Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Forum Diskusi Santri : Santri Bisa Jadi Apa Saja

Forum Diskusi Santri : Santri Bisa Jadi Apa Saja

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 29 Okt 2019
  • visibility 280
  • comment 0 komentar

WEDARUJAKSA-Momen Hari Santri Nasional yang berdekatan dengan Hari Sumpah Pemuda dimanfaatkan oleh para peserta didik Yayasan Pendidikan Bustanul Ulum, Pagerharjo, Wedarijaksa. Peserta didik yang tergabung dalam Himpunan Siswa Bustanul Ulum ini menggelar diskusi publik pada Senin (28/10) kemarin.

Acara bertajuk Forum Diskusi Santri (Santri Indonesia untuk Perdamaian Bangsa) tersebut menghadirkan para praktisi dari berbagai latar belakang. Namun uniknya, semua pemantik tersebut merupakan alumni pesantren atau santri. Beberapa nama seperti Ahmad Nashiruddin, Ira Wahyuningsih dan Nanang Dwi Pratama menghiasai forum tersebut.

Para Pemateri dalam Forum Diskusi Santri yang digelar oleh Himpunan Siswa Bustanul Ulum, Senin (28/10)

Pesertanya pun tak main-main. Panitia mengundang delegasi dari seluruh MA dan MTs se-Kabupaten Pati untuk turut dalam diskusi yang digelar di gedung Bustanul Ulum ini. hasilnya, ratusan peserta memadati ruangan berkapasitas enam ratus orang tersebut.

Salah satu pemantik, Ahmad Nashiruddin menekankan pada peran santri milenial dalam menghadapi tantangan zaman. Menurut pria yang bekerja sebagai tenaga kependidikan di IPMAFA ini, santri wajib mampu beradap tasi dengan lingkungan dimanapun ia berada. Hal ini tentunya dalam batas-batas tertentu. Dengan kata lain, Nashiruddin hendak menyampaikan bahwa santri bisa menjadi apa saja tanpa kehilangan jati dirinya sebagai santri.

“Di era modern ini, santri bisa menjadi apa saja. Namun perlu diingat bahwa dimanapun berkiprah, santri harus menjaga akhlaknya sebagai santri.” Tuturnya.

Acara diakhiri dengan sesi Tanya jawab oleh beberapa santri yang hadir. Menurut Ira Wahyuningsih, acara semacam ini perlu dilaksanakan secara rutin. Tujuannya, lanjut Ira, adalah untuk mendongkrak semangat santri dalam mengambil peranan di masyarakat.

“Santri tidak usah minder. Kalau ditanya jadi apa? Jawab, santri bisa jadi presiden, santri bisa jadi wakil presiden, santri bisa jadi menteri, pengusaha, dan lain sebagainya” tandasnya bersemangat.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Gabor Kozmon

    Ketika Ernest Hemingway “Berpuasa”

    • calendar_month Sen, 6 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Setiap tahun kaum muslim melakukan ibadah puasa wajib satu bulan penuh di bulan ramadhan. Bulan ramadhan memang bulan yang istimewa, bulan yang suasananya begitu berbeda. Kebersamaan dalam keluarga, kebersamaan dalam masyarakat begitu melekat. Misalnya, buka puasa bersama, tarawih bersama, dan sahur bersama. Dan, bulan puasa juga diawali dengan rame-rame hiruk-pikuk […]

  • Bakti Sosial, PAC Fatayat NU Kec Tayu

    Bakti Sosial, PAC Fatayat NU Kec Tayu

    • calendar_month Sel, 4 Jul 2017
    • account_circle admin
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Pati. Pengurus PAC Fatayat Tayu mengadakan Bakti Sosial berupa pembagian sembako dan bazar murah bertempat di aula kecamatan Tayu, 18/6 kemarin             “Acara pembagian sembako sebanyak 500 bungkus dengan sasaran warga Nahdlyin di kecamatan Tayu dan sekitarnya, dengan bulan ramadhan ini kita tanamkan sikap peduli dengan sesama dan solidaritas terhadap lingkungan sekitar kita,”jelas Anisatul Warda […]

  • Hukum Adzan yang Lupa Beberapa Lafadz

    Hukum Adzan yang Lupa Beberapa Lafadz

    • calendar_month Sab, 20 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Bagaimana hukum adzan yang dilakukan saat ada beberapa kalimat atau bacaan yang terlupa atau terlewat tidak diucapkan? Karena kodrat manusia, maka lupa menjadi suatu hal yang lumrah terjadi. Pun bagi muadzin (orang yang melafalkan adzan), bisa terlupa tidak melafalkan salah satu kalimat adzan. Permasalahan ini lah yang kemudian diangkat dalam Bahtsul Masail yang diselenggarakan rutin […]

  • NU Kultural sebagai Basis Masyarakat Sipil

    NU Kultural sebagai Basis Masyarakat Sipil

    • calendar_month Sab, 8 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 751
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Dalam Khittah Nahdlatul Ulama (NU), istilah NU merujuk pada dua makna yang saling terkait, yaitu NU sebagai sebuah organisasi dan NU sebagai komunitas anggotanya. KH. Abdul Muchit Muzadi dalam buku, Ensiklopedia Khittah NU, dijelaskan bahwa istilah NU Jam’iyyah (NU secara struktural) dan NU Jamaah (NU secara kultural) sering kali digunakan untuk […]

  • NU Gembong Bocorkan Konsep Agenda Hari Santri

    NU Gembong Bocorkan Konsep Agenda Hari Santri

    • calendar_month Jum, 9 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 208
    • 0Komentar

    GEMBONG – Hari Santri Nasional (HSN) yang biasa diperingati setiap 22 Oktober memang masih cukup jauh. Namun, MWC NU Gembong telah mempersiapkan kegiatan untuk mengenang jasa para santri tersebut. Jumat (9/9) siang, MWC NU Gembong melangsungkan rapat untuk membahas kegiatan tersebut. Personel rapat pun beragam guna memperoleh ide-ide dan gagasan baru untuk memperingati HSN 2022. […]

  • Roman Terpendam Marah Rusli

    Roman Terpendam Marah Rusli

    • calendar_month Jum, 23 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 347
    • 0Komentar

     Apakah ada yang kekal di dunia ini? nyawa dengan badan saja, yang sedemikian rapat hubungannya, pada suatu ketika akan berpisah juga, seperti dua benda yang tak pernah terhubung.(hal 25).  Gaya bercerita marah rusli dalam novel ini begitu mempesona, teks – teks yang lahir dari hal – hal biasa di tangannya mengalir terasa begitu ajaib, ringan, […]

expand_less