Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Puting Beliung Terjang Kertomulyo, Madrasah Shirathul Ulum Terdampak

Puting Beliung Terjang Kertomulyo, Madrasah Shirathul Ulum Terdampak

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 21 Mar 2024
  • visibility 314
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id – Angin puting beliung menerjang wilayah Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, Rabu (20/3/2024) siang. Akibatnya, ratusan rumah di lima desa mengalami kerusakan.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, desa-desa di Kecamatan Trangkil yang terdampak puting beliung di antaranya Kertomulyo, Karangwage, Tlutup, Ketanen, dan Guyangan.

Di kertomulyo, angin kencang menerjang 137 rumah/bangunan. Kemudian di Karangwage 22 rumah/bangunan, di Tlutup 27 rumah/bangunan, di Ketanen 46 rumah/bangunan, dan di Guyangan 55 rumah/bangunan.

Ratusan bangunan itu umumnya mengalami kerusakan di bagian atap. Selain rumah, sejumlah fasilitas umum juga mengalami kerusakan. Seperti gedung sekolahan, Polindes, hingga balai desa.

Berdasarkan pantauan di kompleks Balai Desa Kertomulyo, Kamis (21/3/2024) siang, warga tampak bergotong royong memperbaiki atap Polindes yang rusak. Ada pula yang membersihkan ranting-ranting pohon yang tumbang akibat terjangan angin. Kemudian di Madrasah Shirathul Ulum, para siswa juga melakukan kerja bakti membersihkan puing-puing atap yang rusak.

Kepala Desa Kertomulyo, H Karyo Busono mengatakan, angin puting beliung itu menerjang desanya sekira pukul 11.15 WIB. Menurut dia, angin datang dengan singkat dan secara tiba-tiba.

Ia menceritakan, saat itu dirinya sedang duduk di depan balai desa bersama perangkatnya. Waktu itu, wilayah Kertomulyo diguyur hujan yang lebat. Secara tiba-tiba angin kencang datang menerjang kompleks Balai Desa Kertomulyo.

“Pertama kali yang diterjang adalah SDN 1 Kertomulyo. Memudian angin menerjang balai desa, Polindes, dan Madrasah. Pohon beringin di depan balai desa juga tumbang,” kata dia saat ditemui, Kamis (22/3/2024). Saat itu dirinya sedang bersih-bersih bersama sejumlah warga di halaman balai desa.

Ia menjelaskan, usai kejadian, pihaknya kemudian berkoordinasi dengan Camat dan Pemerintah Desa yang lainnya. Ia baru menyedari, bahwa puting beliung tidak hanya menerjang desanya, tetapi juga desa lainnya.

”Angin itu dari arah Desa Mojoagung kemudian ke Ketanen, berputar di Desa Karangwage, lalu ke Tlutup, yang paling parah ke Desa Kartomulyo dan berakhir di Desa Guyangan. Di Guyangan anginnya sudah melemah,” jelas dia.

Ia menyebut, total kerugian yang dialami akibat kejadian itu mencapai Rp 400 juta hingga Rp 500 juta.

”Ada rumah warga, kemudian gedung tani milik desa atapnya hilang separuh, kantor balai desa, madrasah rusak parah, dan polindes rusak. Kerugian sekitar Rp 400-500 juta,” terang dia.

Madrasah Terdampak
Puting Beliung yang menerjang Desa Kertomulyo, juga mengakibatkan kerusakan di Madrasah Shirathul Ulum. Tampak atap sekolah itu mengalami kerusakan. Madrasah pun akhirnya menunda ujian. Bahkan, Diniyah juga diliburkan untuk sementara waktu.

Bendahara Yayasan Shirathul Ulum, Mashuri, mengatakan bahwa atap gedung madrasah yang berlantai tiga itu mengalami kerusakan.

”Enam ruangan kelas yang berada di atas rusak semuanya. Karena atapnya rusak. Kemudian sekitar enam pintu di kelas lainnya juga rusak usai diterjang angin. Langsung keterak (diterjang) angin,” kata Mashuri.

”Untuk pembelajaran pada hari ini masuk tapi hanya untuk kerja bakti. Untuk ulangan ditunda besok pada Sabtu. Karena ini untuk membenahi genteng. Kuatirnya kalau ada hujan lagi, kelasnya kemasukan air,” lanjut dia.

Beruntung, saat kejadian itu para siswa sudah pulang. Mengingat madrasah sedang menggelar ujian.

”Siswa sudah pulang jam 10.30 WIB. Sebelum zuhur hujan dan angin kencang datang. Selang beberapa saat puting beliung menerjang. Beruntung tidak ada korban jiwa,” tandas dia. (angga/ltn).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Majalah Nuansa Rihlah Ke Sekolah-sekolah

    Majalah Nuansa Rihlah Ke Sekolah-sekolah

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Warta. LTN NU. Baru-baru ini Pimpinan Redaksi Majalah Nuansa Faiz Aminuddin, MA rihlah ke sekolah-sekolah, untuk memperkenalkan ke pelajar Pati dani acara perkenalannya melalui seminar atau pun bedah Majalah. Sehingga dengan begitu para pelajar yang mengikuti akan mengetahui jika  Majalah ini bagus untuk di jadikan referensi. Dalam edisi kali ini, Redaksi sengaja mengankat tema Pertarungan politik […]

  • PCNU- PATI

    Mak Ngasimah

    • calendar_month Ming, 14 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin Aku Maolan bin Margo lahir tanggal 3 September 1942. Tahun dimana penjajahan masih merajalela di Indonesia. Bapakku Margo bin Jasmo desa Asempapan kecamatan Wedarijaksa yang sekarang Trangkil. Emakku Ngasimah Binti Rasmo Sirah dari dukuh Centhong desa Purwodadi kecamatan Margoyoso. Emakku orang bodoh, tidak pernah mengenyam bangku sekolah maupun mengaji. Maka aku […]

  • Didatangi Cabang, Ketua UPZIS MWCNU Gembong Siap Turba

    Didatangi Cabang, Ketua UPZIS MWCNU Gembong Siap Turba

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.722
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Unit Pengelola Zakat (UPZIS) MWC NU Gembong menerima kunjungan dari Lazisnu Pati, Ahad (30/11) di Gedung MWCNU Gembong). Kedatangan rombongan dari kabupaten tersebut adalah dalam rangka monitoring. Ahmad Shodiq Ketua Lazisnu Gembong, menilai monitoring ini sebagai langkah evaluasi. Dia menilai kendala pengelolaan ZIS di Gembong cukup kompleks. “Kami terimakasih kepada Lazisnu cabang. […]

  • Utamakan Etikabilitas Ketimbang Elektabilitas

    Utamakan Etikabilitas Ketimbang Elektabilitas

    • calendar_month Jum, 28 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 364
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id- Membincang moral atau etika memang saat ini menjadi perhatian bersama. Banyak sekali kasus dimedia massa yang berdedar berkaitan dengan degradasi moral anak bangsa ini. Salah satu kasus amoral yang sempat viral pertengahan februari lalu misalnya. Dimana terdapat 4 pelajar yang yang berasal dari salah satu sekolah di Kabupaten Grobogan, melakukan rudapaksa terhadap siswi […]

  • Kasatkorcab Pati: Banser Harus Siap dengan Satgas Covid-19

    Kasatkorcab Pati: Banser Harus Siap dengan Satgas Covid-19

    • calendar_month Ming, 12 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 266
    • 0Komentar

    WEDARIJAKSA. Pertemuan selapanan PAC Ansor Wedarijaksa dan Satkoryon Banser Wedarijaksa di rumah Masrukin, Desa Tluwuk Kecamatan Wedarijaksa, (12/04/2020). Agenda pertama perkenalan Kasatkorcab Banser Pati, Ashadi, yang baru menjabat dan memimpin dua tahun kedepan sampai 2022. Acara dimulai dengan pembacaan Rotibul Hadad, tahlilan, dan yasinan yang dipimpin oleh Fikrul Umam. “Perkenalkan nama saya Ashadi, saya sebagai […]

  • MMH Tayu Cetak 90 Calon Anggota IPNU-IPPNU

    MMH Tayu Cetak 90 Calon Anggota IPNU-IPPNU

    • calendar_month Sab, 4 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Suasana pembukaan Makesta IPNU IPPNU MMH Tayu, Kamis (2/9) TAYU – MA Miftahul Huda  mengadakan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta). Makesta merupakan tahap kaderisasi pertama dalam organisasi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU). Agenda ini diharapkan mampu mencetak kader yang mampu menjalankan tugas di tengah-tengah masyarakat dengan memegang ajaran Islam […]

expand_less