Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Koalisi

Koalisi

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 7 Feb 2024
  • visibility 128
  • comment 0 komentar

Oleh : Niam At Majha

Dari senja tadi hujan tak berhenti-berhenti. Padahal pagi tadi tetangga Bumi Mina Tani sedang mengalami banjir bandang mengaliri jalan-jalan, rumah-rumah dan kampung kampung Purwodadi Grobogan. Meski banjir sebagian, akan tetapi telah membuat banyak status Whatsapp tegang.

Itulah kisah hari ini. Ada yang mengalami banjir, ada pula yang mencoba memperbaiki sebuah koalisi. Baik dari sisi samping atau pun tepi belakang. Ketika Parodi ini dibuat saya sedang mendengarkan di salah satu chanel Youtube yang membicarakan, membahas perihal sebuah perusahaan besar beserta cabang-cabangnya telah tersebar dimana-mana. Meskipun dalam hal ini di setiap cabang ada berkembang pesat, ada pula setengah-setengah, ada pula tiarap tanpa sebab semuanya tergantung dari kepala unit tersebut.

Dalam dialog tersebut yang sempat saya dengarkan dan saya rangkum sebisanya dengan pengubahan seperlunya. Tanpa penambahan atau pun pengurangan, akan tetapi maksud dan tujuan kurang lebihnya sama. Bisa kurang dan lebih. Salah satu bagian pengembang perusahaan tersebut mempunyai ide yang berlian ia mengatakan akan melakukan invasi agar perusahaanya dapat dikenal serta diakui akan eksistensinya. Tanpa ada rapat dengan lainnya atau pun berbincang-bincang ringan dengan devisi samping kanan dan kiri. Ia telah mempersiapkan semuanya. Menjadi hero tanpa super.

Dan pada akhirnya; invasi untuk menjalin koalisi dengan perusahaan lain terjadi. Tanpa ada kendala yang berarti. Koalisi ditanda tangani. Satu devisi dengan devisi lainnya tak ada yang mencurigai. Saling mempercayai, sebab ini untuk sebuah kemajuan perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa kesehatan, pendidikan dan ekonomi. Jika perusahaan ini jalan, penganguran kemiskinan kebodohan akan sedikit teruraikan.

Satu hari dua hari tiga hari sampai berganti bulan. Tanpa sengaja ada salah satu orang dari perusahaan sebelah, kemarin dapat dikatakan terkilah. Ketika lagi menikmati jahe hangat dipinggir jalan pada sebuah angkringan mengemukakan.

“Saya masukkan sebagai motivator dalam perusahaan bapak, akan saya janjikan yaitu perusahaan bapak akan saya kasih bahan baku untuk menunjang keberlangsungan perusahaan, lantas untuk lain dan sebagainya koalisi yang kita sepakati ini hanya kita berdua yang tahu, apapun bahasan informasi harus lewat satu pintu yaitu saya”

“Sekarat…sepakat maksudnya”

Dengan lugu dan lucunya orang tersebut bercerita ria tentang koalisi yang dijalin lewat jalan sebelah dan pintu belakang tanpa dihadang. Orang tersebut lupa jika perusahaan ini banyak orang yang mengawasi meskipun tanpa harus dimintai informasi.

“Berarti selama ini koalisi terjalin untuk menguntungkan pribadi? Dalam artian ia menawarkan ini dan diberikan ini”

Maka, setelah ini harus bagaimana lagi. Jika koalisi saja dengan dalih untuk kemajuan perusahaan akan tetapi ternyata untuk meraup keuntungan pribadi. Dan apabila dinalar secara akal perusahaan yang terjalin koalisi arah dan tujuan amatlah berbeda. Perihal yang sudah terjadi semuanya dikembalikan pada komisaris perusahaan yang dapat memberikan putusan. Jangan sampai komisaris malahan narsis di setiap kegiatan yang diadakan tanpa mengevaluasi atau pun memberikan arahan hingga pemecatan apabila bertindak keterlaluan.

Perlu digaris bawahi. Setiap tawaran koalisi harus diwaspadai dari pada di akali. Sebab satu kepentingan tanpa kemakmuran.

Bagaimana lagi?

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Awali puasa dengan puasa

    Mudik: Rindu Bapak

    • calendar_month Sab, 29 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Tahun 2025 ini, pemudik turun. Berdasarkan hasil survei (Neraca.co.id, 24/3/2025) yang dilakukan Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan hingga akademisi yang menyatakan jumlah pemudik Lebaran 2025 diperkirakan 146,48 juta orang atau sekitar 52 persen dari penduduk Indonesia, turun 24 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 193,6 juta pemudik. Meski prediksi angka pemudik turun, […]

  • Warga Hidupkan Tradisi Barikan guna Hentikan Covid-19

    Warga Hidupkan Tradisi Barikan guna Hentikan Covid-19

    • calendar_month Jum, 2 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Warga Dukuh Sentul Melaksanakan Tradisi Barikan Kamis (1/7) malam. Acara ini ditujukan untuk tolak balak, terutama Covid-19 GEMBONG-Sudah setahun lebih, warga dunia hidup berdampingan dengan Virus Corona. Tidak terkecuali warga Jawa Tengah. Merebaknya kasus Covid-19 di Kabupaten Pati, membuat beberapa elemen masyarakat berupaya maksimal untuk menghentikan laju penularan virus ini.  Mulai usaha lahiriyah seperti mengenakan […]

  • PCNU PATI - Fiqh Sosial Kiai Sahal dan Kesejahteran Umat.

    Fiqh Sosial Kiai Sahal dan Kesejahteran Umat

    • calendar_month Sab, 23 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Salah satu tujuan utama membentuk masyarakat Islam adalah mensejahterakan masyarakat secara lahir dan batin. Agar tujuan tersebut bisa tercapai, maka harus diikuti dengan langkah-langkah kongkret dalam melakukan pemberdayaan masyarakat yaitu dengan peningkatan kualitas pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan mengubah kultur masyarakat yang berperadaban.Untuk mengubah kultur tersebut diperlukan perangkat-perangkat keilmuan yang peka terhadap persoalan sosial, seperti kemiskinan, […]

  • Sumbang Kurungan untuk Ikut Atasi Corona

    Sumbang Kurungan untuk Ikut Atasi Corona

    • calendar_month Sab, 18 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Kurungan burung sumbangan Imam Muslih untuk warga terdampak corona PATI-Unik, begitu kata yang muncul pertama kali saat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Joyo Kesumo Pati menerima kiriman tak lazim. Bingkisan tersebut berupa sebuah kurungan burung berukuran 30 cm × 50 cm. Benda tersebut merupakan pemberian dari seorang pengrajin kurungan burung asal Desa Ranggah Metaraman […]

  • Menjawab Adzan di TV

    Menjawab Adzan di TV

    • calendar_month Kam, 21 Des 2017
    • account_circle admin
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Assalamu’alaikum Wr Wb. Bagaimana hukumnya menjawab adzan dari radio ataupun televisi yang biasa sering kita dengar dan apakah adzannya radio ataupun televisi sudah mencukupi sunatnya adzan di tempat itu? Wa’alaikumsalam Wr Wb. Hukum menjawabnya adzan adalahsunat, apabila suara adzan tersebut langsung dari mu`addzinnya, dan apabila dari kaset rekamanmaka tidak sunat. Dan adzan tersebut tidak mencukupi […]

  • INISNU Perkuat Kerjasama Internasional dengan Maahad Tahfiz Vokasional Aman Bistari Malaysia

    INISNU Perkuat Kerjasama Internasional dengan Maahad Tahfiz Vokasional Aman Bistari Malaysia

    • calendar_month Jum, 29 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 180
    • 0Komentar

      Malaysia – Dalam rangkaian Pancadharma Internasional, Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung melaksanakan MoU, MoA, riset, PkM, dan lawatan silaturahmi pada Rabu (27/8/2025) di Maahad Tahfiz Vokasional Aman Bistari Selangor, Malaysia yang sering disebut MTAVB tepatnya di Kampung Seri Aman Luar, 47100 Puchong, Selangor. Kedatangan rombongan diterima langsung oleh pimpinan Maahad Tahfiz Vokasional Aman […]

expand_less