Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Puting Beliung Terjang Kertomulyo, Madrasah Shirathul Ulum Terdampak

Puting Beliung Terjang Kertomulyo, Madrasah Shirathul Ulum Terdampak

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 21 Mar 2024
  • visibility 447
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id – Angin puting beliung menerjang wilayah Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, Rabu (20/3/2024) siang. Akibatnya, ratusan rumah di lima desa mengalami kerusakan.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, desa-desa di Kecamatan Trangkil yang terdampak puting beliung di antaranya Kertomulyo, Karangwage, Tlutup, Ketanen, dan Guyangan.

Di kertomulyo, angin kencang menerjang 137 rumah/bangunan. Kemudian di Karangwage 22 rumah/bangunan, di Tlutup 27 rumah/bangunan, di Ketanen 46 rumah/bangunan, dan di Guyangan 55 rumah/bangunan.

Ratusan bangunan itu umumnya mengalami kerusakan di bagian atap. Selain rumah, sejumlah fasilitas umum juga mengalami kerusakan. Seperti gedung sekolahan, Polindes, hingga balai desa.

Berdasarkan pantauan di kompleks Balai Desa Kertomulyo, Kamis (21/3/2024) siang, warga tampak bergotong royong memperbaiki atap Polindes yang rusak. Ada pula yang membersihkan ranting-ranting pohon yang tumbang akibat terjangan angin. Kemudian di Madrasah Shirathul Ulum, para siswa juga melakukan kerja bakti membersihkan puing-puing atap yang rusak.

Kepala Desa Kertomulyo, H Karyo Busono mengatakan, angin puting beliung itu menerjang desanya sekira pukul 11.15 WIB. Menurut dia, angin datang dengan singkat dan secara tiba-tiba.

Ia menceritakan, saat itu dirinya sedang duduk di depan balai desa bersama perangkatnya. Waktu itu, wilayah Kertomulyo diguyur hujan yang lebat. Secara tiba-tiba angin kencang datang menerjang kompleks Balai Desa Kertomulyo.

“Pertama kali yang diterjang adalah SDN 1 Kertomulyo. Memudian angin menerjang balai desa, Polindes, dan Madrasah. Pohon beringin di depan balai desa juga tumbang,” kata dia saat ditemui, Kamis (22/3/2024). Saat itu dirinya sedang bersih-bersih bersama sejumlah warga di halaman balai desa.

Ia menjelaskan, usai kejadian, pihaknya kemudian berkoordinasi dengan Camat dan Pemerintah Desa yang lainnya. Ia baru menyedari, bahwa puting beliung tidak hanya menerjang desanya, tetapi juga desa lainnya.

”Angin itu dari arah Desa Mojoagung kemudian ke Ketanen, berputar di Desa Karangwage, lalu ke Tlutup, yang paling parah ke Desa Kartomulyo dan berakhir di Desa Guyangan. Di Guyangan anginnya sudah melemah,” jelas dia.

Ia menyebut, total kerugian yang dialami akibat kejadian itu mencapai Rp 400 juta hingga Rp 500 juta.

”Ada rumah warga, kemudian gedung tani milik desa atapnya hilang separuh, kantor balai desa, madrasah rusak parah, dan polindes rusak. Kerugian sekitar Rp 400-500 juta,” terang dia.

Madrasah Terdampak
Puting Beliung yang menerjang Desa Kertomulyo, juga mengakibatkan kerusakan di Madrasah Shirathul Ulum. Tampak atap sekolah itu mengalami kerusakan. Madrasah pun akhirnya menunda ujian. Bahkan, Diniyah juga diliburkan untuk sementara waktu.

Bendahara Yayasan Shirathul Ulum, Mashuri, mengatakan bahwa atap gedung madrasah yang berlantai tiga itu mengalami kerusakan.

”Enam ruangan kelas yang berada di atas rusak semuanya. Karena atapnya rusak. Kemudian sekitar enam pintu di kelas lainnya juga rusak usai diterjang angin. Langsung keterak (diterjang) angin,” kata Mashuri.

”Untuk pembelajaran pada hari ini masuk tapi hanya untuk kerja bakti. Untuk ulangan ditunda besok pada Sabtu. Karena ini untuk membenahi genteng. Kuatirnya kalau ada hujan lagi, kelasnya kemasukan air,” lanjut dia.

Beruntung, saat kejadian itu para siswa sudah pulang. Mengingat madrasah sedang menggelar ujian.

”Siswa sudah pulang jam 10.30 WIB. Sebelum zuhur hujan dan angin kencang datang. Selang beberapa saat puting beliung menerjang. Beruntung tidak ada korban jiwa,” tandas dia. (angga/ltn).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    MHI Gembong Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir

    • calendar_month Rab, 4 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- GABUS – Keluarga MI Hidayatul Islam (MHI)  Gembong-Pati melakukan aksi sosial. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Kosekan, Gabus pada Rabu (4/1) sore. Desa tersebut menjadi salah satu langganan banjir setiap musim penghujan. Kepala MHI Gembong, Sholikhin menegaskan bahwa Desa Kosekan menjadi tujuan penyaluran bantuan karena di daerah tersebut jarang tersorot kamera.  “Dulu pernah kami […]

  • Hukum Mengubur Ari-Ari

    Hukum Mengubur Ari-Ari

    • calendar_month Jum, 17 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 425
    • 0Komentar

    Assalamu ‘alaikum Wr Wb Saya mau tanya Sudah menjadi tradisi di indonesia khususnya di pulau jawa, bahwa setiapada orang melahirkan, maka mereka [keluarganya] mengubur ari-ari si bayi, di samping atau didepan rumahnya, apa sebenarnya hukum mengubur ari-ari tersebut, mohon penjelasannya. Terima kasih. Wa’alaikum salam Wr Wb Ari-ari yang dalam bahasa arab disebut al-masyimahterdapat dua macam, […]

  • three hand prints on white wall

    Kejahatan Seksual Bukan Milik Ormas

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13.477
    • 0Komentar

      Oleh: Maulana Karim Shalikhin* “Saya memilih keluar dari Islam,” kata bapak tua bau tanah kepada seorang remaja bau kencur. Lantas remaja yang masih labil itupun antusias dan menyambar dengan pertanyaan bertubi-tubi. “Mengapa, mbah? Bukankah Islam itu rahmat? Bukannya mbah sudah Islam dari lahir? Kok tiba-tiba banget, Mbah?.” Pria tua itupun menjawab pertanyaan demi pertanyaan […]

  • Sudah Saatnya Warga Nahdliyyin Melek Politik

    Sudah Saatnya Warga Nahdliyyin Melek Politik

    • calendar_month Jum, 27 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 526
    • 0Komentar

    LAKPESDAM NU — Wakil Ketua PBNU As’ad Sa’id Ali menyatakan, warga nahdliyyin harus berpolitik agar tidak mudah diombang-ambing pihak manapun. Selain tiu, dengan melek politik, cita-cita NU untuk menjaga NKRI dapat terwujud. Hal itu dikatakan As’ad dalam acara pembukaan Program Pengembangan Wawasan Keulamaan (PPWK), di Pondok Pesantren Raudlatul Muta’allimin, Desa Langgardalem, Kecamatan Kota, Jumat (20/3) […]

  • Rakerwil I, LP. Ma’arif NU Jateng Launching Porsema XIII di Wonosobo

    Rakerwil I, LP. Ma’arif NU Jateng Launching Porsema XIII di Wonosobo

    • calendar_month Sab, 19 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 290
    • 0Komentar

      Wonosobo – Bertempat di Ruang Sinensis, Tambi Tea Resort Wonosobo, pengurus Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah periode 2024-2029 bersama Ketua dan Sekretaris Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PCNU Kabupaten/Kota se Jawa Tengah melaksanakan kegiatan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) I pada Sabtu (19/10/2024). Kegiatan itu juga dirangkai agenda Lauching Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif […]

  • LAZISNU Pati Salurkan Donasi Tahap I Sebesar Rp 121.322.000 ke NUCARE LAZISNU PWNU Jateng untuk Korban Bencana Sumatera

    LAZISNU Pati Salurkan Donasi Tahap I Sebesar Rp 121.322.000 ke NUCARE LAZISNU PWNU Jateng untuk Korban Bencana Sumatera

    • calendar_month Ming, 21 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.451
    • 0Komentar

      SEMARANG – Sebagai wujud kepedulian dan solidaritas kemanusiaan, NUCARE-LAZISNU PCNU Kabupaten Pati secara resmi menyerahkan donasi kemanusiaan tahap I untuk membantu saudara-saudara yang terdampak bencana di wilayah Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Penyerahan donasi ini dilakukan di sela-sela acara Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) LAZISNU PWNU Jawa Tengah yang berlangsung di Hotel Candi Indah, […]

expand_less