Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Kemampuan Haji dan Allah Yang Maha Neriman

Kemampuan Haji dan Allah Yang Maha Neriman

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 22 Jun 2023
  • visibility 779
  • comment 0 komentar

Oleh: Maulana Karim Sholikhin*

Berangkat haji menjadi impian semua muslim. Sebab, ibadah yang satu ini termasuk kategori rukun Islam. Artinya, haji itu wajib bagi yang mampu (istitha’ah).

Kemampuan ini meliputi kompetensi finansial dan fisik. Perjalanan yang aman juga termasuk di dalamnya. Namun timbul satu pertanyaan, apakah kemampuan mental juga masuk kategori istitha’ah?

Sebab, diakui atau tidak, banyak aghniya (orang-orang tajir) yang sehat wal afiyat namun belum berani naik haji akibat kekhawatiran yang berlebih. Betapapun, tanah haramain adalah teritori keramat. 

Penulis tidak ingin menjawab pertanyaan ini, apalagi dengan kacamata fikih, sebab penulis bukan ahli fikih. Hanya saja rasa takut ini acap kali didasari atas perasaan bersalah yang berlebihan. Ini yang jadi topik utama. 

Sifat Tuhan

Terkadang manusia sadar bahwa kebejatannya kelewat batas. Sehingga untuk mendekat dengan Tuhan saja merasa malu. 

Namun, menurut Gus Baha’ ini adalah cara syetan untuk mengusik keharmonisan khaliq-makhluq. Semakin ia menjauh dari Tuhan, artinya semakin kontradiktif pula dunianya yang ‘gelap’ dengan ‘dunia’ ketuhanan yang serba baik. 

Padahal–sebagai alarm saja–Allah telah mendeklarasikan diri sebagai sosok asy Syakur. Gus Mus mengistilahkan, diksi ini berarti Maha Nerimaaken (mudah menerima, asal hamba-Nya mau mendekat). 

Analogi asy Syakur begini: kalau urusan ibadah kita memburu sempurna, maka syurga hanya dihuni para nabi. Sebab Ali bin Abi Thalib yang shalatnya nyaris sempurna pun tak luput dari keberpalingan. 

Apalagi, para hamba amatir macam kita yang shalatnya kadang ingat Tuhan, kadang ingat istri di rumah. Takbiratul ihram khusyu’-nya setengah mati, pas baca iftitah teringat sepatu Nike Air yang lupa kita titipkan ke marbot masjid. 

Untunglah Allah itu as Syakur. Asalkan hambanya mau mendekat, sekotor apapun kita, biarlah Dia yang membersihkan. Intinya jangan sombong dihadapan-Nya. 

*Penulis adalah Pendidik di Ponpes Shofa Az Zahro’ dan MI Hidayatul Islam

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunjungan Syaikh Fadi Alamuddin Lebanon di MTs dan MA NU Miftahul Huda

    Kunjungan Syaikh Fadi Alamuddin Lebanon di MTs dan MA NU Miftahul Huda

    • calendar_month Sen, 28 Agu 2017
    • account_circle admin
    • visibility 585
    • 0Komentar

    Pati. Kegiatan belajar mengajar berjalan seperti biasanya, akan tetapi ada sesuatu berbeda  di MTs dan MA NU Miftahul Huda  di desa Sugihrejo Kec. Gabus karena mendapatkan tamu istimewa yaitu Syaikh Fadi Alamuddin dari Global University Lebanon,13/8 kemarin, bertempat di Masjid Jami’ Baitul Muttaqin Dukuh Pasinggahan, acara berlangsung mulai pukul 07.00 – 09.00 wib. Maka dari […]

  • Menjawab Adzan di TV

    Menjawab Adzan di TV

    • calendar_month Sel, 20 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 458
    • 0Komentar

        Pertanyaan : Bagaimana hukumnya menjawab adzan dari Radio ataupun Televisi yang biasa sering kita dengar dan apakah adzannya Radio ataupun Televisi sudah mencukupi sunatnya adzan di tempat itu? Jawaban :Hukum menjawabnya adzan adalah sunat, apabila suara adzan tersebut langsung dari mu`addzinnya, dan apabila dari kasetrekaman maka tidak sunat. Dan adzan tersebut tidak mencukupi […]

  • KH. Masyhuri Malik Tandaskan Tiga Sikap Pokok Hadapi Wabah

    KH. Masyhuri Malik Tandaskan Tiga Sikap Pokok Hadapi Wabah

    • calendar_month Jum, 9 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 414
    • 0Komentar

    KH. Masyhuri Malik, Wakil Ketua Majelis Pertimbangan PB IKA PMII JAKARTA-wabah corona yang menimpa seluruh bangsa di dunia ini harus dihadapi dengan bijak. Sikap ini harus ditanamkan kepada masyarakat dalam menjalani kehidupan di tengah pandemi. Menurut KH. Masyhuri Malik ada tiga sikap pokok yang harus dimiliki masyarakat untuk menghadapi wabah. Pesan ini disampaikan dalam acara […]

  • Kemenag Kucurkan Bantuan untuk Pesantren

    Kemenag Kucurkan Bantuan untuk Pesantren

    • calendar_month Sen, 2 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 504
    • 0Komentar

    JAKARTA-Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) membuka tangan lebar-lebar bagi para pengelola pondok pesantren di seluruh Indonesia. Baru-baru ini, melalui Direktorat Pendidikan Islam Subdit Pendidikan Pesantren, Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag RI membuka penerimaan proposal bantuan.] Setidaknya ada tiga jenis peruntukan bantuan yang ditawarkan oleh Kemenag. Di antaranya, pendidikan lifeskill dan pengembangan ekonomi pesantren; bantuan pesantren […]

  • Suluk Kajen Resmi Diluncurkan, Jadi Pusat Riset Manuskrip Kuno Mbah Mutamakkin

    Suluk Kajen Resmi Diluncurkan, Jadi Pusat Riset Manuskrip Kuno Mbah Mutamakkin

    • calendar_month Ming, 28 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 16.282
    • 0Komentar

      PATI – Sebuah langkah besar untuk mengangkat khazanah intelektual Islam dimulai dari serambi Masjid Kajen, Margoyoso, Pati. Pada Sabtu (27/6/2026), para kiai sepuh yang bernaung di bawah Yayasan Makam Mbah Mutamakkin secara resmi meluncurkan forum ilmiah bernama “Suluk Kajen”. Peluncuran ini dikemas lewat seminar bertajuk Suluk Kajen #1 dengan mengangkat tema “Pamoring Kawula Gusti: […]

  • Keluarga Denanyar Hadiri Haul KH. Syansuri Tayu

    Keluarga Denanyar Hadiri Haul KH. Syansuri Tayu

    • calendar_month Sab, 14 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 500
    • 0Komentar

    TAYU-Tidak banyak yang tahu bahwa KH. Bisri Syansuri, salah satu pendiri NU merupakan pria asal Pati, kota kecil yang berada di pantai utara Jawa Tengah. Ayahnya benama KH. Syansuri merupakan salah satu ulama besar yang tinggal di Tayu, salah satu kota kecamatan di ujung utara Kabupaten Pati. KH. Ahmad Asnawi memberikan tausyiyah dalam acara Haul […]

expand_less