Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Kemampuan Haji dan Allah Yang Maha Neriman

Kemampuan Haji dan Allah Yang Maha Neriman

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 22 Jun 2023
  • visibility 423
  • comment 0 komentar

Oleh: Maulana Karim Sholikhin*

Berangkat haji menjadi impian semua muslim. Sebab, ibadah yang satu ini termasuk kategori rukun Islam. Artinya, haji itu wajib bagi yang mampu (istitha’ah).

Kemampuan ini meliputi kompetensi finansial dan fisik. Perjalanan yang aman juga termasuk di dalamnya. Namun timbul satu pertanyaan, apakah kemampuan mental juga masuk kategori istitha’ah?

Sebab, diakui atau tidak, banyak aghniya (orang-orang tajir) yang sehat wal afiyat namun belum berani naik haji akibat kekhawatiran yang berlebih. Betapapun, tanah haramain adalah teritori keramat. 

Penulis tidak ingin menjawab pertanyaan ini, apalagi dengan kacamata fikih, sebab penulis bukan ahli fikih. Hanya saja rasa takut ini acap kali didasari atas perasaan bersalah yang berlebihan. Ini yang jadi topik utama. 

Sifat Tuhan

Terkadang manusia sadar bahwa kebejatannya kelewat batas. Sehingga untuk mendekat dengan Tuhan saja merasa malu. 

Namun, menurut Gus Baha’ ini adalah cara syetan untuk mengusik keharmonisan khaliq-makhluq. Semakin ia menjauh dari Tuhan, artinya semakin kontradiktif pula dunianya yang ‘gelap’ dengan ‘dunia’ ketuhanan yang serba baik. 

Padahal–sebagai alarm saja–Allah telah mendeklarasikan diri sebagai sosok asy Syakur. Gus Mus mengistilahkan, diksi ini berarti Maha Nerimaaken (mudah menerima, asal hamba-Nya mau mendekat). 

Analogi asy Syakur begini: kalau urusan ibadah kita memburu sempurna, maka syurga hanya dihuni para nabi. Sebab Ali bin Abi Thalib yang shalatnya nyaris sempurna pun tak luput dari keberpalingan. 

Apalagi, para hamba amatir macam kita yang shalatnya kadang ingat Tuhan, kadang ingat istri di rumah. Takbiratul ihram khusyu’-nya setengah mati, pas baca iftitah teringat sepatu Nike Air yang lupa kita titipkan ke marbot masjid. 

Untunglah Allah itu as Syakur. Asalkan hambanya mau mendekat, sekotor apapun kita, biarlah Dia yang membersihkan. Intinya jangan sombong dihadapan-Nya. 

*Penulis adalah Pendidik di Ponpes Shofa Az Zahro’ dan MI Hidayatul Islam

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PPKM, Muslimat Gembong Hentikan Semua Aktivitas Luring

    PPKM, Muslimat Gembong Hentikan Semua Aktivitas Luring

    • calendar_month Rab, 7 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 441
    • 0Komentar

    Maria Ulfa (tengah), Ketua PAC Muslimat NU Gembong bersama pengurus lainnya (foto : dokumen LTN-NU)  GEMBONG-Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menyebabkan banyak rutinitas terhambat. Hal ini pula yang dirasakan oleh Pengurus Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Gembong.  Para kaum ibu yang rutin melaksanakan kegiatan setiap tanggal 12 tersebut terpaksa meliburkan diri karena adanya PPKM. Hal […]

  • Band Afternova Gita Aswaja INISNU Juara I Sound Adventure Kategori Mahasiswa

    Band Afternova Gita Aswaja INISNU Juara I Sound Adventure Kategori Mahasiswa

    • calendar_month Sen, 22 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15.929
    • 0Komentar

    SEMARANG, INISNU.ac.id – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh mahasiswa Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung. Grup band Afternova (Afternova), yang bernaung di bawah Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Gita Aswaja INISNU Temanggung, sukses menyabet gelar Juara I Kategori Mahasiswa dalam ajang kompetisi band bergengsi Sound Venture yang menjadi bagian dari rangkaian Holiday Adventure 2026 di Mal […]

  • Relisensi LSP P2 Ma'arif PWNU Jawa Tengah

    Relisensi LSP P2 Ma’arif PWNU Jawa Tengah

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.851
    • 0Komentar

      Relisensi LSP P2 Ma’arif NU Jawa Tengah merupakan proses penilaian ulang yang dilakukan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk memastikan bahwa LSP tetap memenuhi standar mutu, tata kelola, dan kompetensi dalam pelaksanaan sertifikasi. Melalui relisensi ini, LSP P2 Ma’arif NU Jawa Tengah menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas layanan sertifikasi, meningkatkan profesionalisme asesor, serta […]

  • Ihtival Muwadda’ah Pon Pes Al-Kautsar Putri

    Ihtival Muwadda’ah Pon Pes Al-Kautsar Putri

    • calendar_month Sab, 20 Mei 2017
    • account_circle admin
    • visibility 402
    • 0Komentar

    Pati. Pondok Pesantren Putri Al-Kautsar menyelenggarkan Ihtival Muwadda’ah Putri dan Khatmil Quran untuk santriwati yang tamat atau hafal Quran tahun ini. Sebanyak 50 santriwati melaksanakan wisuda, 12/05 kemarin. Ibu Nyai Hj. Rabiah al-Adawiyah selaku Pengasuh mengememukakan, setelah hatam al-Qurannya harus sering di baca minimal dalam satu minggu satu hataman. Selain itu Hj. Rabiah juga menceritakan […]

  • Menabung Rp10 Ribu per hari, Perajin Tempe asal Soneyan Akhirnya Berangkat Haji

    Menabung Rp10 Ribu per hari, Perajin Tempe asal Soneyan Akhirnya Berangkat Haji

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11.268
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Aroma kedelai fermentasi dari sebuah dapur sederhana di Dukuh Kedung Panjang, Desa Soneyan, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, bukan sekadar penanda dimulainya produksi tempe. Bagi Siti Nafiah (58), aroma itu adalah saksi bisu perjuangan selama puluhan tahun demi menggapai impian ke Tanah Suci. ​Setelah menanti belasan tahun, Siti Nafiah dijadwalkan berangkat haji pada […]

  • PCNU-PATI

    Laki-laki Cadasari Tersesat di Juwana

    • calendar_month Sen, 30 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Di dalam Bus PO Selamet, sewaktu perjalanan mudik ke Pandeglang, saya berkenalan dengan seorang penumpang laki-laki dengan perawakan kurus. Dia bersama istri dan anak laki-lakinya, kira-kira usianya sama dengan usia putriku, 4 tahunan.  “Turun di mana, mas?” tanya dia ke saya. “Di Serang, mas,”jawabku. “Sama atuh, saya juga di Serang. […]

expand_less