Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Peluncuran Buku Antologi Puisi Iga, Rindu Tanah Plasenta Syarifuddin Arifin

Peluncuran Buku Antologi Puisi Iga, Rindu Tanah Plasenta Syarifuddin Arifin

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 5 Sep 2023
  • visibility 611
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id- Depok, Senin 4/9/2023,-  Puisi yang ditulis oleh Syarifuddin Arifin dalam buku antologi puisi tunggal ke-6 berjudul “Iga, Rindu Tanah Plasenta” sebagai puisi-puisi  romantik atau romantisme.

” Penyair belajar sejarah, romantik ‘kan sejarah, enggak dicari-cari atau terserok kemana-mana,” ujar Prof.Dr.Wahyu Wibowo kepada penulis usai mengikuti perbincangan diskusi sastra dan peluncuran buku antologi puisi ke-6 karya Penyair Syarifuddin Arifin berjudul ” Iga, Rindu Tanah Plasenta” di kolong jembatan layang (flyover) Jln.Arief Rahman Hakim, Depok Baru,Jawa Barat, Minggu sore (3/9/2023).

Dikatakannya lagi, dalam kesusasteraan Indonesia kita mengenal penyair romantik Angkatan Pujangga Lama seperti Amir Hamzah, Sanusi Pane, atau Sutan Takdir Alisjahbana.

” Kembali saja ke sejarah.Buku antologi puisi karya Syarifuddin Arifin ini meskipun tema bervariasi, tetapi lebih banyak kepada romantik.Dalam seni lukis romantik itu dikenal juga karya pelukis Raden Saleh atau Affandi.Teruskan gaya anda ini,” pesan Prof.Dr.Wahyu Wibowo yang hadir sebagai pembanding dalam peluncuran buku antologi puisi tersebut.

Sementara Arief Joko Wicaksono sebagai pemantik- atas pertanyaan Sam Mukhtar Chaniago-  buku antologi 70 puisi ini sebetulnya temanya arah kemana, apa hanya satu tema.

” Keberagaman tema.Sebab sebuah buku antologi puisi tunggal tidak dibatasi dengan tema-tema tertentu terutama kiprah penyair dalam bersastra.Buku puisi antologi tunggal bertema apa saja, tak perlu dibatasi, enggak ada batas,” tegasnya.

Menurut Arief Joko Wicaksono, dalam buku kumpulan puisi “Iga, Rindu Tanah Plasenta” karya Syarifuddin Arifin ini kreatifitas selalu mencari.

“Merambah ke wilayah-wilayah baru, majas dan diksi harus mencari hal-hal segar dari pendahulunya,” katanya lagi seraya memberikan sedikit rekam jejak Syarufuddin Arifin pada sekitar tahun 1980 aktif sebagai anggota “Bengkel Sastra Ibukota” bersama Prof.Dr.Wahyu Wibowo dan juga dikenal sebagai penyair tingkat ASEAN.

Sebelum tanya jawab dengan peserta-sebagian adalah para penyair yang sudah dikenal-  moderator Jimmy S Johansyah mengatakan pembanding Prof.Dr.Wahyu Wibowo dalam hal ini mencoba  untuk ‘spesifikasi’ bahwa buku antologi puisi tunggal karya Syarifuddin Arifin  sebagai abad romantisme.

Dalam buku ini secara garis besar menurut Mas Wahyu Wibowo , Syarifuddin Arifin menulis puisi romantik dengan beberapa faktor pengaitnya.Apa itu persoalan emosi, imaji, atau intuisi.Juga sempat disinggung penyair-penyair angkatan lama.seperti Amir Hamzah, Sanusi Pane, dan Sutan Takdir Alisjahbana.

” Saya sendiri tidak tahu apa tanda yang ingin disampaikan oleh Mas Wahyu Wibowo khususnya kepada kita semua tentang pandangan tersebut.

Saya coba lemparkan ke para peserta forum diskusi ini.Terserah apa ada yang ingin menampik, menambahkan ataupun akan setuju kepada pendapat pemantik dan pembanding ini,” ucap Jimmy S.Johansyah.

Syarifuddin Arifin penulis buku antologi puisi ” Iga, Rindu Tanah Plasenta” dalam wawancara dengan penulis di kolong flyover, Minggu malam (3/9/2023) mengatakan sangat mengapresiasi acara sastra sederhana di sebuah kolong jembatan layang (flyover) Jln.Arief Rahman Hakim, Depok Baru, Jawa Barat.

” Bagus, saya apresiasi acara di kolong flyover ini.Sangat apresiatif, karena seniman atau anak-anak muda satu bulan sekali bisa tampilkan pentas seni, apalagi hari ini ada diskusi yang menghadirkan seorang profesor ahli sastra,” ucap Uda If ini.

Oleh karena itu, lanjutnya, Pemko Depok bida cepat tanggap melihat kegiatan kesenian ini.Maksud saya harus mendapat perhatian khusus dari Pemko Depok karena nantinya tempat ini bisa jadi salah satu pusat sentral kesenian di Indonesia, apalagi kawan-kawan seniman dan penyair dari Taman Ismail Marzuki akan datang ke sini,” kata mantan wartawan Harian Umum ANALISA (Medan) dan Harian Umum PELITA (Jakarta) yang baru sembuh dari sakit ini.

“Penampilan baca puisi teman-teman penyair sangat beragam.Ada yang baca puisi dengan vokal keras, tinggi, atau melankolis sesuai dengan tuntutan.Secara kualitas baca puisi sangat baik,” tambahnya.

Puluhan Penyair Baca Puisi

Peluncuran buku antologi puisi “Iga, Rindu Plasenta” karya Syarifuddin Arifin di kolong jembatan layang (flyover) Depok Baru- sebagai “base camp” Komunitas Sastra Koloni Seniman Ngopi Semeja ini- juga disemarakkan dengan baca puisi sejumlah seniman dan penyair seperti Remmy Novaris DM, Sihar Ramses Simatupang, Fanny Jonathans P, Boyke Sulaiman, Widodo Arumdono, Logo Situmorang, Tatan Daniel, Pulo Lasman Simanjuntak, Octavianus Masheka, Heryus Saputro, Muhammad Ibrahim Ilyas, Guntoro Sulung, Nanang R Supriyatin, 

Dyah Kencono Puspito Dewi, Sam Mukhtar Chaniago, Wahyu Toveng, Marlin Dinamikanto, Uki Bayu Sejati, Herman Syahara, dan masih banyak lagi.

Acara diskusi sastra dan peluncuran buku antologi puisi ini merupakan hasil kerjasama ‘bareng’  antara Komunitas Sastra Koloni Seniman Ngopi Semeja dengan Taman Inspirasi Sastra Indonesia (TISi).

” Saya sukacita bisa hadir acara sastra koloni ke-12 ini.Bersastra ria, suprise untuk kegiatan budaya yang sangat dahsyat ini.Kita bantu dan support  gerakan sastra sederhana ini.Bagi saya Abang Syarifuddin Arifin bukan orang baru.Sejak usia remaja di Kota Padang atau persisnya di Taman Budaya Padang saya sdh kenal.Acara peluncuran buku antologi puisi ini kupersembahkan kepadamu Abang Syarifuddin,” ucap Moktavianus Masheka, Ketua TISI dengan suara lirih.

Sedangkan Jimmy S

Johansyah dari Koloni Seniman Ngopi Semeja mengemukakan kami punya motto sederhana bahwa gerakan sederhana ini untuk.mencapai esensi, tidak untuk mencapai sensasional.

“Acara digelar apa adanya, pakai gerobak dan alat pengeras suara yang juga sederhana di tengah hiruk pikuk arus lalu lintas dan tempat anak-anak bermain.Ini forum kecil ngobrol dan ngopi semeja dua kali sebulan

Syarifuddin Arifin datang dengan buku antologi puisinya dan kita inisiasi untuk diluncurkan di kolong jembatan layang ini,” pungkasnya. (**)

Kontributor :  Lasman Simanjuntak

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kak Shobirin Pimpin Sakomanu Jateng 2024-2029

    Kak Shobirin Pimpin Sakomanu Jateng 2024-2029

    • calendar_month Sab, 26 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 408
    • 0Komentar

    Semarang – Kakak H. Shobirin secara resmi terpilih menjadi Ketua Satuan Komunitas Pramuka Pandu Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah periode 2024-2029 dalam Musyawarah Daerah (Musda) II Sakomanu Jateng di Hotel Muria Semarang, Sabtu (26/10/2024). Terpilihnya Ketua Sakomanu Jateng dituangkan dalam Surat Keputusan Sidang Pleno Musyawarah Daerah (Musda) II Sakomanu Jawa Tengah Nomor: 005/MUSDA.SAKOMANU JTG/2024 tentang […]

  • MATAMUDA | MTs Ma'arif Nurul Huda Gandeng Polsek Kaloran Edukasi Siswa tentang Kenakalan Remaja dan Bahaya Judi Online

    MATAMUDA | MTs Ma’arif Nurul Huda Gandeng Polsek Kaloran Edukasi Siswa tentang Kenakalan Remaja dan Bahaya Judi Online

    • calendar_month Sen, 20 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 16.865
    • 0Komentar

      Kaloran, MTs Ma’arif Nurul Huda bekerja sama dengan Polsek Kaloran menggelar penyuluhan tentang kenakalan remaja dan bahaya judi online bagi seluruh Murid Kamis (16/7/2026). Kegiatan ini bertujuan membekali murid dengan pemahaman mengenai pentingnya menjaga perilaku, menaati hukum, serta bijak dalam memanfaatkan teknologi digital. Penyuluhan menghadirkan dua narasumber dari Polsek Kaloran, yaitu Aipda Susanto dan […]

  • Kiat Menulis untuk Orang Sibuk. Photo by Cathryn Lavery on Unsplash.

    Kiat Menulis untuk Orang Sibuk

    • calendar_month Sen, 2 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 490
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Seringkali saya mendengar orang ingin menulis tapi tidak punya waktu lantaran kesibukannya. Jadi bukan karena tidak bisa menulis, tapi karena tidak punya waktu untuk menulis. Sebetulnya patut disayangkan orang seperti ini, karena kendalanya bukan tidak bisa menulis, tapi karena faktor lain, yakni kesibukan. Fenomena ini bukan satu dua orang yang […]

  • Nabi Muhammad dan Sebutir Delima

    Nabi Muhammad dan Sebutir Delima

    • calendar_month Jum, 9 Mei 2014
    • account_circle admin
    • visibility 578
    • 0Komentar

    PCNU Kab. Pati Dikisahkan, suatu ketika Siti Khadijah r.a. meminta tolong Nabi Muhammad saw. untuk membelikannya buah delima. Ketika itu kebetulan, belum masuk musim buah delima.  Dengan susah payah, Nabi Muhammad saw. berhasil mendapatkan sebutir buah delima. Buah itu pun dibelinya dengan harga yang mahal. Setelah itu, Nabi bergegas pulang. Di tengah jalan, ia menjumpai […]

  • water droplets on glass window

    Rangkaian Hujan

    • calendar_month Sen, 20 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 441
    • 0Komentar

    Aku sangat menyukai momen ini, saat kecil.  Hujan. Adalah momen bahagiaku untuk bermain di setiap rintik-rintiknya. Entah sambil berlari-lari atau hanya sekadar berguyur di bawah deraiannya. Lain halnya dengan sekarang, paling tidak suka dengan hujan. Bukan, lebih tepatnya kehujanan,. Aku tak pernah menyalahkan Tuhan yang menurunkan hujan. Hanya saja aku tak menyukai kehujanan. Itu saja. […]

  • Mahasiswa IAIN Kudus Kolaborasi Karang Taruna Bulumanis Kidul Tanam Pohon Mangrove

    Mahasiswa IAIN Kudus Kolaborasi Karang Taruna Bulumanis Kidul Tanam Pohon Mangrove

    • calendar_month Rab, 15 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 557
    • 0Komentar

    Dua orang mahasiswi peserta KKN IAIN Kudus Margoyoso sedang menanam pohon mangrove di bibir pantai Bulumanis Kidul. MARGOYOSO – Untuk melestarikan ekosistem pantai, Karang Taruna Desa Bulumanis Kidul, Margoyoso Pati rutin seminggu sekali melaksanakan pembersihan sampah. Bukan hanya itu, para pemuda ini juga aktif malkukan pengecekan dan penanaman mangrove di pesisir pantai Desa Bulumanis Kidul. […]

expand_less