Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tersengat Listrik, Warga Trangkil Dapat Bantuan dari Lazisnu

Tersengat Listrik, Warga Trangkil Dapat Bantuan dari Lazisnu

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 1 Agu 2021
  • visibility 240
  • comment 0 komentar
Kunarto (tangtop hitam) menerima bantuan dari PC Lazisnu Pati. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Manager Penyaluran PC Lazisnu Pati, Agus Arif Mustofa (kanan) dan diterima oleh ibu Kunarto (kaos putih).

TRANGKIL-Kunarto, Warga RT 03/Rw 06 Wonokerto, Trangkil, Pati mengalami peristiwan nahas sekitar satu bulan lalu. Kecelakaan tersebut terjadi saat pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh penyedia persewaan alat hajatan ini menjalani profesinya.

Saat sedang ‘beraksi’ memasang tenda hajatan di desanya sendiri, Kunarto mengalami insiden tersengat listrik. Hal ini mengakibatkan hampir sekujur tubuhnya mengalami luka bakar serius. 

Suwawi, ayah korban mengaku bahwa anaknya telah menjalani pengobatan di tiga rumah sakit berbeda. Terakhir, Kunarto dirawat di RSI Sultan Agung Semarang untuk menjalani operasi. 

“Sebelumnya anak saya di rawat di (rumah sakit) Pati. Rumah Sakit Pertama enam hari, tapi tidak ada perkembangan, rumah sakit ke-dua tiga hari juga tidak kunjung sembuh. Sekarang anak saya menjalani perawatan di RS Sultan Agung Semarang,” tutur Suwawi, sedih. 

Ketika dirawat di rumah sakit pertama, Kunarto belum memiliki BPJS, sehingga biaya perawatan sebesar enam juta rupiah harus ditanggung oleh keluarganya. Meskipun pengobatan seterusnya ditanggung oleh BPJS, namun pihak keluarga tetap harus memikirkan pengeluaran-pengeluaran lain, seperti ongkos transportasi dan akomodasi. 

“Belum lagi untuk menutup ongkos sebelumnya,” lanjut Suwawi.

Gerak Cepat

Mendengar informasi tersebut, Edi Kiswanto, Direktur Eksekutif PC Lazisnu Kabupaten Pati bergerak cepat melakukan konfirmasi. Pihaknya mengaku pertama kali mendengar kesulitan yang dialami oleh Kunarto dan keluarganya tersebut dari Lazisnu Ranting Wonokerto, Kecamatan Trangkil. 

“Kami mendapat info dari Lazisnu Wonokerto, segera kami konfirmasi, dan ternyata benar adanya,” ungkapnya.

Edi mengisahkan, setelah memastikan kebenaran berita tersebut, Lazisnu Pati langsung tancap gas melakukan penggalangan donasi untuk Kunarto dan keluarganya. Wal hasil, Lembaga Amil Zakat milik NU ini sukses menggalang dana baik via transfer maupun tunai, yang digunakan untuk membantu pengobatan Kunarto selama kurang lebih dua pekan. 

“Kami menggalang donasi dan semua dana yang terkumpul baik melalui rekening maupun tunai, telah kami serahkan kepada pihak keluarga Pak Kunarto,” terangnya

Didampingi pengurus Lazisnu Ranting Wonokerto, Edik Kiswanto menyerahkan sendiri donasi dari para dermawan kepada keluarga Kunarto. Sementara, Suwawi memberikan keterangan bahwa bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi ia, Kunarto dan keluarganya. Bahkan air mata bahagia pecah saat prosesi serah terima ini. 

“Kami sangat berterimakasih kepada Lazisnu Pati yang telah mengupayakan penggalangan untuk membantu pengobatan anak saya, semoga kebaikan dari para donatur ini dibalas oleh Allah,” pungkasnya.(ina/lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PBNU Mantabkan Agenda Harlah ke-102 Nahdlatul Ulama

    PBNU Mantabkan Agenda Harlah ke-102 Nahdlatul Ulama

    • calendar_month Sel, 7 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 316
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Runtutan resepsi peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Nahdlatul Ulama versi hijriah telah digagas oleh PBNU. Pada tahun 2025 Masehi yang bertepatan dengan 1446 Hijriyah ini, NU genap berusia 102 tahun. “Sesuai AD ART NU pasal satu, NU lahir 16 Rajab,” ungkap Nur Hidayat, Panitia HUT NU ke-102. Pada tahun ini, secara kebetulan, 16 […]

  • Sebuah Visi Hidup Kaum Santri

    Sebuah Visi Hidup Kaum Santri

    • calendar_month Sen, 8 Mei 2017
    • account_circle admin
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Buku yang bertajuk kisah keseharian di pesantren ini, penulis mencoba memberikan informasi terkait kegiatan yang di lakukan oleh para kaum sarungan. Bisa dikatakan sebagai pembuka jendela kecil pembuka cerita-cerita yang tersimpan pendam di pesantren. (hal vi) Malamatiyyah, istilah ini dipopulerkan pertama kali oleh seorang sufi asal Naisabur Khurasan, yaitu Syaikh Hamdun bin Ahmad al-Qashshar (wafat […]

  • Pandemi, Ini Rencana NU Kayen Peringati Tahun Baru Islam

    Pandemi, Ini Rencana NU Kayen Peringati Tahun Baru Islam

    • calendar_month Kam, 5 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Rapat terbatas MWC NU bersama Lazisnu Kayen dalam untuk menyambut tahun baru hijriyah KAYEN-MWCNU menggandeng Lazisnu Kayen melaksanakan rapat terbatas, Rabu (4/8) malam. Dalam pertemuan yang dihadiri hanya pengurus harian MWCNU dan Lazisnu tersebut, pembahasan mengerucut pada peringatan tahun baru, Muharrom, 1443 Hijriyah.  “Kami carikan solusi, merayakan tahun baru tapi dengan tetap menaati protokol,” Ungkap […]

  • PK IPNU IPPNU MA Rudlatusy Syubban Adakan Makesta

    PK IPNU IPPNU MA Rudlatusy Syubban Adakan Makesta

    • calendar_month Sel, 25 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Salah satu prosesi Makesta PK IPNU-IPPNU Raudlatusy Syubban MARGOYOSO – Pimpinan Komisariat IPNU IPPNU Raudlatusy Syubban sukses adakan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) pada Kamis-Jum’at (20-21/1). Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai proses kaderisasi pertama untuk anggota IPNU IPPNU.  Kegiatan yang berlokasi di MA Raudlatusy Syubban, Desa Sekarjalak, Kecamatan Margoyoso ini diikuti sedikitnya 49 peserta.  Materi yang disampaikan […]

  • PCNU-PATI Photo by Mufid Majnun

    Mengenalkan Sikap Consent Ke Anak

    • calendar_month Jum, 30 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Konsep consent memiliki arti pemberian persetujuan tanpa sebuah paksaan. Hal ini sangat penting kita terapkan dalam keseharian berkehidupan. Tanpa adanya sebuah persetujuan, maka akan menimbulkan berbagai masalah dan kerusakan. Dalam menjalani kehidupan bermasyarakat, sebaiknya kita terbiasa dan membiasakan diri meminta izin dalam hal apapun. Bukan hanya soal yang berkaitan dengan seksual […]

  • Ratusan Siswa Banin Datangi Makam Pepunden

    Ratusan Siswa Banin Datangi Makam Pepunden

    • calendar_month Jum, 19 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 209
    • 0Komentar

    WINONG-Ratusan peserta didik Yayasan Tarbiyatul Banin memadati komplek pemakaman Desa Pekalongan, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati. Pemandangan ini selalu terjadi setiap kali menjelang peringatan sedekah bumi dan Haul Ki Ageng Rante Kencono Wulung yang diselenggarakan setiap bulan Dzulqo’dah dalam kalender hijriyah. Para peserta didik sedang berkumpul di Makam Ki Ageng Rante Kencono Wulung Hadirnya rombongan peserta […]

expand_less