Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PCNU Tandaskan Pentingnya Eksistensi Pengurus Ranting

PCNU Tandaskan Pentingnya Eksistensi Pengurus Ranting

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 5 Sep 2019
  • visibility 239
  • comment 0 komentar

PATI-Perlunya koordinasi hingga akar rumput, memaksa NU harus memiliki corong-corong hingga ke tingkat desa. Hal ini sangat penting sebagai media penyaluran informasi baik dari atas ke bawah (up-down) maupun dari bawah ke atas (buttom-up).

Sebenarnya, secara organisasi, NU sudah didesain untuk menembus level ini. Keberadaan Pengurus Ranting NU sebagai strata organisasi NU yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di tingkat desa, telah dirancang sejak awal. Hanya saja pada prakteknya masih banyak Pemgurus Ranting NU yang belum menjalankan tugasnya secara maksimal atau bahkan belum terbentuk kepengurusannya.

Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Pati

Fakta ini tentunya sangat merepotkan untuk penyaluran informasi seputar agenda-agenda Ke-NU-an. Hingga tak jarang, pengurus MWC-NU (kecamatan) bahkan PCNU (kabupaten) harus turun langsung ke tingkat desa untuk menyambung silaturrahim dengan warga nahdliyyin yang berada pada akar rumput.

Di Pati sendiri, dari total 21 MWC, terdapat 410 Ramting NU. Dari jumlah tersebut, masih terdapat 340 ranting yang belum aktif.

“Ranting-ranting yang belum aktif biasanya dihandle oleg pengurus MWC” ungkap K. Yusuf Hasyim, S.Ag., M.Si. Ketua PCNU Pati.

Ajak Kader Penggerak NU

Untuk merespon keadaan ini, diperlukan kesadaran banyak pihak. PCNU sendiri selalu mencoba untuk memberikan dorongan kepada para pengurus MWC untuk membentuk Pengurus Ranting NU demi mempermudah kinerja sekaligus mempererat tali silaturrahim pengurus NU dengan warga Nahdliyyin.

“Kita tau bahwa warga NU banyak yang berada di desa. Oleh sebab itu, fungsi ranting memiliki arti penting dalam rangka koordinasi dan konsolidasi” lanjut K. Yusuf.

Bukan hanya memberi dorongan kepada pengurus MWC, PCNU juga senantiasa mendorong para kader penggerak NU untuk turut serta berperan aktif dalam pembentukan pengurus ranting. Hal ini sangat beralasan, sebab kader penggerak NU lah yang diharapkan mampu memegang estafet kepengurusan NU di masa mendatang.

Dengan memberdayakan kader penggerak NU, diharapkan mereka terlatih secara mental untuk berjuang di NU. Demikian ungkapan K. Yusuf kepada pcnupati.or.id.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 14 Pendekar Wedarijaksa Lolos UKT

    14 Pendekar Wedarijaksa Lolos UKT

    • calendar_month Sen, 23 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Suasana tasyakuran dan wisuda pelatih PAC Pagar Nusa Wedarijaksa WEDARIJAKSA – Pengurus Anak Cabang Ikatan Pencak Silat NU Pagar Nusa Kecamatan Wedarijaksa menggelar tasyakuran, Minggu (22/8) malam tadi. Kegiatan yang berlangsung di Aula MA Bustanul Ulum Pagerharjo ini dilaksanakan dalam rangka wisuda 14 siswa Pagar Nusa yang telah lolos Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) pelatih.  “Mereka […]

  • Siswa Luthful Ulum Pasucen Adakan Istigasah Pemilu Damai

    Siswa Luthful Ulum Pasucen Adakan Istigasah Pemilu Damai

    • calendar_month Sel, 13 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 213
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Ratusan siswa Madrasah Luthful Ulum, Desa Pasucen, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, mendadakan istigasah Pemilu damai. Kegiatan ini berlangsung di halaman madrasah setempat, Selasa (13/2/2024) pagi. Selain berharap Pemilu berlangsung damai, mereka juga berharap proses pembangunan gedung madrasah tersebut berjalan dengan lancar. Kordinator Pendidikan Yayasan Luthful Ulum Wonokerto, Jamal Ma’mur Asmani mengatakan, pihaknya […]

  • PAC Fatayat NU Margoyoso Gelar Pelantikan dan Raker

    PAC Fatayat NU Margoyoso Gelar Pelantikan dan Raker

    • calendar_month Sab, 11 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 295
    • 0Komentar

    MARGOYOSO – Bertempat di Pondok Pesantren Al Fakhry Hadiwijaya Kajen Margoyoso, Kemarin (Jum’at, 10/09/2021) PAC Fatayat NU menggelar Pelantikan Pengurus.  Dalam kegiatan ini turut hadir Ketua Tanfidziyah MWC NU Margoyoso KH. Samu’in Wage, PC Fatayat NU Pati yang diwakili oleh Nining Sugiharti, Ketua PAC Muslimat Margoyoso Dr. Munifah, dan perwakilan dari PAC IPNU IPPNU Margoyoso. Ketua […]

  • 60-an Pelajar Antusias Ikuti Pelatihan Jurnalistik

    60-an Pelajar Antusias Ikuti Pelatihan Jurnalistik

    • calendar_month Kam, 16 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 408
    • 0Komentar

    Momen salah satu sesi pelatihan jurnalistik, dimana peserta membacakan hasil gagasannya di depan para peserta lain MARGOYOSO – Lembaga Pers dan Jurnalistik Pimpinan Cabang IPNU IPPNU Pati sukses menyelenggarakan pelatihan jurnalistik di MTs Darun Najah, Ngemplak Kidul, Margoyoso selama dua hari berturut-turut pada tanggal 11 – 12 Desember 2021. Pelatihan ini menyasar peserta didik MTs […]

  • PCNU Pati Gelar Rapid Test Gratis Untuk Santri Lirboyo

    PCNU Pati Gelar Rapid Test Gratis Untuk Santri Lirboyo

    • calendar_month Sab, 4 Jul 2020
    • account_circle admin
    • visibility 208
    • 0Komentar

    NU Pati – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati gelar Rapid Test gratis bagi Himpunan Santri Pati Lirboyo (Hispal), bertempat di halaman gedung PCNU, Sabtu (4/7/2020). Kegiatan rapid test gratis untuk santri Pondok Pesantren Lirboyo yang diikuti oleh 93 santri ini terlaksana atas inisiatif PCNU Pati Peduli Covid-19 dan Rabithah Maahid Islamiyah (RMI) NU […]

  • Hukum Mengubur Ari-ari

    Hukum Mengubur Ari-ari

    • calendar_month Jum, 13 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Pertanyaan : Sudah menjadi tradisi di indonesia khususnya di pulau jawa, bahwa setiapada orang melahirkan, maka mereka (keluarganya) mengubur ari-ari si bayi, di samping atau didepan rumahnya, apa sebenarnya hukum mengubur ari-ari tersebut? Jawaban :Ari-ari yang dalam bahasa arab disebut al-masyimahterdapat dua macam, 1. Tali pusar yang dalam bahasa arab juga disebut al-kholash(bagian yang terhubung […]

expand_less