Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Islam Ukhuwah Sebagai Ikhtiar Membangun Kesalehan Sosial

Islam Ukhuwah Sebagai Ikhtiar Membangun Kesalehan Sosial

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 2 Des 2023
  • visibility 444
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto

Manusia pada dasarnya adalah satu, tidak ada perbedaan satu sama lain, yang ada adalah hanyalah variasi dari kesatuannya. Namun sayangnya, manusia kini terpilah ke dalam banyak kelompok suku, kelompok, ras, etnik, adat-istiadat, agama, dan negara. Agama yang semula berniat menyatukan manusia yang telah terpilah dalam suku dan nafsu di bawah satu Tuhan dalam sejarahnya, kini memilah manusia dalam kategori mereka dan kami. Sehingga efeknya manusia akan saling menghina dan bertengkar, karena adanya perbedaan suku, adat-istiadat, budaya, dan kelompok.

Sedangkan manusia sebagai makhluk utama sebenarnya hanyalah idealisasi dari nilai agama. Pada esensinya manusia adalah makhluk yang paling lemah. Jika anak ayam begitu lahir langsung bisa melangkah dan berbicara, bahkan manusia sampai umur tertentu harus belajar untuk berbicara dan berjalan dengan tegak. Artinya keutamaan manusia tidak secara serta merta menjadi ciri manusiawi, keutamaan manusia harus diperjuangkan lewat sejumlah pembelajaran baik di ruang sosial maupun di ruang batin. Dengan begitu, keutamaan manusia berada dalam proses kemanusiaannya.

Dalam proses penyempurnaan diri, manusia mengalami banyak hal yang kemudia menentukan jenis kepribadiannya. Namun secara umum manusia mengalami hal yang sama, yaitu ketakutan. Manusia takut sendirian, karena itu dia berteman dan bertetangga. Manusia takut kehilangan apa yang dimilikinya, karena itu dia mempertahankan mati-matian apa yang dimilikinya. Ketakutan itu ditanggapi secara berbeda, ada yang diatasi dengan cara mengemukakan hal-hal yang sebaliknya, ada juga yang diatasi dengan cara mencari relasi-relasi yang menyelamatkan.

Dalam Islam, konsep ukhuwah atau persaudaraan menjadi pondasi utama dalam membangun kesalehan sosial. Ukhuwah Islamiyah atau persaudaraan seiman antara sesama muslim adalah nilai yang sangat ditekankan dalam ajaran Islam. Konsep ini mengajarkan pentingnya solidaritas, tolong-menolong, dan kepedulian antara individu dalam masyarakat. Hal ini dimaksud untuk membentuk dan membangun solidaritas antar sesama umat dan terciptanya kesalehan sosial.

Pentingnya ukhuwah dalam Islam tercermin dalam berbagai aspek kehidupan, seperti saling menolong dalam kebaikan, menjaga persatuan dan kesatuan umat, serta berbagi beban dalam kesulitan. Hal ini juga dimaksud untuk membangun fondasi yang kuat dalam memperkuat hubungan sosial, menciptakan komunitas yang saling mendukung, dan meneguhkan nilai-nilai kebaikan serta kasih sayang di antara sesama.

Melalui ukhuwah, umat muslim diajak untuk mengutamakan kebaikan bersama, menyelesaikan konflik dengan damai, dan mengajak masyarakat untuk saling membantu kepada saudara kita yang membutuhkan baik seiman maupun beda agama dengan penuh ketulusan dan keikhlasan.

Maka, dalam praktiknya, dapat tercermin dalam bermacam bentuk, seperti zakat (sumbangan), infaq, sedekah, gotong royong, saling tolong-menolong, dan melakukan bentuk kegiatan dukungan sosial lainnya.

Karena Islam mengajarkan agama dengan penuh kasih-sayang yang rahmatan lil-alamin, tanpa membeda-bedakan atas adat-istiadat, budaya, ras, etnik, suku,budaya, dan latar belakang agama. Hal ini tercermin pada surat al-hujarat ayat 13 yang artinya;

“wahai manusia, sungguh kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian kami jadikan kamu berbangsa-bangsa, dan bersuku-suku, agar kamu saling  mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa. (QS; Alhujarat; 13).

Dari terjemahan ayat di atas sangat jelas, bahwa untuk terciptanya suatu kebersamaan dan kesalehan social tentunya antara satu dengan yang lainnya untuk saling mengenal tanpa ada perbedaan latar belakang kesukuan. Dan tentunya akan terciptanya kohesi social Masyarakat yang kuat dan saling bahu-membahu satu sama lain.

Oleh karena itu, dengan memperkuat ikatan ukhuwah, umat muslim diharapkan dapat menciptakan masyarakat yang lebih adil, berempati, dan harmonis, serta menjadikan kesalehan sosial sebagai bagian integral dari kehidupan sehari-hari.

 

 

 

 

 

 

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    PBNU berikan Penghargaan kepada 56 Ponpes, Satu di Antaranya Pesantren Maslakul Huda Kajen

    • calendar_month Sel, 31 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 721
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) berikan penghargaan kepada 56 pondok pesantren (Ponpes) di Indonesia, selasa (31/1/2023). Kegiatan yang digelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta ini merupakan acara Anugerah Satu Abad NU.  Adapun puluhan ponpes yang mendapatkan penghargaan tersebut merupakan yang telah berusia lebih dari 100 tahun. Dari daftar penerima penghargaan tersebut, terdapat […]

  • Peringati Hari Sumpah Pemuda, MA Tarbiyatul Banin Adakan Lomba Parade Puisi

    Peringati Hari Sumpah Pemuda, MA Tarbiyatul Banin Adakan Lomba Parade Puisi

    • calendar_month Ming, 30 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 412
    • 0Komentar

    WINONG – Madrasah Aliyah (MA) Tarbiyatul Banin, Desa Pekalongan, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati mengadakan Lomba Parade Puisi di halaman sekolah setempat, Jumat (28/10). Kegiatan itu dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda tahun 2022. Peserta merupakan perwakilan masing-masing kelas X, XI dan XII. Dalam kesempatan itu, Kepala MA Tarbiayatul Banin, Lailatul Fitriyah, S.Pd menyampaikan, selain untuk […]

  • PCNU-PATI Photo by Surface

    Bahagiakah dengan Pekerjaan Anda?

    • calendar_month Sen, 12 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 414
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami “Setiap orang punya waktu untuk melakukannya. Tapi mereka tak punya keberanian. Pekerjaan merupakan berkah kalau bisa membantu kita berpikir tentang tindakan-tindakan kita, tetapi pekerjaan itu menjadi kutukan kalau hanya digunakan sebagai alasan supaya kita tidak perlu berpikir tentang makna kehidupan kita” (Paulo Coelho) “Setelah gak kerja di situ lagi, terus […]

  • Lailatul Ijtima’ PWNU Senggol Soal Pelantikan Presiden

    Lailatul Ijtima’ PWNU Senggol Soal Pelantikan Presiden

    • calendar_month Sel, 15 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 564
    • 0Komentar

    SEMARANG-Lailatul Ijtima’ yang digelar oleh PWNU Jawa Tengah Senin (14/10) malam cukup menyita perhatian publik. Pasalnya, agenda rutin tersebut juga mengusung tema refleksi hari santri. Bukan hanya itu, aroma perpolitikan jelang pelantikan Presiden 20 Okteber mendatang juga turut dibahas dalam forum ini. Delegasi-delegasi dari Pengurus Cabang NU se-Jateng yang hadir kian dibuat penasaran akan intruksi […]

  • Jajaki Kerja Sama Penguatan SDM Lewat Pendidikan, INISNU Sinergi dengan Wali Kota Magelang

    Jajaki Kerja Sama Penguatan SDM Lewat Pendidikan, INISNU Sinergi dengan Wali Kota Magelang

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11.450
    • 0Komentar

      Magelang — Upaya penguatan sumber daya manusia (SDM) melalui jalur pendidikan tinggi terus diperkuat melalui sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah. Rektor Institut Islam Nahdlatul Ulama (Inisnu) Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., dan jajaran Wakil Rektor menjajaki kerja sama strategis dengan Walikota Magaleng H. Damar Prasetyono dalam pertemuan yang berlangsung pada Jumat (24/4/2026) […]

  • Haul KH. Hadlrawi Akan Hadirkan Habib Bidin Pekalongan

    Haul KH. Hadlrawi Akan Hadirkan Habib Bidin Pekalongan

    • calendar_month Jum, 30 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 498
    • 0Komentar

    WEDARIJAKSA-Kamis (29/8) siang, ratusan warga bersuyun-duyun memadati komplek Yayasan Thoriqul Ulum, Wedarijaksa. Beberapa pedagang kaki lima juga tampak menggelar lapaknya di sekitaran area tersebut. Hari itu merupakan pembukaan Haul ke-42 KH. Hadlrowi dan peringatan HUT Yayasan yang ke-54. Beberapa anggota Banser Satkoryon Wedarijaksa sedang bersiap memgawal karnaval dalam rangka Haul ke-42 KH. Hadlrawi dan peringatan […]

expand_less