Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Kemandirian Ekonomi Pesantren

Kemandirian Ekonomi Pesantren

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 17 Sep 2022
  • visibility 464
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto

Berbicara tentang pesantren, tentunya yang ada dalam benak pikiran kita adalan belajar kitab kuning dan Alquran. Karena pesantren terkenal akan ciri khas ngaji kitab kuning dan Alquran atau lebih tepatnya adalah ilmu agama.

Sejarah telah menunjukkan kiprah pesantren dalam ikut serta dalam mengusir kolonialisme Belanda selama 350 tahun (3,5 abad) alamanya. Maka tak ayal selama 350 tahun lamanya pesantren memiliki sumbangsih yang amat besar terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia baik dalam membangun  mencerdaskan umat serta melestraikan perjuangan mempertahankan NKRI.

Sehingga pesantren berhasil menjadi perangkat stabilitas keamanan dan ketahanan bangsa terutama dalam melakukan adaptasi dengan perubahan lingkungannya. Pesantren telah berhasil menekankan pentingnya aktualisasi ajaran Islam mengayomi kedamaian alam semesta yakni Islam yang rahmatan lil alamin.

Karena dalam hal ini, di dalam pesantren para kiai maupun ustaz mendidik para santrinya dengan penuh kasih sayang dan menanamkan sifat nasionalisme. Mengingat Indonesia merdeka tidak lepas dari adanya founding fathers dan monthers tidak hanya dari kalangan santri saja, melainkan juga dari pelbagai ras, etnis, dan latar belakang masyarakat yang beraneka-ragam. Oleh karena itu, Indonesia merdeka tidak lepas dari persatuan-kesantuan seluruh elemen masyarakat yang tersebar dari sabang sampai maruke.

Dari sejarah inilah, dunia pesantren selalu menanamkan nilai-nilai luhur para pejuang bangsa pentingnya hubul wathon minal iman dan menjaga NKRI dari beberapa golongan yang ingin memecah belah bangsa. Dengan demikian, nilai-nilai luhur bangsa sangat urgen untuk terus dijaga dan diimplementasikan kepada generasa yang akan datang.  

Menanamkan nilai kemandirian ekonomi Pesantren

Dalam rangka menghadapi era baru yang kita kenal dengan adanya globalisasi industri. Dimana dalam hal ini, Indonesia harus berani bersaing dengan produk-produk asing yang akhir-akhir ini cenderung diminati oleh khalayak muda. Maka sudah sepatutnya sebagai generasi muda dalam hal ini, harus berfikir lebih kritis dan kreatif dalam menemukan temuan baru yang siap diadu dengan produk asing juga tidak kalah dalam hal kualitas.

Oleh karena itu, dalam rangka menghadapi globalisasi industri yang perlu disiapkan oleh generasi muda adalah memberikan ruang-ruang kreatifitas untuk terus berkreasi dalam menemukan pasionnya, selain itu juga menanamkan nilai-nilai cinta produk lokal terutama local wisdom agar cita rasa khas Indonesia tetap terjaga.  

Adapun dalam hal ini, salah satu peran pesantren dalam menciptakan para santri untuk berani hidup di tengah-tengah kehidupan yang hiruk-pikuk adalah dengan membekali santri dalam bentuk ketrampilan atau vokasi. Dengan begitu kemampuan santri akan terasah dan memiliki ketrampilan dalam berwirausaha dan berani bersaing dalam kancah nasional-internasional.

Upaya lainnya dalam rangka memperkuat ketahanan umat Islam terutama di pesantren adalah kemandirian ekonomi. Jaringan pesantren yang sangat luas, akan sangat berpengaruh pada maju mundurnya bangsa ini. Karena itu, pesantren harus selalu meningkatkan ekonomi umat agar ekonomi bangsa ini juga akan terus maju.

Dengan demikian, melalui kemandirian ekonomi yang dijalankan di pesantren, maka kemandirian lainnya juga akan dapat dicapai, seperti kemandirian dalam bidang budaya, sosial, dan politik. Sehingga melalui kemandirian tersebut harapannya santri mampu memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat dan bisa menjadi agen of change masyarakat.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gandeng MWC, NU Pati Peduli Bantu Korban Banjir

    Gandeng MWC, NU Pati Peduli Bantu Korban Banjir

    • calendar_month Ming, 7 Feb 2021
    • account_circle admin
    • visibility 448
    • 0Komentar

      Pati – Banjir telah menerjang 6 kecamatan di kabupaten Pati. Tak sedikit diantara warga yang telah mengungsi akibat bencana ini. Guna mengurangi beban korban yang terdampak Nahdlatul Ulama’ dirikan Posko NU Pati Peduli. Agus Arif Mustofa, koordinator manajemen lapangan di Posko NU Pati Peduli mengungkapkan Pendirian posko ini melihat begitu banyaknya warga di 6 […]

  • Siswa-Siswi MI Miftahul Islamiyah Jimbaran Gelar Salat Ghaib untuk Korban Perang Paletina

    Siswa-Siswi MI Miftahul Islamiyah Jimbaran Gelar Salat Ghaib untuk Korban Perang Paletina

    • calendar_month Rab, 15 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 408
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Para siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Islamiyah Desa Jimbaran, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, melaksanakan Salat Ghaib di halaman madrasah. Salat ini dilakukan untuk mendoakan warga Palestina yang menjadi korban serangan dari Israel.  Sebanyak 150-an siswa dari kelas 3 hingga kelas 6 mengikuti Salat Ghaib ini. Tak hanya itu, mereka juga menggalang donasi untuk […]

  • Foto: Suasana takbir keliling di Desa Pancasila Jrahi, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati.

    Potret Takbir Keliling di Desa Pancasila Pati, Non IsIam Ikut Menikmati

    • calendar_month Ming, 30 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 677
    • 0Komentar

      Pati – Takbir Keliling di Desa Jrahi, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati, Jawa Tengah berjalan meriah, Minggu (30/3/2025). Kaum non IsIam atau nonis ikut menikmati takbir keliling di desa yang berjuluk Desa Pancasila itu. Desa Jrahi dijuluki Desa Pancasila lantaran keanekaragaman agama yang dianut warganya. Desa Jrahi memiliki warga yang menganut tiga agama. Yakni IsIam, […]

  • Lestarikan Tradisi NU, Para Pelajar Asempapan Gelar Ziarah Makam Sesepuh Desa

    Lestarikan Tradisi NU, Para Pelajar Asempapan Gelar Ziarah Makam Sesepuh Desa

    • calendar_month Jum, 9 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 767
    • 0Komentar

    Kegiatan ziarah  makam sesepuh desa yang dilaksanakan oleh Pengurus Ranting IPNU-IPPNU Asempapan, Trangkil. PATI – Pimpinan Ranting IPNU dan IPPNU Desa Asempapan, Kecamatan Trangkil Kabupaten Pati rutin gelar ziarah bareng di makam sesepuh desa yang berada di Maqbaroh Desa Asempapan. Kegiatan tersebut digelar satu bulan sekali, setiap hari Jumat pada Minggu pertama. Ihtasya Aulia F.Z, […]

  • PCNU-PATI

    Sejarah Hidup Muhammad

    • calendar_month Sab, 10 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 429
    • 0Komentar

    Buku ini mengungkap kisah perjalanan hidup seorang Nabi Muhammad, mulai dari sejarah peradaban Djazirah Arab, masa-masa sebelum kelahiran Nabi Muhammad, ketika beliau lahir, masa-masa kecil, masa-masa kenabian, peperangan-peperangan yang dilewati sampai wafatnya beliau yang kemudian diteruskan oleh para sahabatnya. Dijelaskan dalam buku ini, Djazirah Arab ialah sebuah Tanah Penanjung terletak di bagian Barat Daya Benua […]

  • FKPT Jateng Gelar FGD Hasil Penelitian Mandiri dan Buka Bersama

    FKPT Jateng Gelar FGD Hasil Penelitian Mandiri dan Buka Bersama

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.081
    • 0Komentar

    ‎ ‎ ‎SEMARANG – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT)Jawa Tengah menggelar Focus Group Discussion (FGD) Hasil Penelitian Mandiri bertajuk Survei Pendidikan Damai di Jawa Tengah yang dirangkai dengan acara buka bersama pada Jumat (6/3/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Delman Resto dan dihadiri seluruh pengurus FKPT Jateng. ‎ ‎Ketua FKPT Jateng, Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., menjelaskan […]

expand_less