Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Lailatul Ijtima’ PWNU Senggol Soal Pelantikan Presiden

Lailatul Ijtima’ PWNU Senggol Soal Pelantikan Presiden

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 15 Okt 2019
  • visibility 229
  • comment 0 komentar

SEMARANG-Lailatul Ijtima’ yang digelar oleh PWNU Jawa Tengah Senin (14/10) malam cukup menyita perhatian publik. Pasalnya, agenda rutin tersebut juga mengusung tema refleksi hari santri.

Bukan hanya itu, aroma perpolitikan jelang pelantikan Presiden 20 Okteber mendatang juga turut dibahas dalam forum ini. Delegasi-delegasi dari Pengurus Cabang NU se-Jateng yang hadir kian dibuat penasaran akan intruksi PWNU mengenai pelantikan Jokowi. Menyikapi hal ini, K.H. Ubaidillah Shodaqoh, Ro’is Syuriyah PWNU Jawa Tengah mengintruksikan agar NU tepat menjaga suasana kondusif jelang pelantikan.

Suasana Lailatul Ijtima’ PWNU Jawa Tengah, Senin (14/10) malam

“Paska pemilu hingga menjelang pelantikan presiden ini kita upayakan suasana kondusif tetap terjaga” ungkapnya.

Kiai nyentrik pemilik akun twitter @Ubaidullah_Sdq ini juga menyuarakan harapannya untuk kemakmuran Indonesia. Ia menyampaikan dalam isyarat yang begitu santun agar jabatan presiden dan wakil presiden terpilih dapat membawa barokah bagi bangsa dan NU.

Selain Gus Ubaid (sapaan akrab K.H. Ubaidillah Shodaqoh), hadir pula tamu kehormatan dari PBNU untuk menyampaikan materi refleksi hari santri. Dia adalah Dr. K.H. Marsudi Syuhud, salah satu ketua PBNU. Dalam tausyiyah singkatnya, K.H. Marsudi menjelaskan jasa-jasa santri. Bukan hanya jasa dalam kemerdekaan, ia juga memaparkan peranan santri dalam nomenklatur istilah-istilah penting di negeri ini.

“Istilah majelis permusyawaratan rakyat, dewan permusyawaratan rakyat, mahkamah dan lain sebagainya diserap dari Bahasa Arab. Ini hanya bisa terjadi atas saran dan masukan dari kaum agamawan islam, khususnya para santri” tuturnya.

Selain pemaparan materi, agenda yang berlangsung di halaman Kantor PWNU Jateng ini juga diisi dengan istighotsah untuk memohon keselamatan bangsa serta dimeriahkan dengan hadroh. Istighotsah sekaligus doanya dipimpin langsung oleh K.H. Ubaidillah Shodaqoh. Sementaraa itu, grup hadroh Jidur didatangkan langsung dari Blora untuk menyemarakkan suasana.(fikrul/karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jika Kematian Menjadi Impian

    Jika Kematian Menjadi Impian

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Kehidupan dan kematian adalah kepastian dan titah Allah bagi semua umat manusia di dunia ini. Kematian merupakan misteri dan momok bagi kebanyakan orang. Tak jarang dari mereka yang lari ketakutan dengan berbagai alasan karena menghindari kematian. Benarkah kematian itu menakutkan, atau justru kematian adalah kenikmatan?Buku karya Prof. Dr. M. Qurasy Shihab ini menjelaskan tentang hakikat hidup […]

  • Islam dan Modernitas

    Islam dan Modernitas

    • calendar_month Kam, 22 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 171
    • 0Komentar

     Oleh : Miftahus Salam* Modernitas (kemodernenan) adalah salah satu masalah paling krusial yang dihadapi oleh umat Islam abad ini. Pasalnya sampai saat ini umat Islam selalu diidentikkan dengan kelompok yang berseberangan dengan modernitas. Bahkan ada yang membuat kesan bahwa Islam tidak cocok dengan modernitas. Isu-isu terkait modernitas menjadi tantangan tersendiri bagi umat Islam, terutama dalam […]

  • Pendidikan Karakter Berbasis Tradisi Pesantren

    Pendidikan Karakter Berbasis Tradisi Pesantren

    • calendar_month Jum, 5 Mei 2017
    • account_circle admin
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Pati. Serangkaian acara kegiatan Konferensi Cabang IPNU dan IPPNU salah satunya yaitu bedah buku bertajuk Pendidikan Karakter Berbasis Tradisi Pesantren, dengan menghadirkan dua narasumber Abdullah Hamid Pengurus IPNU Wilayah Jawa Tengah dan Farid Abbad Sekretari Lakpesdam NU Pati, 29/4 kemarin. Sudah tak diragukan lagi bahwa pesantren memiliki kontribusi nyata dalam pembangunan pendidikan. Apalagi dilihat secara […]

  • PCNU : Nisfu Sya’ban Momentum Emas untuk Berbenah

    PCNU : Nisfu Sya’ban Momentum Emas untuk Berbenah

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Kegiatan santunan yatim peringatan Nisfu Sya’ban di salah satu masjid di Kabupaten Pati tahun lalu.  PATI-Kasus penyebaran covid 19 yang todak kunjung usai, membuat sebagian warga resah. Hal ini ditanggapi serius oleh berbagai organisasi kemasyarakatan, termasuk NU. Semua lapisan di NU mulai pengurus besar hingga ranting berlomba menyediakan layanan terbaik bagi masyarakat. Melalui lembaga-lembaganya, NU […]

  • PCNU-PATI

    Membaca Nurcholis Majid

    • calendar_month Kam, 1 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Namun, Cak Nur juga memberikan pertanyaan tentang sampai manakah mahasiswa di dalam mempertahankan idealisme nya tersebut? Apakah hanya sampai pada saat menjadi mahasiswa aktif? Atau bahkan sampai pada saat mereka sudah menjadi bagian daripada pemerintah itu sendiri? Cak Nur mulai mengkhawatirkan pertanyaan tersebut akan terjawab dengan kenyataan bahwa mahasiswa akan berhenti idealis apabila sudah menjadi bagian daripada pemimpin […]

  • Kunci Langgengnya Ikatan Pernikahan

    Kunci Langgengnya Ikatan Pernikahan

    • calendar_month Sel, 14 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Oleh : Angga Saputra Pcnupati.or.id. – Angka perceraian di Pati tergolong tinggi. Berdasarkan data Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Pati,  terdapat 2.247 kasus selama tahun 2024. Angka perceraian tersebut didominasi oleh cerai gugat (diajukan istri) daripada cerai talak (diajukan suami). Rinciannya, cerai talak 538 kasus dan cerai gugat sebanyak 1.709 kasus. Adapun penyebab perceraian dikarenakan beberapa […]

expand_less