Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Jelang Ruqyah Massal di Gembong, MWC Tepis Asumsi Negatif Warga

Jelang Ruqyah Massal di Gembong, MWC Tepis Asumsi Negatif Warga

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 4 Nov 2019
  • visibility 229
  • comment 0 komentar

GEMBONG-Jam’iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) dan Tim Jolosutro Pati akan menggelar rukyah massal dalam waktu dekat. hal ini disampaikan oleh salah satu praktisi rukyah JRA, Fahruddin.

“Sudah Kami agendakan untuk menggelar ruqyah massal di Gembong minggu ini” tuturnya singkat.

Flyer Ruqyah Aswaja di SMK NU Gembong, Minggu (10/11) esok

Dikonfirmasi dari panitia Ruqyah Massal Gembong, M. Syaifuddin, kegiatan ini sedianya akan dilaksanakan di Aula SMK-NU Gembong pada hari Minggu (10/11) mendatang. Pria yang akrab disapa Udin ini menandaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan kerjasama antara JRA, MWC NU Gembong dan PAC IPNU-IPPNU Gembong.

“Insya allah akan diselenggarakan di Yayasan Al Ma’arif Gembong, tepatnya di aula SMK NU, Minggu tanggal 10 (November) besok, dimulai jam 08.00 WIB pagi.” tutur Syaifuddin.

Ia melanjutkan bahwa ruqyah massal kali ini bersifat umum. Pesertanya bisa dari berbagai kalangan. Dengan kata lain, masyarakat umum diperbolehkan mengikuti ruqyah ini dan hanya memberikan infak seikhlasnya saja.

Salah Kaprah

Di kalangan Masyarakat Indonesia, banyak yang salah mengartikan bahwa Ruqyah hanya untuk menyembukan penyakit-penyakit psikologis, gangguan mental dan kerasukan makhluk astral. ini merupakan anggapan yang tidak sepenuhnya keliru, namun juga tidak bisa dibenarkan seluruhnya.

Ruqyah merupakan metode pengobatan dengan menggunakan ayat-ayat al qur’an sebagai media penyembuhan. Pengobatan dengan metode ini bukan hanya menyembuhkan penyakit-penyakit mental, namun juga mampu menyembuhkan penyakit medis lainnya, seperti maag, vertigo, asam lambung, kanker, insomnia, stroke dan lain sebagainya. Selain itu, ruqyah juga mampu meredakan zat-zat adiktif seperti rokok, narkoba dan minum-minuman keras bahkan kecanduan game.

“Masyarakat kita masih banyak yang salah mengartikan kalau ruqyah itu hanya untuk menyembuhkan penyakit mental. Padahal tidak begitu. Ruqyah juga bisa membantu menyembuhkan penyakit non mental, seperti penyakit-penyakit dalam dan kecanduan.” Jelas Fahruddin

Menurutnya, anggapan masyarakat mengenai ruqyah perlu diluruskan, sebab ini sangat berbahaya. Para penderita penyakit dalam biasanya akan malu mengikuti ruqyah dikarenakan asumsi ini.

“Kami mohon dibantu meluruskan, bahwa ruqyah bisa digunakan untuk penyembuhan beragam penyakit, bukan hanya menyembuhkan orang stres” lanjut Fahruddin dengan kelakar.

Sementara itu, ditemui di kediamannya, K. Sholikhin, ketua MWC NU Gembong, sebagai pihak yang digandeng oleh JRA menegaskan bahwa ruqyah merupakan metode pengobatan yang baik. Ia bahkan mengajak seluruh masyarakat yang merasa memiliki gangguan dalam tubuhnya, baik medis maupun non medis untuk menghadiri kegiatan rukyah massal, Munggu (10/11) medatang.

“(Masyarakat) yang punya penyakit medis tidak perlu malu untuk datang. Jangan termakan asumsi sesat bahwa ruqyah hanya untuk mengobati orang kesurupan. Dengan Izin Allah, Insya Allah berbagai penyakit bisa disembuhkan dengan ruqyah. Maka dari itu, saya mempersilakan saudara-saudara semua untuk mengikuti agenda JRA ini. mumpung ada, dan cukup beri infak se-ikhlasnya. Sekali lagi, kalau memang punya riwayat penyakit, jangan malu untuk ikut (ruqyah)” tuturnya.

Sejalan dengan MWC, Syaifuddin selaku panitia juga turut mengundang masyarakat untuk ikut agenda ruqyah ini. Menurutnya, Ruqyah merupakan salah satu pengobatan paling islami karena menggunakan ayat-ayat al qur’an dalam penyembuhannya.

“Nantinya bukan hanya ruqyah, tapi juga ada bekam (cantuk), gurah dan totok kecanduan” tutup Syaifuddin (karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertama Kali di Indonesia, Mahasiswa Keperawatan Dibekali Nursing Journalism

    Pertama Kali di Indonesia, Mahasiswa Keperawatan Dibekali Nursing Journalism

    • calendar_month Sab, 15 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Temanggung – Sebanyak 111 mahasiswa-mahasiswi Akademi Keperawatan (AKPER) Alkautsar Temanggung diberikan pelatihan jurnalisme keperawatan dalam agenda Kuliah Pakar Nursing Journalism dengan narasumber dosen AKPER Alkautsar Ratna Kurniawati, S.Kep., Ns., M.Kep, dan dosen Inisnu Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda, yang dimulai pukul 08.07 WIB, Jumat (14/2/2025). Pengurus YAPTINU Temanggung, Miftakhul Hadi, secara resmi membuka kegiatan tersebut. […]

  • PCNU Pati Gelar Tasyakuran Hari Santri 2025, Ada Peluncuran Perbup Pesantren hingga Pemberian Beasiswa Santri

    PCNU Pati Gelar Tasyakuran Hari Santri 2025, Ada Peluncuran Perbup Pesantren hingga Pemberian Beasiswa Santri

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 4.790
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati menggelar malam tasyakuran Hari Santri 2025 di halaman Kantor Bupati Pati, Kamis (30/10/2025) malam. Kegiatan ini dikemas dengan acara Istighotsah dan Gema Selawat. Pada kesempatan tesebut, juga dilaksanakan launching Peraturan Bupati (Perbup) Pesantren, penghargaan tokoh santri, serta pemberian beasiswa santri tahfidz. Ketua PCNU Pati, KH […]

  • Islam itu Memudahkan Tidak Mempersulit

    Islam itu Memudahkan Tidak Mempersulit

    • calendar_month Ming, 21 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Islam itu memudahkan, bukannya malah mempersulit dan merepotkan. Karena pada prinsipnya Islam adalah agama yang sesuai dengan fitrah manusia, sehingga tidak akan terasa sulit apalagi merepotkan manusia itu sendiri. Namun seiring perkembangan zaman, tidak sedikit pihak yang justru mempraktekkan hal sebaliknya. Terkait dengan hal ini, KH. Bahauddin Nursalim, salah satu kyai muda ahli tafsir Indonesia, […]

  • Yudisium, Rektor Ajak Alumni S1 Lanjut Kuliah S2 di INISNU

    Yudisium, Rektor Ajak Alumni S1 Lanjut Kuliah S2 di INISNU

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.308
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.di Temanggung — Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung menggelar kegiatan Yudisium Mahasiswa Sarjana dan Magister Tahun Akademik 2025/2026 pada Selasa (21/10/2025) bertempat di Aula KBIHU Babussalam Temanggung. Acara ini menjadi momentum penting bagi para mahasiswa yang telah menyelesaikan seluruh proses akademiknya sebelum diwisuda secara resmi yang akan dilaksanakan Selasa 28 Oktober 2025 mendatang. […]

  • MI Ma`arif Keji Semarang Best Practice dalam Kongres Pendidikan PBNU

    MI Ma`arif Keji Semarang Best Practice dalam Kongres Pendidikan PBNU

    • calendar_month Jum, 24 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 234
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Jakarta – Dalam rangkaian Harlah Nahdlatul Ulama (NU) ke-102, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyelenggarakan Kongres Pendidikan dengan tema “Transformasi Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045 dan Kemaslahatan Umat Manusia”. Acara dibuka oleh Ketua Umum PBNU KH. Cholil Yahya Staquf. Kegiatan dilaksanakan di Hotel Bidakara Jakarta pada 21-23 Jakarta 2025. Dalam kesempatan tersebut hadir Menteri […]

  • PCNU-PATI

    Kuatkan Moderasi Beragama, Dosen INISNU Kembangkan Game Simaksaja

    • calendar_month Sel, 28 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-Semarang – Bertempat di kantor Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, dosen Prodi PGMI Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Islam Nahdlatul Ulama (Inisnu) Temanggung Hamidulloh Ibda bersama dosen STAINU Purworejo Aniqoh dan peneliti PRAK BRIN Dr. Ahmad Muntakhib menggelar Focus Group Discussion (FGD) dan Uji Validasi Game Moderasi Beragama berbasis Aswaja Annahdliyah (Simaksaja) pada […]

expand_less