Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » 153 Banser Jawa-Bali Ditempa di Kabupaten Pati

153 Banser Jawa-Bali Ditempa di Kabupaten Pati

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 31 Agu 2023
  • visibility 358
  • comment 0 komentar


Pcnupati.or.id
 – Ratusan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) se-Jawa dan Bali menempa diri dalam sejumlah kemampuan di Kabupaten Pati. Kegiatan Diklatsus Banser Protokoler dan Tanggap Bencana (Bagana) ini digelar di MI Nurul Huda Desa Bajomulyo, Kecamatan Juwana, selama tiga hari, yaitu pada 25-27 Agustus 2023. 

Ratusan anggota Banser ini disiapkan untuk menjadi kader yang siap dan cakap ketika ikut dalam menangani bencana dan pengelolaan kegiatan. Mereka ditempa kecakapan dan kompetensi protokoler serta penanggulangan bencana. 

Peserta ditempa materi oleh Kasatsus Bagana Satkornas dan Kasatsus Bagana Satkorwil Jateng, beserta tim instruktur Satkorwil Banser Jateng. 

Pada kegiatan itu, Ansor Pati bekerja sama dengan sejumlah pihak. Antara lain dengan Nahdlatul Ulama (NU) Peduli, Polair, Palang Merah Indonesia (PMI), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), SAR, RAPI, dan Dinas Sosial (Dinsos). 

Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab) Banser X-7 Pati, Mohammad Sutomo mengatakan, kegiatan Diklatsus Banser Protokoler dan Bagana ini diikuti oleh 153 anggota. Mereka datang dari berbagai daerah. Antara lain dari Rembang, Blora, Grobogan, Semarang, Kendal, Magelang, Batang, Tegal, Pekalongan, dan Kebumen. 

Tak hanya itu, peserta juga hadir dari wilayah Jawa Timur. Seperti dari Gresik, Surabaya, Malang, dan Madura. Mereka terdiri atas 96 peserta Diklatsus Banser Protokoler dan 57 Bagana. 

Mohammad Sutomo menjelaskan, Diklatsus Protokoler dan Bagana ini digelar untuk meningkatkan kemampuan Banser. Protokoler, kata dia, berkaitan dengan kemampuan pengaturan pelaksanaan kegiatan, baik internal maupun di masyarakat.

“Sementara Bagana merupakan satuan khusus Banser yang mengemban amanah melaksanakan program-program sosial kemasyarakatan GP Ansor, serta memiliki kualifikasi khusus di bidang penanggulangan bencana,” ungkap dia.

Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Pati Abdullah Syafiq mengatakan, Diklatsus ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas para kader Ansor-Banser. 

“Program upgrading kader konsisten kami lakukan untuk meningkatkan kompetensi dan kapasitas. Kebetulan banyak juga kader Banser dari luar daerah yang minat, jadi sekalian ditempa di Pati untuk kompetensi khusus protokol dan penanggulangan bencana,” jelas dia. 

Sementara itu saat penutupan Diklatsus, Ketua Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Tengah, Sholahudin Aly menegaskan, Ansor-Banser sejauh ini selalu terdepan dalam berkhidmah di masyarakat. Oleh sebab itu, peningkatan kapasitas mutlak diperlukan untuk membantu masyarakat. 

“Bukan hanya kegiatan keagamaan, Ansor-Banser sekaligus mengedepankan prinsip khairunnas anfauhum linnas. Sebaik-baik manusia adalah mereka yang bermanfaat kepada manusia lain,” tutup dia.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemimpinan Perempuan dalam Perspektif Islam

    Pemimpinan Perempuan dalam Perspektif Islam

    • calendar_month Sel, 3 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 243
    • 0Komentar

     Oleh : Sulistiani* Sejak konferensi perempuan sedunia di Mexico City tahun 1975, gender development, tequality, sudah dicanangkan, bahkan sebelum itu pembangunan dan peran kaum perempuan selalu bermasalah dan tidak terselesaikan. Namun semenjak wawasan gender dipertimbangkan dalam pembangunan bangsa dari hasil penelitian kaum feminis sosialis sejak itu arus pengutamaan gender melanda dunia. Dan tak dipandang sebelah […]

  • Ajak Boikot, Tayangan Trans 7 Juga Sakiti NU Pati

    Ajak Boikot, Tayangan Trans 7 Juga Sakiti NU Pati

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 2.696
    • 0Komentar

    Pati – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati mengajak masyarakat untuk memboikot Trans7. Mereka menilai ikut tersakiti dengan tayangan tersebut. Ketua PCNU Pati KH Yusuf Hasyim mengaku ikut prihatin dengan tayangan Xpose Uncersored Trans7. Ia menilai tayangan tersebut tak mencerminkan dunia pesantren. Menurutnya, framing yang ditampilkan dalam program tersebut sudah tidak bisa ditolerir. Apalagi […]

  • Pelantikan PAC Fatayat NU Winong

    Pelantikan PAC Fatayat NU Winong

    • calendar_month Jum, 27 Okt 2017
    • account_circle admin
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Pati.Pelantikan Pimpinan Ranting dan Rapat kerja Pimpinan Anak Cabang Fatayat NU Kecamatan Winong  Masa Khidmad 2017-2021, acara tersebut bertempat di Aula  Madrasah Tarbiyatul Banin Pekalongan Winong, 21/9 kemarin. Dengan menghadirkan tamu undangan yang meliputi Pimpinan Cabang Fatayat NU Pati, Camat Winong, Kapolsek Danranil, Ketua MWCNU Winong beserta Banom-banomnya, total keseluran yang menghadiri 185 orang. Sedangkan […]

  • Torehkan Prestasi Sebagai Madrasah Teraktif Literasi Nasional

    Torehkan Prestasi Sebagai Madrasah Teraktif Literasi Nasional

    • calendar_month Jum, 31 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 284
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Salah satu madrasah yakni MAN 1 Pati berhasil torehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 1 Sekolah Teraktif Literasi tingkat Nasional. Penghargaan diterima di Bantul Yogyakarta pada akhir pekan lalu (26/1/2025) oleh penyelenggara Komunitas Yuk Menulis (KYM). PRedikat sekolah teraktif literasi diperoleh setelah menyisihkan sebanyak 34 sekolah yang berhasil masuk nominator dari berbagai […]

  • Pengakuan Hak-Hak Perempuan

    Pengakuan Hak-Hak Perempuan

    • calendar_month Sab, 25 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikhah* Kehidupan pra Islam membatasi bahkan mendiskriminasi para perempuan. Bahkan ia diperlakukan tidak manusiawi, seperti ketika bayi perempuan lahir maka banyak yang menguburnya hidup-hidup dengan alasan menganggap perempuan lemah tidak mampu berkontribusi dalam perang.  Ada juga yang beranggapan jika membiarkannya hidup maka nanti akan merepotkan saja. Hadist dari Ibnu Abbas RA ia bercerita: […]

  • Pencari Muka, Racun dalam Organisasi

    Pencari Muka, Racun dalam Organisasi

    • calendar_month Sel, 7 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 414
    • 0Komentar

    Oleh: Angga Saputra Pcnupati.or.id – Beberapa waktu lalu, saya bersama teman-teman semasa kuliah di Semarang mengadakan reuni kecil-kecilan. Kami berbincang banyak hal, utamanya ruang lingkup organisasi di daerah masing-masing. Kebetulan, kami sama-sama aktif dalam berorganisasi. Ada yang terjun di organisasi kemasyarakatan, kepemudaan, hingga organisasi sosial. Perbincangan ngalor-ngidul soal organisasi akhirnya mengerucut di satu pembahasan yang […]

expand_less