Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » NU, Aku Jatuh Hati Padamu

NU, Aku Jatuh Hati Padamu

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 1 Feb 2017
  • visibility 290
  • comment 0 komentar

Saya selalu senang dengan sikap NU.
NU itu seperti organisasi Hezbullah di Lebanon. Hezbullah meski sebagai organisasi besar dan kuat di Lebanon, tidak mau mencampuri urusan dalam negeri Lebanon.
Lebanon itu negara demokratis parlementer. Sesudah perang saudara 15 tahun, mereka membangun sistem khusus di negaranya yang bernama konfesionalisme untuk menghindari kembali terjadinya perang sektarian.
Disana, Presidennya haruslah mereka yang dari Kristen Maronit, PM-nya dari muslim sunni, Wakil PM-nya dari kristen ortodoks dan ketua parlemennya dari muslim syiah. Ini kesepakatan diantara mereka sendiri.
Hezbullah sendiri adalah organisasi syiah. Mereka tugasnya melindungi Lebanon dari serangan negara luar, Israel khususnya.
NU persis seperti itu..
Mereka tidak mencampuri urusan politik dalam negeri dan membiarkan sistem berjalan dgn demokratis. Mereka hanya bersiap, seandainya mereka dibutuhkan oleh pemerintah untuk turun tangan. Karena itu Banser dan Anshor meningkatkan perekrutan dimana-mana.
Cara mereka menengahi masalah terhadap situasi yang terjadi pun sangat menarik..
Seperti ketika mereka mengetahui bahwa ada oknum-oknum yang berkepentingan menunggangi kasus Ahok dengan isu SARA. Pengurus NU langsung melakukan koordinasi dengan Menkopolhukam Wiranto.
Sesudah pertemuan, keluarlah statement Kyai Said Agil bahwa Ahok seharusnya di proses secara hukum. NU memposisikan diri berada di pihak yang tidak bertentangan dengan mereka yang menamakan diri “umat muslim” yang demo itu, karena itu berpotensi menimbulkan bentrokan.
Meski begitu NU tahu, bahwa tidak ada indikasi penistaan agama disana, tapi mereka harus mengeluarkan statemen sebagai pencegah teradunya NU dengan saudara-saudara sebangsanya sendiri..
Cara perang yang elegan. Dekatlah dengan temanmu, tapi lebih dekatlah kepada musuhmu…
Ini persis dengan situasi Pilpres, ketika Kyai Said Agil secara terbuka menyatakan diri berada di barisan Prabowo tepat saat Demokrat mencabut batas pemisah antara 2 kekuatan besar dengan alasan “netral”. NU langsung membelah diri dan berada di dua sisi untuk mengamankan benturan.
NU teruslah menjadi perekat bangsa. Nasionalisme kalian sudah teruji sejak masa negara ini belum merdeka..
Senang melihat kyai-kyai kalian yang memang layak mendapat predikat ulama. Sarungan, rokok, kopi, kopiah dan sikap kalian yang memandang semua masalah dengan humor cerdas adalah ciri khas bangsa ini sesungguhnya.
Bravo NU.. Saya angkat secangkir kopi malam ini untuk kalian( Repro. ttp://www.dennysiregar.com/2016/10/nu-aku-jatuh-hati-padamu.html?m=1)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Demokrasi Ala IPNU IPPNU

    Demokrasi Ala IPNU IPPNU

    • calendar_month Jum, 18 Sep 2015
    • account_circle admin
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Warta IPNU-IPPNU Pada Umum organisasi pelajar di sekolah adalah OSIS dan OSIM akan tetapi organisasi dai kalangan  lembaga pendidikan Ma’arif NU Hampir kesemuanya mengguanakn Komisariat IPNU IPPNU, sebagai slah satu wadah kaderisasi  NU yang menaungi ranah pelajar, kaderisasi IPNU IPPNU yang real di ranah pelajar dengan melakukan pemberdayan di kalangan pelajar sebagai wadah proses para […]

  • Berlatih hingga Enam Jam Sehari, M. Akbar Siswa MAN 1 Pati Raih Juara 1 Lari 100 M se-Asia Tenggara

    Berlatih hingga Enam Jam Sehari, M. Akbar Siswa MAN 1 Pati Raih Juara 1 Lari 100 M se-Asia Tenggara

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.361
    • 0Komentar

      pcnupati.com – Siswa MAN 1 Pati, Muhammad Akbar Jabaluddinar berhasil menorehkan prestasi luar biasa dengan meraih Juara 1 dalam kejuaraan lari 100 meter tingkat Asia Tenggara pada Minggu, (16/11/2025) lalu. Prestasi diraih tak lepas dari perjuangan Akbar dalam proses latihan yang ia lakukan 4 sampai 6 jam setiap harinya. “Alhamdulillah dalam event mampu meraih […]

  • Mendahsyatkan Pribadi Biasa Menjadi Luar Biasa

    Mendahsyatkan Pribadi Biasa Menjadi Luar Biasa

    • calendar_month Kam, 19 Okt 2017
    • account_circle admin
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Pati. Perpustakaan Darul Hadlanah mengadakan bedah buku rutin setiap tiga bulan sekali, hal tersebut dilakukan untuk menumbuhkan daya kritis para santrinya dan  menumbuhkan minat baca para santri,  bertempat di aula, pada Senin, 7/8 kemarin Bedah buku yang berjudul Zero To Hero dengan tema Mendahsyatkan pribadi biasa menjadi luar biasa” ini menjelasakan bahwa menjadi orang pintar, […]

  • PCNU-PATI

    Istri Kades Pohgading Jadi Ketua Ranting Fatayat NU

    • calendar_month Jum, 16 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Fatayat NU Ranting Pohgading, Kecamatan Gembong baru saja melangsungkan konferensi pada Kamis (15/12) kemarin. Jabatan ketua yang tadinya dipegang oleh Puryati, kini bergulir ke tangan Sri Pujiati.  “Saya berharap ketua baru yang menggantikan saya, bisa lebih maju sehingga Fatayat NU di desa kami lebih baik dari waktu ke waktu,” ungkap Puryati di sela-sela […]

  • Media Sosial Penghubung Sikap Toleransi

    Media Sosial Penghubung Sikap Toleransi

    • calendar_month Sen, 25 Jan 2016
    • account_circle admin
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Guru mengajarkan kalau dunia itu ada dua; fana, yaitu dunia yang bisa rusak dan dunia baka, yaitu dunia setelah manusia meninggal. Dan yang tidak pernah terbayangkan oleh manusia ternyata ada dunia baru. Dunia baru antara dunia fana dan dunia baka itu adalah dunia maya (virtual world), yaitu dunia online yang sangat luas sekali, yang berisi […]

  • Ribuan Warga Hadiri Haul Mbah Sahal di Kajen

    Ribuan Warga Hadiri Haul Mbah Sahal di Kajen

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Pati, NU OnlineSuasana kediaman almaghfurlah KH MA Sahal Mahfudh di Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Selasa (13/1), tampak khidmat meski hujan megguyur desa setempat dan sekitarnya sejak pagi. Ribuan warga antusias menghadiri peringatan haul pertama atau satu tahun wafatnya Rais Aam PBNU itu. Hadir dalam tahlil umum tersebut perwakilan PBNU, antara lain […]

expand_less