Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Menghitung Mundur

Menghitung Mundur

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 1 Apr 2024
  • visibility 385
  • comment 0 komentar

Oleh : M. Iqbal Dawami

Kita sedang menghitung mundur, 10 malam terakhir Ramadan. Setiap detik yang berlalu semakin mendekatkan kita pada penghujung bulan suci ini, bulan yang telah memberikan kita banyak pelajaran, dan kesempatan untuk introspeksi diri. Dalam diam, kita mengingat kembali hari-hari yang telah dilewati, penuh dengan ibadah, doa, dan kebersamaan.

Hari-hari terakhir ini membawa perasaan yang beragam. Ada rasa sedih karena Ramadan yang penuh berkah ini akan segera berakhir. Ada pula rasa gembira, menantikan kemenangan di hari Idul Fitri yang akan datang.

Dalam malam-malam terakhir ini, kita berusaha memaksimalkan setiap kesempatan untuk beribadah dan merenung. Tadarus, tarawih, tahajud, dan doa-doa khusus mengisi malam-malam kita, sembari berharap keberkahan Ramadan menyelimuti kita. Kita juga berusaha memperbaiki diri, memohon ampunan atas kesalahan, dan berjanji untuk menjadi versi yang lebih baik dari diri kita.

Selain itu, Ramadan juga mengajarkan kita tentang pentingnya berbagi. Dalam hari-hari terakhir ini, kita berlomba-lomba dalam kebaikan, memberikan zakat fitrah dan sedekah kepada mereka yang membutuhkan, berharap dapat meringankan beban mereka dan memberi mereka kebahagiaan di hari yang fitri.

Perasaan kita tentang kepergian Ramadan adalah campuran kompleks antara kesedihan dan kebahagiaan. Di satu sisi, ada rasa sedih yang mendalam karena bulan yang penuh berkah, dengan malam-malamnya yang suci dan hari-harinya yang penuh ampunan, akan segera meninggalkan kita. Ramadan adalah saat ketika pintu-pintu surga dibuka lebar, dan ketika setiap doa terasa lebih dekat dengan dikabulkan. Kesedihan ini bukan hanya karena berakhirnya kesempatan untuk mendapatkan pahala yang berlipat ganda, tetapi juga karena harus berpisah dengan suasana ibadah yang begitu kental selama sebulan penuh.

Namun, di sisi lain, ada juga perasaan bahagia dan lega. Bahagia karena telah berhasil melewati satu bulan penuh tantangan, ibadah, dan disiplin diri, dan kelak kita dapat merayakan pencapaian tersebut dengan Idul Fitri, hari kemenangan. Ada kelegaan karena kita telah berusaha sebaik mungkin untuk menggunakan bulan Ramadan sebagai kesempatan untuk membersihkan diri, baik secara fisik maupun spiritual. Kita bahagia karena telah berkontribusi kepada masyarakat melalui zakat dan sedekah, dan karena telah menghabiskan waktu yang berharga dengan keluarga dan teman-teman dalam ibadah dan buka puasa bersama.

Rasa sedih karena kepergian Ramadan mengingatkan kita akan nilai dan keberkahannya, mendorong kita untuk tidak melupakan pelajaran yang telah kita pelajari dan untuk terus berusaha mempertahankan ibadah dan kebiasaan baik yang kita kembangkan selama bulan suci. Sementara itu, kebahagiaan dan lega yang kita rasakan dengan datangnya Idul Fitri mengingatkan kita pada rahmat dan kebaikan Tuhan, dan bahwa setiap akhir selalu membawa awal yang baru.

Sambil kita menghitung hari-hari terakhir ini. Kita harus menghargai setiap momen yang tersisa dari Ramadan ini, berusaha untuk mengakhiri bulan suci ini dengan puncak ibadah dan introspeksi diri. Dan ketika hari terakhir tiba, mari kita sambut Idul Fitri dengan hati yang bersih, penuh dengan rasa syukur dan kegembiraan, sambil membawa semangat dan pelajaran Ramadan ke dalam kehidupan kita sehari-hari.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambil Manaqiban, NU Jatisari Jakenan Adakan Musyawarah Ranting

    Sambil Manaqiban, NU Jatisari Jakenan Adakan Musyawarah Ranting

    • calendar_month Sel, 10 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 493
    • 0Komentar

    JAKENAN – Secara kultural dan jamaah, Nahdlatul Ulama telah mengakar kuat di berbagai desa di Jakenan. Termasuk di Ranting NU Desa Jatisari. Sehingga tidak mengherankan jika kemudian terjadi Musyawarah Ranting untuk membentuk kepengurusan baru yang dilaksanakan berbarengan dengan acara manaqiban rutin. Ranting NU Desa Jatisari Kecamatan Jakenan, Selasa (10/9/2019) berhasil menggelar Musyawarah Ranting dan menyusun […]

  • Kak Mujib Tegaskan Khidmah di Pandu Ma’arif NU adalah Keberkahan

    Kak Mujib Tegaskan Khidmah di Pandu Ma’arif NU adalah Keberkahan

    • calendar_month Sab, 26 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 396
    • 0Komentar

    Semarang – Ketua Umum Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif Nahdlatul Ulama PBNU Kak H. Mujiburrohman menegaskan bahwa berkhidmah menjadi pengurus di Satuan Komunitas Pramuka Pandu Ma’arif NU adalah keberkahan. “Berkhidmah di Pandu Ma’arif adalah berkah, keberkahan mengikuti para kiai Nahdlatul Ulama,” bebernya dalam penutupan Musyawarah Daerah (Musda) II Satuan Komunitas Pramuka Pandu Ma’arif NU PWNU Jawa […]

  • Tak Mau Petani Jadi Korban Premanisme, PCNU Pati Kawal Kasus Pundenrejo

    Tak Mau Petani Jadi Korban Premanisme, PCNU Pati Kawal Kasus Pundenrejo

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 415
    • 0Komentar

      PCNUPati, Pati – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati tidak mau para petani Desa Pundenrejo, Kecamatan Tayu kembali menjadi korban aksi premanisme. Mereka pun ikut mengawal kasus sengketa lahan tersebut. Ketua PCNU Pati KH Yusuf Hasyim mengaku beberapa waktu lalu, pihaknya mendapatkan keluhan dan aspirasi dari petani Pundenrejo Pati usai aksi premanisme terjadi yang […]

  • PCNU-PATI

    Gandeng Ranting IPNU Gelang, Tim KKN IPMAFA Selenggarakan Pelatihan Bilal

    • calendar_month Sel, 15 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 498
    • 0Komentar

    Jepara – Kelompok Kuliah Kerja Nyata 21 “Tim Wianggeni” Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati menggelar Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Nadlatul Ulama (IPNU) mengadakan Pelatihan Bilal, Kamis (10/8/2023). Acara tersebut diikuti oleh peserta didik laki-laki Madrasah Tsanawiyah Tarbiyatul Ulum dan anggota Pimpinan Ranting IPNU Gelang, dengan jumlah peserta 25 orang. Antusiasme peserta sangat terlihat dengan […]

  • Puluhan Ribu Orang Saksikan Pelantikan IPNU/IPPNU Gembong

    Puluhan Ribu Orang Saksikan Pelantikan IPNU/IPPNU Gembong

    • calendar_month Kam, 26 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 376
    • 0Komentar

    GEMBONG-Pelantikan Pengurus Anak Cabang Ikatan Pelajar NU dan Ikatan Pelajar Putri NU (PAC IPNU/IPPNU) Kecamatan Gembong berlangsung Rabu (25/9) malam. Pelantikan tersebut merupakan rangkaian acara peringatan tahun baru hijriyah yang dihelat oleh MWC NU Gembong beserta Banom, termasuk IPNU/IPPNU. M. Salman (kiri), ketua PC IPNU Kab. Pati melantik pengurus PAC IPNU/IPPNU Gembong yangbdiwakili oleh pengurus […]

  • Karnaval Nusantara Meriahkan Kemah Kemanusiaan

    Karnaval Nusantara Meriahkan Kemah Kemanusiaan

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.657
    • 0Komentar

      Karnaval Nusantara menjadi puncak kemeriahan Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian Sako Pandu Ma’arif NU Jawa Tengah yang digelar di Buper Candrabirawa, Ungaran. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Sako Pandu Ma’arif PBNU, Mujiburrahman. Peserta dari berbagai kabupaten dan kota tampil mengenakan pakaian adat daerah masing-masing. Arak-arakan budaya tersebut menampilkan kekayaan tradisi Nusantara yang memukau para […]

expand_less