Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Naharul Ijtima’ di “Kampung Ace” Cabak Tlogowungu

Naharul Ijtima’ di “Kampung Ace” Cabak Tlogowungu

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 12 Mar 2015
  • visibility 333
  • comment 0 komentar

Warta NU; Sehabis sholat Jum’at,6 Maret 2015 Pengurus Harian PCNU Pati bergegas menuju kantor untuk Turba ke ranting dan MWC se-kab. Pati. Kebetulan pada acara Naharul Ijtima’ yang pada jum’at kali ini giliran di MWC Tlogowungu. Masjid yang dipilih sebagai tempat pertemuan adalah Masjid Al Ikhlas Ds. Cabak Kec. Tlogowungu yg merupakan desa penghasil buah Ace/rambutan. Menelusuri jalan-jalan desa yang berliku dan melewati Hutan Jati,akhirnya rombongan PCNU sampai di lokasi. Rasa bangga dan Bahagia saat rombongan disambut dengan penuh semangat dari para jama’ah yang hadir yaitu dari Pengurus Ranting NU, Pengurus Muslimat NU, Pengurus Fatayat NU, Takmir Masjid, GP.Ansor se-Kec. Tlogowungu sekitar 250 pengurus.
Pada kesempatan itu ketua MWC NU Tlogowungu tidak bisa hadir karena sakit, sambutan diwakili oleh Ketua Ranting NU ds Cabak yang menyampaikan perkembangan Nahdlatul Ulama, program-program dan masalah yang dihadapi. “Seumur hidup saya, baru kali ini Pengurus PCNU turun ke Ranting Cabak, mohon tidak hanya sekali ini utk pembinaan ke bawah” lanjut beliau. Selanjutnya Wakil  Rais Syuriyah MWC juga menyampaikan tentang pentingnya mempertahankan NU dan Ahlussunnah Wal Jama’ah. Hal ini  ditanggapi oleh Ketua PCNU Pati H. Ali Munfaat, yang menyampaikan tentang alasan mengapa PCNU memprogramkan Naharul Ijtima’ di Ranting-ranting dan ditempatkan di masjid, ada dua alasan yang disampaikan : Pertama, Naharul Ijtima sebagai Forum Silaturahim, Koordinasi, dan konsolidasi Jam’iyyah NU antara PCNU, MWC, Ranting NU, dan Banom-banomnya. Kedua, Naharul Ijtima’ dilaksanakan di masjid-masjid, karena dewasa ini banyak masjid-masjid dan mushola yang didirikan oleh tokoh NU namun direbut oleh aliran-aliran yang sesat dan bertentangan dengan Ahlussunnah Wal Jama’ah.
Acara dilanjutkan dengan Tausyiyah dari Rais Syuriyah PCNU Pati KH.  Mohammad Aniq Muhammadun, yang menyampaikan tentang tantangan ajaran-ajaran Ahlussunnah Wal Jama’ah dan sekaligus memberikan dasar-dasar atau dalil amaliyah NU yang sekarang ini banyak dibid’ahkan dan diharam-haramkan oleh wahabi wa ashabih.  Mereka membid’ahkan dan mengharamkan karena mereka tidak tahu dasar yang sebenarnya, dan karena kebodohannya tidak mau belajar sehingga Asbun (asal bunyi) saja.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Gandeng Ranting IPNU Gelang, Tim KKN IPMAFA Selenggarakan Pelatihan Bilal

    • calendar_month Sel, 15 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 342
    • 0Komentar

    Jepara – Kelompok Kuliah Kerja Nyata 21 “Tim Wianggeni” Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati menggelar Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Nadlatul Ulama (IPNU) mengadakan Pelatihan Bilal, Kamis (10/8/2023). Acara tersebut diikuti oleh peserta didik laki-laki Madrasah Tsanawiyah Tarbiyatul Ulum dan anggota Pimpinan Ranting IPNU Gelang, dengan jumlah peserta 25 orang. Antusiasme peserta sangat terlihat dengan […]

  • PCNU-PATI

    Ilmuan Ilmuan Muslim

    • calendar_month Sen, 14 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Warisan sains Islam zaman pertengahan yang paling dikenal hingga saat ini adalah sistem angka Arab. Sistem angka yang juga digunakan di negara-negara Barat, mengalahkan sistem angka Yunani. Namun buku ini menunjukkan bahwa sains Islam jauh lebih hebat daripada hanya sistem angka, dan bahkan sangat berpengaruh sehingga menjadi dasar sains Eropa Barat yang muncul belakangan. Al-Khawarizmi, […]

  • Ketum PCNU Diagendakan Jadi Pemateri Diskusi Kebangsaan Siang Ini

    Ketum PCNU Diagendakan Jadi Pemateri Diskusi Kebangsaan Siang Ini

    • calendar_month Ming, 15 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Pamflet undangan ngaji kebangsaan bersama kelompok 18 KKN Gembira IPMAFA dan K. Yusuf Hasyim PATI-Situasi pandemi yabg belum juga reda, membuat masyarakat harus putar otak agar aktifitas mereka tetap lancar dan tentunya taat Protokol Kesehatan (Prokes).  Salah satu kegiatan mahasiswa yang sedikit banyak terhambat adalah Kuliah Kerja Nyata (KKN). Agenda yang sedianya dilaksanakan dengan menerjunkan […]

  • PCNU-PATI Photo by nisfal desmianda

    Petualang Kopi

    • calendar_month Sen, 21 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Saya tidak tahu persis sejak kapan saya menyukai kopi. Seingat saya sih sejak saya ngantor di Bentang Pustaka. Waktu itu siang menjelang sore, pas lelah dan ngantuk-ngantuknya. Untuk melawan kantuk, saya kemudian cuci muka terus ke dapur hendak bikin teh panas. Di situ saya lihat ada kopi bertuliskan Koffie Fabriek […]

  • PCNU Tegas Dukung Pembongkaran Warung Remang-remang

    PCNU Tegas Dukung Pembongkaran Warung Remang-remang

    • calendar_month Kam, 25 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 428
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id.- Bisnis prostitusi menjadi ladang basah yang sangat menggiurkan. Hal ini disampaikan salah satu mantan pelaku bisnis esek-esek tersebut kepada pcnupati.or.id.  Maka tak heran, usai diratakannya komplek prostitusi oleh Pemda Pati beberapa waktu lalu, kini, bisnis terlarang tersebut kembali menjamur dengan warung remang-remang.  Menyadari hal tersebut, PCNU Pati yang selalu aktif terlibat dalam pemberantasan prostitusi di […]

  • PCNU - PATI

    Fiqh Sosial Kiai Sahal Sebagai Solusi Problematika Umat

    • calendar_month Sab, 6 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Oleh: Siswanto KH. Muhammad Ahmad Sahal Mahfudh merupakan seorang kiai yang  ‘alim dan faqih dalam berbagai disiplin ilmu. Kiai Sahal panggilan akrab beliau juga merupakan salah satu fuqaha abad kontemporer yang diakui oleh berbagai kalangan atas penguasaan ilmu fiqh dan ushul fiqhnya. Hal ini terbukti dengan produk pemikirannya yang terkenal dengan istilah fiqh sosial. Berkat […]

expand_less