Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Terima Kasih Tak Membawa Apa Apa, Doakan Saja

Terima Kasih Tak Membawa Apa Apa, Doakan Saja

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 8 Jun 2022
  • visibility 224
  • comment 0 komentar

Jika minggu lalu saya bercerita perihal orang yang suka menyia- nyiakan rejeki saat musim hajatan, atau menghadiri undangan nikahan dan resepsinan. Dengan cara tak menghabiskan menu makannya yang diambil sendiri. Di pilih sendiri, begitulah manusia dengan segala ke unikannya, dan segala kesempurnaannya yang tak disempurnakan sendiri.

Bulan ini adalah dimana banyak orang yang telah di mampukan untuk melaksanakan rukun Islam ke lima yaitu berangkat Haji. Orang yang berangkat Haji adalah orang pilihan. Pilihan sebab dengan penuh kesabaran menunggu antrian panjang, melebihi antrian macet jalan Pantura saat perbaikan pada program tahunan. Proyek abadi yang selalu dinanti para pencari bati.

Kebetulan kemarin saya bertemu dengan suami istri yang sedang berdialog interaktif di dalam lift turun dari lantai atas ke bawah, pada sebuah rumah sakit swasta di kota. Saya tanpa sengaja mendengarkan dialog tersebut, dengan penuh seksama. Jangan sampai ada yang terlupa.

“Bu… Sudah menjenguk Bapak Brur yang akan pergi Haji? “tanya suaminya dengan nada yang datar

“Belum Pak, Bapak tahu sendiri kita lagi ada musibah begini”

“Iya Bu.. tapi jika kita tak menjenguk dan membawa buah tangan, tentu akan di bahas dan menjadi bahasan serta diabsen. Karena menjenguk orang akan berangkat Haji diharuskan membawa buah tangan, baik berupa gula atau pun lainnya, bukan soal bawanya melainkan sekarang kita lagi ada musibah, “

Setelah mendengar dialog interaktif tersebut saya heran dan bingung. Sebab di masyarakat kita kebanyakan telah memberlakukan orang yang akan pergi Haji adalah dengan mendatangkan sumbangan, mendatangkan pemberian-pemberian. Anehnya orang yang katanya pilihan tersebut tentu dari segi harta benda lebih dari orang lain, tapi kenapa masih saja menerima pemberian dari orang dibawahnya. Di bawah dari segi ekonomi.

Lha wong sudah menjadi tradisi kok mau di rubah, ya ndak bisa to Pak !, ” celetuk istri saya dengan tiba tiba,  selalu mengagetkan saya saat menulis cerita ini.

Belum sempat menimpali apa yang diucapkan Ibu Ratu dalam rumah saya tersebut. Ia kembali berujar dan komentar lebih pedas dari pada makanan ber cabai yang ber level level.

“Bapak tentu tahu, orang Haji itu modalnya banyak, antriannya juga panjang, tentu wajar saja to apabila harus balik modal, meski tak keseluruhan, salah satunya ya itu tadi menerima pemberian-pemberian dari orang lebih rendah ekonominya dari ya akan berangkat Haji, “jelasnya panjang lebar

Dalam hati saya, tumben Ibu Ratu mikirnya rada sosialis dan realistis. Jadi saya teringat pada sebuah rumah sederhana. Rumahnya masih berkeramik plaster dari semen tiga roda kokoh tertandingi dan temboknya masih berbata merah. Hasil jerih payahnya selama sepuluh tahun lebih untuk menabung akhirnya orang tersebut bisa berangkat Haji. Sebut saja Mab namanya.

Mab tersebut dengan gagah berani di depan rumahnya di kasih papan pengumuman dengan tulisan kapital amat besar “TERIMA KASIH TAK MEMBAWA APA APA, DOAKAN SAJA”

Setelah membaca tulisan tersebut hati saya makratab meski tak se tratab panggilan telegram yang tak boleh di tolak. Ternyata hanya orang sederhana saja, seadanya yang bisa memahami dan mengerti hakikat pergi Haji yaitu orang pilihan tentu tak seharusnya menerima pemberian. (Niam At Majha)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selapanan dan Syukuran Garasi Om Second Semarang Digelar Bersama Jamaah Rabu Legi

    Selapanan dan Syukuran Garasi Om Second Semarang Digelar Bersama Jamaah Rabu Legi

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 6.908
    • 0Komentar

    ‎ ‎Temanggung – Tradisi keagamaan yang sarat nilai spiritual kembali dihidupkan melalui kegiatan Selapanan sekaligus Syukuran Garasi Om Second yang digelar pada Selasa malam Rabu Legi, 13 Januari 2026, bertempat di Garasi Om Second, Blok A.5 Perum Graha Mandiri Residence Patemon, Kecamatan Gunungpati, Semarang. ‎ ‎Kegiatan ini menjadi momentum rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus […]

  • hjj-jpg-2

    Panggilan Haji, Bagi yang Belum Haji

    • calendar_month Kam, 24 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 324
    • 0Komentar

         Di plosok desa ada seorang rajin dalam urusan ibadah dan dia bisa dikatakan kyai dalam desa tersebut, sebut saja namanya kyai Anwar ( nama samaran). Beliau ketika melakukan suatu pekerjaan dalam urusan beribadah aktif, sampai – sampai kerajinannya di ketahui dan diakui masyarakat setempat dan masyarakat bisa memanggil beliau pak haji, padahal kyai […]

  • LP Maarif Purbalingga Lantil 7 Kepala MI dan 2 Kepala Mts

    LP Maarif Purbalingga Lantik 7 Kepala MI dan 2 Kepala Mts

    • calendar_month Kam, 9 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 417
    • 0Komentar

      Purbalingga, kamis, 9 Januari 2025 ketua PC.LP. Maarif NU PCNU Purbalingga H. Torik Jahidin, S.Pd.I., M.Pd.I melantik 7 Kepala MI dan 2 Kepala MTs. Dilaksankan di Gedung Dekopinda Kabupaten Purbalingga. Kegiatan ini kali pertama dilaksanakan pada masa khidamah awal pengurus LP. Maarif NU Purbalingga masa khidmah 2024-2029. Berahirnya masa khidmah Kepala menjadi dasar Pengurus […]

  • Berdoa Bersama Mengenang Para Pendiri NU

    Berdoa Bersama Mengenang Para Pendiri NU

    • calendar_month Sab, 4 Mar 2017
    • account_circle admin
    • visibility 458
    • 0Komentar

    Pati. Madrasah Tarbiyatul Banin Winong Pati, mulai dari tingkatan MA, Mts, MI, dan RA disetiap hari Kamis pada bulan terakhir mengadakan tahlil bersama dan pembacaan manaqib, hal tersebut dilaksanakan untuk mengenang jasa-jasa ulama ahlussuanah waljamaah terdahulu, Kamis, 3/3 kemarin.             Sebelum pambacaan tahlil terlebih dahulu diceritakan tentang sejarah pendirian Madrasah Tarbiyatul Banin pada kesempatan kali […]

  • Takbiran Bocah jadi Tradisi Sambut Lebaran Qurban di Tapen

    Takbiran Bocah jadi Tradisi Sambut Lebaran Qurban di Tapen

    • calendar_month Rab, 28 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 240
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id. – Banyak cara untuk memeriahkan malam takbiran Idul Adhha 1444 H. Salah satunya adalah pawai takbir keliling. Kegiatan ini pula yang diselenggarakan oleh Ikatan Remaja Masjid Baitussalam dan MI Miftahul Huda, Tapen, Kertomulyo Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati. Bukan sekadar takbir keliling, namun pihak penyelenggara mengadakan agenda ini khusus diikuti oleh anak-anak. Hal ini disampaikan […]

  • Matsna Ajak Kader IPNU Sambut Bulan Ramadan dengan Kegiatan Positif

    Matsna Ajak Kader IPNU Sambut Bulan Ramadan dengan Kegiatan Positif

    • calendar_month Sel, 5 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 213
    • 0Komentar

    PATI – Ketua Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) Kabupaten Pati, Matsna Zakiyyatus Salwa mengajak seluruh kader mengadakan kegiatan positif dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan. “Sebagai pelajar mari kita lebih kokohkan semangat dalam belajar berjuang dan bertaqwa yang merupakan perinsip perjuangan dan jati diri seorang pelajar,” ungkapnya. Ia mencontohkan, kegiatan yang dapat […]

expand_less