Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dukungan Temanggung sebagai Kota Budaya Makin Kuat

Dukungan Temanggung sebagai Kota Budaya Makin Kuat

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 23 Des 2023
  • visibility 130
  • comment 0 komentar

Temanggung – Dalam rangka menindaklanjuti Seminar Nasional bertajuk “Peran  (INISNU) Temanggung menggelar kegiatan lanjutkan untuk meneguhkan Kabupaten Temanggung sebagai Kota Budaya dengan menghadirkan Kepala Makara Art Center Universitas Indonesia (UI), Dr Ngatawi Al Zastrow, pada Sabtu (23/12/2023).

 

Acara dimulai dengan pembukaan, sambutan Ketua BPP INISNU Temanggung Drs. KH. Nur Makhsun, M.S.I., sambutan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Temanggung Hendra Sumaryana, S.Sos., MT., dan diskusi yang dimoderatori anggota DPRD Temanggung Ahmad Syarif Yahya, dan dihadiri puluhan peserta di aula lantai 3 INISNU Temanggung.

 

Hadir juga Rektor INISNU Dr. H. Muh. Baehaqi, Wakil Rektor I INISNU Hamidulloh Ibda, Wakil Rektor III INISNU Moh. Syafi’, Kepala Pusat Kajian Kebudayaan dan Kebijakan Publik (PK3P) INISNU Dr. Joni MN, M.Pd.B.I., Ketua PC Ansor Temanggung Sukron Wahid, Dewan Kesenian Temanggung, Lesbumi Temanggung, mahasiswa dan tamu undangan lainnya.

 

Ketua BPP INISNU Temanggung Drs. KH. Nur Makhsun mengatakan bahwa forum tersebut menjadi momentum untuk mendapatkan pencerahan. “Hari ini kita akan mendapatkan pencerahan dari Kang Ngatawi Al-Zastrow tentang peran perguruan tinggi dalam menenguhkan Temanggung sebagai kota budaya,” katanya.

 

“Kami ini berperan dalam dinamika dan memajukan budaya dan pariwisata. Semoga kegiatan ini melahirkan peta jalan agar terwujud Temanggung sebagai Kota Budaya yang diakui secara nasional,” bebernya.

 

Rektor INISNU Dr. H. Muh. Baehaqi mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari kegiatan sebelumnya. “Kita melanjutkan dari kegiatan yang sudah terlaksana bersama KH. Jadul Maula, bahwa Temanggung akan menjadi Kota Budaya. Di INISNU Temanggung sudah kita bentuk pula Pusat Kajian Kebudayaan dan Kebijakan Publik (PK3P) INISNU yang dipimpin Dr. Joni MN. Semoga ke depan bisa melahirkan karya yang mengover budaya benda, budaya tak benda, dan yang lain,” katanya.

 

Sementara itu, Dr. Ngatawi Al-Zastrow mengatakan bahwa unsur kebudayaan selama ini masih salah dipahami karena berangkat dari paradigma dan literatur Barat, padahal unsur kebudayaan ada tiga yaitu etika, estetika dan logika. “Kebudayaan intinya ada tiga ini, etika, estetika dan logika. Wajib ada. Maka kita harus meluruskan pemahaman bahwa korupsi itu bukan budaya karena bertolak belakang dengan etika,” tegas budayawan kelahiran Pati tersebut.

 

Pihaknya berharap agar Pusat Kajian Kebudayaan dan Kebijakan Publik (PK3P) yang dibentuk INISNU tidak berkiblat pada Barat. “Kebudayaan itu suatu adat, perilaku, kebiasaan masyarakat dan mengundang etika, estetika, dan logika. Makanya korupsi itu tidak termasuk budaya karena nir etika,” tegas Kang Zastrow.

 

Kang Zastrow juga mengatakan bahwa paradigma Fikih Nusantara harusnya tiga yaitu ilmu, ngelmu, dan kawruh. “Kalau hanya ilmu itu hanya kognitif, materialistik, ini dikembangkan epistemologi Barat, yaitu rasional, material, positivistik. Maka harus dilengkapi denan Ngelmu yaitu sudah masuk ke kedalaman batin, dan dilengkapi dengan kawruh,” tegasnya.

 

Pihaknya berharap, INISNU harus memerkuat basis paradigmatik, kerangka epistemologi yang basisnya secara spiritual. “Harusnya orang bangga jika disebut akademistik yaitu akademik dan mistik, daripada akademisi saja. Karena di Barat itu hanya akademisi saja yang diperkuat,” tegasnya. (*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Haji

    • calendar_month Rab, 28 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Oleh: Niam At Majha Seorang teman yang pada tahun ini menyempurnakan rukun Islam ke lima yaitu ibadah haji. Sebelum berangkat tasyakuran telah dilaksanakan, menerima sumbangan baik gula atau jajanan dari tetangga, saudara, kolega kerja teman sebaya sudah diterimanya. Efuria tentang musim haji telah menghiasi berbagai lini. Karena menurut sebagian teman saya berhaji bukan lagi menjadi […]

  • Jelang Porsema, Kolaborasi Ma’arif dan Pagar Nusa Perkuat Kejurda

    Jelang Porsema, Kolaborasi Ma’arif dan Pagar Nusa Perkuat Kejurda

    • calendar_month Ming, 26 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Batang – Ketua Pimpinan Wilayah Pencak Silat NU Pagar Nusa Jawa Tengah Arief Rohman mengatakan bahwa Pagar Nusa di setiap acara PORSEMA selalu memberi masukan dan mengingatkan perlunya sinergi sejak awal perencanaan. Di antara yang perlu disinergikan adalah penyusunan petunjuk teknis lomba olahgara khususnya pencak silat. Pagar Nusa, ujar Arief, selalu siap membantu penyelenggaraan […]

  • Naskah Pegon dan Peradaban Nusantara

    Naskah Pegon dan Peradaban Nusantara

    • calendar_month Jum, 9 Okt 2015
    • account_circle admin
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Dalam kosa kata bahasa Indonesia, kata ‘naskah’ digunakan tidak terbatas pada dokumen tulisan tangan semata, melainkan juga mencakup dokumen cetak lainnya. Naskah atau bisa disebut manuskrip biasanya ditulis di atas alas kertas eropa, daluang, ataupun daun lontar, yang berkembang antara abad 17 hingga abad 20 di Nusantara. Manuskrip merupakan satu-satunya media yang digunakan untuk menyimpan […]

  • 5000 Banser Ikuti Pembaretan dalam Acara Selametan Bumi Pesantenan

    5000 Banser Ikuti Pembaretan dalam Acara Selametan Bumi Pesantenan

    • calendar_month Sab, 21 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 111
    • 0Komentar

    PATI-Ribuan warga Pati memadati Stadion Joyo Kusumo, Jumat (20/9) malam tadi. Lima ribu diantaranya adalah para anggota Banser (Barisan Ansor Serba Guna) dari seluruh Satkoryon yang ada di Kabupaten Pati. Kehadiran mereka ialah untuk mengikuti acara Selametan Bumi Pesantenan dan pembaretan 5000 Banser. KH. Agus Ali Masyhuri (memakai jas) dalam acara Selametan Bumi Pesantenan dan […]

  • Jakenan; Pelaksanaan PKPNU Pertama Tingkat MWCNU

    Jakenan; Pelaksanaan PKPNU Pertama Tingkat MWCNU

    • calendar_month Sel, 8 Sep 2015
    • account_circle admin
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Warta MWC NU: Jakenan Pada hari sabtu s/d Ahad tanggal 5-6 September 2015 MWCNU Kec Jakenan mengadakan Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PKPNU). Jakenan menjadi MWC NU pertama yang telah melakukan PKPNU ini. “Dari panitia sangat bersyukur sekali dengan terlaksananya PKPNU ini, persiapannya bisa di bilang sangat cepat hanya dalam kurun waktu satu minggu saja, […]

  • PCNU - PATI Photo by Pexels

    Perayaan Ulang Tahun

    • calendar_month Sab, 25 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Dikalangan masyarakat umum (awam), bila bertetapan dengan hari kelahirannya, biasanya diadakan perayaan hari ulang tahun, acaranya pun digelar semeriah mungkin, mulai acara potong tumpeng, ucapan selamat, musik-musikan dan lain-lain. Pertanyaan : Bagaimana hukumnya merayakan hari ulang tahun sebagaimana yang terjadi selama ini ? Jawaban : Hukumnya bid’ah hasanah, apabila terdapat umûrun hasanatun. Referensi : Mukhtashor […]

expand_less