Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Jelang Ruqyah Massal di Gembong, MWC Tepis Asumsi Negatif Warga

Jelang Ruqyah Massal di Gembong, MWC Tepis Asumsi Negatif Warga

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 4 Nov 2019
  • visibility 448
  • comment 0 komentar

GEMBONG-Jam’iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) dan Tim Jolosutro Pati akan menggelar rukyah massal dalam waktu dekat. hal ini disampaikan oleh salah satu praktisi rukyah JRA, Fahruddin.

“Sudah Kami agendakan untuk menggelar ruqyah massal di Gembong minggu ini” tuturnya singkat.

Flyer Ruqyah Aswaja di SMK NU Gembong, Minggu (10/11) esok

Dikonfirmasi dari panitia Ruqyah Massal Gembong, M. Syaifuddin, kegiatan ini sedianya akan dilaksanakan di Aula SMK-NU Gembong pada hari Minggu (10/11) mendatang. Pria yang akrab disapa Udin ini menandaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan kerjasama antara JRA, MWC NU Gembong dan PAC IPNU-IPPNU Gembong.

“Insya allah akan diselenggarakan di Yayasan Al Ma’arif Gembong, tepatnya di aula SMK NU, Minggu tanggal 10 (November) besok, dimulai jam 08.00 WIB pagi.” tutur Syaifuddin.

Ia melanjutkan bahwa ruqyah massal kali ini bersifat umum. Pesertanya bisa dari berbagai kalangan. Dengan kata lain, masyarakat umum diperbolehkan mengikuti ruqyah ini dan hanya memberikan infak seikhlasnya saja.

Salah Kaprah

Di kalangan Masyarakat Indonesia, banyak yang salah mengartikan bahwa Ruqyah hanya untuk menyembukan penyakit-penyakit psikologis, gangguan mental dan kerasukan makhluk astral. ini merupakan anggapan yang tidak sepenuhnya keliru, namun juga tidak bisa dibenarkan seluruhnya.

Ruqyah merupakan metode pengobatan dengan menggunakan ayat-ayat al qur’an sebagai media penyembuhan. Pengobatan dengan metode ini bukan hanya menyembuhkan penyakit-penyakit mental, namun juga mampu menyembuhkan penyakit medis lainnya, seperti maag, vertigo, asam lambung, kanker, insomnia, stroke dan lain sebagainya. Selain itu, ruqyah juga mampu meredakan zat-zat adiktif seperti rokok, narkoba dan minum-minuman keras bahkan kecanduan game.

“Masyarakat kita masih banyak yang salah mengartikan kalau ruqyah itu hanya untuk menyembuhkan penyakit mental. Padahal tidak begitu. Ruqyah juga bisa membantu menyembuhkan penyakit non mental, seperti penyakit-penyakit dalam dan kecanduan.” Jelas Fahruddin

Menurutnya, anggapan masyarakat mengenai ruqyah perlu diluruskan, sebab ini sangat berbahaya. Para penderita penyakit dalam biasanya akan malu mengikuti ruqyah dikarenakan asumsi ini.

“Kami mohon dibantu meluruskan, bahwa ruqyah bisa digunakan untuk penyembuhan beragam penyakit, bukan hanya menyembuhkan orang stres” lanjut Fahruddin dengan kelakar.

Sementara itu, ditemui di kediamannya, K. Sholikhin, ketua MWC NU Gembong, sebagai pihak yang digandeng oleh JRA menegaskan bahwa ruqyah merupakan metode pengobatan yang baik. Ia bahkan mengajak seluruh masyarakat yang merasa memiliki gangguan dalam tubuhnya, baik medis maupun non medis untuk menghadiri kegiatan rukyah massal, Munggu (10/11) medatang.

“(Masyarakat) yang punya penyakit medis tidak perlu malu untuk datang. Jangan termakan asumsi sesat bahwa ruqyah hanya untuk mengobati orang kesurupan. Dengan Izin Allah, Insya Allah berbagai penyakit bisa disembuhkan dengan ruqyah. Maka dari itu, saya mempersilakan saudara-saudara semua untuk mengikuti agenda JRA ini. mumpung ada, dan cukup beri infak se-ikhlasnya. Sekali lagi, kalau memang punya riwayat penyakit, jangan malu untuk ikut (ruqyah)” tuturnya.

Sejalan dengan MWC, Syaifuddin selaku panitia juga turut mengundang masyarakat untuk ikut agenda ruqyah ini. Menurutnya, Ruqyah merupakan salah satu pengobatan paling islami karena menggunakan ayat-ayat al qur’an dalam penyembuhannya.

“Nantinya bukan hanya ruqyah, tapi juga ada bekam (cantuk), gurah dan totok kecanduan” tutup Syaifuddin (karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Launching Jurnal Khittah dan Majalah Nuansa Turut Meramaikan Harlah NU ke 89

    Launching Jurnal Khittah dan Majalah Nuansa Turut Meramaikan Harlah NU ke 89

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2015
    • account_circle admin
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Kabar. NU. Pati Sabtu 31 Januari. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati, Jawa Tengah, memperingati hari lahir (Harlah) NU yang ke-89 di gedung PCNU setempat, Acara tersebut dimulai dengan launcing Jurnal “Khittah” yang diterbitkan Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (Lakpesdam)  dan peluncuran Majalah “Nuansa” yang diterbitkan Lajnah Ta’lif wan-Nasyr (LTN). Dalam kedua acara tersebut, […]

  • MWCNU Jakenan Bersama Forkopimcam Sambut Hari Santri 2021 Dengan Manakiban

    MWCNU Jakenan Bersama Forkopimcam Sambut Hari Santri 2021 Dengan Manakiban

    • calendar_month Jum, 22 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 221
    • 0Komentar

      Ketua MWC NU Kayen, Aris Sutopo (kiri) didampingi Camat dan Kapolsek setempat JAKENAN – MWCNU Jakenan bersama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) gelar manakiban dan doa bersama dalam rangka menyambut peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2021, Kamis malam (21/10). Acara yang dilangsungkan di  di Pendopo Kantor Kecamatan Jakenan, mulai pukul 19.30 WIB dihadiri […]

  • PCNU-PATI

    MWCNU Trangkil Luncurkan Mobil Layanan Umat

    • calendar_month Sab, 4 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 256
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id- TRANGKIL – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Trangkil meluncurkan Mobil Layanan Umat (MLU) di Kantor MWC setempat, Sabtu (4/4/2023).  Launching ditandai dengan pemotongan pita oleh Ketua PCNU Pati, KH. Yusuf Hasyim. Dilanjutkan dengan penyiraman air kembang oleh Ketua Tanfidziah KH. Sya’roni dan Rais Syuriah MWCNU Trangkil KH Badrudin Syatibi. Ketua Lazisnu MWCNU […]

  • AI Membantu Umat Muslim Berpuasa?

    AI Membantu Umat Muslim Berpuasa?

    • calendar_month Sel, 18 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 689
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda*   Opo isa janjane? La kok puasa dibantu AI? Di era digital yang serba cepat ini, kecerdasan buatan (AI) telah merambah ke berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam membantu umat Muslim menjalankan ibadah puasa Ramadan. Bagaimana AI dapat memfasilitasi dan meningkatkan kualitas ibadah kita selama bulan suci ini?   Bulan Ramadan, bulan […]

  • PCNU - PATI

    Jaringan Sekolah PAC IPNU IPPNU Kayen Bekali Siwa Baru Materi Keaswajaan

    • calendar_month Kam, 21 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 268
    • 0Komentar

    KAYEN – Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (MATSAMA) dimanfaatkan oleh Departemen Jaringan Sekolah PAC IPNU-IPPNU Kayen untuk memberikan sosialisasi Keaswajaan (Ahlusunah Wal-Jama’ah) kepada para peserta didik baru. Hal ini sebagai tindak lanjut agenda program Departemen Jaringan Sekolah (JS) PC IPNU IPPNU Pati yang akan mengadakan pertemuan dengan OSIS di beberapa sekolah. Pertemuan ini diharapkan menjadi pintu […]

  • hoto by MATAQ Darul Ulum

    Pesantren sebagai Lembaga Tafaqquh fi Ad-din

    • calendar_month Sab, 17 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 363
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Secara historis pesantren sudah ada semenjak proses adanya bangsa Indonesia, bahkan pesantren ikut terlibat dalam perjuangan kemerdekaan. Pesantren memiliki usia setua bangsa Indonesia. Dan bahkan jauh lebih tua jika bangsa Indonesia ini diasumsikan lahir sesudah proklamasi. Lebih dari dengan fakta historis diatas, pesantren dapat dikalim pula sebagai sistem pendidikan asli Indonesia. […]

expand_less