Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Peluncuran Buku Antologi Puisi Iga, Rindu Tanah Plasenta Syarifuddin Arifin

Peluncuran Buku Antologi Puisi Iga, Rindu Tanah Plasenta Syarifuddin Arifin

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 5 Sep 2023
  • visibility 684
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id- Depok, Senin 4/9/2023,-  Puisi yang ditulis oleh Syarifuddin Arifin dalam buku antologi puisi tunggal ke-6 berjudul “Iga, Rindu Tanah Plasenta” sebagai puisi-puisi  romantik atau romantisme.

” Penyair belajar sejarah, romantik ‘kan sejarah, enggak dicari-cari atau terserok kemana-mana,” ujar Prof.Dr.Wahyu Wibowo kepada penulis usai mengikuti perbincangan diskusi sastra dan peluncuran buku antologi puisi ke-6 karya Penyair Syarifuddin Arifin berjudul ” Iga, Rindu Tanah Plasenta” di kolong jembatan layang (flyover) Jln.Arief Rahman Hakim, Depok Baru,Jawa Barat, Minggu sore (3/9/2023).

Dikatakannya lagi, dalam kesusasteraan Indonesia kita mengenal penyair romantik Angkatan Pujangga Lama seperti Amir Hamzah, Sanusi Pane, atau Sutan Takdir Alisjahbana.

” Kembali saja ke sejarah.Buku antologi puisi karya Syarifuddin Arifin ini meskipun tema bervariasi, tetapi lebih banyak kepada romantik.Dalam seni lukis romantik itu dikenal juga karya pelukis Raden Saleh atau Affandi.Teruskan gaya anda ini,” pesan Prof.Dr.Wahyu Wibowo yang hadir sebagai pembanding dalam peluncuran buku antologi puisi tersebut.

Sementara Arief Joko Wicaksono sebagai pemantik- atas pertanyaan Sam Mukhtar Chaniago-  buku antologi 70 puisi ini sebetulnya temanya arah kemana, apa hanya satu tema.

” Keberagaman tema.Sebab sebuah buku antologi puisi tunggal tidak dibatasi dengan tema-tema tertentu terutama kiprah penyair dalam bersastra.Buku puisi antologi tunggal bertema apa saja, tak perlu dibatasi, enggak ada batas,” tegasnya.

Menurut Arief Joko Wicaksono, dalam buku kumpulan puisi “Iga, Rindu Tanah Plasenta” karya Syarifuddin Arifin ini kreatifitas selalu mencari.

“Merambah ke wilayah-wilayah baru, majas dan diksi harus mencari hal-hal segar dari pendahulunya,” katanya lagi seraya memberikan sedikit rekam jejak Syarufuddin Arifin pada sekitar tahun 1980 aktif sebagai anggota “Bengkel Sastra Ibukota” bersama Prof.Dr.Wahyu Wibowo dan juga dikenal sebagai penyair tingkat ASEAN.

Sebelum tanya jawab dengan peserta-sebagian adalah para penyair yang sudah dikenal-  moderator Jimmy S Johansyah mengatakan pembanding Prof.Dr.Wahyu Wibowo dalam hal ini mencoba  untuk ‘spesifikasi’ bahwa buku antologi puisi tunggal karya Syarifuddin Arifin  sebagai abad romantisme.

Dalam buku ini secara garis besar menurut Mas Wahyu Wibowo , Syarifuddin Arifin menulis puisi romantik dengan beberapa faktor pengaitnya.Apa itu persoalan emosi, imaji, atau intuisi.Juga sempat disinggung penyair-penyair angkatan lama.seperti Amir Hamzah, Sanusi Pane, dan Sutan Takdir Alisjahbana.

” Saya sendiri tidak tahu apa tanda yang ingin disampaikan oleh Mas Wahyu Wibowo khususnya kepada kita semua tentang pandangan tersebut.

Saya coba lemparkan ke para peserta forum diskusi ini.Terserah apa ada yang ingin menampik, menambahkan ataupun akan setuju kepada pendapat pemantik dan pembanding ini,” ucap Jimmy S.Johansyah.

Syarifuddin Arifin penulis buku antologi puisi ” Iga, Rindu Tanah Plasenta” dalam wawancara dengan penulis di kolong flyover, Minggu malam (3/9/2023) mengatakan sangat mengapresiasi acara sastra sederhana di sebuah kolong jembatan layang (flyover) Jln.Arief Rahman Hakim, Depok Baru, Jawa Barat.

” Bagus, saya apresiasi acara di kolong flyover ini.Sangat apresiatif, karena seniman atau anak-anak muda satu bulan sekali bisa tampilkan pentas seni, apalagi hari ini ada diskusi yang menghadirkan seorang profesor ahli sastra,” ucap Uda If ini.

Oleh karena itu, lanjutnya, Pemko Depok bida cepat tanggap melihat kegiatan kesenian ini.Maksud saya harus mendapat perhatian khusus dari Pemko Depok karena nantinya tempat ini bisa jadi salah satu pusat sentral kesenian di Indonesia, apalagi kawan-kawan seniman dan penyair dari Taman Ismail Marzuki akan datang ke sini,” kata mantan wartawan Harian Umum ANALISA (Medan) dan Harian Umum PELITA (Jakarta) yang baru sembuh dari sakit ini.

“Penampilan baca puisi teman-teman penyair sangat beragam.Ada yang baca puisi dengan vokal keras, tinggi, atau melankolis sesuai dengan tuntutan.Secara kualitas baca puisi sangat baik,” tambahnya.

Puluhan Penyair Baca Puisi

Peluncuran buku antologi puisi “Iga, Rindu Plasenta” karya Syarifuddin Arifin di kolong jembatan layang (flyover) Depok Baru- sebagai “base camp” Komunitas Sastra Koloni Seniman Ngopi Semeja ini- juga disemarakkan dengan baca puisi sejumlah seniman dan penyair seperti Remmy Novaris DM, Sihar Ramses Simatupang, Fanny Jonathans P, Boyke Sulaiman, Widodo Arumdono, Logo Situmorang, Tatan Daniel, Pulo Lasman Simanjuntak, Octavianus Masheka, Heryus Saputro, Muhammad Ibrahim Ilyas, Guntoro Sulung, Nanang R Supriyatin, 

Dyah Kencono Puspito Dewi, Sam Mukhtar Chaniago, Wahyu Toveng, Marlin Dinamikanto, Uki Bayu Sejati, Herman Syahara, dan masih banyak lagi.

Acara diskusi sastra dan peluncuran buku antologi puisi ini merupakan hasil kerjasama ‘bareng’  antara Komunitas Sastra Koloni Seniman Ngopi Semeja dengan Taman Inspirasi Sastra Indonesia (TISi).

” Saya sukacita bisa hadir acara sastra koloni ke-12 ini.Bersastra ria, suprise untuk kegiatan budaya yang sangat dahsyat ini.Kita bantu dan support  gerakan sastra sederhana ini.Bagi saya Abang Syarifuddin Arifin bukan orang baru.Sejak usia remaja di Kota Padang atau persisnya di Taman Budaya Padang saya sdh kenal.Acara peluncuran buku antologi puisi ini kupersembahkan kepadamu Abang Syarifuddin,” ucap Moktavianus Masheka, Ketua TISI dengan suara lirih.

Sedangkan Jimmy S

Johansyah dari Koloni Seniman Ngopi Semeja mengemukakan kami punya motto sederhana bahwa gerakan sederhana ini untuk.mencapai esensi, tidak untuk mencapai sensasional.

“Acara digelar apa adanya, pakai gerobak dan alat pengeras suara yang juga sederhana di tengah hiruk pikuk arus lalu lintas dan tempat anak-anak bermain.Ini forum kecil ngobrol dan ngopi semeja dua kali sebulan

Syarifuddin Arifin datang dengan buku antologi puisinya dan kita inisiasi untuk diluncurkan di kolong jembatan layang ini,” pungkasnya. (**)

Kontributor :  Lasman Simanjuntak

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sholat Jama’ah, sekaligus I’tikaf

    Sholat Jama’ah, sekaligus I’tikaf

    • calendar_month Jum, 27 Okt 2017
    • account_circle admin
    • visibility 744
    • 0Komentar

    Assalamualaikum Wr Wb. Pak ustadz saya mau tanya, bolehkah setiap menunaikan sholat jama’ah, saya sambil sekalian niat i’tikaf dimasjid tersebut? apakah ketika saya keluar (pulang) dari masjid seketika itu i’tikaf saya langsung dihukumi batal? Mohon jawabannya. Terima kasih Wa’alaikum salam Wr Wb. Hukum I’tikaf adalah sunah muakkad jika kita tidak bernadzar untuk melakukannya, dan disayogyakan […]

  • Petanesia Pati Siap Jaga Keutuhan NKRI

    Petanesia Pati Siap Jaga Keutuhan NKRI

    • calendar_month Sab, 12 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 718
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Pecinta Tanah Air Indonesia (Petanesia) Kabupaten Pati adakan rapat kerja (raker), Jumat (11/8/2023) siang. Raker yang berlangsung di Hotel Pati tersebut diikuti oleh puluhan anggota.  Wakil Ketua Petanesia Jawa Tengah, Muh Zen mengatakan, organisasi ini sudah berdiri sejak 2018 silam dengan berpusat di Pekalongan. Sementara di Kabupaten Pati, baru didirikan satu tahun ini. “Didirikan […]

  • Gelar Halal Bihalal, RMI PWNU Jateng Bahas Agenda untuk Perkuat Pesantren dan Madin

    Gelar Halal Bihalal, RMI PWNU Jateng Bahas Agenda untuk Perkuat Pesantren dan Madin

    • calendar_month Ming, 21 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 671
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- MAGELANG – Pengurus Rabithah Ma’ahid Islamiyyah Wilayah Nahdlatul Ulama (RMI PWNU) Jawa Tengah mengadakan halal bihalal dengan seluruh jajaran pengurus RMI kab/kota se-Jawa Tengah di Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Asri Giri, Magelang, Sabtu (20/5/2023). Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua PWNU Jateng KH Muzammil, Rois Syuriyah PWNU Jateng KH Ubaidillah Shodaqoh, Pengasuh Pondok […]

  • PCNU-PATI

    Moderasi Beragama sebagai Langkah Mengajarkan Cara Pandang Beragama dengan Santun

    • calendar_month Sel, 1 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 520
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengadakan sosialisasi moderasi beragama, di Aula Bakorwil Jawa Tengah Pati, Senin (31/7/2023) kemarin. Pada kesempatan itu pihaknya mendatangkan Dekan Fakultas Syariah dan Hukum, Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara (UNISNU), Mayadina Rohmi Musfiroh. Hadir dalam kegiatan itu, ratusan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dari SMA maupun SMK di Pati. Agenda […]

  • PCNU-PATI

    Puasa yang Sia-sia

    • calendar_month Rab, 13 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 437
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Pertanyaan yang sering muncul saat Ramadan adalah apakah ada puasa yang sia-sia? Apa saja yang membatalkan puasa? Apa saja kiat-kiat agar puasa mendapatkan pahala? Tentu jawabannya beragam. Semua bergantung dalil yang digunakan. Dalam konteks ini, tradisi Nahdlatul Ulama mengacu sejumlah rujukan. Kita bisa menyimpulkan sejumlah pemetaan tersebut, ada hal-hal yang membatalkan puasa, […]

  • PCNU-PATI

    Habis Gelap Terbitlah Terang

    • calendar_month Rab, 12 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 742
    • 0Komentar

    Habis Gelap Terbitlah Terang adalah buku kumpulan surat yang ditulis oleh Kartini. Kumpulan surat tersebut dibukukan oleh J.H. Abendanon dengan judul Door Duisternis Tot Licht, sedangkan penerjemahannya (dari versi bahasa Belanda ke bahasa Melayu) pertama kali dilakukan pada 1922 oleh Bagindo Dahlan Abdullah, Zainudin Rasad, Sutan Muhammad Zain, dan Djamaloedin Rasad (mereka menyebut diri Empat Saudara).[1] Proses pengumpulan surat-surat yang pernah dikirimkan […]

expand_less