Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Jelang Ruqyah Massal di Gembong, MWC Tepis Asumsi Negatif Warga

Jelang Ruqyah Massal di Gembong, MWC Tepis Asumsi Negatif Warga

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 4 Nov 2019
  • visibility 482
  • comment 0 komentar

GEMBONG-Jam’iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) dan Tim Jolosutro Pati akan menggelar rukyah massal dalam waktu dekat. hal ini disampaikan oleh salah satu praktisi rukyah JRA, Fahruddin.

“Sudah Kami agendakan untuk menggelar ruqyah massal di Gembong minggu ini” tuturnya singkat.

Flyer Ruqyah Aswaja di SMK NU Gembong, Minggu (10/11) esok

Dikonfirmasi dari panitia Ruqyah Massal Gembong, M. Syaifuddin, kegiatan ini sedianya akan dilaksanakan di Aula SMK-NU Gembong pada hari Minggu (10/11) mendatang. Pria yang akrab disapa Udin ini menandaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan kerjasama antara JRA, MWC NU Gembong dan PAC IPNU-IPPNU Gembong.

“Insya allah akan diselenggarakan di Yayasan Al Ma’arif Gembong, tepatnya di aula SMK NU, Minggu tanggal 10 (November) besok, dimulai jam 08.00 WIB pagi.” tutur Syaifuddin.

Ia melanjutkan bahwa ruqyah massal kali ini bersifat umum. Pesertanya bisa dari berbagai kalangan. Dengan kata lain, masyarakat umum diperbolehkan mengikuti ruqyah ini dan hanya memberikan infak seikhlasnya saja.

Salah Kaprah

Di kalangan Masyarakat Indonesia, banyak yang salah mengartikan bahwa Ruqyah hanya untuk menyembukan penyakit-penyakit psikologis, gangguan mental dan kerasukan makhluk astral. ini merupakan anggapan yang tidak sepenuhnya keliru, namun juga tidak bisa dibenarkan seluruhnya.

Ruqyah merupakan metode pengobatan dengan menggunakan ayat-ayat al qur’an sebagai media penyembuhan. Pengobatan dengan metode ini bukan hanya menyembuhkan penyakit-penyakit mental, namun juga mampu menyembuhkan penyakit medis lainnya, seperti maag, vertigo, asam lambung, kanker, insomnia, stroke dan lain sebagainya. Selain itu, ruqyah juga mampu meredakan zat-zat adiktif seperti rokok, narkoba dan minum-minuman keras bahkan kecanduan game.

“Masyarakat kita masih banyak yang salah mengartikan kalau ruqyah itu hanya untuk menyembuhkan penyakit mental. Padahal tidak begitu. Ruqyah juga bisa membantu menyembuhkan penyakit non mental, seperti penyakit-penyakit dalam dan kecanduan.” Jelas Fahruddin

Menurutnya, anggapan masyarakat mengenai ruqyah perlu diluruskan, sebab ini sangat berbahaya. Para penderita penyakit dalam biasanya akan malu mengikuti ruqyah dikarenakan asumsi ini.

“Kami mohon dibantu meluruskan, bahwa ruqyah bisa digunakan untuk penyembuhan beragam penyakit, bukan hanya menyembuhkan orang stres” lanjut Fahruddin dengan kelakar.

Sementara itu, ditemui di kediamannya, K. Sholikhin, ketua MWC NU Gembong, sebagai pihak yang digandeng oleh JRA menegaskan bahwa ruqyah merupakan metode pengobatan yang baik. Ia bahkan mengajak seluruh masyarakat yang merasa memiliki gangguan dalam tubuhnya, baik medis maupun non medis untuk menghadiri kegiatan rukyah massal, Munggu (10/11) medatang.

“(Masyarakat) yang punya penyakit medis tidak perlu malu untuk datang. Jangan termakan asumsi sesat bahwa ruqyah hanya untuk mengobati orang kesurupan. Dengan Izin Allah, Insya Allah berbagai penyakit bisa disembuhkan dengan ruqyah. Maka dari itu, saya mempersilakan saudara-saudara semua untuk mengikuti agenda JRA ini. mumpung ada, dan cukup beri infak se-ikhlasnya. Sekali lagi, kalau memang punya riwayat penyakit, jangan malu untuk ikut (ruqyah)” tuturnya.

Sejalan dengan MWC, Syaifuddin selaku panitia juga turut mengundang masyarakat untuk ikut agenda ruqyah ini. Menurutnya, Ruqyah merupakan salah satu pengobatan paling islami karena menggunakan ayat-ayat al qur’an dalam penyembuhannya.

“Nantinya bukan hanya ruqyah, tapi juga ada bekam (cantuk), gurah dan totok kecanduan” tutup Syaifuddin (karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU - PATI

    Dari Rumah Ke Rumah

    • calendar_month Rab, 24 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Tiga Minggu telah berlalu. Kegiatan pengajian akbar dengan tema santunan dengan para Yatama telah berlalu. Dan setiap bulan Muharram kegiatan tersebut telah menjadi sebuah rutinitas lazim dan lumrah. Agenda pengajian santunan yang abadi. Rutinan tahunan dengan berburu pahala dengan janji surga. Melalui iming iming surga dan berlimpah pahala. Memburu baik […]

  • LAZISNU PATI BERBAGI

    LAZISNU PATI BERBAGI

    • calendar_month Sen, 13 Jul 2015
    • account_circle admin
    • visibility 303
    • 0Komentar

    LAZISNU.Ahad 12 Juli 2015 di gedung PCNU lt, 3  LAZISNU (Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama’) Kabupaten Pati untuk yang ketiga kalinya di tahun yang ketiga telah kembali sukses melaksanakan Program Santunan Yatama dan Dhuafa’. Sebanyak 100 orang yang terdiri Yatama dan Dhuafa’. Sebagaimana pada Program Santunan Yatama dan Dhuafa’ tahun sebelumnya program […]

  • Eksistensi NU dalam Menjaga Nasionalisme Bangsa

    Eksistensi NU dalam Menjaga Nasionalisme Bangsa

    • calendar_month Kam, 29 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 253
    • 0Komentar

     Oleh: Siswanto Nahdlatul Ulama (NU) sebagaimana yang kita ketahui merupakan organisasi sosial kemasyarakatan keagamaan terbebesar di Indonesia. Bahkan, ada yang mengatakan organisasi terbesar di dunia. Menurut Greg Fealy (2003), hadirnya NU sebagai organisasi sosial keagamaan yang mendorong lahirnya tatanan kehidupan bernegara yang berkeadaban. Selain sebagai organisasi terbesar di Indonesia, NU juga ikut bertanggungjawab untuk memberikan […]

  • Pengurus PGSI Kabupaten Pati Periode 2025-2030 Resmi Dilantik

    Pengurus PGSI Kabupaten Pati Periode 2025-2030 Resmi Dilantik

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.954
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Pengurus Daerah Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PD PGSI) Kabupaten Pati periode 2025-2030, resmi dilantik. Pelantikan berlangsung di aula kantor Muslimat Nahdlatul Ulama Pati, Sabtu (6/12/2025). Ketua PGSI Kabupaten Pati, Sunoto mengatakan, usai pelantikan ini, pihaknya bakal melalukan penguatan kader. Menurutnya, hal ini perlu dilakukan agar perjuangan para guru terus berlanjut. “Pengurus daerah […]

  • Mahasiswa Prodi Pengembangan Masyarakat Islam IPMAFA Ikuti Bimtek di BSIP Jaken Pati

    Mahasiswa Prodi Pengembangan Masyarakat Islam IPMAFA Ikuti Bimtek di BSIP Jaken Pati

    • calendar_month Kam, 7 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Pati-Segenap mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diadakan di Balai Standar Instrumen Pertanian (BSIP) Jaken, Pati. Bimtek ini mengusung tema “Penguatan Kapasitas Penerap Standar Pertanian Mendukung Program Kementerian Pertanian”. Rabu (6/11/24) Kegiatan dimulai dengan sambutan dari Bapak Agus Hasbianto, selaku Kepala BSIP, menjelaskan […]

  • Tak Hanya Ngaji, Santri PPQ Safiinatunnaja Wonosobo Isi Ramadan dengan Pelatihan Public Speaking

    Tak Hanya Ngaji, Santri PPQ Safiinatunnaja Wonosobo Isi Ramadan dengan Pelatihan Public Speaking

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.532
    • 0Komentar

      WONOSOBO – Ramadan di Pondok Pesantren Al-Qur’an (PPQ) Safiinatunnaja Kalibeber Wonosobo tahun ini terasa lebih berwarna. Selain diisi dengan ibadah mahdhah dan ngaji pasanan (ngaji kitab kuning), sebanyak 40 santri Pendidikan Diniyah Formal (PDF) bersama para pengurus pesantren mengikuti Safiinatunnaja Training Public Speaking pada Rabu (4/3/2026) di Pendopo pesantren. Kegiatan yang mengusung tema “Menguatkan […]

expand_less