Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Nilai Tersirat dari Film Disney

Nilai Tersirat dari Film Disney

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 21 Okt 2022
  • visibility 227
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah
Beberapa waktu yang lalu, saya sempat menemukan postingan seseorang di media sosial. Hal yang ia bagikan adalah sesuatu yang saya sendiri pun tak menduganya. Sesuatu yang tak banyak orang lain mengetahuinya. Nilai positif yang ada pada beberapa film disney.

Cerita disney memang sarat akan cerita imajinatif yang sangat disukai anak-anak. Bahkan bukan hanya anak-anak saja, banyak orang dewasa yang menyukai genre film semacam ini. Beberapa judul filmnya antara lain cinderella, beauty and the beast, the chronicles of narnia, dan masih banyak yang lainnya.

Tulisan kali ini saya mencoba menguraikan apa yang sempat terbaca dari postingan yang diunggah oleh akun yang saya ikuti tersebut. Cinderella adalah anak piatu. Kemudian ayahnya menikah lagi dengan seorang perempuan yang memiliki dua orang gadis seusianya. Ibu tiri dan kedua saudaranya sangat jahat kepada cinderella. Ia diperlakukan layaknya pembantu dan tak dianggap sebagai anak. Ia hanya berteman dengan kurcaci dan mengobrol dengan beberapa tanaman.

Suatu ketika terdapat pengumuman bahwa seorang pangeran dari daerah tersebut hendak mengadakan pesta ulang tahun. Cinderella berniat ingin menghadiri pesta tersebut, namun tak mendapat izin oleh sang ibu tiri. Namun pada akhirnya cinderella datang bak bidadari dengan bantuan kurcaci dan ibu peri tapi dengan syarat pukul 00.00 harus sudah kembali. Jika tidak maka penampilannya akan berubah seperti semula.

Kisah berlanjut saat cinderella hendak pulang namun sepatu kacanya tertinggal. Dan pada akhirnya sang pangeran berhasil menemukan cinderella berkat sepatu kaca tersebut. Film berakhir dengan sang pangeran menikahi cinderella serta memiliki kehidupan yang membahagiakan. Nampaknya kisah ini begitu sangat familiar ditelinga kita, bukan?

Namun apa kita pernah memikirkan setiap adegan yang disajikan tersebut sarat akan nilai-nilai positif yang seharusnya itu juga perlu kita ceritakan kepada anak-anak. Tak hanya berfokus pada cinderella yang bisa menikah dengan pangeran dan hidup bahagia. Namun lebih dari itu, kita bisa melihat sesuatu tak hanya dari satu sisi saja.

Seperti saat cinderella merelakan ayahnya menikah kembali dan menuruti semua perkataan ibu tirinya tanpa membantah. Cinderella mencontohkan bagaimana kepatuhannya keberbaktiannya kepada orang tua. Contoh lainnya, saat cinderella berbuat baik kepada kurcaci dan merawat tanaman labu dengan penuh kecintaan. Kebaikan apapun yang kita tanam, maka suatu ketika hasilnya akan kita nikmati. Terbukti cinderella saat hendak menghadiri pesta, datang bantuan dari hal yang tak ia duga sebelumnya.

Atau contoh lainnya. Saat sepatu kaca cinderella tertinggal dan pengawal pangeran hendak mencari siapa pemiliknya. Rejeki apapun jika itu memang diperuntukkan untuk kita, maka bagaimanapun caranya akan sampai kepada kita juga. Lainnya saat ibu tiri beserta saudaranya melakukan kejahatan kepada cinderella, maka yang mereka dapatkan adalah keburukan itu sendiri. Ada pepatah mengatakan, apa yang kita tanam, itulah yang akan kita tuai.

Begitu anak-anak menonton film ini dan kita sebagai pendampingnya, sesekali memberikan beberapa hal yang saya tuliskan diatas, maka itu akan menjadi bahan bakar untuk tumbuh kembangnya si anak. Selain tak akan monoton hanya dengan melihat alur kisahnya, anak-anak juga akan belajar bagaimana menganalisis dan mengambil pelajaran dari film yang mereka tonton.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • GP Ansor Pati Kota Gelar PKD dan Diklatsar Banser

    GP Ansor Pati Kota Gelar PKD dan Diklatsar Banser

    • calendar_month Sab, 16 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 339
    • 0Komentar

    PATI-Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Pati Kota menggelar Pelatihan Kader Dasar dan Diklatsar Banser di MTs. Alkholifah Desa Ngepungrojo Kecamatan Pati mulai hari Jum’at (15/11) hingga Ahad (17/11) pagi besok. Acara dibuka dan dihadiri oleh Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Itqonul Hakim dan Kasatkorcab Banser Arbain. Suasana Diklatsar Banser yang diselenggarakan oleh PAC Ansor […]

  • LP. Ma'arif NU PCNU Kabupaten Semarang Gelar Rapat Kerja

    LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Semarang Gelar Rapat Kerja

    • calendar_month Ming, 18 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 253
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Bergas – Rapat Kerja sekaligus Dialog dengan tema ” Meningkatkan Mutu layanan Pendidikan LP Ma’arif NU” melalui sinergritas dengan Kementerian Agama dan Dinas Pendidikan Kab. Semarang terlaksana pada Sabtu 17 Mei 2025 yang digelar LP. Ma’arif PCNU Kabupaten Semarang. Zaenal selaku Ketua LP Ma’arif NU PCNU Kab. Semarang menyampaikan kegiatan hari ini diikuti […]

  • PCNU-PATI

    Catur Dharma Aswaja Annahdliyah Keunggulan INISNU Punya

    • calendar_month Sab, 16 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-Temanggung – Dalam Studium Generale bertajuk “Mandiri Bersama Melalui Catur Dharma Perguruan Tinggi” pada Sabtu (16/9/2023), Kasubdit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat, Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag RI Muhammad Aziz Hakim mengatakan bahwa apa yang telah ditetapkan dan dilaksanakan oleh sivitas akademika Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung melalui Catur Dharma Perguruan Tinggi telah […]

  • Lazisnu Serahkan ‘Laporan Amal’ kepada PCNU

    Lazisnu Serahkan ‘Laporan Amal’ kepada PCNU

    • calendar_month Ming, 1 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 206
    • 0Komentar

    PATI – PC Lazisnu Pati menyerahkan Laporan Keuangan Triwulan tahun 2022 kepada PCNU Pati pada Jumat (29/4) di Gedung NU, Pati. Laporan tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua Lazisnu Pati, Muhammad Niam Sutaman dan diterima secara langsing juga oleh Ketua PCNU Pati, Kyai Yusuf Hasyim. “Laporan Keuangan Triwulan tahun 2022 baru saja kami serahkan kepada […]

  • PCNU-PATI

    Tradisi Ruwahan Sebagai Tradisi Local Wisdom Masyarakat

    • calendar_month Sab, 2 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Setiap memasuki bulan Sya’ban masyarakat desa pada umumnya melanggengkan tradisi kirim doa yang ditujukan kepada para leluruh dan kerabat yang sudah meninggal. Tradisi ini sudah berjalan dari dulu sampai sekarang. Tradisi ruwahan ini juga biasanya dilakukan baik di masjid, mushola dan makam. Hal ini dilakukan masyarakat tidak lain adalah karena adanya […]

  • PCNU-PATI

    Pesantren sebagai Center of  Parenting Anak

    • calendar_month Sab, 15 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Dari dulu sampai sekarang pondok pesantren (ponpes) identik disebut sebagai pendidikan keagamaan. Karena dalam kegiatan sehari-hari muatan kitab kuning selalu diberikan kepada para santri. Sehingga ponpes disebut sebagai pendidikan kultural yang masih eksis dalam membina karakter santri. Di dalam ponpes para santri pada umumnya akan mendapatkan pola asuh (parenting) yang diampu langsung […]

expand_less