Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemkab – PCNU Pati Gelar Tahlil Doa 40 Hari Wafatnya Mbah Moen

Pemkab – PCNU Pati Gelar Tahlil Doa 40 Hari Wafatnya Mbah Moen

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 12 Sep 2019
  • visibility 369
  • comment 0 komentar

PATI – Pemerintah Kabupaten Pati bekerja sama dengan PCNU Pati menggelar acara Tahlil dan Doa 40 Hari Wafatnya KH. Maimun Zubair, Kamis (12/9/2019) malam. Acara yang digelar di Pendopo Kabupaten Pati ini menggandeng juga perkumpulan Santri Sarang yang tergabung dalam Santri Gayeng.

KH Abdul Ghofur Maimoen
KH Abdul Ghofur Maimoen dalam Acara Memperingati 40 Hari Wafatnya KH. Maimun Zubair yang digelar di Pendopo Kabupaten Pati, Kamis (12/9/2019) malam.

Acara bertajuk Memperingati 40 Hari Wafatnya KH. Maimun Zubair; Mengenang Kiai Bangsa dihadiri langsung oleh putra ke-5 Mbah Moen, KH Abdul Ghofur Maimoen.

Dari jajaran Pemda hadir Bupati Pati, H. Haryanto, SH, MM, M.Si., Sekda Pati, Suharyono, Forkopimda, dan OPD. Sedang dari Pengurus Cabang NU Pati, terlihat Rois, KH. M. Aniq Muhammadun, Ketua, Yusuf Hasyim, M.S.I, beberapa Musytasyar, jajaran Syuriah, dan Tanfidziyah lainnya.

Acara dimulai dengan pembacaan Ayat-Ayat Suci Al Quran dilanjutkan dengan pembacaan Surat Yasin yang dipimpin oleh H. Muhlisin. Setelahnya langsung disambung dengan Tahlil yang dipimpin oleh Wakil Katib PCNU Pati, KH. Abdurrahman Adam dan Doa Tahlil oleh Rois, KH. M. Aniq Muhammadun.

KH. M. Aniq Muhammadun, yang memberikan sambutan atas nama PCNU Kabupaten Pati menyatakan walaupun KH. Maimun Zubair dimakamkan di Ma’la Makkah yang sangat jauh, namun sejatinya beliau tetap dekat dengan warga NU dan para santri. Sebagai bukti adalah diadakannya peringatan 40 hari wafatnya Mbah Moen yang terselenggara atas kerjasama antara PCNU Kabupaten Pati, Pemkab Pati, dengan jaringan santri Sarang seperti Santri Gayeng.

Masih menurut Mbah Aniq, KH. Maimun Zubair merupakan benar-benar kyai yang sedari muda hingga meninggalnya, tidak henti-hentinya untuk mengabdikan dirinya demi agama Allah. Seorang kyai yang sangat ikhlas dalam melayani ummat. Sehingga amal ibadah yang dibawanya sebagai bekal menghadap Allah sudah sangat banyak. Meski demikian, warga nahdliyin dan santri perlu untuk ikut hormat dan mendoakan.

“Harapannya agar doa yang dipanjatkan tersebut akan bisa meluber kepada kita semua,” ungkapnya.

Sedangkan Sesepuh Santri Gayeng, KH. Fuad Abdillah dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Pemda Pati dan PCNU Pati yang telah menggandeng Santri Gayeng dalam menyelenggarakan acara Memperingati 40 Hari Wafatnya KH. Maimun Zubair. Ini membuktikan keberpihakan pemerintah daerah pada santri.

Bupati Pati, H. Haryanto yang menyampaikan sambutan selanjutnya, menyatakan bahwa Mbah Maimun merupakan ulama yang telah berhasil mencetak santri-santri yang luar biasa. Yang tidak sedikit diantaranya berada di wilayah kabupaten Pati. Sehingga, meski Mbah Maimun telah meninggal, namun santri-santrinya akan tetap melanjutkan perjuangan dan kebaikan-kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

Terakhir, KH Abdul Ghofur Maimoen, atas nama keluarga mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya peringatan wafatnya KH. Maimun Zubair di berbagai daerah termasuk di Pati. Ini merupakan bentuk penghormatan dan cinta para santri kepada beliau.

Gus Gofur, panggilan putra Mbah Maimun ini mengungkapkan bahwa siapapun yang bertemu dengan KH. Maimun Zubair akan langsung mendapat kesan bahwa beliau adalah kyai. Bahkan bagi yang belum mengenal sekalipun. Sehingga ketika berada dimanapun dan posisi apapun juga, ke-kyai-an Mbah Moen tidak pernah luntur.

Hal ini juga lah yang kemudian bisa membuat KH. Maimun Zubair bisa diterima oleh berbagai kalangan. Bahkan beliau senantiasa berusaha merangkul semua pihak, termasuk pihak-pihak yang saling bersebrangan sekalipun. (Mun/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Terdampak Banjir, Ratusan Warga Desa Sinomwidodo Tambakromo Mengungsi di Masjid

    • calendar_month Jum, 2 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id -Ratusan warga Desa Sinomwidodo, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, harus mengungsi karena rumah mereka terdampak banjir bandang, Rabu (30/11/2022) lalu. Ratusan warga itu mengungsi di masjid desa setempat. Penjabat (Pj) Bupati Pati, Henggar Budi Anggoro mengatakan, terdapat 200 keluarga yang harus mengungsi akibat musibah tersebut. ”Kurang lebih ada 200 KK, nanti kita juga akan monitoring […]

  • KPC Resmi Buka Pendaftaran Calon Ketua PC IPNU dan IPPNU Pati

    KPC Resmi Buka Pendaftaran Calon Ketua PC IPNU dan IPPNU Pati

    • calendar_month Kam, 12 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 334
    • 0Komentar

    PATI – Komisi Penjaringan Calon (KPC) IPNU IPPNU Kabupaten Pati baru saja membuka pendaftaran calon ketua IPNU dan IPPNU Kabupaten Pati untuk masa khidmah 2021-2023. Pendaftaran dibuka mulai tanggal 11 sampai 16 Agustus  2021. Pendaftaran dilakukan di kantor PC IPPNU Kab. Pati, Lt 1. Gedung NU Kab. Pati pukul 13.00 – 16.00 WIB. Abdul Ghofur, […]

  • Ambulans PCNU 100% untuk Umat

    Ambulans PCNU 100% untuk Umat

    • calendar_month Rab, 15 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Ambulans PCNU Mengantarkan ibu Sugiati, warga Trangkil untuk berobat di RSUD Soewondo. PATI – PCNU Pati menghadirkan mobil ambulans untuk umat. Hadirnya mobil ini sangat membantu masyarakat Pati yang membutuhkan layanan antar jemput pasien sakit.  “Keberadaan mobil ambulans PCNU layanan ini bukan hanya sekedar pengadaan untuk menunjukkan pengabdian kepada masyarakat. Tetapi memang besar manfaatnya untuk […]

  • Puasa; Balas Dendam saat Berbuka. Photo by Ali Inay on Unsplash.

    Puasa; Balas Dendam Ketika Berbuka

    • calendar_month Rab, 29 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At MajhaSepekan saya dan Anda menjalani ibadah puasa. Pun telah banyak permintaan berbuka bersama dari teman kerja, kolega bisnis atau pun dari lainnya. Dan hanya untuk makan saja saya dan Anda harus bersama-sama. Jadi teringat pepatah Jawa makan tak makan yang penting kumpul. Bisa jadi ini yang dimaksud dengan pepatah itu. Kemarin […]

  • Triwulan GP Ansor, Gus Nanal: Banyak Ulama Indonesia Berkelas Internasional

    Triwulan GP Ansor, Gus Nanal: Banyak Ulama Indonesia Berkelas Internasional

    • calendar_month Ming, 6 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 464
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id. – Faham Ahlus Sunnah wal Jama’ah (Aswaja) punya peran penting baik bagi pribadi maupun sosial. Kalimat ini diungkapkan oleh Kiai Sholikhin dalam sambutannya sebagai Ketua MWC NU Gembong dalam acara Triwulan GP Ansor Gembong, Sabtu (5/8) malam. “Sebagai pribadi, Aswaja penting untuk kelangsungan hidup di akhirat. Dalam lingkup sosial, Aswaja yang berprinsip moderasi dan […]

  • Puluhan Siswa Baru MHI Digiring ke Polsek dan Koramil

    Puluhan Siswa Baru MHI Digiring ke Polsek dan Koramil

    • calendar_month Sel, 23 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 279
    • 0Komentar

    GEMBONG-Ada yang berbeda di kantor Polsek dan Koramil Gembong, Senin (22/7) pagi. Gelak tawa anak-anak menghiasi dua kantor yang lokasinya bersebelahan ini. Mereka adalah peserta didik baru MI Hidayatul Islam (MHI) Gembong yang sengaja dikenalkan dengan ‘Pak Polisi’ dan ‘Pak Tentara’. Potret kebahagiaan peserta didik baru MI Hidayatul Islam (MHI) Gembong bersama Polisi Cilik (Pocil) […]

expand_less