Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Kemampuan Haji dan Allah Yang Maha Neriman

Kemampuan Haji dan Allah Yang Maha Neriman

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 22 Jun 2023
  • visibility 707
  • comment 0 komentar

Oleh: Maulana Karim Sholikhin*

Berangkat haji menjadi impian semua muslim. Sebab, ibadah yang satu ini termasuk kategori rukun Islam. Artinya, haji itu wajib bagi yang mampu (istitha’ah).

Kemampuan ini meliputi kompetensi finansial dan fisik. Perjalanan yang aman juga termasuk di dalamnya. Namun timbul satu pertanyaan, apakah kemampuan mental juga masuk kategori istitha’ah?

Sebab, diakui atau tidak, banyak aghniya (orang-orang tajir) yang sehat wal afiyat namun belum berani naik haji akibat kekhawatiran yang berlebih. Betapapun, tanah haramain adalah teritori keramat. 

Penulis tidak ingin menjawab pertanyaan ini, apalagi dengan kacamata fikih, sebab penulis bukan ahli fikih. Hanya saja rasa takut ini acap kali didasari atas perasaan bersalah yang berlebihan. Ini yang jadi topik utama. 

Sifat Tuhan

Terkadang manusia sadar bahwa kebejatannya kelewat batas. Sehingga untuk mendekat dengan Tuhan saja merasa malu. 

Namun, menurut Gus Baha’ ini adalah cara syetan untuk mengusik keharmonisan khaliq-makhluq. Semakin ia menjauh dari Tuhan, artinya semakin kontradiktif pula dunianya yang ‘gelap’ dengan ‘dunia’ ketuhanan yang serba baik. 

Padahal–sebagai alarm saja–Allah telah mendeklarasikan diri sebagai sosok asy Syakur. Gus Mus mengistilahkan, diksi ini berarti Maha Nerimaaken (mudah menerima, asal hamba-Nya mau mendekat). 

Analogi asy Syakur begini: kalau urusan ibadah kita memburu sempurna, maka syurga hanya dihuni para nabi. Sebab Ali bin Abi Thalib yang shalatnya nyaris sempurna pun tak luput dari keberpalingan. 

Apalagi, para hamba amatir macam kita yang shalatnya kadang ingat Tuhan, kadang ingat istri di rumah. Takbiratul ihram khusyu’-nya setengah mati, pas baca iftitah teringat sepatu Nike Air yang lupa kita titipkan ke marbot masjid. 

Untunglah Allah itu as Syakur. Asalkan hambanya mau mendekat, sekotor apapun kita, biarlah Dia yang membersihkan. Intinya jangan sombong dihadapan-Nya. 

*Penulis adalah Pendidik di Ponpes Shofa Az Zahro’ dan MI Hidayatul Islam

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU PATI - PAC IPNU IPPNU Gabus Bagikan Takjil ke Masyarakat

    PAC IPNU IPPNU Gabus Bagikan Takjil ke Masyarakat

    • calendar_month Sab, 23 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 441
    • 0Komentar

    GABUS – Puasa Ramadan adalah ibadah yang sangat istimewa. Berbeda dengan ibadah-ibadah lainnya, puasa mendapatkan ganjaran langsung dari Allah SWT. “Setiap amalan manusia adalah untuknya sendiri kecuali puasa. Amalan puasa adalah untuk-Ku (Allah), dan Aku sendiri yang akan membalasnya,” demikian sabda Rasulullah SAW dalam sebuah hadis qudsi. Saat kita berbagi dengan orang lain, hal itu […]

  • Pengukuhan Duta Literasi SMAN 1 Tayu

    Pengukuhan Duta Literasi SMAN 1 Tayu

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 540
    • 0Komentar

    Tayu. Puncak Acara Kegiatan Bulan Bahasa SMA Negeri 1 Tayu dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-96. Tema kegiatan “Bangkit Bersama Bahasa dan Budaya untuk Bangsa” yg dimotori oleh GANTARI (Gerakan Literasi Mandiri) SMA Negeri 1 Tayu, Senin, 28 Oktober 2024 di aula SMA Negeri 1 Tayu “Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh warga sekolah (peserta […]

  • PCNU-PATI

    Syauqul Qolbi dari PAC Margoyoso Meraih Juara 1 dalam Festival Rebana Pelajar NU Pati

    • calendar_month Ming, 27 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 398
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.idGrub rebana Syauqul Qolbi dari Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PAC IPNU IPPNU) Kecamatan Margoyoso meraih juara 1 dalam Festival Rebana Pelajar NU se-Kabupaten Pati di MA Shirotul Ulum Trangkil, Sabtu (26/11/2022). Selanjutnya, juara 2 diraih oleh grub rebana As-Saburu dari PAC IPNU IPPNU Wedarijaksa. Disusul juara 3 […]

  • NU dan Pesantren Sebagai Embrio Pendidikan Nasional

    NU dan Pesantren Sebagai Embrio Pendidikan Nasional

    • calendar_month Sen, 29 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 388
    • 0Komentar

     Oleh : Siswanto* Sebagai organisasi sosial kemasyarakatan dan keagamaan, Nahdlatul Ulama (NU) telah berperan serta dalam bidang pendidikan. Bahkan sejak kelahirannya pada tahun 1926 organisasi tersebut sangat memperhatikan pendidikan terutama keberadaan  pesantren. Dalam Anggaran Dasarnya (1927) maupun dalam Statutent Nahdlatoel Oelama (1927) dinyatakan, bahwa bidang garapan NU untuk mencerdaskan sumber daya manusia dengan membantu pembangunan  […]

  • Naskah Pegon dan Peradaban Nusantara

    Naskah Pegon dan Peradaban Nusantara

    • calendar_month Jum, 9 Okt 2015
    • account_circle admin
    • visibility 487
    • 0Komentar

    Dalam kosa kata bahasa Indonesia, kata ‘naskah’ digunakan tidak terbatas pada dokumen tulisan tangan semata, melainkan juga mencakup dokumen cetak lainnya. Naskah atau bisa disebut manuskrip biasanya ditulis di atas alas kertas eropa, daluang, ataupun daun lontar, yang berkembang antara abad 17 hingga abad 20 di Nusantara. Manuskrip merupakan satu-satunya media yang digunakan untuk menyimpan […]

  • Nabi Muhammad dan Sebutir Delima

    Nabi Muhammad dan Sebutir Delima

    • calendar_month Jum, 9 Mei 2014
    • account_circle admin
    • visibility 578
    • 0Komentar

    PCNU Kab. Pati Dikisahkan, suatu ketika Siti Khadijah r.a. meminta tolong Nabi Muhammad saw. untuk membelikannya buah delima. Ketika itu kebetulan, belum masuk musim buah delima.  Dengan susah payah, Nabi Muhammad saw. berhasil mendapatkan sebutir buah delima. Buah itu pun dibelinya dengan harga yang mahal. Setelah itu, Nabi bergegas pulang. Di tengah jalan, ia menjumpai […]

expand_less