Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » NU Pati Apresiasi Langkah Pemerintah Membongkar Warung Remang-Remang di Margorejo 

NU Pati Apresiasi Langkah Pemerintah Membongkar Warung Remang-Remang di Margorejo 

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 12 Jun 2023
  • visibility 168
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id- Sejumlah warung remang-remang di wilayah Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, dibongkar oleh pihak berwenang, pada Senin (12/6/2023). 

Warung-warung itu berada di sepanjang jalan raya Pati-Kudus.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jawa Tengah terjun langsung melakukan pembongkaran tersebut. 

Mereka juga di dampingi Satpol PP Pati, TNI, Polri, Bina Marga Jawa Tengah, pihak Kecamatan Margorejo hingga Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Margorejo.

Sebanyak 50 personel dan 1 unit alat berat diterjunkan dalam pembongkaran itu.

Kepala Satpol PP Jateng, Budi Santosa mengatakan, pihaknya melakukan pembongkaran karena menindaklanjuti laporan dari masyarakar bahwa warung-warung tersebut dijadikan sebagai tempat prostitusi. 

“Kita mengadakan pembongkaran bangunan liar yang ada di sepanjang jalan. Yang mana peruntukannya di pakai untuk prostitusi. Ini laporan dari masyarakat kemudian kita tindak lanjuti,” kata dia.

Mulanya terdapat 6 warung yang berdiri di depan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Margorejo itu. Namun, sejumlah pemilik warung sudah melakukan pembongkaran secara mandiri setelah diberikan surat teguran.

Surat teguran pertama dilayangkan pada Senin (22/5/2023), surat teguran kedua pada Selasa (30/5/2023), dan surat teguran ketiga pada Senin (5/6/2023) lau. 

Dari 26 warung, terdapat 22 warung yang dibongkar mandiri oleh pemiliknya. Sehingga petugas tinggal menertibkan 4 warung yang masih berdiri.

“Kita sudah sosialisasikan pada desa dan pemilik warung untuk membongkar sendiri. Mereka sudah ada yang membongkar,” tutur Budi.

Ditanya soal ganti rugi, pihaknya menyebut jika tidak ada ganti rugi untuk pemilik bangunan. Sebab berdirinya warung-warung tersebut telah menyalahi aturan yang berlaku.

“Tidak ada ganti ruginya karena ini sepanjang jalan. Norma hukum bagi pelanggar harus mengembalikan seperti semula. Tapi pemilik warung tersebut hanya membongkar bangunan saja,” ungkap Budi.

Sementara itu, Ketua MWC NU Margorejo, Mahfud, mengapresiasi apa yang telah dilakukan pemerintah atas pembongkaran warung tersebut.

Dia berharap, tempat prostitusi di tempat lainnya bisa segera ditertibkan. 

“Kami dari NU mengucapkan terimakasih sekali atas kerjasama sampai saat ini. Semoga tempat yang tidak sesuai peruntukannya nanti bisa dibersihkan semua,” ucap dia. 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Diklatsar Garda Fatayat NU Digelar di Lereng Gunung Muria

    • calendar_month Sab, 12 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Garda Fatayat NU (Garfa) Kabupaten Pati baru saja melaksanakan apel pembukaan Pendidikan Latihan Dasar (Diklatsar) pada Sabtu (12/11) pagi tadi. Agenda ini dihadiri oleh beberapa tokoh penting, di antaranya, Ketua PCNU Pati, Perwakilan Kapolresta Pati dan Ketua PC Fatayat NU Pati.  Agenda yang rencanya akan berakhir pada Ahad (13/11) esok ini digelar di […]

  • Pengurus Cabang Lantik Penghar Komisariat IPNU/IPPNU MMH

    Pengurus Cabang Lantik Penghar Komisariat IPNU/IPPNU MMH

    • calendar_month Sel, 5 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 202
    • 0Komentar

    TAYU- Selasa (5/11) siang tadi, Madrasah Miftahul Huda (MMH) Tayu melaksanakan hajat besar. Seluruh pemgurus organisasi kesiswaan yang berada dibawah naungan Madrasah tersebut resmi dilantik di halaman madrasah. Foto bersama usai pelantikan seluruh organisasi kesiswaan MMH Tayu. Dalam kegiatan tersebut, IPNU dan IPPNU merupakan salah satu organisasi intra yang pengurusnya dilantik. IPNU dan IPPNU merupakan […]

  • PCNU-PATI

    Belajar Merdeka

    • calendar_month Rab, 17 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Rutinitas setiap malam  tanggal 17 Agustus adalah tirakatan, perayaan, memeriyahkan, sebagai wujud kebahagiaan, atas terlepasnya penjajahan dan memperingati para pejuang yang rela berkorban, jiwa dan raga untuk merebut kemerdekaan negara kita, Indonesia. Apabila di tahun ini saya dan Anda telah merayakan kemerdekaan ke 77 tahun, usia yang tak lagi muda, […]

  • Hanya Se Tinggi Lutut tapi Membunuh Harapan. Photo by Ny Menghor on Unsplaash.

    Hanya Se Tinggi Lutut tapi Membunuh Harapan

    • calendar_month Kam, 5 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Oleh : Maulana Karim Sholikhin* “Halah, cuma banjir ndak sampai se lutut,” celetuk seorang kawan di antara riuh hujan. Seketika telinga penulis memanas. Belum usai gemuruh dalam dada akibat ungkapan nyelekit itu, ternyata masih berlanjut. “Media terlalu membesar-besarkan.” Nah, kalau yang ini sudah ndak bisa di biarkan. Uraian ‘khotbah’ unfaedah itu harus segera di sliding […]

  • POTRET SANTRI IDEAL DI ERA GLOBAL

    POTRET SANTRI IDEAL DI ERA GLOBAL

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Era sekarang terkenal dengan nama globalisasi. Globalisasi adalah sistem ‘kesejagatan’. Artinya, tidak ada batas-batas yang menganggu interaksi, komunikasi, dan aktualisasi. Dalam hitungan detik, peristiwa yang terjadi di Afghanistan, Libya, Amerika Serikat, apalagi Jakarta dapat disebarkan ke seluruh dunia. Internet, hand phone, televisi, radio, dan lain-lain menjadi media informasi efektif di era global. Ada dampak positif […]

  • Puasa; Balas Dendam saat Berbuka. Photo by Ali Inay on Unsplash.

    Puasa; Balas Dendam Ketika Berbuka

    • calendar_month Rab, 29 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At MajhaSepekan saya dan Anda menjalani ibadah puasa. Pun telah banyak permintaan berbuka bersama dari teman kerja, kolega bisnis atau pun dari lainnya. Dan hanya untuk makan saja saya dan Anda harus bersama-sama. Jadi teringat pepatah Jawa makan tak makan yang penting kumpul. Bisa jadi ini yang dimaksud dengan pepatah itu. Kemarin […]

expand_less