Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Peringati Harlah ke 43, KMPP Semarang Gelar Serangkaian Kegiatan di Mangunrekso

Peringati Harlah ke 43, KMPP Semarang Gelar Serangkaian Kegiatan di Mangunrekso

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 14 Agu 2023
  • visibility 161
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id – Peringati Hari Lahir (Harlah) ke-43, Keluarga Mahasiswa Pelajar Pati (KMPP) Semarang adakan serangkaian kegiatan di Desa Mangunrekso, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, yakni mulai tanggal 11 hingga 13 Agustus 2023. 

Ketua Umum KMPP Semarang, Yunus Dwi Yulianto mengatakan, pada Harlah KMPP ke 43 ini, pihaknya mengangkat tema “Aksi Nyata Silaturasa, Mengabdi untuk Desa”. Yang artinya, para mahasiswa dari Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang ini melakukan aksi nyata dengan cara melakukan pengabdian kepada masyarakat.

“Artinya, bahwa kami mahasiswa melakukan aksi secara nyata yaitu dengan bentuk melakukan pengabdian kepada masyarakat Pati. Sedangkan silaturasa memiliki makna menyambung rasa, baik rasa saling sayang, saling peduli, dan saling memberikan rasa aman,” kata dia, (14/8/2023).

Ia menjelaskan, dalam kegiatan yang berpusat di Desa Mangunrekso Tambakromo ini, pihaknya menggandeng sejumlah pihak, mulai dari organisasi kemasyarakatan (ormas) hingga Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pati.

“Dalam hal ini, kami mengadakan sejumlah kegiatan, mulai dari penyuluhan kesehatan, penyuluhan politik, dan ngaji budaya. Selain itu, untuk memeriahkan acara, kami adakan jalan sehat dengan bagi-bagi doorprize dan ada bazar juga. Alhamdulillah masyarakat sangat antusias mengikuti seluruh kegiatan yang telah kami kemas,” ujar dia.

Yunus berharap, melalui kegiatan yang diadakan ini, masyarakat dapat mengenal kampus UIN Walisongo sekaligus dengan organisasi kedaerahannya.

“Di lain sisi, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat rasa kekeluargaan  antaranggota KMPP sendiri. Serta mengajarkan bagaimana cara menerapkan sebuah ilmu organisasi ke desa secara langsung dan melatih anggota bagaimana cara bersosialisasi dengan masyarakat di desa atau daerah, supaya ketika nanti kembali ke daerah asal bisa menerapkan ilmu tersebut dengan lebih baik,” tutur dia.

Sementara itu salah satu warga Desa Mangunrekso, Rifan Amirullah (30), sangat berterimakasih kepada para mahasiswa KMPP Semarang karena telah mengadakan serangkaian kegiatan di desanya. Ia berharap, kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara berkala. 

“Kami rasa kegiatan seperti ini sangat positif karena berkaitan dengan edukasi. Seperti penyuluhan politik dan kesehatan, ini memberikan pengetahuan baru bagi kami warga Mangunrekso,” ucap dia. (Angga/LTN).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Ishaq Robin

    Puasa dan Solidaritas Sosial

    • calendar_month Sab, 30 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, M A Momentum bulan Puasa merupakan momentum yang datang selalu disambut dengan gagap-gempita oleh masyarakat muslim dari saentero dunia. Momentum ini sekaligus dijadikan sebagai ajang untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. Masyarakat muslim begitu antusias dalam menyambutnya, tak ayal apabila bulan Ramadan tiba disambut dengan melakukan pelbagai kegiatan rutinitas, seperti tadarus Alquran, ngaji bandongan, […]

  • Konferwil III, Bupati Pendekar Jadi Ketua Pagar Nusa Jateng

    Konferwil III, Bupati Pendekar Jadi Ketua Pagar Nusa Jateng

    • calendar_month Sen, 16 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Mimbar Konferwil III Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Jawa Tengah yang akhirnya memenangkan Arief Rahman, Bupati Blora sebagai ketua PW Pagar Nusa masa khidmat 2021-2026 UNGARAN-Konferwil (Konferensi Wilayah) III Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa dihelat di Wuji, Bregas, Ungaran. Kegiatan ini memang telah usai Minggu (15/8) lalu, namun kisah unik di […]

  • Konsolidasi Kegiatan Silaturrahim dan Turba MWC NU Wedarijaksa

    Konsolidasi Kegiatan Silaturrahim dan Turba MWC NU Wedarijaksa

    • calendar_month Jum, 19 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 255
    • 0Komentar

    KH. Munadi (Rois Syuriah) memberikan pengarahan terkait persiapan kegiatan. Dok: Mubarok Wedarijaksa – Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama Kec. Wedarijaksa sore ini (19/7) mengadakan rapat konsolidasi persiapan kegiatan besar di Kantor MWC NU Wedarijaksa. Rapat yang dipimpin langsung oleh M. Nabhan Ulin Nuha selaku ketua Tanfidziyah itu mengagendakan jadwal kegiatan Silaturrahim dan Turba ke […]

  • Pesantren Sebagai The Great Tradition

    Pesantren Sebagai The Great Tradition

    • calendar_month Sab, 4 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 378
    • 0Komentar

    Oleh: Siswanto, M.A Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang memiliki sejarah panjang dan akar budaya yang mendalam di Indonesia. Peranannya tidak hanya terbatas pada bidang keagamaan, tetapi juga sebagai salah satu pilar penting dalam aspek intelektual, sosial, ekonomi, politik, dan budaya bangsa. Nilai-nilai yang ada di pesantren turut membentuk serta menjadi bagian dari identitas keindonesiaan. […]

  • Ajak Boikot, Tayangan Trans 7 Juga Sakiti NU Pati

    Ajak Boikot, Tayangan Trans 7 Juga Sakiti NU Pati

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 2.646
    • 0Komentar

    Pati – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati mengajak masyarakat untuk memboikot Trans7. Mereka menilai ikut tersakiti dengan tayangan tersebut. Ketua PCNU Pati KH Yusuf Hasyim mengaku ikut prihatin dengan tayangan Xpose Uncersored Trans7. Ia menilai tayangan tersebut tak mencerminkan dunia pesantren. Menurutnya, framing yang ditampilkan dalam program tersebut sudah tidak bisa ditolerir. Apalagi […]

  • PCNU-PATI

    Menanti Tradisi Sahur Bersama

    • calendar_month Sen, 1 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Pertanyaannya, mengapa hanya tradisi buka puasa bersama ayng ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya tak benda? Unik dan menarik. Maksud saya di sini, bukan sahur bersamanya, namun tradisi sahur bersama di Nusantara tak populis dan tidak familiar buka puasa bersama. Mengapa ya? Mbuh! Saat bulan Ramadan tiba, ya tentu umat muslim di seluruh […]

expand_less