Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Siswa Abadiyah Gabus Juara 1 Lomba Sains Nasional

Siswa Abadiyah Gabus Juara 1 Lomba Sains Nasional

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 22 Sep 2019
  • visibility 327
  • comment 0 komentar

MANADO-Kompetisi Sains Madrasah (KSM) yang digelar secara rutin Oleh Kementerian Agama Republik Indonesia tahun ini menjadikan Manado sebagai tuan rumah. KSM tingkat Nasional berlangsung sejak 16 sampai dengan 21 September 2019. Agenda tersebut, menurut  Menteri Agama RI, Luqman Hakim Ssyaifuddin adalah untuk membangun jiwa Kompetisi.

Dalam ajang Nasional tersebut, salah satu peserta didik asal Pati juga turut memboyong medali. Tak tanggung-tanggung, sebuah medali emas berhasil dipersembahkan oleh Muhammad Hanif, pelajar MTs. Abadiyah Gabus yang bertarung mewakili Jawa Tengah.

Muahammad Hanif (kedua dari kiri), peserta didik MTs Abadiyah yang berhasil meraih juara satu Matematika dalam ajang Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat Nasional di Manado, Jumat (20/9)

Hanif berhak membawa pulang medali emas, piala the best overall, uang pembinaan serta beasiswa prestasi atas raihannya di ajang KSM. Ali Syarifuddin, guru pendampingnya menerangkan bahwa segala penghargaan tersebut diraih oleh anak didiknya atas prestasi sebagai juara 1 KSM cabang Matematika Terintegrasi.

Perolehan Hanif tentunya sangat membahagiakan khususnya bagi pihak MTs Abadiyah. Hal ini sangat beralasan, bahwa bahagimanapun, KSM merupakan sebuah kompetisi yang bergengsi. Tak kurang, 490 madrasah dan 60 sekolah dari 34 propinsi di Indonesia berjuang dalam ajang tersebut.

Kepala MTs Abadiyah, Drs. Saiful Islam, M.Pd. menyambut baik hasil ini. Ia menjelaskan kepada pcnupati.or.id bahwa perjalanan yang dilalui Hanif dan Abadiyah untuk meraih gelar demi gelar memang tidak mudah. Perlu diketahui, MTs Abadiyah, melalui Muhammad Hanif juga pernah mendapatkan medali perunggu dalam kejuaraan OSN yang digelar oleh Kemendikbud dalam bidang Matematika.

“Saya sangat bangga dengan perolehan ini. Ini adalah hasil kerja keras kita semua. Saya sampaikan terimakasih kepada Hanif, Bapak Ali Syarifuddin (guru pendamping) dan wali murid yang telah memberikan sumbangsih besar, bukan hanya bagi Abadiyah tapi bagi Jawa tengah” ungkapnya.

Saiful Islam juga membocorkan langkah-langkah yang diambil madrasah dalam mencetak peserta didik seperti Hanif. Menurutnya, kunci utama adalah ketekunan dan dukungan dari orang-orang terdekat. Selain itu, program-program yang mensupport plus pembimbing berkompeten juga sangat diperlukan.

Untuk yang terakhir itu, Saiful membentuk kelas Sains dengan jargon Gusdasi (Religius, Cerdas dan Berprestasi). Dalam kelas sains teraebut, peserta didik dibina secara khusus oleh madrasah. Selanjutnya, peserta didik akan digembleng dan diuji melalui training di Trainning Centre yang diselenggarakan oleh madrasah.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semangat Idul Adha dalam membangun Solidaritas, Berbangsa dan Bernegara

    Semangat Idul Adha dalam membangun Solidaritas, Berbangsa dan Bernegara

    • calendar_month Sel, 13 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Hari Raya Idul Adha merupakan momentum bersejarah bagi umat Islam di seluruh dunia, terlebih bagi umat Islam yang sedang menunaikan ibadah haji di Makkah. Banyak hikmah yang bisa kita petik dari peringatan Hari Raya Idul Adha ini, agar kita semua senantiasa meneladani Nabi Ibrahim AS atas ketaatannya menjalankan perintah Allah SWT. Ada tiga keistimewaan yang […]

  • PK IPNU IPPNU MAN 1 Pati Hidup Lagi

    PK IPNU IPPNU MAN 1 Pati Hidup Lagi

    • calendar_month Ming, 9 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Proses persuapan pembentukan PK IPNU/IPPNU MAN 1 Pati MARGOREJO – Setelah vakum cukup lama, akhirnya Pimpinan Komisariat (PK) IPNU IPPNU MAN 1 Pati kembali terbentuk. Hal ini pun disambut baik oleh semua pihak, tak terkecuali dari pihak sekolah setempat. Sebelumnya, Departemen Jaringan Sekolah dan Pesantren (JSP) PC IPNU IPPNU Pati berdiskusi panjang dengan pihak sekolah […]

  • Menggali Potensi Lokal

    Menggali Potensi Lokal

    • calendar_month Jum, 31 Mar 2017
    • account_circle admin
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pengurus Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kec Juwana mengadakan Konferensi, hal tersebut di lakukan sesuai dengan ketentuan dalam organisasi Nahdlatul Ulama apabila sudah berakhir masa jabatan maka akan di lakukan reorganisasi. bertempat di Kantor MWCNU Juwana Jl. Juwana Tayu Km 2 Dukutalit Juwana. Minggu, 26/3 kemarin. Setelah Ketua Siswoyo memberikan laporan pertanggung jawaban […]

  • MWCNU Jakenan Bersama Forkopimcam Sambut Hari Santri 2021 Dengan Manakiban

    MWCNU Jakenan Bersama Forkopimcam Sambut Hari Santri 2021 Dengan Manakiban

    • calendar_month Jum, 22 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 215
    • 0Komentar

      Ketua MWC NU Kayen, Aris Sutopo (kiri) didampingi Camat dan Kapolsek setempat JAKENAN – MWCNU Jakenan bersama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) gelar manakiban dan doa bersama dalam rangka menyambut peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2021, Kamis malam (21/10). Acara yang dilangsungkan di  di Pendopo Kantor Kecamatan Jakenan, mulai pukul 19.30 WIB dihadiri […]

  • PCNU-PATI Photo by Dmitry Ganin

    Playboy

    • calendar_month Ming, 4 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Oleh: Elin Khanin “Kamu kalau sudah kebelet nikah bilango sama Ummik.” Laki-laki berkulit sawo matang di hadapan Bu nyai Khomsah itu menunduk dalam. Tiba-tiba tak berani menatap sang ibunda. Kontras dengan ekspresi wajahnya saat membenarkan hafalan wanita sepuh itu.  Berkobar-kobar. Pun sebaliknya, ia begitu antusias ketika Bu nyai menyimak dan membenarkan hafalannya. Rutinitas bakda isya’ […]

  • Menghadiri Walimah

    Menghadiri Walimah

    • calendar_month Sel, 21 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Sering kita ketahui orang yang mengadakan acara pernikahan atau khitanan, shôhibul hâjat mengundang tetangga dan para tamu lainnya.Adapun yang diundang tersebut ada yang membawa beras, kado, atau amplop yang berisikan uang dll. Jika menghadiri undangan tersebut karena sudah menjadi adat. Pertanyaan : Bagaimana hukumnya menghadiri undangan tersebut, apabila yang diundang tidak punya apa-apa ? Jawaban […]

expand_less