Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PMII Komisariat Syekh Mutamakkin Laksanakan Kewajiban Tahunan

PMII Komisariat Syekh Mutamakkin Laksanakan Kewajiban Tahunan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 2 Nov 2019
  • visibility 277
  • comment 0 komentar

TAYU-Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Syekh Mutamakkin menyelenggarakan Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba). Ini merupakan tahap paling dini dalam organisasi PMII. Dengan mengikuti Mapaba, para calon anggota telah secara resmi menjadi bagian formal dari PMII. Paska Mapaba, masih ada beberapa step lagi untuk menunjang jiwa organisasia anggota.

M. Shofyan al Nashr, salah satu pemantik saat menyampaikan materi pada Mapaba PMII Komisariat Syekh Mutamakkin 2019.

Tahun ini, Komisariat PMII yang bercokol di Kampus Ipmafa ini menyelenggarakan hajatnya di Balai Desa Pondowan, Tayu. Sebanyak 28 peserta batu digembleng dengan berbagai materi selama tiga hari, terhitung sejak Jumat (1/11) dan akan berakhir Minggu (3/11) esok.

“Jumlah peserta total 28 orang, terdiri dari tiga fakultas yang ada di Ipmafa, yaitu Fakultas Pendidikan, Dakwah dan Syariah” tutur Oki Ardiansyah, ketua Panitia.

Untuk menunjang kualitas Mapaba, pihak panitia juga mengundang beberapa pemateri yang dianggap benar-benar mumpuni di bidangnya. Menurut Oki, mayoritas pemateri merupakan Pengurus Cabang NU Pati. Hal ini sengaja dilakukan, sebab selain memiliki kualigikasi yang diinginkan juga agar memperkuat ikatan antara NU dan PMII.

Beberapa nama seperti Wakil Ketua PCNU Pati, Dr. Jamal Ma’mur dan M. Shofyan al Nashr, ketua divisi Diklat LTN-NU Pati tampak mengisi list pemateri. Bukan hanya mereka berdua, beberapa nama seperti Anis Zaenal Arifin, S.Pd., Abu Mahmud, S.H., Ummi Abidah Faiziyah, S.Sos. juga diagendakan turut memberikan wejangan kepada para calon anggota PMII tersebut.

“Selama tiga hari ada sembilan materi yang akan disampaikan oleh pemantik” pungkas Oki, menyudahi pertemuan dengan pcnupati.or.id. Sabtu (2/11) petang.

Menurut Siti Asiyah, ketua PMII Komisariat Syeh Mutamakkin, agenda ini merupakan acara wajib yang diselenggarakan setiap tahunnya paska tahun ajaran baru kampus. Tujuannya adalah untuk melanjutlan estafet organisasi PMII.

“PMII ini adalah representasi NU di kalangan mahasiswa. Jika PMII baik, artinya kaderisasi NU pada level mahasiswa juga sehat.” Ungkap Asiyah.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perjalanan ke Lokasi Muktamar, Katib Syuriyah PWNU Jateng Wafat

    Perjalanan ke Lokasi Muktamar, Katib Syuriyah PWNU Jateng Wafat

    • calendar_month Sen, 20 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 472
    • 0Komentar

    KH. Imam Sya’roni, Katib Syuriyah PWNU Jateng JAKARTA – Kabar duka menyelimuti PWNU Jawa Tengah jelang Muktamar NU ke-34 di Lampung 22-23 Desember mendatang. Pasalnya, Katib Syuriyah PWNU Jateng, KH. Imam Sya’roni dikabarkan wafat saat perjalanan menuju lokasi muktamar.  Pengasuh Ponpes As Sa’adah, Gayamsari Semarang tersebut sempat dilarikan ke RSCM Jakarta untuk mendapatkan pertolongan medis. […]

  • PCNU-PATI

    Diterjang Banjir Bandang, Camat Tambakromo: Terbesar Sepanjang Sejarah

    • calendar_month Kam, 1 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 312
    • 0Komentar

    TAMBAKROMO – Setelah Cianjur, kabar duka datang dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Pati. Salah satunya adalah bencana banjir bandang yang menerjang beberapa desa di Kecamatan Tambakromo dan Winong  pada Rabu (30/11).   Camat Tambakromo Mirza Nur Hidayat mengatakan, hingga saat ini terdapat enam desa di wilayahnya yang terdampak. ”Desa Angkatan Lor, Angkatan Kidul, Sinomwidodo, Keben, Mangunrekso, […]

  • KH. Ali Munfaat, Ketua PCNU 2013-2019 Berpulang

    KH. Ali Munfaat, Ketua PCNU 2013-2019 Berpulang

    • calendar_month Ming, 14 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 288
    • 0Komentar

    PATI – Berita duka menyelimuti warga Nahdliyyin Kabupaten Pati. KH. Ali Munfaat, ketua PCNU Pati periode 2013-2019 dikabarkan wafat pada Senin (15/11) pukul 02.52 dini hari tadi.  Berita ini telah dikonfirmasi oleh beberapa pihak. PCNU Pati, melalui ketua tanfidziyah, K. Yusuf Hasyim sendiri membenarkan kabar duka tersebut.  Rencananya, jenazah akan diberangkatkan dari rumah duka yang […]

  • INISNU Teken MoU dan MoA dengan Global Interfaith University USA dan Delapan Kampus Nasional

    INISNU Teken MoU dan MoA dengan Global Interfaith University USA dan Delapan Kampus Nasional

    • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.730
    • 0Komentar

      Temanggung – Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung secara resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau Nota Kesepahaman dan Memorandum of Agreement (MoA) atau Nota Kesepakatan dengan Global Interfaith University (GIU) USA serta delapan perguruan tinggi mitra nasional, yaitu AKPER Alkautsar Temanggung, UNUGHA Cilacap, STAI Wali Sembilan Semarang, UNDARIS Semarang, IIM Surakarta, STITMA Yogyakarta, […]

  • Rekomendasi Kepala Kemenag, LP Ma’arif NU Pati Bentuk KKMI NU

    Rekomendasi Kepala Kemenag, LP Ma’arif NU Pati Bentuk KKMI NU

    • calendar_month Kam, 20 Feb 2020
    • account_circle admin
    • visibility 414
    • 0Komentar

    PATI – Rapat Koordinasi LP. Ma’arif NU PCNU Kab. Pati Bersama Kepala MI se Kabupaten Pati yang digelar di Gedung NU, Kamis (20/02/2020) sedianya hanya akan membahas program kerja LP. Ma’arif yang terkait Madrasah Ibtidaiyah dan persiapan penyelenggaraan Rakerdin LP. Ma’arif. Namun, saat memberikan sambutan dan pengarahan, Kepala Kantor Kementerian Agama, Imron, merekomendasikan untuk membentuk […]

  • Beda Puasa Nabi Dungan Ummat Masa Kini. Photo by Rauf Alvi On Unsplash.

    Beda Puasa Nabi dengan Ummat Masa Kini

    • calendar_month Kam, 23 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Tahun ke-6 Hijriyah, terjadi kesepakatan antara Nabi Muhammad SAW. (Kaum Muslimin) dengan Kaum Kafir Quraisy di daerah Hudaibiyah, tepian Makkah. Dalam ar Rahiq wal Makhtum milik Syaikh Shafiyyur Rahman al Muarakfuri, berkisah tentang ‘puasanya’ Nabi dalam perjanjian tersebut. Mulanya, Nabi memandatkan Ali bin Abi Thalib untuk menulis kesepakatan. Ali membuka perjanjian […]

expand_less