Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » IRAN INSPIRASI DUNIA MUSLIM

IRAN INSPIRASI DUNIA MUSLIM

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
  • visibility 267
  • comment 0 komentar

Oleh: Jamal Ma’mur Asmani*

Hari-hari ini kita menyaksikan perang terbuka Iran-Israel. Iran melancarkan serangan ke Israel karena terlebih dahulu diserang oleh Israel yang menewaskan banyak angkatan perang dan merusak fasilitas militer. Perang ini diprediksi akan terus berlangsung dan akan semakin memanas jika Negara-negara adidaya, seperti Amerika, Rusia, dan China ikut terlibat.

Dunia kagum kepada Iran karena mampu mengimbangi kedigdayaan militer Israel, bahkan di banyak media dilaporkan, Israel dalam posisi terdesak karena terus dibombardir Iran yang melumpuhkan fasilitas militernya. Iran yang diembargo militer oleh Amerika dan sekutunya sejak revolusi tahun 1979, mampu memodernisir angkatan perang dan teknologi militernya sehingga mampu mengimbangi Negara-negara maju.

Dalam konteks ini, Iran mampu tampil sebagai sumber inspirasi dunia muslim sebagai Negara yang mempunyai basis ideologis-akademis yang kokoh dengan kekuatan media dan teknologi militer yang canggih. Iran tidak hanya beretorika, tapi membuktikan diri bahwa eksistensinya dibekali dengan dimensi keilmuan yang dalam dan kreativitas yang tinggi.

Sudah saatnya Negara-negara muslim meneladani Iran dalam konteks pengembangan ilmu dan teknologi karena tantangan global semakin kompleks dan ekstrim. Perang tidak hanya online, tapi juga offline. Perang online di media lama kelamaan akan berujung kepada perang offline. Maka dalam situasi apapun, langkah antisipatif-progresif harus dilakukan supaya ketika perang offline terjadi, persiapan sudah maksimal.

Prof. Nurcholis Madjid (2003) dan KH. MA. Sahal Mahfudh (2005) menjelaskan bahwa sumber daya manusia umat Islam masih berada di level bawah. Realitas ini mendorong semua umat Islam, khususnya para tokohnya untuk bahu membahu mendorong umat Islam agar meningkatkan sumber daya manusia dengan banyak membaca, menulis, berdiskusi, dan meneliti sehingga menghasilkan hal-hal baru yang bermanfaat dalam pengembangan ilmu dan inovasi teknologi. Research and development (penelitian dan pengembangan) harus menjadi aktivitas utama yang mendapat prioritas dari seluruh elemen umat sehingga sumber daya manusia umat Islam mengalami peningkatan tajam.

Nabi Muhammad adalah sosok teladan agung. Menurut KH. Maimoen Zubair, Nabi Muhammad mampu membebaskan penjajahan di Arab dalam waktu singkat, hanya 23 tahun, dengan gerakan intelektualitasnya.

Perintah membaca yang pertama kali turun adalah kunci Islam dalam membangun peradaban berbasis intelektualitas sehingga lahir ilmu-ilmu baru dalam dunia Islam yang sangat bermanfaat dalam membangun peradaban umat manusia.

Inspirasi lain dari perang Iran versus Israel ini adalah urgensi dan signifikansi ukhuwwah Islamiyyah (persaudaraan Islam) dalam sebuah perjuangan. Hal ini ditegaskan dalam Q.S. al-Hujurat 49:10 yang menyatakan: innama al-mu’minuna ikhwah (sesungguh orang-orang mukmin itu bersaudara). Bahkan jika ada yang bermusuhan, maka harus dirukunkan dan didamaikan sehingga esensi persaudaraan bisa terjalin dengan baik.

Persaudaraan dibuktikan dengan saling tolong menolong, memperkuat, dan bekerjasama dalam kebaikan dan mencegah kemungkaran. Memperkuat persaudaraan inilah strategi Nabi ketika berhijrah ke Madinah sehingga umat Islam solid dan kohesif sebagai bekal utama dalam menghadapi musuh Islam yang tidak ingin Islam berkibar di muka bumi.

Ironisnya, dalam konflik Iran dan Israel, ada Negara-negara muslim yang tidak membantu Iran. Justru mereka bekerjasama dengan nonmuslim yang notabene sebagai Negara yang menghancurkan Palestina yang terdapat masjid suci ketiga umat Islam, yaitu masjidul aqsha. Kekuatan umat Islam akan mudah dihancurkan jika mereka terpecah belah dengan mengedepankan egosentrisnya, apalagi demi mendapatkan imbalan ekonomi.

Wahn atau cinta harta dan takut mati adalah sumber kemunduran umat Islam. Wahn menjadi penyakit yang menggerogoti umat Islam sehingga sulit mencapai persatuan Islam sebagaimana doktrin al-Qur’an dan sunnah Nabi Muhammad.

Indonesia sebagai Negara berpenduduk muslim terbesar dunia sudah seyogianya proaktif mengembangkan ilmu dan teknologi untuk mengejar ketertinggalannya dengan Negara-negara maju supaya mampu melahirkan produk ilmu dan teknologi yang eksponsional di mata dunia. Jika tidak, maka cepat atau lambat, pertempuan peradaban akan berujung kepada perang fisik yang membutuhkan kekuatan besar yang canggih.

*Santri

  • Penulis: admin
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengenal Matsna, Pimpinan Baru IPNU Pati

    Mengenal Matsna, Pimpinan Baru IPNU Pati

    • calendar_month Sel, 31 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 235
    • 0Komentar

    PATI – Matsna Zakiyyatus Salwa sosok gigih yang saat ini menjabat sebagai ketua cabang IPNU Pati hingga 2023 nanti. Pria kelahiran 05 Desember 1999 ini mengusung visi ‘Sinergitas pelajar NU yang berilmu, humanis dan mandiri’ dalam mengemban tugas barunya ini. Untuk mewujudkan visi tersebut, pria berkacamata yang berasal dari Desa Pagerharjo, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati […]

  • Rokok Bagian Dari Kehidupan Masyarakat

    Rokok Bagian Dari Kehidupan Masyarakat

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2015
    • account_circle admin
    • visibility 200
    • 0Komentar

     NU Online; Nahdlatul Ulama melalui Pengurus Pusat Lembaga Seni Budaya Muslim Indonesia (Lesbumi) dan Sarekat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) menyatakan siap melawan dan melakukan somasi jika Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) melakukan somasi kepada Kementerian Sosial. Seperti diketahui, Mensos Khofifah Indar Parawansa mengunjungi Orang Rimba dalam rangka menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya 11 orang karena […]

  • PCNU PATI - Mari Peduli Sesama.

    Mari Peduli Sesama

    • calendar_month Kam, 16 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Pati- NU Care Lazisnu Pati terhitung mulai hari ini Senin (13/6) melakukan penggalangan donasi untuk Almeera Azzahra Alfathunnisa, seorang gadis kecil yang sudah lama mengidap kanker ginjal.Gadis yang masih berusia empat tahun ini harus bolak balik ke RS Karyadi Semarang untuk menjalani kemoterapi setiap bulannya. Kami dari Lazisnu Cabang Pati bermodalkan flyer bermaksud untuk mengajak […]

  • PCNU-PATI Photo by Martin Marek

    Tonjolisasi

    • calendar_month Rab, 11 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Saban malam. Menjelang rehat, rumah saya selalu didatangi teman-teman baik dari tetangga, kolega kerja, bahkan orang yang baru saja bertutur sapa pun bisa rehat, istirahat di rumah. Semuanya dengan maksud dan tujuan berbeda-beda. Ada yang sekadar ngopi saja dengan jangongan ngalor ngidul ngetan ngulon tanpa tentu arah. Saya hanya menjadi […]

  • IPMAFA Peduli Korban Banjir

    IPMAFA Peduli Korban Banjir

    • calendar_month Jum, 7 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Pati. Program Studi Manajemen Zakat Wakaf IPMAFA Pati mendatangi salah satu wilayah korban banjir Pati. Bapak Dr. Jamal Ma’mur Asmani, MA selaku Kaprodi Zawa didampingi Sekprodi M. Luthfi, S.Pd.I perwakilan dari anggota BEM Pro Zawa menyerahkan bantuan secara langsung kepada bapak Agus Sutrisno (Ketua RT 02/03) Dukuh penggingwangi, Desa Kasiyan Sukolilo Pati. Di desa yang […]

  • Saat Timnas Garuda dan Pejuang Kemerdekaan Merebut Tahta. Photo by Vienna Reyes on Unsplash.

    Saat Timnas Garuda dan Pejuang Kemerdekaan Merebut Takhta

    • calendar_month Kam, 18 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* SEA Games Kamboja 2023 bakal menjadi kenangan manis di album Timnas Garuda. Bagi penulis dan pastinya Sebagian besar manusia Indonesia, sepakat bahwa, kita tak perlu jadi juara umum, asalkan tim bola kita menang, itu sudah lebih dari cukup. Pasalnya, puasa gelar dalam SEA Games selama 32 tahun akhirnya terbayar. Timnas sepak […]

expand_less