Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hasil Riset Dosen IPMAFA Diseminarkan

Hasil Riset Dosen IPMAFA Diseminarkan

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 16 Agu 2019
  • visibility 268
  • comment 0 komentar

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati menggelar Seminar Hasil Riset Dosen pada Kamis (15/8). Bertempat di Ruang Meeting Rektorat IPMAFA, acara tersebut diikuti oleh penerima Hibah Peningkatan Mutu Penelitian LPPM IPMAFA Tahun 2019 dan civitas akademika lainnya.

Presentasi hasil riset dosen IPMAFA di ruang meeting IPMAFA Kamis (15/8)

Hadir sebagai reviewer ialah Dr. A. Dimyati, M.Ag, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, dan Dr. Ali Subhan, M.A, Wakil Rektor Bidang Administrasi, Sarana prasarana, dan Keuangan. Acara tersebut dipandu langsung oleh Ketua LPPM IPMAFA, M. Sofyan Alnashr.

Hasil riset yang diseminarkan merupakan penelitian dosen IPMAFA dari berbagai bidang keilmuan. Setidaknya riset tahun 2019 mewakili tiga Fakultas yang ada di IPMAFA, yaitu Fakultas Tarbiyah, Fakultas Syari’ah dan Ekonomi Islam, dan Fakultas Dakwah dan Pengembangan Masyarakat.

Sofyan menjelaskan kegiatan riset merupakan program yang sejalan dengan visi kampus menjadi Perguruan Tinggi Riset yang Berbasis pada Nilai-nilai Pesantren. “Hal ini menjadi kewajiban dosen yang terangkum dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat. Jadi dosen tidak mengajar saja namun juga harus meneliti dan mengabdi”, jelasnya.

Riset mendorong dosen untuk mengembangkan kompetensi sesuai dengan bidang keahliannya. Hasil riset diharapkan dapat membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi masyarakat atau menghasilkan karya inovatif yang bermanfaat untuk kehidupan sosial. Dalam hal ini, riset juga menjadi sarana mengembangkan pendidikan Islam terutama dunia pesantren. Tindak lanjut dari riset ini ialah publikasi hasil penelitian melalui jurnal ilmiah, baik cetak maupun daring atau online.

“Tanpa publikasi, hasil riset hanya akan menumpuk tak terbaca. Melalui jurnal ilmiah, hasil riset dosen bisa dijadikan kajian pustaka untuk riset-riset lain yang akan datang”, imbuh Sofyan.

Mengajar, mendidik, meneliti, dan mengabdi adalah tugas sekaligus tanggung jawab seorang dosen. Maka dalam pembelajaran, dosen sebisa mungkin melakukan kontekstualisasi antara teori dengan kenyataan, antara konsep dengan lingkungan sekitar. Dengan begitu, pembelajaran, penelitian, dan pengabdian dosen akan lebih bermakna.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berkat Koin NU, MWC Batangan Bangun Gedung Baru Senilai 2 Milyar

    Berkat Koin NU, MWC Batangan Bangun Gedung Baru Senilai 2 Milyar

    • calendar_month Ming, 12 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 193
    • 0Komentar

    K. Yusuf Hasyim (jongkok), dalam seremoni peletakan batu pertama pembangunan gedung MWC NU Kecamatan Batangan, Minggu (12/9) pagi. BATANGAN – Koin NU memberikan dampak besar bagi organisasi dan masyarakat luas. Di berbagai daerah, manfaat gerakan sosial ini telah dirasakan oleh banyak kalangan.  Mulai dari santunan paling sederhana, misalnya bantuan kemanusiaan untuk warga miskin, santunan yatim, […]

  • KH. Arwan Kholil Tutup Usia

    KH. Arwan Kholil Tutup Usia

    • calendar_month Sab, 5 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 261
    • 0Komentar

    GEMBONG-Kabar duka menyelimuti Kecamatan Gembong. Pasalnya, salah satu ulama kharismatik dari Kecamatan yang berada di Lereng Muria tersebut berpulang Sabtu (9/10) sore. Potret KH. Arwan Kholil (peci putih) saat pemilu 2019 Dialah K.H. Arwan Kholil, pengasuh Ponpes Darul Hikmah, Gembong. Di usia yang belum tergolong sepuh (56 tahun), ulama ahli fikih tersebut harus kembali ke […]

  • Program Berdaya Guna, LAZISNU Pati Kembali Serahkan Kambing Bergulir sasar warga Sukolilo

    Program Berdaya Guna, LAZISNU Pati Kembali Serahkan Kambing Bergulir sasar warga Sukolilo

    • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.664
    • 0Komentar

      Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Pati kembali merealisasikan program pemberdayaan ekonomi melalui penyaluran kambing bergulir. Pada Rabu, 18 Februari 2026, dua ekor kambing betina dalam kondisi bunting resmi diserahkan kepada Mukayyat, warga Desa Kedungwinong, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. Serah terima dilakukan langsung oleh Edi Kiswanto, selaku Ketua LAZISNU Kabupaten […]

  • Rakerwil I Ma’arif NU Jawa Tengah Siap Digelar di Wonosobo

    Rakerwil I Ma’arif NU Jawa Tengah Siap Digelar di Wonosobo

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Semarang – Setelah dilantik oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan dikukuhkan oleh Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PBNU pada akhir Agustus 2024 lalu, pengurus Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah masa khidmah 2024-2029 terus memantabkan program kerja yang telah disusun dalam kegiatan pengukuhan pada Ahad-Senin (25-26/8/2024) di Novotel Semarang kemarin. Dalam rangka […]

  • PCNU-PATI

    Ketua PCNU Pati Hadiri Peresmian Polresta Pati

    • calendar_month Kam, 13 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 200
    • 0Komentar

    PATI – Kenaikan tipe Polres Pati menjadi Polresta Pati resmi dikukuhkan oleh Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol. Ahmad Luthfi, di Halaman Mapolresta, Kamis (13/10/2022) pagi. Peningkatan tipe Polres Pati menjadi Polresta Pati tertuang dalam surat keputusan Kapolri Nomor Kep/1154/VIII/2022. Penjabat (Pj) Bupati Pati, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati beserta anggota DPR RI, Tokoh […]

  • KH. M. Imamuddin : Guru Agama Harus Bersanad Sampai Rosulullah

    KH. M. Imamuddin : Guru Agama Harus Bersanad Sampai Rosulullah

    • calendar_month Rab, 14 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 260
    • 0Komentar

    CLUWAK-Ancaman generasi muda sekarang adalah narkoba dan radikalisme. Indonesia telah menjadi pasar terbesar narkoba di Asia Tenggara. Di sisi lain Radikalisme kini menyebar dengan massif, menembus batas sosial dan usia. Massifnya penyebaran ini dikarenakan kemajuan teknologi informasi sehingga siapapun termasuk generasi muda NU bisa mengakses segala informasi. KH. M. Imamuddin sedang menyampaikan pengajian dalam rangka […]

expand_less