Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Diklatsar Banser Gunungwungkal Fokus Berantas Radikalisme

Diklatsar Banser Gunungwungkal Fokus Berantas Radikalisme

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 25 Nov 2019
  • visibility 207
  • comment 0 komentar

GUNUNGWUNGKAL-Lagi, Satkorcab Banser Pati bekerja sama dengan Satkoryon Banser Kecamatan Gunungwungkal menggelar Diklatsar. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari penuh, terhitung sejak Jumat (22/11) hingga Minggu (24/11) pagi.

Pembukaan Diklatsar angkatan ke tujuh Satkorcab Banser Pati. Peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Syubbanul Wathan, Mars Banser dan Sholawat Badar.

Diklatsar kali ini merupakan angkatan yang ke tujuh bagi Satkorcab Banser Pati. Dikonfirmasi dari Naufar Yazid, wakil ketua bidang kaderisasi PC Ansor Pati, tempat pelaksanaan kegiatan ini dibagi menjadi dua, yaiu indoor dan outdoor.

Lokasi indoor digunakan untuk menyampaikan materi. Adapun untuk kepentingan ini, panitia telah menyiapkan aula Sekretariat PAC Ansor Gunungwungkal. Sedangkan untuk kegjatan-kegiatan yang bersifat outdoor dilaksanakan di lapangan Desa Jrahi.

“Selain dibutuhkan untuk latihan fisik, praktik outdoor juga kami gunakan untuk mendekatkan para peserta Diklatsar kepada masyarakat.” Ungkap Naufar.

Tercatat sebanyak 30 anggota Banser mengikuti prlatihan ini. Tiga diantaranya berasal dari luar Kecamatan Gunungwungkal dan sisanya Banser Pribumi.

Dalam menyelenggarakan agenda ini, panitia tidak mau tanggung-tanggung. Beberapa instruktur wilayah bahkan nasional dihadirkan untuk menggembleng para anggota Banser yang mengikuti Diklatsar ini.

Salah satu instruktur nasional yang turut dalam agenda tersebut adalah KH. Ahmad Nadhif. Selain itu hadir juga beberapa instruktur wilayah dan cabang seperti KH. Umar Faruq, Gus Abdullah Syafiq, Ketua PC Ansor Itqonul Hakim, Kasatkorcab Banser Pati Arbain dan beberapa pemateri lainnya.

Dalam sambutannya, ketua PC Ansor Pati, Itqonul Hakim menegaskan bahwa Ansor dan Banser akan tegas dalam membela ulama dan memberantas tindakan radikalisme beragama. Oleh sebab itu, kaderisasi menjadi kebutuhan pokok bagi Ansor dan Banser untuk mewujudkan cita-cita tersebut.

Di sisi lain, Banser juga diharapkan mampu memberikan manfaat kepada masyarakat khususnya NU. Ia menambahkan bahwa Banser dan Ansor harus satu komando pada satuan diatasnya untuk menjaga kekompakan.

“Salah satu ciri khas warga NU dan juga dilakukan oleh GP Ansor adalah istifadah, membawa kemaslahatan bagi ummat manusia, di dalam setiap kegiatan juga membawa faidah bertambahnya keilmuan.
Kita juga harus meneguhkan identitas Banser dalam satu komando yang merupakan kader inti ansor melalui Diklatsar adalah bagian dari istifadah tersebut.” Tegas Itqon.(mahmud/ansor/lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Qurban Ramah Lingkungan Ala MT Darul Hasyimi Jogja

    Qurban Ramah Lingkungan Ala MT Darul Hasyimi Jogja

    • calendar_month Jum, 23 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Panitia qurban ramah lingkungan MT Darul Hasyimi Jogja sedang membungkus daging qurban dengan besek dan daun jati GUNUNGKIDUL-Cinta lingkungan termasuk bagian dari menjalankan ajaran agama. Sebab, nabi diturunkan bukan hanya untuk memberi rahmat bagi umat islam, namun juga bagi seluruh alam. Hal ini yang disampaikan oleh Eko Sulistyo, Ketua Pengurus Daerah Majelis Ta’lim Darul Hasyimi […]

  • PCNU-PATI

    Penutupan MTQ XXX Jateng  Dimeriahkan Az-Zahir

    • calendar_month Sel, 30 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Sepuluh ribuan warga padati Alun-alun Pati, Ahad (28/4/2024) malam. Mereka menghadiri selawatan bareng Habib Ali Zainal Abidin Assegaf dari Majelis Az-Zahir Pekalongan. Selawatan ini dalam rangkaian acara puncak Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXX tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2024 yang berlangsung di Kabupaten Pati pada 25 – 28 April 2024. Pj Gubernur Jateng, […]

  • Bupati Akan Tutup Lokasi Prostitusi, PCNU : Kita Tunggu Langkah Konkretnya

    Bupati Akan Tutup Lokasi Prostitusi, PCNU : Kita Tunggu Langkah Konkretnya

    • calendar_month Kam, 19 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 166
    • 0Komentar

    K. Yusuf Hasyim, ketua PCNU Pati mengapresiasi deklarasi penutupan tempat-tempat prostitusi oleh Bupati Pati dan Forkompinda. NU bersama masyarakat menunggu langkah konkrernya.  PATI-Deklarasi Bupati untuk menutup lokasi prostitusi yang ada di Kabupaten Pati (18/8), menuai pujian dari berbagai tokoh masyarakat. Salah satunya NU, yang memang sejak awal konsisten dalam memperjuangkan penutupan prostitusi.  “Kami memang sejak […]

  • PCNU-PATI

    Berenang Gratis Buat Anak-Anak

    • calendar_month Jum, 27 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Oleh: Inayatun Najikah Setelah selesai dengan aktivitas sosial yang begitu padat, pada akhirnya saya kembali pada rutinitas semula. Kembali menulis dan melanjutkan aktivitas harian yang beberapa hari ini telah saya tinggalkan. Ide dari tulisan yang akan saya uraikan ini, sebenarnya sudah ada sejak lama di fikiran. Namun, saya mengendapkannya terlebih dahulu karena berbenturan dengan hal […]

  • PCNU-PATI

    NU Jepara Bantu Korban Bencana Pati, Ketua LAZISNU Pati Terharu

    • calendar_month Jum, 16 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Kerja sama antara lembaga bahkan antar kabupaten dalam ruang lingkup NU memang sudah seharusnya terjadi. Terutama dalam situasi dan kondisi yang serba krusial seperti dialami oleh para korban bencana alam di Kabupaten Pati. Hal inilah yang diungkapkan oleh Niam sutaman, Ketua Lazisnu PCNU Pati.  Ia menyebut, banjir yang datang di beberapa wilayah di […]

  • PCNU PATI - Ilustrasi ber-empati. Photo by Europeana on Unsplash.

    Ber (empati) diri

    • calendar_month Rab, 15 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Hari ini masih suasana berkabung. Mendung menyelimuti. Sedih masih bersemayam dalam hati dan menelisik sanubari. Semua orang pasti suatu ketika akan mengalami, datang dan pergi. Kembali pada ilahi Robbi. Lahir dan mati. Itu pasti dan tak dapat di pungkiri. Tinggal bagaimna kita mampu mengelola hati dan empati. Dari Sabtu kemarin, saat Ibu mertua saya pergi […]

expand_less