Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Misteri Lailatul Qadar

Misteri Lailatul Qadar

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 3 Apr 2024
  • visibility 205
  • comment 0 komentar

Oleh Hamidulloh Ibda*

Sejak 2008, saya rajin menulis artikel tentang Lailatul Qadar. Seingat saya di Koran Pagi Wawasan, Radar Lampung, Radar Tegal, NU Online, Alif.id, sejumlah koran cetak lain yang tidak terlacak termasuk di NU Online Pati (pcnupati.or.id) ini. Dari tulisan-tulisan itu, saya pribadi belum merasa pernah menemukan Lailatul Qadar. Mbuh ngopo. Hemat saya ini pengalaman menemukan Lailatul Qadar bersifat pribadi dan misterius.

Dalam Al-Quran Surat Al-Qadr ayat 1-5 menjelaskan eksisten dann kemuliaan Lailatul Qadar yang Artinya: “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada Lailatul Qadar. Tahukah kamu apakah Lailatul Qadar itu? Lailatul Qadar itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan Rūḥ (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan. Sejahteralah (malam) itu sampai terbit fajar.” (QS. Al-Qadr ayat 1-5). Petikan ayat tersebut menegaskan bahwa Lailatul Qadar itu eksis dan sangat mulia, lebih mulai dari seribu bulan. Sangat ngeri sekali dan mengesankan.

Tanda-tanda Lailatul Qadar

Tanda-tanda Lailatul Qadar merupakan hal misterius, dan banyak dicari oleh umat Islam karena malam ini memiliki keistimewaan yang luar biasa. Meskipun tidak ada tanda-tanda yang pasti dan jelas dalam Al-Qur’an atau hadis yang menunjukkan secara spesifik kapan malam Lailatul Qadar terjadi, namun ada beberapa tanda-tanda yang diperkirakan terjadi berdasarkan pengalaman dan penuturan para ulama. Dari sejumlah literatur yang saya kaji, terdapat beberapa tanda-tanda yang sering dihubungkan dengan Lailatul Qadar.

Pertama, langit yang cerah. Langit pada malam Lailatul Qadar sering kali terlihat cerah dan bersih, tanpa awan yang menghalangi pandangan. Kedua, cahaya yang terang dan merata. Cahaya bulan pada malam Lailatul Qadar terlihat lebih terang dan merata daripada biasanya. Beberapa orang bahkan melaporkan melihat cahaya yang tidak biasa atau fenomena alam yang aneh.

Ketiga, malam yang tenang dan damai. Malam Lailatul Qadar sering kali terasa lebih tenang dan damai dibandingkan malam-malam lainnya. Udara terasa segar dan suara alam menjadi lebih sepi. Keempat, perasaan khusyuk dan khawatir. Orang yang mengalami Lailatul Qadar mungkin merasa lebih khusyuk dalam ibadah mereka, serta merasa khawatir dan gelisah akan keadaan mereka di dunia dan akhirat. Kelima, pengalaman mimpi yang baik. Beberapa orang mungkin mengalami mimpi yang baik atau menghibur pada malam Lailatul Qadar. Mimpi tersebut bisa saja merupakan pertanda atau pesan dari Allah SWT.

Meskipun demikian, penting untuk diingat bahwa tanda-tanda ini bukanlah sesuatu yang pasti atau harus terjadi setiap tahun. Lailatul Qadar adalah rahasia Allah SWT yang tidak diketahui secara pasti oleh manusia. Oleh karena itu, yang terbaik adalah memperbanyak ibadah dan amalan baik selama sepuluh malam terakhir Ramadan, tanpa terlalu fokus pada mencari tanda-tanda tertentu. Dengan melakukan ibadah dengan ikhlas dan sungguh-sungguh, insya Allah kita akan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT, baik itu pada malam Lailatul Qadar maupun di masa-masa lainnya.

Keutamaan dan Makna Lailatul Qadar

Lailatul Qadar, yang dikenal sebagai “malam kemuliaan” adalah malam yang sangat istimewa dalam agama Islam. Dipercayai sebagai malam di mana Al-Qur’an pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW oleh Allah SWT melalui malaikat Jibril, Lailatul Qadar memiliki keutamaan yang luar biasa. Kita perlu menjelajahi makna, keutamaan, dan amalan yang dianjurkan selama malam yang lebih baik dari seribu bulan ini.

Lailatul Qadar, yang berarti “malam kemuliaan” atau “malam takdir”, memiliki makna yang mendalam dalam agama Islam. Malam ini merupakan momen ketika Allah SWT menetapkan segala peristiwa yang akan terjadi dalam setahun berikutnya. Ini adalah malam di mana doa-doa dikabulkan, dosa-dosa diampuni, dan keberkahan diturunkan kepada umat manusia.

Keutamaan Lailatul Qadar sangat besar, seperti yang disebutkan dalam Al-Qur’an dan hadis Nabi Muhammad SAW. Dalam Surah Al-Qadr, Allah SWT menyatakan, “Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al-Qadr: 3). Keutamaan ini menunjukkan pentingnya malam ini dalam mencari keberkahan dan pahala.

Rasulullah SAW juga menjelaskan keutamaan Lailatul Qadar dalam hadis-hadisnya. Beliau bersabda, “Cari malam Lailatul Qadar di sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadan.” (HR. Bukhari dan Muslim). Dengan demikian, umat Islam diajak untuk memperbanyak ibadah dan pencarian Lailatul Qadar, terutama di malam-malam terakhir Ramadan.

Amalan Selama Lailatul Qadar

Selama malam yang penuh berkah ini, umat Islam dianjurkan untuk melakukan berbagai amalan ibadah. Pertama, memperbanyak zikir, doa, dan membaca kalimat tayibah. Kedua, salat malam (tahajjud). Kita perlu memperbanyak salat malam dan tahajjud merupakan amalan yang sangat dianjurkan selama Lailatul Qadar. Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang berdiri (shalat) di malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, niscaya diampuni dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Ketiga, memperbanyak membaca Al-Qur’an. Membaca Al-Qur’an adalah amalan yang sangat dianjurkan selama Lailatul Qadar. Rasulullah SAW sangat aktif dalam beribadah dan membaca Al-Qur’an di malam-malam terakhir Ramadan, dan umat Islam dianjurkan untuk mengikuti contoh beliau. Keempat, memperbanyak istighfar. Memohon ampunan Allah SWT dengan memperbanyak istighfar adalah amalan yang dianjurkan selama malam Lailatul Qadar. Dengan memohon ampunan, umat Islam diharapkan mendapatkan keberkahan dan pengampunan atas dosa-dosa mereka. Kelima, berdoa dan bertawakal. Memanjatkan doa-doa kepada Allah SWT adalah bagian penting dari ibadah selama Lailatul Qadar. Berdoa untuk kebaikan dunia dan akhirat, serta bertawakal kepada Allah dalam segala urusan, adalah amalan yang sangat dianjurkan.

Lailatul Qadar adalah malam yang sangat istimewa dalam agama Islam, di mana keberkahan dan kemurahan Allah SWT diturunkan kepada umat manusia. Dengan memanfaatkan malam ini dengan ibadah dan amalan yang dianjurkan, umat Islam dapat mendapatkan pahala dan keberkahan yang besar serta mendekatkan diri kepada Allah SWT. Semoga Allah memberkahi kita semua dan menerima amalan-amalan kita. Amin.

*Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., penulis lahir di Pati, 17 Juni. Saat ini menjadi dosen Institut Islam Nahdlatul Ulama Temanggung, Koordinator Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah 2018-2023, Pengurus LTN NU PCNU Kabupaten Temanggung 2019-2024, Kabid Media, Hukum, dan Humas Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah 2020-sekarang, aktif menjadi reviewer 18 jurnal internasional terindeks Scopus, reviewer 9 jurnal internasional, editor dan reviewer 25 jurnal nasional.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KAAP Sedulur Pati Fodation Helat Santunan Yatim dan Khitan Massal Gratis

    KAAP Sedulur Pati Fodation Helat Santunan Yatim dan Khitan Massal Gratis

    • calendar_month Sen, 21 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Nashiruddin (kanan) memberikan doorprize kepada salah satu peserta kegiatan sosial KAAP Sedulur Pati Fondation TAYU – Ramadhan didepan mata. Di berbagai daerah, ummat islam menyambut bulan suci ini dengan sukacita. Beragam acara dilakukan demi menggelar karpet merah untuk Ramadhan.  Salah satunya, dilakukan oleh KAAP Sedulur Pati Fondation yang bekerjasama dengan Pemkab Pati dan Pemdes Purworejo. […]

  • Shalahuddin Al Ayyubi

    Shalahuddin Al Ayyubi

    • calendar_month Sel, 16 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Biografi otoritarif ini menghadirkan sosok Shalahuddin dan dunianya begituDetail dan hidup.Menggambarkan sang tokoh menuju kekuasaan,perjuangannyaMenyatukan faksi-faksi Muslim yang terus bertikai,dan pertempurannya merebutKembali Yerusalem dan mengusir pengaruh Kristen dari tanah Arab,John ManMengeksplorasi kehidupan,legenda,dan warisan abadi sang pemersatu IslamSambil menarik signifikansinya untuk dunia saat ini.

  • PCNU PATI - Gus Yahya Sebut Kongres IPNU XX - IPPNU XIX Kongres Traktiran

    Gus Yahya Sebut Kongres IPNU XX – IPPNU XIX Kongres Traktiran

    • calendar_month Sab, 13 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Pimpinan Pusat IPNU XX – IPPNU XIX bangga dengan adanya suport dari PBNU. Berdasarkan tutur Ketum IPMI Aswandi bimbingan dan suport sangat terasa dari Rapimnas, Prakongres, Kongres dari PBNU.Pimpinan Pusat Bangga, Kongres Ditraktir PBNU Pimpinan Pusat bangga dengan adanya suport dari PBNU. Berdasarkan tutur Aswandi bimbingan dan suport sangat terasa dari Rapimnas, Prakongres, Kongres dari […]

  • PCNU-PATI

    Margorejo Gelar Madrasah Amil, Ini Proyeksi di Masa Depan

    • calendar_month Sen, 6 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 186
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id MARGOREJO-Jajaran Pengurus Lazisnu MWC-NU Margorejo, Kabupaten Pati sukses menyelenggarakan Madrasah Amil, Ahad (5/3). Bertempat di Aula Pondok Pesantren Al-Akrom 3 Banyuurip, kegiatan ini diikuti oleh 90 peserta yang berasal dari pengurus Lazisnu MWC Margorejo, Upzis Ranting se Kecamatan Margorejo, JPZIS Masjid Se Kecamatan Margorejo. Pengurus Lazisnu dari luar MWC Margorejo pun juga banyak yang turut […]

  • Kader Pati, Ikut Apel Akbar

    Kader Pati, Ikut Apel Akbar

    • calendar_month Sab, 22 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Pati; Para Kader Penggerak Nahdlatul Ulama Pati, ikut serta dalam Istighosah dan Apel Kesetiaan terhadap NKRI dan Pancasila sebagai Dasar Negara pada 15-16 April 2017 di Pantai Petanahan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Apel  tersebut  di ikuti sekitar 10 ribu Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (NU) se-Jawa Tengah. Ketua Kordinator Pati, Maskan, mengatakan kader-kader NU di Pati […]

  • PCNUPati.or.id, Pati – Gas air mata yang ditembakkan aparat keamanan menghantam hingga area Masjid Agung Baitunnur Pati saat demo 13 Agustus 2025, kemarin. LPBHNU Pati pun menyayangkan tindakan represif aparat. Beredar video, gas air mata ditembakkan hingga halaman Masjid Agung. Sejumlah warga pun menjadi korban. Naasnya, bukan hanya massa demo yang terkana imbas. Warga yang hendak jemaah pun menjadi korban. Ketua Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBHNU) Pati Ahmad Shofwan angkat bicara. Menurutnya demo merupakan hak masyarakat. ”Menanggapi tindakan represif tindakan aparat yang sampai mengejar ke masjid agung. Yang pertama, demo itu hak dan sudah diatur dalam undang-undang, bahwa menyampaikan pendapat di muka umum itu boleh. Kemarin demo itu memang legal dan berizin masih batas waktu yang diperbolehkan,” ujar Shofwan, Kamis (14/8/2025). Ia pun menyayangkan tindakan kepolisian yang dinilai terlalu represif. Apalagi pihak kepolisian sampai menembakkan gas air mata ke halaman Masjid Agung Pati. ”Sementara tindakan aparat polisi mengejar para demonstran sampai masjid sangat disayangkan. Karena masjid itu tempat ibadah. Tidak boleh aparat itu represif sampai ke sana. Karena di sana bukan para pendemo. Ada masyarakat yang ingin ibadah,” tutur dia. Tindakan aparat ini membuat sejumlah masyarakat menjadi korban. Bahkan banyak masyarakat yang hendak jamaah, ibu-ibu dan anak-anak terkena imbasnya. ”Apalagi gas air mata itu memang diarahkan ke halaman parkir mobil (masjid) dan juga ke tempat wudlu. Itu saya sayang kan,” ungkap dia. Tak hanya itu, tindakan aparat juga dinilai terlalu berlebihan lantaran juga menembakkan gas air mata di gang-gang permukiman warga.Ia pun berharap kejadian semacam ini tak terjadi lagi. ”Pak Kapolda, Kapolres harus mengevaluasi dan berbenah kejadian tidak terulang lagi. Di gang sampai masyarakat kena. itu tidak boleh. Kalau menangkap pendemo yang rusuh silahkan. Saya pastikan pendemo yang rusuh itu didatangkan dari luar sengaja membikin rusuh. Bukan orang Pati. Orang Pati tidak seperti itu,” tandas dia. Sementara itu, Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto mengaku pihaknya sudah sesuai SOP. Meskipun, banyak ibu hingga anak yang menjadi korban. ”Oke, tentunya protap SOP yang dilakukan oleh pihak kepolisian sudah sesuai. Karena kita dari awal pada saat aksi unjuk rasa yang damai Itu berjalan dengan lancar dan kita menjamin keamanan dari para demonstran,” pungkasnya.

    Gas Air Mata Hantam Area Masjid Agung, LPBHNU Pati: Aparat Jangan Represif

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 298
    • 0Komentar

      PCNUPati.or.id, Pati – Gas air mata yang ditembakkan aparat keamanan menghantam hingga area Masjid Agung Baitunnur Pati saat demo 13 Agustus 2025, kemarin. LPBHNU Pati pun menyayangkan tindakan represif aparat. Beredar video, gas air mata ditembakkan hingga halaman Masjid Agung. Sejumlah warga pun menjadi korban. Naasnya, bukan hanya massa demo yang terkana imbas. Warga […]

expand_less