Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Kemampuan Haji dan Allah Yang Maha Neriman

Kemampuan Haji dan Allah Yang Maha Neriman

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 22 Jun 2023
  • visibility 794
  • comment 0 komentar

Oleh: Maulana Karim Sholikhin*

Berangkat haji menjadi impian semua muslim. Sebab, ibadah yang satu ini termasuk kategori rukun Islam. Artinya, haji itu wajib bagi yang mampu (istitha’ah).

Kemampuan ini meliputi kompetensi finansial dan fisik. Perjalanan yang aman juga termasuk di dalamnya. Namun timbul satu pertanyaan, apakah kemampuan mental juga masuk kategori istitha’ah?

Sebab, diakui atau tidak, banyak aghniya (orang-orang tajir) yang sehat wal afiyat namun belum berani naik haji akibat kekhawatiran yang berlebih. Betapapun, tanah haramain adalah teritori keramat. 

Penulis tidak ingin menjawab pertanyaan ini, apalagi dengan kacamata fikih, sebab penulis bukan ahli fikih. Hanya saja rasa takut ini acap kali didasari atas perasaan bersalah yang berlebihan. Ini yang jadi topik utama. 

Sifat Tuhan

Terkadang manusia sadar bahwa kebejatannya kelewat batas. Sehingga untuk mendekat dengan Tuhan saja merasa malu. 

Namun, menurut Gus Baha’ ini adalah cara syetan untuk mengusik keharmonisan khaliq-makhluq. Semakin ia menjauh dari Tuhan, artinya semakin kontradiktif pula dunianya yang ‘gelap’ dengan ‘dunia’ ketuhanan yang serba baik. 

Padahal–sebagai alarm saja–Allah telah mendeklarasikan diri sebagai sosok asy Syakur. Gus Mus mengistilahkan, diksi ini berarti Maha Nerimaaken (mudah menerima, asal hamba-Nya mau mendekat). 

Analogi asy Syakur begini: kalau urusan ibadah kita memburu sempurna, maka syurga hanya dihuni para nabi. Sebab Ali bin Abi Thalib yang shalatnya nyaris sempurna pun tak luput dari keberpalingan. 

Apalagi, para hamba amatir macam kita yang shalatnya kadang ingat Tuhan, kadang ingat istri di rumah. Takbiratul ihram khusyu’-nya setengah mati, pas baca iftitah teringat sepatu Nike Air yang lupa kita titipkan ke marbot masjid. 

Untunglah Allah itu as Syakur. Asalkan hambanya mau mendekat, sekotor apapun kita, biarlah Dia yang membersihkan. Intinya jangan sombong dihadapan-Nya. 

*Penulis adalah Pendidik di Ponpes Shofa Az Zahro’ dan MI Hidayatul Islam

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Bekali Mahasiswa Untuk Belajar Meracik Kopi

    • calendar_month Sab, 27 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 588
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Dalam rangka mengembangkan potensi mahasiswa, Prodi Pengembangan Masyarakat Islam IPMAFA Pati melakukan studi kunjungan di Desa Tempur Kecamatan Keling Kabupaten Jepara. Kamis, 25 Mei 2023. Kegiatan ini merupakan salah satu materi kuliah tentang Manajemen Pengembangan Masyarakat. Dimana diadakannya studi kunjungan atau kuliah lapangan, harapannya mahasiswa memiliki pengalaman dan paham betul tentang manajemen pemasaran […]

  • Haul Sesepuh Al Ma'arif Gembong Berbarengan dengan Hari Santri

    Haul Sesepuh Al Ma’arif Gembong Berbarengan dengan Hari Santri

    • calendar_month Ming, 23 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 499
    • 0Komentar

    GEMBONG – Haul KH. Muhammad Karim yang berlangsung sejak Kamis (20/10) lalu baru saja usai. Acara pamungkas kegiatan tahunan keluarga Yayasan Al Ma’arif Gembong ini tepat pada saat peringatan Hari Santri, Sabtu (22/10) pagi. “Tepat Hari Santri, acara Haul ke-38 Mbah Muhammad Karim,” terang Kiai Sholikhin, Wakil Ketua Yayasan Al Ma’arif Gembong. Pada penutup acara […]

  • Misteri Syaikh Ahmad Mutamakkin

    Misteri Syaikh Ahmad Mutamakkin

    • calendar_month Sab, 7 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 748
    • 0Komentar

    Syaikh Ahmad Mutamakkin banyak disalahpahami sebagai tokoh aliran kebatinan dengan ajaran Dewa Ruci. Beliau dianggap menyimpang dari syariat Islam yang mapan karena meneruskan doktrin wahdatul wujud (Manunggaling Kawulo Gusti) ala Al Hallaj, Al Farabi, dan Ibnu Arabi. Ilustrasi: Komplek makam Syaikh Ahmad Mutamakkin Kajen dilihat dari atas Ketib Anom, Sang Pendekar Syariat (Fiqh) mencoba menggiring […]

  • Photo by Wolfgang Hasselmann

    Hidup Sederhana Yang Apa Adanya

    • calendar_month Jum, 29 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 498
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Tadi malam saat saya mengikuti kegiatan tahlil rutinan, tiba-tiba saya terbesit ingin menulis untuk hari ini tentang kesederhanaan. Hal-hal sederhana yang terkadang dianggap sebelah mata oleh kebanyakan manusia. Landasan saya ingin berbagi cerita hari ini adalah karena orang tua dan keluarga saya. Bapak dan Ibu sejak saya kecil hingga sekarang selalu […]

  • Konsolidasi Kegiatan Silaturrahim dan Turba MWC NU Wedarijaksa

    Konsolidasi Kegiatan Silaturrahim dan Turba MWC NU Wedarijaksa

    • calendar_month Jum, 19 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 671
    • 0Komentar

    KH. Munadi (Rois Syuriah) memberikan pengarahan terkait persiapan kegiatan. Dok: Mubarok Wedarijaksa – Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama Kec. Wedarijaksa sore ini (19/7) mengadakan rapat konsolidasi persiapan kegiatan besar di Kantor MWC NU Wedarijaksa. Rapat yang dipimpin langsung oleh M. Nabhan Ulin Nuha selaku ketua Tanfidziyah itu mengagendakan jadwal kegiatan Silaturrahim dan Turba ke […]

  • Gelar Tasyakuran Harlah 102 Tahun NU, PCNU Pati Beri Harapan Pada Pemkab

    Gelar Tasyakuran Harlah 102 Tahun NU, PCNU Pati Beri Harapan Pada Pemkab

    • calendar_month Jum, 31 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 573
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati menggelar tasyakuran harlah ke-102 tahun NU pada Jumat, (31/1/2025). Berbagai harapan disampaikan pada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dibawah calon bupati terpilih. Dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung PCNU Pati tersebut, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Pati, KH Yusuf Hasyim menyinggung perihal tindak lanjut Peraturan Bupati (Perbup) […]

expand_less