Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Forum Diskusi Santri : Santri Bisa Jadi Apa Saja

Forum Diskusi Santri : Santri Bisa Jadi Apa Saja

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 29 Okt 2019
  • visibility 321
  • comment 0 komentar

WEDARUJAKSA-Momen Hari Santri Nasional yang berdekatan dengan Hari Sumpah Pemuda dimanfaatkan oleh para peserta didik Yayasan Pendidikan Bustanul Ulum, Pagerharjo, Wedarijaksa. Peserta didik yang tergabung dalam Himpunan Siswa Bustanul Ulum ini menggelar diskusi publik pada Senin (28/10) kemarin.

Acara bertajuk Forum Diskusi Santri (Santri Indonesia untuk Perdamaian Bangsa) tersebut menghadirkan para praktisi dari berbagai latar belakang. Namun uniknya, semua pemantik tersebut merupakan alumni pesantren atau santri. Beberapa nama seperti Ahmad Nashiruddin, Ira Wahyuningsih dan Nanang Dwi Pratama menghiasai forum tersebut.

Para Pemateri dalam Forum Diskusi Santri yang digelar oleh Himpunan Siswa Bustanul Ulum, Senin (28/10)

Pesertanya pun tak main-main. Panitia mengundang delegasi dari seluruh MA dan MTs se-Kabupaten Pati untuk turut dalam diskusi yang digelar di gedung Bustanul Ulum ini. hasilnya, ratusan peserta memadati ruangan berkapasitas enam ratus orang tersebut.

Salah satu pemantik, Ahmad Nashiruddin menekankan pada peran santri milenial dalam menghadapi tantangan zaman. Menurut pria yang bekerja sebagai tenaga kependidikan di IPMAFA ini, santri wajib mampu beradap tasi dengan lingkungan dimanapun ia berada. Hal ini tentunya dalam batas-batas tertentu. Dengan kata lain, Nashiruddin hendak menyampaikan bahwa santri bisa menjadi apa saja tanpa kehilangan jati dirinya sebagai santri.

“Di era modern ini, santri bisa menjadi apa saja. Namun perlu diingat bahwa dimanapun berkiprah, santri harus menjaga akhlaknya sebagai santri.” Tuturnya.

Acara diakhiri dengan sesi Tanya jawab oleh beberapa santri yang hadir. Menurut Ira Wahyuningsih, acara semacam ini perlu dilaksanakan secara rutin. Tujuannya, lanjut Ira, adalah untuk mendongkrak semangat santri dalam mengambil peranan di masyarakat.

“Santri tidak usah minder. Kalau ditanya jadi apa? Jawab, santri bisa jadi presiden, santri bisa jadi wakil presiden, santri bisa jadi menteri, pengusaha, dan lain sebagainya” tandasnya bersemangat.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • M. Ngisom (baju hitam) saat menyampaikan materi seputar LTN di Gedung PCNU Kota Semarang

    Pimred NU Online Jateng Apresiasi LTN yang Aktif, Pati Masuk Daftar

    • calendar_month Kam, 14 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 223
    • 0Komentar

    SEMARANG – Pengurus Wilayah NU Jawa Tengah, menggelar FGD penangkalan Hoax, Kamis (14/7) siang ini. Forum diskusi ini diperuntukkab bagi pengurus Lajnah Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN-NU) se-Jawa Tengah. Para peserta yang hadir dalam forum yang digelar di Gedung PCNU Kota Semarang tersebut mendapat pengarahan dari para pemantik. Salah satunya adalah M. Ngisom, Pimpinan […]

  • Perkuat Kompetensi, Ma’arif NU Calon Gelar Asesmen Calon Asesor LP Ma`arif NU Jateng Gelar Pelatihan dan Asesmen Calon Asesor Kompetensi

    Perkuat Kompetensi, Ma’arif NU Calon Gelar Asesmen Calon Asesor LP Ma`arif NU Jateng Gelar Pelatihan dan Asesmen Calon Asesor Kompetensi

    • calendar_month Sel, 5 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 236
    • 0Komentar

      Semarang – Lembaga Pendidikan Ma`arif NU Jawa Tengah melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P2 Ma`arif menggelar kegiatan Pelatihan Asesor Kompetensi dan Asesmen Calon Asesor (ACA) LSP P2 Ma`arif NU Jawa Tengah. Kegiatan berlangsung selama lima hari tersebut dilaksanakan pada 1-5 November di Hotel Muria Semarang. Hadir dalam pembukaan kegiatan, Sekretrais PWNU Jawa Tengah KH […]

  • PCNU-PATI

    Ramadan: Bulan Literasi dan Numerasi

    • calendar_month Sab, 30 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Selain menjadi bulan suci, bulan Ramadan dapat dianggap sebagai bulan yang mempromosikan literasi dan numerasi di antara umat muslim di seluruh dunia. Di tengah praktik ibadah puasa dan doa yang intens, terdapat peluang untuk memperdalam pengetahuan, meningkatkan keterampilan, dan mengembangkan pemahaman yang lebih baik tentang aspek literasi dan numerasi. Kita perlu menjelajahi […]

  • PCNU-PATI

    Tradisi Buka Puasa Bersama

    • calendar_month Ming, 31 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Baru-baru ini ditetapkan, tradisi buka puasa bersama ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya tak benda. Menarik memang. UNESCO mencatat bahwa budaya berbuka puasa bersama menjadi daftar warisan budaya tak benda yang secara resmi diakui sejak 2023 lalu dan diklaim sebagai budaya warisan milik seluruh umat muslim di dunia. Menurut UNESCO, berbuka puasa diartikan […]

  • Hj. Salamah Aniq Sampaikan Tausyiah di Darul Hadlanah

    Hj. Salamah Aniq Sampaikan Tausyiah di Darul Hadlanah

    • calendar_month Sen, 25 Jan 2016
    • account_circle admin
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Margoyoso- Dalam rangka memperingati Maulid Nabi SAW Yayasan Kesejahteraan Muslimat NU Pati (YKMNU)mengadakan pengajian akbar serta harlah berdirinya Panti Asuhan Darul Hadlanah, di gedung setempat  Jum’at, (15/1). Acara yang dikemas dalam bentuk pengajian ini berjalan dengan lancar dan khidmad. Acara kali ini berbeda pada tahun-tahun sebelumnya. Karena pada tahun ini peserta yang menghadiri lebih banyak […]

  • PCNU - PATI

    Definisi Aswaja

    • calendar_month Sen, 8 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Dalam dekade terakhir ini, keberadaan beberapa tokoh dan lembagakeagamaan dinilai berhasil menarik perhatian masyarakat Indonesia.Terlebih lagi dalam kasus kontroversi aliran Ahmadiyah yang hampirbrsamaan dengan krisis politik dan implikasi sosial yang ditimbulkannya.Memang bukan wacana baru dalam konteks kehidupan sosial keagamaandi Indonesia. Namun keberadaan aliran sesat ini mampu menarikperhatian semua kalangan. Fenomena perkembagan alian-alirankeagamaan tidak lagi bisa […]

expand_less