Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PMII Komisariat Syekh Mutamakkin Laksanakan Kewajiban Tahunan

PMII Komisariat Syekh Mutamakkin Laksanakan Kewajiban Tahunan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 2 Nov 2019
  • visibility 279
  • comment 0 komentar

TAYU-Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Syekh Mutamakkin menyelenggarakan Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba). Ini merupakan tahap paling dini dalam organisasi PMII. Dengan mengikuti Mapaba, para calon anggota telah secara resmi menjadi bagian formal dari PMII. Paska Mapaba, masih ada beberapa step lagi untuk menunjang jiwa organisasia anggota.

M. Shofyan al Nashr, salah satu pemantik saat menyampaikan materi pada Mapaba PMII Komisariat Syekh Mutamakkin 2019.

Tahun ini, Komisariat PMII yang bercokol di Kampus Ipmafa ini menyelenggarakan hajatnya di Balai Desa Pondowan, Tayu. Sebanyak 28 peserta batu digembleng dengan berbagai materi selama tiga hari, terhitung sejak Jumat (1/11) dan akan berakhir Minggu (3/11) esok.

“Jumlah peserta total 28 orang, terdiri dari tiga fakultas yang ada di Ipmafa, yaitu Fakultas Pendidikan, Dakwah dan Syariah” tutur Oki Ardiansyah, ketua Panitia.

Untuk menunjang kualitas Mapaba, pihak panitia juga mengundang beberapa pemateri yang dianggap benar-benar mumpuni di bidangnya. Menurut Oki, mayoritas pemateri merupakan Pengurus Cabang NU Pati. Hal ini sengaja dilakukan, sebab selain memiliki kualigikasi yang diinginkan juga agar memperkuat ikatan antara NU dan PMII.

Beberapa nama seperti Wakil Ketua PCNU Pati, Dr. Jamal Ma’mur dan M. Shofyan al Nashr, ketua divisi Diklat LTN-NU Pati tampak mengisi list pemateri. Bukan hanya mereka berdua, beberapa nama seperti Anis Zaenal Arifin, S.Pd., Abu Mahmud, S.H., Ummi Abidah Faiziyah, S.Sos. juga diagendakan turut memberikan wejangan kepada para calon anggota PMII tersebut.

“Selama tiga hari ada sembilan materi yang akan disampaikan oleh pemantik” pungkas Oki, menyudahi pertemuan dengan pcnupati.or.id. Sabtu (2/11) petang.

Menurut Siti Asiyah, ketua PMII Komisariat Syeh Mutamakkin, agenda ini merupakan acara wajib yang diselenggarakan setiap tahunnya paska tahun ajaran baru kampus. Tujuannya adalah untuk melanjutlan estafet organisasi PMII.

“PMII ini adalah representasi NU di kalangan mahasiswa. Jika PMII baik, artinya kaderisasi NU pada level mahasiswa juga sehat.” Ungkap Asiyah.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antara Ayat Suci dan Stetoskop, Perjuangan Siswi MA Salafiyah Kajen Wujudkan Harapan Jadi Dokter

    Antara Ayat Suci dan Stetoskop, Perjuangan Siswi MA Salafiyah Kajen Wujudkan Harapan Jadi Dokter

    • calendar_month Sab, 25 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11.199
    • 0Komentar

      ​Pcnupati.or.id– Langkah hidup seseorang sering kali dipandu oleh perpaduan antara mimpi, nilai spiritual, dan restu orang tua. Bagi Shaloom Syahra Zahdy, siswi kelas XII MIPA Reguler MA Salafiyah Kajen Pati, memilih program studi Kedokteran bukanlah sekadar mengejar gengsi atau ambisi pribadi. Itu adalah sebuah panggilan hati yang lahir dari harapan besar keluarga. ​Sebagai seorang […]

  • Makesta IPNU/IPPNU Sumur Tekankan Wawasan Kebangsaan

    Makesta IPNU/IPPNU Sumur Tekankan Wawasan Kebangsaan

    • calendar_month Sel, 13 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 374
    • 0Komentar

    CLUWAK-Sebanyak 67 anggota IPNU-IPPNU Ranting Desa Sumur, Cluwak  mengikuti kegiatan Makesta (masa kesetiaan anggota), Senin 12 Agustus sampai Selasa 13 Agustus 2019.  Acara yang diadakan di gedung muslimat NU desa Sumur ini menghadirkan instruktur dari IPNU-IPPNU cabang Pati. Pembukaan Makesta IPNU-IPPNU Desa Sumur Kecamatan Cluwak Dalam acara pembukaan, hadir pengurus ranting NU, muslimat, fatayat dan […]

  • Maskan; Ketua PAC Ansor Gembong Terpilih

    Maskan; Ketua PAC Ansor Gembong Terpilih

    • calendar_month Jum, 11 Des 2015
    • account_circle admin
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Beberapa waktu yang lalu, Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Gembong mengadakan konferensi masa khidmat 2015-2018, bertempat di Madrasah Ma’arif  desa Gembong.             “Dengan terpilihnya Maskan sebagai ketua Pimpinan Anak Cabang, kami berharap dia mampu mengabdi kepada masyarakat Gembong khususnya dalam kegiatan-kegiatan sosial atau keagamaan, yang bermanfaat untuk masyarakat,”ujar Imam Rifa’I  ketua PC GP […]

  • Natalius Pigai Sambang PBNU, Bicarakan Pusat Studi HAM

    Natalius Pigai Sambang PBNU, Bicarakan Pusat Studi HAM

    • calendar_month Sel, 14 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 289
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai berkunjung ke kantor PBNU, Selasa (14/1). Ditemui Ketua Umum (Ketum) PBNU dan beberapa pengurus lainnya, Pigai dan PBNU memyepakati sebuah kerja sama. Bersama PBNU, Kementerian HAM berencana membangun pusat studi HAM. Gagasan ini, nantinya akan diwujudkan melalui perguruan-perguruan tinggi di bawah naungan organisasi islam terbesar […]

  • PWNU Jateng Berangkatkan 22 Relawan Kemanusiaan Tahap Pertama ke Aceh

    PWNU Jateng Berangkatkan 22 Relawan Kemanusiaan Tahap Pertama ke Aceh

    • calendar_month Ming, 11 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 6.838
    • 0Komentar

    JAWA TENGAH – Rais Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, KH Ubaidillah Shodaqoh, melepas keberangkatan rombongan relawan NU Peduli Jawa Tengah menuju Aceh pada Sabtu (10/1/2026). Bertempat di Gedung PWNU Jateng, pelepasan ini menandai dimulainya misi kemanusiaan tahap pertama yang melibatkan 22 relawan pilihan dari berbagai daerah di Jawa Tengah. ​Sebelum bertolak ke […]

  • PCNU-PATI Photo by sam sul

    Peran Pesantren Sebagai Pengembangan Civil Society

    • calendar_month Sab, 3 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 359
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Berbicara tentang pemberdayaan masyarakat dalam konteks Indonesia, tentunya sangat kompleks sekali ranah dan dimensinya.  Mulai dari banyaknya angka kemiskinan, keterbelakangan masyarakat, dan kurang terciptanya lapangan pekerjaan yang merata, sehingga dari situ dibutuhkan para agen perubahan sosial untuk memberikan sumbangsih pemikiran dan solusi terhadap masyarakat. Agar problem solving di masyarakat bisa teratasi […]

expand_less