Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hasil Riset Dosen IPMAFA Diseminarkan

Hasil Riset Dosen IPMAFA Diseminarkan

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 16 Agu 2019
  • visibility 324
  • comment 0 komentar

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati menggelar Seminar Hasil Riset Dosen pada Kamis (15/8). Bertempat di Ruang Meeting Rektorat IPMAFA, acara tersebut diikuti oleh penerima Hibah Peningkatan Mutu Penelitian LPPM IPMAFA Tahun 2019 dan civitas akademika lainnya.

Presentasi hasil riset dosen IPMAFA di ruang meeting IPMAFA Kamis (15/8)

Hadir sebagai reviewer ialah Dr. A. Dimyati, M.Ag, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, dan Dr. Ali Subhan, M.A, Wakil Rektor Bidang Administrasi, Sarana prasarana, dan Keuangan. Acara tersebut dipandu langsung oleh Ketua LPPM IPMAFA, M. Sofyan Alnashr.

Hasil riset yang diseminarkan merupakan penelitian dosen IPMAFA dari berbagai bidang keilmuan. Setidaknya riset tahun 2019 mewakili tiga Fakultas yang ada di IPMAFA, yaitu Fakultas Tarbiyah, Fakultas Syari’ah dan Ekonomi Islam, dan Fakultas Dakwah dan Pengembangan Masyarakat.

Sofyan menjelaskan kegiatan riset merupakan program yang sejalan dengan visi kampus menjadi Perguruan Tinggi Riset yang Berbasis pada Nilai-nilai Pesantren. “Hal ini menjadi kewajiban dosen yang terangkum dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat. Jadi dosen tidak mengajar saja namun juga harus meneliti dan mengabdi”, jelasnya.

Riset mendorong dosen untuk mengembangkan kompetensi sesuai dengan bidang keahliannya. Hasil riset diharapkan dapat membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi masyarakat atau menghasilkan karya inovatif yang bermanfaat untuk kehidupan sosial. Dalam hal ini, riset juga menjadi sarana mengembangkan pendidikan Islam terutama dunia pesantren. Tindak lanjut dari riset ini ialah publikasi hasil penelitian melalui jurnal ilmiah, baik cetak maupun daring atau online.

“Tanpa publikasi, hasil riset hanya akan menumpuk tak terbaca. Melalui jurnal ilmiah, hasil riset dosen bisa dijadikan kajian pustaka untuk riset-riset lain yang akan datang”, imbuh Sofyan.

Mengajar, mendidik, meneliti, dan mengabdi adalah tugas sekaligus tanggung jawab seorang dosen. Maka dalam pembelajaran, dosen sebisa mungkin melakukan kontekstualisasi antara teori dengan kenyataan, antara konsep dengan lingkungan sekitar. Dengan begitu, pembelajaran, penelitian, dan pengabdian dosen akan lebih bermakna.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LP Ma’arif  Cabang Pati adakan Pelatihan Membuat Soal Ujian

    LP Ma’arif Cabang Pati adakan Pelatihan Membuat Soal Ujian

    • calendar_month Sab, 23 Apr 2016
    • account_circle admin
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Pati. Lembaga Pendidikan Cabang Pati mengadakan pelatihan pembuatan soal ujian. Bertempat di gedung Nahdlatul Ulama lantai 3 yang di ikuti oleh guru-guru di bawah naungan LP Ma’arif cabang Pati. Jumat (26/2)             Moh Anwar selaku ketua LP Ma’arif menjelaskan apabila pelatihan pembuatan soal ujian sangat di perlukan. Hal ini karena berkaitan dengan pelajaran Aswaja, apabila […]

  • PCNU Pati Bentuk  Relawan Pendamping Pemberdayaan Masyarakat Desa

    PCNU Pati Bentuk Relawan Pendamping Pemberdayaan Masyarakat Desa

    • calendar_month Sab, 21 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Warta PCNU, Menindaklanjuti surat edaran dari PBNU tentang Seleksi Relawan Pendamping Pemberdayaan Masyarakat Desa, PCNU Kab. Pati pada hari Jum’at, 20 Maret 2015 mengadakan Sosialisasi dan koordinasi dengan pengurus MWC NU se-Kab. Pati, Pengurus GP. Ansor Se-Kab. Pati dan Pengurus Fatayat NU se-Kab. Pati. Dalam kesempatan itu Rais Syuriyah PCNU Pati, KH. M. Aniq Muhammadun […]

  • 52 Orang Lolos Diklatsar Banser

    52 Orang Lolos Diklatsar Banser

    • calendar_month Ming, 13 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 216
    • 0Komentar

    MARGOREJO-Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Margorejo menjalani hajat besar jelang pertengahan bulan ini. Sejak Jumat (11/10) kemarin, pihak PAC Ansor menggelar Diklatsar Banser yang diikuti sedikitnya 52 peserta di TPQ Al Musthofa, Sokobubuk, Margorejo. Pembukaan Diklatsar Banser di TPQ Al Musthofa, Sokobubuk, Margorejo, Jumat (11/10) Hal ini disampaikan oleh Abdul Qohar, S.Pd., […]

  • Usung Tema Keraton Mawaskan, OSIM MA Walisongo Kayen Gelar Pesta Demokrasi

    Usung Tema Keraton Mawaskan, OSIM MA Walisongo Kayen Gelar Pesta Demokrasi

    • calendar_month Kam, 27 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. – Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) MA Walisongo Kayen mengadakan pemilihan ketua, Kamis (27/10/2022). Kegiatan yang dilangsungkan di halaman Madrasah Aliyah Walisongo Kayen ini mengusung tema “Keraton Mawaska”. Acara dimulai dengan apel pembukaan yang dipimpin oleh Kepala MA Walisongo Kayen, Sunoto, M. Ag. Dalam kesempatan itu, Kepala Madrasah Sunoto menyampaikan bahwa selalu ada suka […]

  • HUT Pati, PCNU : Kedepankan Pembangunan SDM

    HUT Pati, PCNU : Kedepankan Pembangunan SDM

    • calendar_month Kam, 5 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 267
    • 0Komentar

    K. Yusuf Hasyim, ketua PCNU Pati PATI-Tujuh Agustus nanti Kabupaten Pati tepat berusia 698 tahun. Ini merupakan umur yang tergolong matang untuk sebuah kota.  Harapan demi harapan terpanjat dari masyarakat Kabupaten Pati. Tentunya mereka menginginkan Pati yang lebih baik ke depannya.  Nahdlatul Ulama sebagai salah satu organisasi sosial keagamaan di Pati turut menyampaikan pandangannya untuk […]

  • Santri Membangun Negeri

    Santri Membangun Negeri

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.673
    • 0Komentar

      Oleh: Jamal Ma’mur Asmani Dosen IPMAFA, Penulis Buku   Hari santri nasional yang berlangsung pada tanggal 22 Oktober 2025 menjadi momentum bangsa ini untuk meneguhkan spirit nasionalisme di tengah gempuran globalisasi dan modernisasi yang menghancurkan pondasi utama bangsa di segala aspek kehidupan. Latar historis hari santri berupa resolusi jihad yang dikumandangkan Hadlratussyaikh KH. M. […]

expand_less