Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Koalisi

Koalisi

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 7 Feb 2024
  • visibility 151
  • comment 0 komentar

Oleh : Niam At Majha

Dari senja tadi hujan tak berhenti-berhenti. Padahal pagi tadi tetangga Bumi Mina Tani sedang mengalami banjir bandang mengaliri jalan-jalan, rumah-rumah dan kampung kampung Purwodadi Grobogan. Meski banjir sebagian, akan tetapi telah membuat banyak status Whatsapp tegang.

Itulah kisah hari ini. Ada yang mengalami banjir, ada pula yang mencoba memperbaiki sebuah koalisi. Baik dari sisi samping atau pun tepi belakang. Ketika Parodi ini dibuat saya sedang mendengarkan di salah satu chanel Youtube yang membicarakan, membahas perihal sebuah perusahaan besar beserta cabang-cabangnya telah tersebar dimana-mana. Meskipun dalam hal ini di setiap cabang ada berkembang pesat, ada pula setengah-setengah, ada pula tiarap tanpa sebab semuanya tergantung dari kepala unit tersebut.

Dalam dialog tersebut yang sempat saya dengarkan dan saya rangkum sebisanya dengan pengubahan seperlunya. Tanpa penambahan atau pun pengurangan, akan tetapi maksud dan tujuan kurang lebihnya sama. Bisa kurang dan lebih. Salah satu bagian pengembang perusahaan tersebut mempunyai ide yang berlian ia mengatakan akan melakukan invasi agar perusahaanya dapat dikenal serta diakui akan eksistensinya. Tanpa ada rapat dengan lainnya atau pun berbincang-bincang ringan dengan devisi samping kanan dan kiri. Ia telah mempersiapkan semuanya. Menjadi hero tanpa super.

Dan pada akhirnya; invasi untuk menjalin koalisi dengan perusahaan lain terjadi. Tanpa ada kendala yang berarti. Koalisi ditanda tangani. Satu devisi dengan devisi lainnya tak ada yang mencurigai. Saling mempercayai, sebab ini untuk sebuah kemajuan perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa kesehatan, pendidikan dan ekonomi. Jika perusahaan ini jalan, penganguran kemiskinan kebodohan akan sedikit teruraikan.

Satu hari dua hari tiga hari sampai berganti bulan. Tanpa sengaja ada salah satu orang dari perusahaan sebelah, kemarin dapat dikatakan terkilah. Ketika lagi menikmati jahe hangat dipinggir jalan pada sebuah angkringan mengemukakan.

“Saya masukkan sebagai motivator dalam perusahaan bapak, akan saya janjikan yaitu perusahaan bapak akan saya kasih bahan baku untuk menunjang keberlangsungan perusahaan, lantas untuk lain dan sebagainya koalisi yang kita sepakati ini hanya kita berdua yang tahu, apapun bahasan informasi harus lewat satu pintu yaitu saya”

“Sekarat…sepakat maksudnya”

Dengan lugu dan lucunya orang tersebut bercerita ria tentang koalisi yang dijalin lewat jalan sebelah dan pintu belakang tanpa dihadang. Orang tersebut lupa jika perusahaan ini banyak orang yang mengawasi meskipun tanpa harus dimintai informasi.

“Berarti selama ini koalisi terjalin untuk menguntungkan pribadi? Dalam artian ia menawarkan ini dan diberikan ini”

Maka, setelah ini harus bagaimana lagi. Jika koalisi saja dengan dalih untuk kemajuan perusahaan akan tetapi ternyata untuk meraup keuntungan pribadi. Dan apabila dinalar secara akal perusahaan yang terjalin koalisi arah dan tujuan amatlah berbeda. Perihal yang sudah terjadi semuanya dikembalikan pada komisaris perusahaan yang dapat memberikan putusan. Jangan sampai komisaris malahan narsis di setiap kegiatan yang diadakan tanpa mengevaluasi atau pun memberikan arahan hingga pemecatan apabila bertindak keterlaluan.

Perlu digaris bawahi. Setiap tawaran koalisi harus diwaspadai dari pada di akali. Sebab satu kepentingan tanpa kemakmuran.

Bagaimana lagi?

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KH Ali Yafie: Sang Mujaddid Fiqh Klasik

    KH Ali Yafie: Sang Mujaddid Fiqh Klasik

    • calendar_month Ming, 26 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Oleh : Dr. H. Jamal Makmur Asmani KH. Ali Yafie adalah sosok reformer fiqh klasik. Beliau mampu menjelaskan kandungan fiqh klasik secara sistematis, argumentatif, dan kontekstual. Hal ini bisa dibaca dari karya-karya beliau yang luar. Alhamdulillah penulis bisa memiliki beberapa karya beliau yang sangat bernas. Fiqh sosial, fiqh bi’ah (fiqh lingkungan), konsultasi fiqh mengupas problematika […]

  • Pemkab Pati Harapkan Peran Pelajar NU dalam Pembangunan Daerah

    Pemkab Pati Harapkan Peran Pelajar NU dalam Pembangunan Daerah

    • calendar_month Sab, 28 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Ahmad Kharis (asisten Sekda bagian Kesra) mewakili Bupati Pati, memberikan sambutan dalam pembukaan Konfercab IPNU IPPNU Pati. PATI – Peran PC IPNU IPPNU Kabupaten Pati sangat dibutuhkan dalam mengahadapi permasalahan bangsa, utamanya terkait merosotnya moral dan nasionalisme generasi muda. Hal ini disampaikan oleh Ahmad kharis saat mewakili Bupati Pati dalam pembukaan Konfercab PC IPNU IPPNU […]

  • Mahasiswa Jogja Adakan Sarasehan Bahas Tasawuf Weton

    Mahasiswa Jogja Adakan Sarasehan Bahas Tasawuf Weton

    • calendar_month Sen, 13 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Gus Luthfi Mustofa (paling kiri) semangat memberikan materi ‘Tasawuf Weton’ dibawah bendera Matan. YOGYAKARTA – Mahasiswa Ahlut Thariqoh Al Mu’tabaroh an Nahdliyyah (MATAN) Yogyakarta menggelar Rotiban dan sarasehan di Selasar Masjid Kampus UIN Sunan Kalijaga Yigyakarta, Sabtu (11/12) lalu.  Acaara bertajuk ‘Majelis Lidz-Dzikr Rotib al Haddad dan Sinau Bareng’ tersebut merupakan agenda rutin Matan. Tema […]

  • Semua Orang Menjual Diri. Photo by Yassin Mohammadi on Unsplash.

    Semua Orang Menjual Diri

    • calendar_month Kam, 25 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* “Lowongan Pekerjaan, Pria/Wanita max. 25 tahun, ijazah minimal SMA/se derajat dan Good Looking.” Pamflet semacam ini sering kita temukan di mana-mana. Good looking menjadi standar baru dalam kehidupan masa kini. Artinya, setiap orang perlu ‘menjual diri’. Wait, jangan ngeres dulu! Misalnya, seorang pria yang bekerja sebagai sales mobil mewah, dituntut memoles […]

  • Secangkir Kopi, Doa, dan Jalan Panjang Menuju Aceh

    Secangkir Kopi, Doa, dan Jalan Panjang Menuju Aceh

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 6.773
    • 0Komentar

      Malam belum sepenuhnya ramah ketika rombongan relawan NU Peduli PWNU Jawa Tengah kembali menghidupkan mesin. Di sebuah rest area sunyi, secangkir kopi hitam berpindah dari tangan ke tangan. Hangatnya sederhana, namun cukup untuk menjaga mata tetap terjaga dan hati tetap kuat. Di situlah, di antara lelah dan doa, perjalanan kemanusiaan menuju Aceh Timur terus […]

  • PCNU-PATI

    Jalan-Jalan (Berlubang)

    • calendar_month Rab, 1 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Beberapa hari ini hujan terus berdatangan. Tanpa bilang-bilang, akan tetapi meninggalkan sebuah kenangan yaitu banyak jalan yang berlubang. Jalan berlubang sebab curah hujan yang berharian; bukan sebab tikus berdasi yang melubangi jalan. Kondisi tersebut tentu sangat tak mengenakkan bagi penghuni jalan—termasuk saya dan Anda. Tapi bagaimana lagi saya dan Anda […]

expand_less