Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » KH. Aniq Muhammadun: Pentingnya Kerjasama Umara Ulama

KH. Aniq Muhammadun: Pentingnya Kerjasama Umara Ulama

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 3 Sep 2019
  • visibility 376
  • comment 0 komentar

PATI – Dalam membina masyarakat perlu adanya kerjasama yang baik antara umara dan ulama. Demikian disampaikan oleh Rois Syuriah PCNU Kabupaten Pati, KH. M. Aniq Muhammadun, saat memberikan tausyiah dalam acara Gema Pati Bersholawat 2019. Acara Gema Pati Bersholawat 2019 Bersama Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf sendiri digelar di komplek Alun-Alun Pati pada Selasa malam, 3 September 2019. Baca: Ribuan Warga Pati Bersholawat Bersama Habib Syech

K. Aniq Muhammadun
K. Aniq Muhammadun bersama Habib Syech saat memberikan tausiyah dalam Gema Pati Bersholawat 2019 (3/9)

Masih menurut Mbah Aniq (panggilan KH. M. Aniq Muhammadun), Rasulullah pernah bersabda yang artinya, bahwa diantara umatku ada dua kelompok yang jika mereka baik, akan baik seluruh manusia, dan jika mereka rusak, akan rusaklah seluruh manusia. Mereka adalah ulama dan umara.

Ulama adalah pewaris para nabi dan penyambung lidah mereka. Merupakan orang berpengetahuan, ahli ilmu, dan orang yang pandai dalam agama Islam. Sedang umara adalah pemimpin atau penguasa. Keduanya harus baik.

Di Pati, menurut Mbah Aniq Muhammadun, jamiyah Nahdlatul Ulama, sebagai kumpulan para ulama mampu bersama-sama pemerintah daerah, terutama Bupati, dalam melaksanakan tugas untuk membina masyarakat Pati. Bersama-sama membina masyarakat Pati menjadi masyarakat yang baik, bermartabat, dan bisa melaksanakan kegiatan yang diridloi Allah SWT.

Sebagai bukti kerjasama antara ulama dan umara adalah digelarnya majlis Pati Bersholawat. Membaca sholawat merupakan salah satu hal yang diperintahkan oleh Allah SWT. Dengan melaksanakan sholawat bersama-sama, diharapkan Kabupaten Pati menjadi daerah yang baldatun thoyyibatun wa rabbun ghofur.

“Semoga Kota Pati ini menjadi kota yang kondusif. Masyarakat Pati menjadi masyarakat yang kondusif,” tambah beliau.

KH. M. Aniq Muhammadun juga menekankan, suasana yang telah kondusif tersebut jangan sampai terpengaruh oleh kelompok-kelompok menyebarkan ketidakpercayaan kepada pemerintah yang sah.

Acara Gema Pati Bersholawat 2019 sendiri berlangsung dengan meriah. Ribuan Syecher Mania dari Pati dan sekitarnya memadati komplek Alun-Alun Pati. Terlihat antusias bersholawat bersama Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf melantunkan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW. (munir/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PBB Pati Naik 250 Persen, IKA PMII Minta Pemkab Libatkan Publik

    PBB Pati Naik 250 Persen, IKA PMII Minta Pemkab Libatkan Publik

    • calendar_month Rab, 21 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 319
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kabupaten Pati meminta pemerintah daerah melibatkan publik dalam perumusan kebijakan mengenai Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Hal ini muncul setelah Bupati Pati, Sudewo, mengumumkan rencana kenaikan tarif PBB-P2 sebesar 250 persen untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang akan digunakan untuk […]

  • LP Ma’arif Bersyukur atas Penutupan LI, Ini Alasannya

    LP Ma’arif Bersyukur atas Penutupan LI, Ini Alasannya

    • calendar_month Sen, 14 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Adib al Arif, ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Pati PATI – Terkait dengan penutupan tempat maksiat Lorok Indah (LI) yang ada di Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati, LP Ma’arif NU Kabuoaten Pati merasa bersyukur dan berterima kasih kepada Pemerintah Kab. Pati dan seluruh jajarannya. Hal itu disampaikan langsung oleg Ketua LP Ma’arif Pati, Ahmad Adib Al […]

  • Pertama di Indonesia  PC IPNU IPPNU Pati Suskes Gelar Akreditasi

    Pertama di Indonesia PC IPNU IPPNU Pati Suskes Gelar Akreditasi

    • calendar_month Jum, 19 Feb 2021
    • account_circle admin
    • visibility 251
    • 0Komentar

      Pati PC IPNU IPPNU Kabupaten Pati sukses menyelenggarakan kegiatan akreditasi pada Kamis (19/2/2021) di Kecamatan Tayu. Ini merupakan akreditasi pertama yang dilakukan oleh IPNU IPPNU di Indonesia.  Mohammad Salman, ketua PC IPNU Kab. Pati mengungkapkan bahwa sebelumnya sudah dilakukan kegiatan klasterisasi di bulan Januari dan bulan Februari ini agendanya dilaksanakan akreditasi terhadap pimpinan ranting, […]

  • Bahasan Suluk Maleman Kali ini Sujud di Tengah Guncangan Zaman

    Bahasan Suluk Maleman Kali ini Sujud di Tengah Guncangan Zaman

    • calendar_month Ming, 15 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.915
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id Sujud secara semantik bermakna ketundukan mutlak, kepatuhan dan merendahkan diri baik secara jasadi mau pun ruhani. Bila Islam dimaknai penyerahan mutlak kepada Allah, maka sujud adalah manifestasi puncaknya. Bila Islam dimaknai kedamaian, maka sujud adalah bentuk paling sempurna untuk meraihnya. Ini diungkapkan Anis Sholeh Ba’asyin sebagai simpul penjelasannya dalam Suluk Maleman bertajuk “Sujud, Semesta […]

  • NU Sukolilo Pilih Ketua Baru

    NU Sukolilo Pilih Ketua Baru

    • calendar_month Sen, 29 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Suasana konferensi MWC NU Sukolilo  SUKOLILO – MWC NU Kecamatan Sukolilo menggelar konferensi pada Minggu (28/11) lalu. Kegiatan yang dihelat di Gedung MWC NU tersebut berbarengan dengan Konferensi Anak Cabang Ansor dan Muslimat NU.  Agenda sakral ini diselenggarakan dalam rangka menentukan nakhoda NU Sukolilo lima tahun ke depan. Beberapa nama muncul ke permukaan, namun konferensi […]

  • PCNU-PATI Photo by Nati Melnychuk

    Relasi Aman Tanpa Penundukan

    • calendar_month Jum, 7 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Oleh: Inayatun Najikah Kembali menulis soal perempuan. Beberapa waktu yang lalu saya membaca sebuah postingan dari pegiat dan aktivis gender ternama diakun sosial medianya. Ia menuliskan sebuah tanggapan atas sebuah cuitan seorang pria. Bukan cuitan, namun lebih tepatnya tentang curahan hati perihal hubungan dengan pasangannya. Pria ini menuliskan sebuah kalimat unek-unek tentang dirinya yang tak […]

expand_less