Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Diklatsar Banser Gunungwungkal Fokus Berantas Radikalisme

Diklatsar Banser Gunungwungkal Fokus Berantas Radikalisme

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 25 Nov 2019
  • visibility 193
  • comment 0 komentar

GUNUNGWUNGKAL-Lagi, Satkorcab Banser Pati bekerja sama dengan Satkoryon Banser Kecamatan Gunungwungkal menggelar Diklatsar. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari penuh, terhitung sejak Jumat (22/11) hingga Minggu (24/11) pagi.

Pembukaan Diklatsar angkatan ke tujuh Satkorcab Banser Pati. Peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Syubbanul Wathan, Mars Banser dan Sholawat Badar.

Diklatsar kali ini merupakan angkatan yang ke tujuh bagi Satkorcab Banser Pati. Dikonfirmasi dari Naufar Yazid, wakil ketua bidang kaderisasi PC Ansor Pati, tempat pelaksanaan kegiatan ini dibagi menjadi dua, yaiu indoor dan outdoor.

Lokasi indoor digunakan untuk menyampaikan materi. Adapun untuk kepentingan ini, panitia telah menyiapkan aula Sekretariat PAC Ansor Gunungwungkal. Sedangkan untuk kegjatan-kegiatan yang bersifat outdoor dilaksanakan di lapangan Desa Jrahi.

“Selain dibutuhkan untuk latihan fisik, praktik outdoor juga kami gunakan untuk mendekatkan para peserta Diklatsar kepada masyarakat.” Ungkap Naufar.

Tercatat sebanyak 30 anggota Banser mengikuti prlatihan ini. Tiga diantaranya berasal dari luar Kecamatan Gunungwungkal dan sisanya Banser Pribumi.

Dalam menyelenggarakan agenda ini, panitia tidak mau tanggung-tanggung. Beberapa instruktur wilayah bahkan nasional dihadirkan untuk menggembleng para anggota Banser yang mengikuti Diklatsar ini.

Salah satu instruktur nasional yang turut dalam agenda tersebut adalah KH. Ahmad Nadhif. Selain itu hadir juga beberapa instruktur wilayah dan cabang seperti KH. Umar Faruq, Gus Abdullah Syafiq, Ketua PC Ansor Itqonul Hakim, Kasatkorcab Banser Pati Arbain dan beberapa pemateri lainnya.

Dalam sambutannya, ketua PC Ansor Pati, Itqonul Hakim menegaskan bahwa Ansor dan Banser akan tegas dalam membela ulama dan memberantas tindakan radikalisme beragama. Oleh sebab itu, kaderisasi menjadi kebutuhan pokok bagi Ansor dan Banser untuk mewujudkan cita-cita tersebut.

Di sisi lain, Banser juga diharapkan mampu memberikan manfaat kepada masyarakat khususnya NU. Ia menambahkan bahwa Banser dan Ansor harus satu komando pada satuan diatasnya untuk menjaga kekompakan.

“Salah satu ciri khas warga NU dan juga dilakukan oleh GP Ansor adalah istifadah, membawa kemaslahatan bagi ummat manusia, di dalam setiap kegiatan juga membawa faidah bertambahnya keilmuan.
Kita juga harus meneguhkan identitas Banser dalam satu komando yang merupakan kader inti ansor melalui Diklatsar adalah bagian dari istifadah tersebut.” Tegas Itqon.(mahmud/ansor/lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Remaja Diajak Menghindari Menikah di Usia Muda

    • calendar_month Ming, 7 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- PATI-Kasus pembunuhan bayi oleh ayahnya sendiri di Pati menjadi perhatian publik. Banyak pihak menyebut, tindakan tega tersebut tak lepas dari dampak pernikahan dini. Masyarakat perlu belajar dari kasus tersebut untuk menghindari pernikahan di usia muda.  Demikian disampaikan aktivis perempuan Farida Farichah saat berada di Pati, akhir pekan lalu. Menurutnya, kematangan pola pikir dan mental […]

  • WA dan Saluran Menuju Tuhan. Photo by Christian Wiediger on Unsplash.

    WA dan Saluran Menuju Tuhan

    • calendar_month Kam, 27 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Selasa (25/10) kemarin, sejak pukul 14.00, jejaring sosial WhatsApp atau WA seperti tak bernyawa selama beberapa jam. Khalayak warga WA pun bersedih hati. Kesedihan ini tentu bukan tanpa alasan. Ketergantungan manusia Indonesia terhadap aplikasi ini memang begitu besar. menurut Bussiness of Apps, Pengguna WA di negara +62 mencapai 112 juta kepala. […]

  • PCNU-PATI

    Ilmuan Ilmuan Muslim

    • calendar_month Sen, 14 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Warisan sains Islam zaman pertengahan yang paling dikenal hingga saat ini adalah sistem angka Arab. Sistem angka yang juga digunakan di negara-negara Barat, mengalahkan sistem angka Yunani. Namun buku ini menunjukkan bahwa sains Islam jauh lebih hebat daripada hanya sistem angka, dan bahkan sangat berpengaruh sehingga menjadi dasar sains Eropa Barat yang muncul belakangan. Al-Khawarizmi, […]

  • PCNU-PATI Photo by allwaysfind

    Sejuta Tangan dalam Secangkir Kopi 

    • calendar_month Kam, 17 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin*  Sekarang bayangkan! (Mungkin pembukaan ini cukup intimidatif, tapi lanjutkan saja!) Pagi buta bercampur gerimis yang dingin memang waktu yang baik untuk membuat secangkir kopi panas.  Hidupkan kompor, seduh air hingga mendidih, lalu siapkan bubuk kopi dan gula. Setelah air matang, tunggu barang semenit, lalu tuangkan kedalam cangkir berisi kopi dan gula, […]

  • LPP NU : Konsumsi Padi Organik, Cara Sehat Bersahabat dengan Covid

    LPP NU : Konsumsi Padi Organik, Cara Sehat Bersahabat dengan Covid

    • calendar_month Ming, 1 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 218
    • 0Komentar

     ‘Kelompok Kadang Tani Sarowotulus’ sedang memamerkan hasil panen padi organik SEMARANG-Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah mengajak Nahdliyin untuk merubah sikap dalam menghadapi ancaman Covid-19. Dari yang semula acuh terhadap keberadaan wabah ini menjadi peduli dan mengembangkan pola hidup sehat. Selain itu, PWNU juga mengajak warganya untuk berperan aktif dalam memotong mata rantai penyebaran Covid-19 dengan […]

  • Puasa dari Godaan Hiburan

    Puasa dari Godaan Hiburan

    • calendar_month Ming, 9 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 246
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda*   Bulan Ramadan bukan hanya soal menahan lapar dan dahaga, tetapi juga saat yang tepat untuk membersihkan hati, pikiran, dan kebiasaan sehari-hari. Salah satu fenomena modern yang kini banyak menyita waktu dan perhatian adalah kecanduan game online. Para santri, mahasiswa, hingga masyarakat umum, banyak yang terjerumus dalam dunia virtual hingga lupa […]

expand_less