Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Drama Konferensi: Menang Aklamasi, Kiai Sarwo Nyaris Menolak jadi Ketua Lagi

Drama Konferensi: Menang Aklamasi, Kiai Sarwo Nyaris Menolak jadi Ketua Lagi

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 28 Des 2024
  • visibility 294
  • comment 0 komentar

pcnupati.or.id. Konferensi MWC NU Kecamatan Tayu yang berlangsung di MTs Miftahul Huda, Jumat (27/12) kemarin diwarnai dengan aksi tarik ulur kesanggupan. Hal ini lantaran Kiai Ahmad Sarwo, petahana Ketua MWC NU Tayu 2019-2024 yang merasa sudah saatnya undur dari jabatannya itu, terpilih kembali via jalur aklamasi.

Sebelumnya, dalam konferensi bertajuk ‘Meneguhkan Khidmah Jam’iyyah untuk Ummat’ tersebut, Kiai Sarwo memenangkan suara dalam pemilihan ketua MWCNU Tayu masa khidmat 2025-2030. Pemilihan tersebut dilakukan secara aklamasi, yang artinya hampir semua peserta konferensi memilih kembali Kiai Sarwo.

Namun, Kiai Sarwo yang merasa dirinya sudah cukup mengemban amanah sebagai Ketua MWC NU Tayu, enggan untuk melanjutkan kepemimpinannya.

“Saya minta maaf kepada semua peserta undangan konferensi yang memilih saya. Masih banyak sosok lain yang berkompeten untuk memimpin NU di Kecamatan Tayu,” ungkapnya saat dimintai kesediaan.

Sontak, tangis pun pecah. Dirinya beralasan bahwa, ia telah membuat kesepakatan dengan istri (baca: keluarga) untuk tidak lagi menjabat sebagai Ketua MWC NU Tayu meski dipilih kembali. Hanya saja, situasi di ruangan konferensi memaksa Kiai Sarwo untuk berkenan melanjutkan kepemimpinannya sendiri.

Karena banyaknya permintaan, dia memohon waktu tiga hari untuk mengambil sikap. Namun permohonan ini ditolak oleh KH. Saeroji yang menjabat sebagai Ro’is.

“Demi ummat, apa njenengan rela kalau peserta konferensi yang telah percaya penuh ini, mereka harus pulang dengan kecewa karena njenengan tolak?,” tutur KH. Saeroji kepada Kiai Sarwo.

Sontak, Sidang yang dipimpin oleh dua punggawa PCNU Pati, H. Maskan dan K. Kasmuri tersebut hening. Tak berselang lama, Kiai Sarwo pun mengiyakan permintaan peserta musyawarah. Akhirnya, konferensi penuh drama inipun berakhir dengan kesanggupan kembali Kiai Sarwo menjadi Ketua MWC NU Tayu 2025-2030.

 

Pelajaran Berharga

Kiai Kasmuri, Wakil Ketua PCNU Pati yang menyertai jalannya Konferensi MWC NU Tayu menuturkan kepada pcnupati.or.id tentang kekagumannya terhadap Kiai Sarwo.

“Meski beliau mampu, tapi beliau tidak langsung menerima. Beliau memberi kesempatan barangkali ada sosok yang lebih mampu dari beliau,” ungkapnya.

Selain itu, Kiai Kasmuri, berkaca dari konferensi tersebut, dia menegaskan bahwa Kiai Sarwo adalah sosok NU sejati, yang rela menomorduakan kepentingan keluarga demi kepentingan ummat. Menurutnya, kader-kader muda NU perlu meneladani sikap Ketua MWC NU Tayu tersebut.

“Teladanilah. Kalau ummat sudah memanggil, kiai sudah dawuh, kita wajib sami’na wa atho’na, saya siap,” tegas Kiai Kasmuri.

Sementara itu, Ketua Panitia Konferensi Abdul Majid, menyampaikan bahwa suksesnya acara ini menjadi tolok ukur keberhasilan MWCNU Tayu lima tahun ke depan, “Dengan tema Meneguhkan Khidmat Jam’iyyah Untuk Umat, kami berharap seluruh program kerja yang lahir dari konferensi ini mampu memberikan dampak nyata bagi umat,” ujarnya.(kan/lut/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Ihya’ Ulum, Al- Din

    • calendar_month Sel, 8 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Ilmu merupakan pengetahuan secara mendalam atas hasil usaha ijtihad dar ilmuwan muslim (‘ulama’/mujtahid) atas persoalan-persoalan duniawi dan ukhrawi dengan bersumber kepada wahyu Allah. Kitab Ihya’ Ulumuddin mampu menggabungkan antara syariat, akidah dan akhlak. “Kitab Ihya’ Ulumuddin merupakan salah satu kitab yang termasuk yang luar biasa, dikaji para ulama’ sepanjang masa,” ungkapnya. Sejak Imam Ghazali menulis […]

  • Fidyah Aneh (1)

    Fidyah Aneh (1)

    • calendar_month Jum, 27 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sebagaimana yang telah berlaku didesa – desa, cara melakukan fidyahberbeda – beda. Ada yang caranya sebagai berikut : Ahli waris mengundang 10 orang misalnya, kemudian setelah berkumpul, Salah seorang ahli waris menyerahkan beras untuk fidyah kepada salah seorang diantara 10 orang tersebut, Setelah itu sebagian atau semua  beras diputarkan diantara orang – orang tersebut dengan […]

  • PCNU-PATI Photo by 2081671

    Selamat Hari Ibu

    • calendar_month Jum, 23 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Berbicara soal peringatan hari ibu kemarin, kiranya sangat tepat jika tulisan saya kali ini bercerita tentang keseharian ibunda tercinta. Sosok inspiratif yang senantiasa mengajarkan saya banyak hal. Mulai dari bagaimana bersikap sebagai seorang perempuan hingga soal urusan perdapuran. Bagi saya ibu adalah seorang perempuan biasa yang memiliki semangat luar biasa. Ibu […]

  • IPNU IPPNU Tarbiyatul Banin Peduli Bencana Puting Beliung.

    IPNU IPPNU Tarbiyatul Banin Peduli Bencana Puting Beliung.

    • calendar_month Rab, 1 Mar 2017
    • account_circle admin
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Pati. Bencana Puting Beliung yang menerjang Desa Bringinwareng Kec. Winong Kab. Pati, beberapa waktu lalu pada sore pukul 16.00 disertai hujan deras mengakibatkandua rumah roboh dan sekitar 60 rumah lainnya mengalami rusak berat. Satu rumah yang roboh diantaranya milik Ibu Suparmi (60) warga Desa BringinWareng RT 02 RW 01 dan banyak pohon tumbang yang diakibatkan […]

  • PCNU- PATI Photo by Bayu Syaits

    Karena Anak-anak, Saya Bahagia

    • calendar_month Jum, 25 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Oleh: Inayatun Najikah Namanya kesedihan pasti teriringi kebahagiaan. Begitu sebaliknya. Pada saat saya sedang mengalami kekacauan batin, saat itu pula saya merasa sedih. Dada rasanya sakit, dan hanya air mata yang bisa saya keluarkan. Durasinya terkadang tak menentu. Untuk yang terakhir ini hampir dari pagi menjelang petang. Saya merasa capek dengan pilihan hidup yang saya […]

  • NU Trangkil, Wanita Haidh Boleh Baca Qur’an dengan Syarat

    NU Trangkil, Wanita Haidh Boleh Baca Qur’an dengan Syarat

    • calendar_month Jum, 1 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Suasana Bahtsul masail MWCNU Trangkil di Masjid Sirojul Anam, Wonokerto, Pasucen TRANGKIL – MWC NU Kecamatan Trangkil melaksanakan Bahstul Masa’il, Jumat (1/10) siang tadi. Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Sirojul Anam Wonokerto, Pasucen tersebut menghasilkan satu hukum fikih yang cukup bermanfaat bagi kehidupan masyarakat khususnya para penghafal al-Qur’an.  “Forum ilmiah ini menjadi rutinan kita,” […]

expand_less