat NU Kecamatan Winong, Ahad (08/09) pagi ini. H. Dr. Ahmad Choiron, M.Ag, mewakili Ketua PCNU Pati […]

  • PCNU-PATI

    Ai

    • calendar_month Sab, 20 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 564
    • 0Komentar

    Cinta seperti sesuatu yang mengendap-endap di belakangmu. Suatu saat, tiba-tiba kau baru sadar, cinta menyergapmu tanpa peringatan. SEIAku mencintai Ai. Tidak tahu sejak kapan–mungkin sejak pertama kali dia menggenggam tanganku–aku tidak tahu mengapa, dan aku tidak tahu bagaimana. Aku hanya mencintainya, dengan caraku sendiri. AIAku bersahabat dengan Sei sejak kami masih sangat kecil. Saat mulai […]

  • MWCNU Gembong Gelar Pengajian Akbar

    MWCNU Gembong Gelar Pengajian Akbar

    • calendar_month Sab, 3 Sep 2016
    • account_circle admin
    • visibility 471
    • 0Komentar

    Pati, Pengurus Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Gembong mengadakan Pengajian Akbar dalam Rangka Halal bi halal dan memperingati harlah NU ke 90, pengajian bertempat di MI Kendil desa Klakahkasian dengan pembicara KH. Imron Rosyadi dari Pati, Minggu 24/7 kemarin.             KH. Imam Sofwan sebagai wakil dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama mengemukakan untuk menjalin silaturahmi yang […]

expand_less