Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Siswa Abadiyah Gabus Juara 1 Lomba Sains Nasional

Siswa Abadiyah Gabus Juara 1 Lomba Sains Nasional

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 22 Sep 2019
  • visibility 301
  • comment 0 komentar

MANADO-Kompetisi Sains Madrasah (KSM) yang digelar secara rutin Oleh Kementerian Agama Republik Indonesia tahun ini menjadikan Manado sebagai tuan rumah. KSM tingkat Nasional berlangsung sejak 16 sampai dengan 21 September 2019. Agenda tersebut, menurut  Menteri Agama RI, Luqman Hakim Ssyaifuddin adalah untuk membangun jiwa Kompetisi.

Dalam ajang Nasional tersebut, salah satu peserta didik asal Pati juga turut memboyong medali. Tak tanggung-tanggung, sebuah medali emas berhasil dipersembahkan oleh Muhammad Hanif, pelajar MTs. Abadiyah Gabus yang bertarung mewakili Jawa Tengah.

Muahammad Hanif (kedua dari kiri), peserta didik MTs Abadiyah yang berhasil meraih juara satu Matematika dalam ajang Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat Nasional di Manado, Jumat (20/9)

Hanif berhak membawa pulang medali emas, piala the best overall, uang pembinaan serta beasiswa prestasi atas raihannya di ajang KSM. Ali Syarifuddin, guru pendampingnya menerangkan bahwa segala penghargaan tersebut diraih oleh anak didiknya atas prestasi sebagai juara 1 KSM cabang Matematika Terintegrasi.

Perolehan Hanif tentunya sangat membahagiakan khususnya bagi pihak MTs Abadiyah. Hal ini sangat beralasan, bahwa bahagimanapun, KSM merupakan sebuah kompetisi yang bergengsi. Tak kurang, 490 madrasah dan 60 sekolah dari 34 propinsi di Indonesia berjuang dalam ajang tersebut.

Kepala MTs Abadiyah, Drs. Saiful Islam, M.Pd. menyambut baik hasil ini. Ia menjelaskan kepada pcnupati.or.id bahwa perjalanan yang dilalui Hanif dan Abadiyah untuk meraih gelar demi gelar memang tidak mudah. Perlu diketahui, MTs Abadiyah, melalui Muhammad Hanif juga pernah mendapatkan medali perunggu dalam kejuaraan OSN yang digelar oleh Kemendikbud dalam bidang Matematika.

“Saya sangat bangga dengan perolehan ini. Ini adalah hasil kerja keras kita semua. Saya sampaikan terimakasih kepada Hanif, Bapak Ali Syarifuddin (guru pendamping) dan wali murid yang telah memberikan sumbangsih besar, bukan hanya bagi Abadiyah tapi bagi Jawa tengah” ungkapnya.

Saiful Islam juga membocorkan langkah-langkah yang diambil madrasah dalam mencetak peserta didik seperti Hanif. Menurutnya, kunci utama adalah ketekunan dan dukungan dari orang-orang terdekat. Selain itu, program-program yang mensupport plus pembimbing berkompeten juga sangat diperlukan.

Untuk yang terakhir itu, Saiful membentuk kelas Sains dengan jargon Gusdasi (Religius, Cerdas dan Berprestasi). Dalam kelas sains teraebut, peserta didik dibina secara khusus oleh madrasah. Selanjutnya, peserta didik akan digembleng dan diuji melalui training di Trainning Centre yang diselenggarakan oleh madrasah.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menyiapkan Kader NU  Di Masa Depan

    Menyiapkan Kader NU Di Masa Depan

    • calendar_month Sel, 18 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Perkembangannya Nahdlatul Ulama (NU) mengalami peningkatan sangat signifikan dalam jumlah pengikutnya. Hal ini bisa dilihat dalam Lembaga Survei Indonesia melalui exit poll pada tahun 2013. Dalam rilis tersebut, data menunjukkan bahwa dari 249 juta penduduk Indonesia yang mempunyai hak pilih, sekitar 36 persen atau 91,2 juta adalah warga NU. Selain itu  Di dalam buku “NU […]

  • Ma’arif NU Pati Berikan Uang Pembinaan untuk Juara Porsema

    Ma’arif NU Pati Berikan Uang Pembinaan untuk Juara Porsema

    • calendar_month Sen, 22 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 294
    • 0Komentar

    PATI-Ajang Porsema (Pekan Olah Raga dan Seni Ma’arif) tingkat Provinsi telah berlalu. Sekarang saatnya para juara untuk mempersiapkan diri menghadapi Porsema tingkat nasional.  Ketua LP Ma’arif NU Kab. Pati Drs. H Adib Al Arif, M.Ag., didampingi Kepala Madrasah MA Manahijul Huda (batik putih) dan sekretaris LP Ma’arif Pati Drs. Ahmad Mustaghfiri (batik hitam) Dalam ajang […]

  • Trio Muslimat, Ansor dan Fatayat Batangan Dilantik

    Trio Muslimat, Ansor dan Fatayat Batangan Dilantik

    • calendar_month Sab, 26 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 311
    • 0Komentar

    BATANGAN-Puluhan pengurus Muslimat, Ansor dan Fatayat Anank Cabang Batangan resmi dilantik Jumat (25/10) siang di YPI Khoiriyah, Dukuh Dagel, Desa Kedalon, Batangan. Acara pelantikan ini sengaja dilakukan bersama-sama demi efektifitas. Pelantikan PAC Muslimat NU, Fatayat dan Ansor Batangan serta pembukaan PKD PAC Ansor Batangan di YPI Khoiriyah, Sabtu (26/10) Beberapa tokoh penting juga hadir dalam […]

  • PCNU-PATI

    Ansor se-eks Karesidenan Pati Gelar FGD 

    • calendar_month Sab, 8 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor se-eks Karesidenan Pati menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Blora, Rabu (5/4/2023) lalu.  FGD Ansor Pati Raya yang digelar PC GP Ansor Pati, Kudus, Blora, Rembang, Jepara, dan Grobogan kali ini merupakan putaran kedua. Itu merupakan kelanjutan diskusi terfokus di Jepara pada 5 Maret 2023 yang mengusung tema […]

  • Siswa MA Salafiyah Kajen Pati Ciptakan Cat Pelapis Anti-Korosi dari Limbah Lokal

    Siswa MA Salafiyah Kajen Pati Ciptakan Cat Pelapis Anti-Korosi dari Limbah Lokal

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Tim riset Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, yang terdiri atas Alief Fachriza Sulistyo (XII A), Muhamad Agus Zakki (XII A), dan Azza Man Tasya (XII F), berhasil menciptakan cat pelapis anti-korosi ramah lingkungan yang diberi nama “Greencoat”. Bahkan berkat inovasi itu mereka berhasil meraih juara 3 dalam kompetisi NIPRO […]

  • Dari Kopi Menggerakan Literasi

    Dari Kopi Menggerakan Literasi

    • calendar_month Kam, 29 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Niam At Majha saat memetik biji kopi di kebun milik orang tuanya di Desa Plukaran, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati “Cuaca pagi ramah, seramah udara dingin. Di sini kebun kopi seperti rumah singgah, tempat aku menampung lelah” Cuplikan tersebut merupakan bait teraakhir puisi berjudul ‘Pemetik Kopi’ karya Niam At Majha. Putra asli Pati ini tidak saja […]

expand_less