Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Zakat sebagai Solusi Kesejahteraan Masyarakat

Zakat sebagai Solusi Kesejahteraan Masyarakat

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 6 Apr 2024
  • visibility 474
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto

Zakat sebagaimana lazimnya merupakan pengeluaran sebagian harta yang diwajibkan oleh Allah Swt untuk diberikan kepada orang-orang yang berhak menerimanya, atau mustahik, dengan syarat dan kadar tertentu.

Zakat juga pada dasarnya merupakan bentuk ibadah yang tidak asing lagi bagi umat Muslim, karena sendiri merupakan salah satu rukun Islam, sehingga bagi mereka yang mampu, wajib mengeluarkan zakat, baik zakat fitrah maupun zakat profesi.

Sedangkan pada esensinya zakat kalau dikelola dengan baik tentunya akan memberikan dampak yang positif kepada para mustahiq. Oleh karena itu, sudah sayogjanya para amil zakat memberikan edukasi dan program yang dapat meningkatkan pendapatan bagi masyarakat yang masih terbelakang.

Adapun tujuan dari adanya edukasi terkait zakat itu sendiri, diharapkan masyarakat dapat mandiri, berdaya, dan sejahtera. Selain itu juga masyarakat tidak lagi ketergantungan sosial antar sesama insan.

Oleh karena itu, untuk mengeluarkan mereka dari kemiskinan, masyarakat harus dibantu dalam pemenuhan sarana yang dibutuhkannya. Modal usaha adalah salah satu sarana yang paling dibutuhkan; namun, modal usaha sendiri tidak cukup; masyarakat juga harus dididik tentang cara mengoperasikan modal usaha tersebut sehingga menghasilkan nilai tambah.

Sedangkan untuk mengeluarkan mereka dari kemiskinan, Kiai Sahal adalah contohnya. Mereka tidak boleh terus-menerus diberi ikan; sebaliknya, mereka harus diberikan kailnya. Namun, memberikan kail saja tidak cukup; mereka juga harus diajarkan cara mengail yang baik, menyiapkan lahan yang baik, dan menggunakan kail untuk mendapatkan ikan.

Oleh sebab itu, mereka tidak hanya harus diberikan modal untuk mencapai itu semua, tetapi juga harus diberikan keterampilan yang akan membuat pikiran mereka lebih kreatif dan berkembang.

Selain itu, jika modal merupakan salah satu faktor yang mendukung pengentasan kemiskinan, umat Islam memiliki prospek yang sangat menguntungkan dalam hal permodalan. Karena konsep zakat dalam Islam, setiap orang yang memiliki harta benda yang mencapai batas tertentu (nishab) diharuskan untuk membayar zakat harta bendanya.

Dan apabila ini dilaksanakan sesuai dengan syariat, maka konsep zakat untuk mensejahterakan masyarakat bisa terwujudkan. Konsep ini tentunya biar tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Maka, penting sekali dipetakan,sehingga para mustahiq benar-benar bisa merasakan dampak dari zakat tersebut.

Dalam hal ini, Kiai Sahal memberikan contoh bahwa zakat dapat berupa barang atau benda yang terus-menerus memberikan dampak besar kepada masyarakat, sehingga masyarakat menjadi lebih sejahtera dan berdaya.

Dengan begitu, zakat kalau benar-benar dikelola dan diterapkan dengan baik, dapat bermanfaat bagi banyak masyarakat. Misalnya, zakat dapat diberikan kepada wirausaha, entrepenership, dan bisnis lainnya yang menghasilkan nilai tambah setiap hari.

Oleh karena itu, konsep zakat sudah saatnya amil zakat memberikan program edukasi terhadap masyarakat, dengan maksud dan tujuan masyarakat bisa menikmati dengan jangka waktu yang panjang dan kontinyu. Dan harapannya dengan adanya konsep zakat bentuk wirausaha dan entrepenurship masyarakat bisa, mandiri, sejahtera, dan berdaya.

 

 

 

 

 

 

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MAPSI PAI SMK Se-Jawa Tengah Sukses Digelar, Kebumen Raih Juara Umum

    MAPSI PAI SMK Se-Jawa Tengah Sukses Digelar, Kebumen Raih Juara Umum

    • calendar_month Ming, 11 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20.313
    • 0Komentar

    *SEMARANG* – Rangkaian Lomba Mata Pelajaran dan Seni Pendidikan Agama Islam (MAPSI PAI) jenjang SMK se-Jawa Tengah berlangsung lancar dan meriah di Universitas iVET Semarang. Ajang bergengsi yang mempertemukan pelajar SMK dari berbagai daerah di Jawa Tengah tersebut tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah untuk mengembangkan potensi, kreativitas, keterampilan, serta pengamalan nilai-nilai […]

  • Perkokoh Militansi Kader, DKAC CBP KPP Kec. Trangkil gelar DIKLATAMA

    Perkokoh Militansi Kader, DKAC CBP KPP Kec. Trangkil gelar DIKLATAMA

    • calendar_month Sab, 30 Jan 2021
    • account_circle admin
    • visibility 445
    • 0Komentar

      DKAC CBP KPP Kec. Trangkil sukses gelar kegiatan Pendidikan Kaderisasi tingkat pertama DIKLATAMA selama 2 hari 28-29 Januari 2021. Kegiatan yang berlokasi di TPQ Uswatun Hasanah Asempapan Trangkil Pati, di ikuti 28 peserta yang berlangsung dengan khidmat. Mengangkat tema “Refitalisasi Roh Loyalitas dan Militansi, Menyongsong Kader CBP  KPP bela NKRI” Bertujuan untuk mengkokohkan militansi […]

  • Purworejo Bersiap Menjadi Tuan Rumah MAPSI XXVII Jateng 2026

    Purworejo Bersiap Menjadi Tuan Rumah MAPSI XXVII Jateng 2026

    • calendar_month Rab, 30 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20.236
    • 0Komentar

    PURWOREJO — Kabupaten Purworejo bersiap menjadi tuan rumah Lomba Mata Pelajaran Agama Islam dan Seni Islami (MAPSI) XXVII Provinsi Jawa Tengah 2026 yang dijadwalkan akan berlangsung pada 13-15 November 2026. Persiapan kegiatan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi (rakor) di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, Rabu (30/9/2026). MAPSI Jateng 2026 ini akan mempertemukan ribuan […]

  • Suwuk Massal, Ramaikan Konferensi MWC NU Winong

    Suwuk Massal, Ramaikan Konferensi MWC NU Winong

    • calendar_month Sen, 2 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 480
    • 0Komentar

    WINONG (1/09/2019). Mengawali kegiatan konferensi MWCNU dan Muslimat NU Kecamatan Winong menyelenggarakan kegiatan Terapi Qur’ani atau Ruqyah Massal bekerja sama dengan Jam’iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) Laskar Jolosutro Cabang Pati pada hari Ahad bertepatan juga dengan Tahun Baru 1441 H, bertempat di Aula MWCNU Kec. Winong. Acara yang baru pertama kali dilaksanakan di Kecamatan Winong ini mendapat […]

  • Anam dan Refani Jadi Nahkoda Baru PAC IPNU IPPNU Gabus

    Anam dan Refani Jadi Nahkoda Baru PAC IPNU IPPNU Gabus

    • calendar_month Rab, 20 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 518
    • 0Komentar

      Serah terima jabatan secara simbolis menggunakan bendera kebesaran IPNU GABUS – Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU IPPNU Kecamatan Gabus sukses menggelar Konferancab IX di SMA Islam Tuan Sokolangu, Mojolawaran, Selasa (19/10/2021). Dalam Konferancab tersebut, M. Khoirul Anam H. dan Refani Febriosa terpilih sebagai nahkoda baru PAC IPNU IPPNU Kecamatan Gabus. Mengusung tema “Regenerasi Perwujudan […]

  • Mengelola Energi Kreatif Pegiat Lesbumi Dalam Berkesenian dan Berkebudayaan

    Mengelola Energi Kreatif Pegiat Lesbumi Dalam Berkesenian dan Berkebudayaan

    • calendar_month Sab, 2 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 735
    • 0Komentar

    Oleh : M. Syafii Pahlevi Menghidupkan spirit berkesenian dan berkebudayaan meniscayakan adanya beberapa unsur pendukung, selain kemampuan praksis personal juga ditopang oleh penerimaan masyarakat pendukungnya. Sehingga hal ini memerlukan beragam gagasan yang saling bersinergi, yang kemudian dikolaborasikan menjadi satu gerakan atau perhelatan yang menyatu. Selain itu, kebutuhan adanya resource atau sumber daya penunjang bagi kegiatan […]

expand_less