Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » KH. Aniq Muhammadun: Pentingnya Kerjasama Umara Ulama

KH. Aniq Muhammadun: Pentingnya Kerjasama Umara Ulama

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 3 Sep 2019
  • visibility 378
  • comment 0 komentar

PATI – Dalam membina masyarakat perlu adanya kerjasama yang baik antara umara dan ulama. Demikian disampaikan oleh Rois Syuriah PCNU Kabupaten Pati, KH. M. Aniq Muhammadun, saat memberikan tausyiah dalam acara Gema Pati Bersholawat 2019. Acara Gema Pati Bersholawat 2019 Bersama Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf sendiri digelar di komplek Alun-Alun Pati pada Selasa malam, 3 September 2019. Baca: Ribuan Warga Pati Bersholawat Bersama Habib Syech

K. Aniq Muhammadun
K. Aniq Muhammadun bersama Habib Syech saat memberikan tausiyah dalam Gema Pati Bersholawat 2019 (3/9)

Masih menurut Mbah Aniq (panggilan KH. M. Aniq Muhammadun), Rasulullah pernah bersabda yang artinya, bahwa diantara umatku ada dua kelompok yang jika mereka baik, akan baik seluruh manusia, dan jika mereka rusak, akan rusaklah seluruh manusia. Mereka adalah ulama dan umara.

Ulama adalah pewaris para nabi dan penyambung lidah mereka. Merupakan orang berpengetahuan, ahli ilmu, dan orang yang pandai dalam agama Islam. Sedang umara adalah pemimpin atau penguasa. Keduanya harus baik.

Di Pati, menurut Mbah Aniq Muhammadun, jamiyah Nahdlatul Ulama, sebagai kumpulan para ulama mampu bersama-sama pemerintah daerah, terutama Bupati, dalam melaksanakan tugas untuk membina masyarakat Pati. Bersama-sama membina masyarakat Pati menjadi masyarakat yang baik, bermartabat, dan bisa melaksanakan kegiatan yang diridloi Allah SWT.

Sebagai bukti kerjasama antara ulama dan umara adalah digelarnya majlis Pati Bersholawat. Membaca sholawat merupakan salah satu hal yang diperintahkan oleh Allah SWT. Dengan melaksanakan sholawat bersama-sama, diharapkan Kabupaten Pati menjadi daerah yang baldatun thoyyibatun wa rabbun ghofur.

“Semoga Kota Pati ini menjadi kota yang kondusif. Masyarakat Pati menjadi masyarakat yang kondusif,” tambah beliau.

KH. M. Aniq Muhammadun juga menekankan, suasana yang telah kondusif tersebut jangan sampai terpengaruh oleh kelompok-kelompok menyebarkan ketidakpercayaan kepada pemerintah yang sah.

Acara Gema Pati Bersholawat 2019 sendiri berlangsung dengan meriah. Ribuan Syecher Mania dari Pati dan sekitarnya memadati komplek Alun-Alun Pati. Terlihat antusias bersholawat bersama Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf melantunkan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW. (munir/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadiri Apel Hari Ibu, Ini Pesan Ketua Muslimat NU Pati

    Hadiri Apel Hari Ibu, Ini Pesan Ketua Muslimat NU Pati

    • calendar_month Kam, 22 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 251
    • 0Komentar

    PATI – Para pengurus PC Muslimat NU dan Fatayat NU menghadiri apel Hari Ibu, Kamis (22/12) pagi. Agenda ini diadakan oleh pemerintah Kabupaten Pati dan berlokasi di halaman Pendopo Kabupaten. Kehadiran lima puluhan ibu-ibu NU tersebut atas undangan dari Pemkab Pati. Selain Fatayat dan Muslimat, turut juga ratusan kaum hawa baik dari elemen pemerintah maupun […]

  • Kepala MTs Tarbiyatul Banin : IPNU-IPPNU Gerbang Utama Masuk NU

    Kepala MTs Tarbiyatul Banin : IPNU-IPPNU Gerbang Utama Masuk NU

    • calendar_month Sel, 25 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 291
    • 0Komentar

    K. Yusuf Hasyim menyampaikan pemgarahan kepada ketua baru IPNU-IPPNU MTs Tarbiyatul Banin Winong plus calon pengurusnya WINONG – Agenda rutin tahunan kembali digelar di MTs Tarbiyatul Banin Madrasah Tahfidz dan Sains Winong Pati. kegiatan yang diadakan pada Minggu (23/1) tersebut merupakan perhelatan akbar pemilihan ketua IPNU-IPPNU Komisariat MTs Tarbiyatul Banin.  Semua peserta didik MTs Tarbiyatul […]

  • Buka Diklat Kamad Ma'arif Jateng, Prof. Ali Ramdhani Analogikan Pemimpin Sebagai Jantung

    Buka Diklat Kamad Ma’arif Jateng, Prof. Ali Ramdhani Analogikan Pemimpin Sebagai Jantung

    • calendar_month Sel, 11 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 267
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Semarang* – Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemenag RI, Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdhani, S.TP., M.T. menganalogikan pemimpin sebagai organ jantung dalam tubuh, hal tersebut ia sampaikan saat membuka Diklat Penguatan Kompetensi Kepala Madrasah Tahap 1 Tahun 2025 di Balai Diklat Keagamaan Semarang, Banyumanik, Senin (10/3/2025). Menurutnya, organ […]

  • MUI Kota Salatiga Mengkaji Toleransi di Asean

    MUI Kota Salatiga Mengkaji Toleransi di Asean

    • calendar_month Sab, 3 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 239
    • 0Komentar

    SALATIGA-MUI Kota Salatiga mengadakan Seminar Internasional bertajuk Toleransi di Kawasan Asia Tenggara pada Sabtu (3/8) di Hotel Laras Asri Salatiga. Hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, imam besar Masjid Istiqlal, Prof. Dr. H. Noor Ahmad, rektor Unwahas Semarang, Dr. H. Ahmad Kamel H. Yusof, ketua Jam’iyah Ulama Fathoni Darussalam Pattani […]

  • PCNU-PATI

    Tahlilan Wah Ala Kampung

    • calendar_month Kam, 13 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin*  Mengejutkan! Kata pertama yang terlontar saat mendengar bahwa ada sebuah desa yang mungkin belum dijamah Google Street View, biaya kematiannya begitu mahal. Bahkan bisa lebih mahal daripada di kota-kota besar.  Cerita ini bermula saat penulis mengantar seorang ustadz untuk mengisi ceramah dalam acara tujuh hari kematian. Tentu cuma orang NU yang […]

  • PCNU-PATI Photo by Yusuf Onuk

     Penyabar dan Ringan Tangan, Sosok Kiai Haji Anwar

    • calendar_month Jum, 6 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 657
    • 0Komentar

    Oleh: Umi Nur Hasanah Kyai Haji Anwar merupakan salah satu ulama karismatik yang ada di kawasan Pucakwangi Pati. Ia memiliki perhatian besar pada dakwah Islam di kalangan masyarakat pedesaan. Sosok kyai kelahiran 1871 di Dukuh Nganguk Desa Sidomulyo Kecamatan  Jakenan- Pati tersebut, berpindah ke Dukuh Gragalan Desa Sokopuluhan Pucakwangi karena mengikuti sang Istri, yakni Nyai […]

expand_less