Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pertama Kali di Indonesia, Mahasiswa Keperawatan Dibekali Nursing Journalism

Pertama Kali di Indonesia, Mahasiswa Keperawatan Dibekali Nursing Journalism

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 15 Feb 2025
  • visibility 206
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id- Temanggung – Sebanyak 111 mahasiswa-mahasiswi Akademi Keperawatan (AKPER) Alkautsar Temanggung diberikan pelatihan jurnalisme keperawatan dalam agenda Kuliah Pakar Nursing Journalism dengan narasumber dosen AKPER Alkautsar Ratna Kurniawati, S.Kep., Ns., M.Kep, dan dosen Inisnu Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda, yang dimulai pukul 08.07 WIB, Jumat (14/2/2025).

Pengurus YAPTINU Temanggung, Miftakhul Hadi, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, tema ini sangat up to date, dan kekinian. “Ini adalah kebutuhan masyarakat dan kebutuhan kita hari ini, bahwa kalau kita mau survive harus menguasai literasi,” tegasnya.

Pihaknya menegaskan bahwa literasi sangat penting bagi kemajuan bangsa utamanya umat Islam itu sendiri. Oleh karena itu, kalau kita atau sebagian umat Islam tertinggal dalam literasi, sebenarnya kita tidak komitmen terhadap ajaran kita sendiri. Kita harus mengejar ketertinggalan literasi kita hari ini, yang tentu sangat berbeda saat saya kuliah, saat saya muda misalnya, karena perkembangan teknologi sangat cepat dan luar biasa,” kata Miftakhul Hadi saat membuka acara yang dilaksanakan di Aula KBIHU Babussalam NU, komplek INISNU Jalan Suwandi-Suwardi Km. 01 Madureso, Temanggung tersebut.

Mantan Ketua LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Temanggung itu juga menyoroti perkembangan informasi dalam dunia kesehatan yang sudah berkembangan kecerdasan buatan (AI) meski tidak benar dan tepat seratus persen. “Dulu, kalau kita buat makalah, papers kuliah, skripsi, kita itu masih menggunakan mesin ketik, namun sekarang sudah menggunakan laptop, ngetik pakai keyboard. Seperti itu suka dan dukanya mahasiswa zaman dulu. Kalau sekarang kan kalau buat makalah tentang Kesehatan, ini pakai AI langsung muncul semua jawabannya,” ujar dia.

Sementara itu, narasumber Hamidulloh Ibda dalam kesempatan itu, pihaknya mengatakan bahwa nursing journalism muncul sejak tahun 1900 dimulai dengan terbitnya The American Journal of Nursing (AJN). Nursing journalism berkembang menjadi cabang jurnalisme yang berfokus pada pemberitaan dan informasi terkait dunia keperawatan, perawatan kesehatan, serta isu-isu yang relevan dengan profesi perawat. “Peran nursing journalism, yaitu edukasi publik tentang dunia kesehatan/keperawatan, advokasi untuk tenaga keperawatan, meningkatkan pemahaman kesehatan masyarakat, meningkatkan transparansi dalam layanan kesehatan, dan branding lembaga kesehatan/keperawatan,” kata doktor lulusan UNY tersebut.

Sedangkan fungsi jurnalisme keperawatan, kata Ibda, yaitu menginformasikan dan edukasi masyarakat, meningkatkan kesadaran tentang isu kesehatan, memberikan suara untuk perawat dan profesional kesehatan, mempromosikan praktik keperawatan yang berbasis bukti, dan menjaga etika dan standar kesehatan.

“Saya sudah googling sejak seminggu lalu. Belum ditemukan mahasiswa keperawatan dilatih dan dibekali jurnalisme keperawatan. Jadi pelatihan ini bagi saya pertama kali di Indonesia,” tegas Koordinator Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah tersebut.

Kuliah pakar tersebut menghadirkan Ibda untuk menguatkan kompetensi mahasiswa AKPER dalam bidang penulisan karya tulis jurnalistik keperawatan. Oleh karena itu, pihaknya menyampaikan sejumlah materi utama, maliputi konsep, peran, dan fungsi nursing journalism,  potensi tema, topik, dan isu jurnalisme keperawatan, ragam karya tulis jurnalisme keperawatan,  rumus kliping dalam berita keperawatan, 10 ayat jurnalisme dan kode etik jurnalistik, keunikan jurnalisme keperawatan, konsep dan macam-macam berita jurnalisme keperawatan, anatomi berita jurnalisme keperawatan,  teknik penulisan berita jurnalisme keperawatan, praktik penulisan berita jurnalisme keperawatan, dan tindak lanjut.

Dalam kesempatan itu, dosen INISNU Temanggung tersebut mengajak mahasiswa AKPER untuk praktik penulisan berita keperawatan. “Setelah lulus, teman-teman akan menghadapi masalah yang riil dalam dunia keperawatan. Maka untuk menjaga profesionalisme, citra perawat harus dibranding menarik dan jangan sampai terjadi cover both side dalam berita media massa umum yang itu justru tidak dikawal oleh perawat itu sendiri,” tutur Ibda saat menyampaikan materi bertajuk ‘Merawat Tradisi Literat: Merawat Perawat, Merawat Jagat.’

Selain Direktur AKPER Alkautsar, hadir moderator Ahmad Fatih Musyarrof, M.Pd., dan mahasiswa sebagai peserta. Usai kegiatan kuliah pakar, mahasiswa dikawal untuk melaksanakan rillis kegiatan tentang praktik keperawatan, dan semua kegiatan AKPER Alkautsar yang perlu disebarluaskan di media massa. (*)

 

 

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Anita Austvika

    Emergency Couple

    • calendar_month Ming, 20 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin Sejak Faris berubah wujud dari lelaki bersarung menjadi lelaki berdasi, Najiya terus berpikir siapa sebenarnya Faris. Sepertinya Mr. Bunglon itu bukan orang sembarangan. Sejak awal bertemu, ia punya firasat sendiri mengenai lelaki pemilik panti tersebut. Ia punya aroma bangsawan. Wajahnya penuh misteri memendam sekam.  Wajah tirus dengan hidung mancung, bibir berbentuk […]

  • SDN Petompon 02 Gelar IHT Penyusunan Perangkat Ajar Pembelajaran Mendalam: Perkuat Kompetensi Guru Hadapi Tantangan Kurikulum

    SDN Petompon 02 Gelar IHT Penyusunan Perangkat Ajar Pembelajaran Mendalam: Perkuat Kompetensi Guru Hadapi Tantangan Kurikulum

    • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 180
    • 0Komentar

      Semarang – SD Negeri Petompon 02 Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, menggelar kegiatan In House Training (IHT) bertajuk “Penyusunan RPP Pembelajaran Mendalam” pada Selasa (23/9/2025). Acara yang berlangsung di Ruang Kelas 6 C ini menghadirkan akademisi sekaligus pakar pendidikan dasar, Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., sebagai narasumber utama. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB ini […]

  • PCNU-PATI

    Ketika Cinta Bertasbih 2

    • calendar_month Kam, 10 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Setiap kali fajar itu merekah ia rasakan nuansanya takpernah sama. Setiap kali merekah selalu ada semburat yangbaru. Ada keindahan baru. Keindahan yang berbeda darifajar hari-hari yang telah lalu. Rasanya tak ada sastrawanyang mampu mendetilkan keindahan panorama itu denganbahasa pena. Tak ada pelukis yang mampu melukiskankeindahan itu dalam kanvasnya. Tak ada! Keindahan itu bisadirasakan, dinikmati dan […]

  • PCNU-PATI Photo by Muhammad Qayyum Abdul Rahman

    Rakyat

    • calendar_month Rab, 7 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Oleh: Niam At Majha Beberapa hari ini saya membaca berbagai postingan terkait matinya televisi analog. Hiburan sederhana untuk rakyat pun telah tiada, bergantikan dengan hiburan yang berbayar. Televisi analog telah tiada, tepatnya di tiadakan. Rakyat di paksa untuk berubah ke televisi digital, yang mana alat dan prasarananya belum mencukupi di pasaran. Kalau teman saya mengatakan. […]

  • Khidmah di NU Ukurannya Bukan Naik Tingkat

    Khidmah di NU Ukurannya Bukan Naik Tingkat

    • calendar_month Sab, 13 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Berkhidmah di Jam’iyyah Nahdlatul Ulama (NU) merupakan anugerah dan karunia yang tidak didapat semua umat Islam. Banyak orang yang selalu mempertimbangkan aspek untung rugi dalam hal materi saat akan berkiprah di organisasi kemasyarakatan. Banyak orang lebih memilih aktif di organisasi profit daripada nirlaba yang sepi dari aspek keuntungan. Hal itu diungkapkan Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa […]

  • SDN Sokopuluhan 01 Pucakwangi Gelar Lomba Unik Gantikan Tradisi Pemberian Hadiah Guru

    SDN Sokopuluhan 01 Pucakwangi Gelar Lomba Unik Gantikan Tradisi Pemberian Hadiah Guru

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.487
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Ada suasana berbeda dalam peringatan Hari Guru Nasional di SDN Sokopuluhan 01, Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati, tahun ini. Jika biasanya siswa berlomba memberikan hadiah kepada para guru, maka tahun ini pihak sekolah secara tegas melarang adanya pemberian hadiah apa pun. Kebijakan ini diambil untuk menanamkan nilai bahwa guru tidak membutuhkan hadiah mahal, melainkan […]

expand_less