Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Haul KH. Muhammad Karim, Pakar Sejarah : Santri Jangan Minder

Haul KH. Muhammad Karim, Pakar Sejarah : Santri Jangan Minder

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 25 Okt 2021
  • visibility 351
  • comment 0 komentar
K. Yusuf Hasyim, Ketua PCNU Pati sedang menyampaikan materi dalam Talk Show Ilmiah dalam rangka memperingati haul ke-37 KH. Muhammad Karim

GEMBONG – Rangkaian Haul KH. Muhammad Karim ke-37 yang berlangsung sejak Kamis (14/10) akhirnya pungkas Minggu (24/10) pagi kemarin di aula Ponpes Shofa Az Zahro’ (PPSA) Gembong, Pati. Penutupan haul diisi dengan talk show ilmiyah dengan undangan peserta sebanyak 150 orang. 

“Kami sengaja membatasi peserta yang hadir langsung tapi kami menyajikannya juga lewat google meet dan Youtube Ponpes Shofa Az Zahro,” tutur Gus Anang Alfan Ro’is, ketua panitia.

Peserta undangan tersebut terdiri dari beragam elemen, diantaranya PMII, IPNU dan IPPNU, delegasi pelajar SLTA se-Kecamatan Gembong serta Santri Ponpes Shofa Az Zahro.

Talk show ilmiah dengan tema besar ‘Membedah Perjuangan Kiai Lokal’ tersebut menghadirkan dua narasumber yang memang mebidangi materi diskusi. Keduanya adalah K. Yusif Hasyim (ketua PCNU Pati) dan Gus Nanal Ainal Fauz (pakar sejarah ulama Nusantara).

Diskusi semakin menarik karena di Pandu oleh salah satu jajaran pengasuh PPSA, Gus Faiz Aminuddin yang juga memiliki ketertarikan dengan sejarah, terutama ulama lokal. 

Dalam pengantarnya, Gus Faiz memaparkan tentang perjuangan KH. Muhammad Karim dalam berbagai aspek. Di antaranya, aspek pendidikan, spiritual, nasionalisme hingga aspek politik. 

“Mbah Karim itu santri yang kemudian berada di tempat yang tepat untuk mengaplikasikan ilmunya. Perjuangannya sangat kompleks. Namun tempat yang tepat saja tidak cukup, harus ada tekad untuk berjuang li i’laa’i kalimatillah,” tuturnya.

Sementara itu, K. Yusif Hasyim yang pertama kali menyampaikan materinya mengamini apa yanh disebut Gus Faiz sebagai kiai komplek. Ia menukil dari Maulana Habib Luthfi bahwa ada lima jenis kiai, yaitu kiai tandur, kiai tutur, kiai sembur, kiai catur dan kiai wuwur.

“Setelah sekilas membaca Manaqib KH. Muhammad Karim, saya menyimpulkan bahwa beliau sosok kiai yang kompleks. Bahkan kalau boleh saya menambahkan, beliau termasuk tipe kiai yang ke enam, kiai muharrik atau penggerak,” tuturnya. 

Pembahsan semakin seru ketika Gus Nanal yang merupakan pakar dalam dunia ulama nusantara menyajikan data yang sangat memotovasi para santri. Dia menyebut, para ulama terdahulu sudah mampu memiliki karya dalam usia belia. Namun di sisi lain, ia juga menyampaikan bahwa ada ulama besar yang baru mempelajari agama di atas usia 40 tahun. 

“Maka, kita para santri jangan minder, tidak ada kata terlambat untuk belajar. Belajar, belajar dan belajar sampai menjadi ahli dalam satu bidang keilmuan,” tandas Pengasuh Ponpes Manbaus Sa’adah ini. 

Dalam akhir perjumpaan, baik K. Yisif dan Gus Nanal berpesan agar santri bisa memanfaatkan teknologi. Disamping itu, mereka juga memberi wejangan kepada para santri untuk terus belajar meskipun sudah tidak tinggal di pondok.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati Hari Santri 2020, PC JRA Pati Gelar Pelatihan Praktisi Ruqyah

    Peringati Hari Santri 2020, PC JRA Pati Gelar Pelatihan Praktisi Ruqyah

    • calendar_month Rab, 28 Okt 2020
    • account_circle admin
    • visibility 270
    • 0Komentar

    PATI – Dalam rangka memperingati Hari Santri 2020, Jam’iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) Laskar Jolosutro dan LDNU Kabupaten Pati menggelar pelatihan praktisi di Pesantren Al-Fakhry Hadiwijaya Kajen, Margoyoso, Pati. Pelatihan itu ditujukan mencetak praktisi ruqyah yang akan berkhidmat di tengah masyarakat. Pati, (23/10/2020) “Sebanyak 160-an peserta putra-putri yang mengikuti pelatihan tersebut yang berasal dari Demak, Jepara, Grobogan, […]

  • Membangun Semangat Nasionalisme Melalui Tradisi Lokal

    Membangun Semangat Nasionalisme Melalui Tradisi Lokal

    • calendar_month Rab, 31 Agu 2016
    • account_circle admin
    • visibility 355
    • 0Komentar

    Pati. Pemerintah Desa Ketanggan dan KKN IPMafa beserta warga Nahdliyin setempat mengadakan ngaji budaya bersama KH. Umar Fayumi dari Kajen Putra KH. Fayumi Munji Ketua Tanfidziyah NU tahun 90-awal. Acara bertempat di Balai Desa Ketanggan 20/8 kemarin. “Semangat nasionalisme kita akan terus kuat apabila kita memahami tradisi lokal dan menjaga serta melestarikannya. Sebab tradisi lokal […]

  • PCNU-PATI

    PC Lazisnu Kudus Bantu Korban Banjir Pati

    • calendar_month Kam, 8 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Tim managerial PC Lazisnu Pati mendampingi tim Lazisnu Kabupaten Kudus menyerahkan bantuan donasi untuk korban banjir di Desa Sinomwidodo, Kecamatan Tambakromo Kabupaten Pati, selasa (06/12) sore. Penyerahan donasi tersebut sebagai bentuk peduli kemanusiaan dari PC Lazisnu Kudus untuk warga yang terdampak di wilayah tersebut. Dalam hal misi kemanusiaan ini, tim PC Lazisnu Kabupaten […]

  • PMII Syekh Mutamakkin Warnai WCD di Tunggulsari

    PMII Syekh Mutamakkin Warnai WCD di Tunggulsari

    • calendar_month Sen, 23 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 347
    • 0Komentar

    TAYU-World Cleanup Day (WCD) merupakan agenda bersih-bersih yang dilakukan di setiap tanggal 21 September di seluruh dunia. Dalam meramaikan agenda ini, Pemprov Jawa Tengah membentuk even Jateng Kudu Resik yang tersebar hampir di seluruh wilayah Jateng. Para Kader PMII Syekh Mutamakkin berpose bersama para relawan WCD Jateng Kudu Resik usai melaksanakan bersih-bersih masal di Jalan […]

  • PCNU-PATI

    Pesan Ketua FKPT: Jangan Terperdaya dengan Pergantian Bungkus Kelompok Radikal

    • calendar_month Rab, 12 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-Semarang – Perubahan bungkus atau gerakan yang dilakukan kelompok radikal perlu diwaspadai setiap saat. Hal itu diungkapkan Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah Prof Dr Syamsul Ma’arif dalam kegiatan rapat pengurus, silaturahim dan kunjungan Direktur Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Prof Dr Irfan Idris, MA., di Delman Resto Semarang, Selasa (11/4/2023). “Beberapa […]

  • PGMI IPMAFA Gelar Pelatihan Computational Thinking

    PGMI IPMAFA Gelar Pelatihan Computational Thinking

    • calendar_month Jum, 12 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 254
    • 0Komentar

      Para guru MI antusias mengikuti Pelatihan Computational Thinking di aula IPMAFA  MARGOYOSO – Puluhan guru Madrasah Ibtidaiyah di wilayah Pati Utara mengikuti Pelatihan Computational Thinking pada Pembelajaran Tematik Berbasis Kearifan Lokal. Kegiatan yang diadakan pada Rabu (10/11) di aula 1 lantai 2 kampus IPMAFA merupakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari dosen PGMI Fakultas Tarbiyah […]

expand_less