Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Kemampuan Haji dan Allah Yang Maha Neriman

Kemampuan Haji dan Allah Yang Maha Neriman

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 22 Jun 2023
  • visibility 686
  • comment 0 komentar

Oleh: Maulana Karim Sholikhin*

Berangkat haji menjadi impian semua muslim. Sebab, ibadah yang satu ini termasuk kategori rukun Islam. Artinya, haji itu wajib bagi yang mampu (istitha’ah).

Kemampuan ini meliputi kompetensi finansial dan fisik. Perjalanan yang aman juga termasuk di dalamnya. Namun timbul satu pertanyaan, apakah kemampuan mental juga masuk kategori istitha’ah?

Sebab, diakui atau tidak, banyak aghniya (orang-orang tajir) yang sehat wal afiyat namun belum berani naik haji akibat kekhawatiran yang berlebih. Betapapun, tanah haramain adalah teritori keramat. 

Penulis tidak ingin menjawab pertanyaan ini, apalagi dengan kacamata fikih, sebab penulis bukan ahli fikih. Hanya saja rasa takut ini acap kali didasari atas perasaan bersalah yang berlebihan. Ini yang jadi topik utama. 

Sifat Tuhan

Terkadang manusia sadar bahwa kebejatannya kelewat batas. Sehingga untuk mendekat dengan Tuhan saja merasa malu. 

Namun, menurut Gus Baha’ ini adalah cara syetan untuk mengusik keharmonisan khaliq-makhluq. Semakin ia menjauh dari Tuhan, artinya semakin kontradiktif pula dunianya yang ‘gelap’ dengan ‘dunia’ ketuhanan yang serba baik. 

Padahal–sebagai alarm saja–Allah telah mendeklarasikan diri sebagai sosok asy Syakur. Gus Mus mengistilahkan, diksi ini berarti Maha Nerimaaken (mudah menerima, asal hamba-Nya mau mendekat). 

Analogi asy Syakur begini: kalau urusan ibadah kita memburu sempurna, maka syurga hanya dihuni para nabi. Sebab Ali bin Abi Thalib yang shalatnya nyaris sempurna pun tak luput dari keberpalingan. 

Apalagi, para hamba amatir macam kita yang shalatnya kadang ingat Tuhan, kadang ingat istri di rumah. Takbiratul ihram khusyu’-nya setengah mati, pas baca iftitah teringat sepatu Nike Air yang lupa kita titipkan ke marbot masjid. 

Untunglah Allah itu as Syakur. Asalkan hambanya mau mendekat, sekotor apapun kita, biarlah Dia yang membersihkan. Intinya jangan sombong dihadapan-Nya. 

*Penulis adalah Pendidik di Ponpes Shofa Az Zahro’ dan MI Hidayatul Islam

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengurus UPZIS NU Ranting Beketel Akhirnya Terbentuk

    Pengurus UPZIS NU Ranting Beketel Akhirnya Terbentuk

    • calendar_month Ming, 12 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 400
    • 0Komentar

    KAYEN, Bertempat di Kantor Balaidesa Beketel, Pengurus LAZISNU MWCNU Kayen didampingi ketua Tanfidiyah MWCNU Kayen Kiai Sofyan melaksanakan pembentukan pengurus UPZISNU di Desa tersebut yang dihadiri oleh Kepala Desa, Pengurus Ranting NU beserta Banom di Ranting tersebut. Ahad, (12/09/2021) Pembentukan Pengurus UPZISNU di tingkat ranting ini dilaksanakan setelah pengurus LAZISNU MWCNU Kayen menerima SK dari LAZISNU […]

  • PCNU-PATI

    Margorejo Gelar Madrasah Amil, Ini Proyeksi di Masa Depan

    • calendar_month Sen, 6 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 417
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id MARGOREJO-Jajaran Pengurus Lazisnu MWC-NU Margorejo, Kabupaten Pati sukses menyelenggarakan Madrasah Amil, Ahad (5/3). Bertempat di Aula Pondok Pesantren Al-Akrom 3 Banyuurip, kegiatan ini diikuti oleh 90 peserta yang berasal dari pengurus Lazisnu MWC Margorejo, Upzis Ranting se Kecamatan Margorejo, JPZIS Masjid Se Kecamatan Margorejo. Pengurus Lazisnu dari luar MWC Margorejo pun juga banyak yang turut […]

  • Qurban Ramah Lingkungan Ala MT Darul Hasyimi Jogja

    Qurban Ramah Lingkungan Ala MT Darul Hasyimi Jogja

    • calendar_month Jum, 23 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 528
    • 0Komentar

    Panitia qurban ramah lingkungan MT Darul Hasyimi Jogja sedang membungkus daging qurban dengan besek dan daun jati GUNUNGKIDUL-Cinta lingkungan termasuk bagian dari menjalankan ajaran agama. Sebab, nabi diturunkan bukan hanya untuk memberi rahmat bagi umat islam, namun juga bagi seluruh alam. Hal ini yang disampaikan oleh Eko Sulistyo, Ketua Pengurus Daerah Majelis Ta’lim Darul Hasyimi […]

  • PWNU Jateng dan Konjen Tiongkok Sepakat Perkuat Diplomasi Pendidikan

    PWNU Jateng dan Konjen Tiongkok Sepakat Perkuat Diplomasi Pendidikan

    • calendar_month Jum, 24 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17.056
    • 0Komentar

    Semarang – Penguatan kerja sama pendidikan menjadi titik temu dalam pertemuan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dengan Konsulat Jenderal (Konjen) Republik Rakyat Tiongkok di Semarang, Kamis (23/7/2026). Kedua pihak sepakat memperluas kolaborasi melalui pengembangan pembelajaran Bahasa Mandarin, pertukaran akademik, pemberian beasiswa, hingga kemudahan layanan visa bagi kalangan pendidikan. Di balik agenda tersebut, terselip […]

  • Kepala MTs Ma'arif Nurul Huda Kaloran Resmi Buka MATAMUDA 2026, Tanamkan Nilai Islami dan Semangat Berprestasi

    Kepala MTs Ma’arif Nurul Huda Kaloran Resmi Buka MATAMUDA 2026, Tanamkan Nilai Islami dan Semangat Berprestasi

    • calendar_month Sel, 14 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 16.666
    • 0Komentar

    Kaloran, 13 Juli 2026 – Kepala MTs Ma’arif Nurul Huda Kaloran, Wiwik Hartati, S.Pd. Secara resmi membuka kegiatan Masa Ta’aruf Murid Baru (MATAMUDA) Tahun Pelajaran 2026/2027 pada Senin (13/7). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan MTs Ma’arif Nurul Huda Kaloran ini akan dilaksanakan selama lima hari, mulai 13 hingga 17 Juli 2026. Dalam sambutannya di hadapan […]

  • a close up of a book with writing on it

    Kitab Kuning Zamani

    • calendar_month Ming, 9 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.711
    • 0Komentar

      Oleh: Dr. Jamal Makmur Asmani, M.A.* Identitas utama pesantren adalah pengajian kitab kuning. “Jika tidak ada pengajian kitab kuning, maka esensi pesantren hilang”, tegas Jamal Ma’mur Asmani, Pengamat Kepesantrenan dan penulis sejumlah buku dalam Talkshow Hari Santri Nasional tahun 2025 dengan tema “Kitab Kuning Sebagai Identitas Utama Santri” yang diadakan Masjid Sirojul Anam Wonokerto […]

expand_less