Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Diklatsar Banser Gunungwungkal Fokus Berantas Radikalisme

Diklatsar Banser Gunungwungkal Fokus Berantas Radikalisme

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 25 Nov 2019
  • visibility 313
  • comment 0 komentar

GUNUNGWUNGKAL-Lagi, Satkorcab Banser Pati bekerja sama dengan Satkoryon Banser Kecamatan Gunungwungkal menggelar Diklatsar. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari penuh, terhitung sejak Jumat (22/11) hingga Minggu (24/11) pagi.

Pembukaan Diklatsar angkatan ke tujuh Satkorcab Banser Pati. Peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Syubbanul Wathan, Mars Banser dan Sholawat Badar.

Diklatsar kali ini merupakan angkatan yang ke tujuh bagi Satkorcab Banser Pati. Dikonfirmasi dari Naufar Yazid, wakil ketua bidang kaderisasi PC Ansor Pati, tempat pelaksanaan kegiatan ini dibagi menjadi dua, yaiu indoor dan outdoor.

Lokasi indoor digunakan untuk menyampaikan materi. Adapun untuk kepentingan ini, panitia telah menyiapkan aula Sekretariat PAC Ansor Gunungwungkal. Sedangkan untuk kegjatan-kegiatan yang bersifat outdoor dilaksanakan di lapangan Desa Jrahi.

“Selain dibutuhkan untuk latihan fisik, praktik outdoor juga kami gunakan untuk mendekatkan para peserta Diklatsar kepada masyarakat.” Ungkap Naufar.

Tercatat sebanyak 30 anggota Banser mengikuti prlatihan ini. Tiga diantaranya berasal dari luar Kecamatan Gunungwungkal dan sisanya Banser Pribumi.

Dalam menyelenggarakan agenda ini, panitia tidak mau tanggung-tanggung. Beberapa instruktur wilayah bahkan nasional dihadirkan untuk menggembleng para anggota Banser yang mengikuti Diklatsar ini.

Salah satu instruktur nasional yang turut dalam agenda tersebut adalah KH. Ahmad Nadhif. Selain itu hadir juga beberapa instruktur wilayah dan cabang seperti KH. Umar Faruq, Gus Abdullah Syafiq, Ketua PC Ansor Itqonul Hakim, Kasatkorcab Banser Pati Arbain dan beberapa pemateri lainnya.

Dalam sambutannya, ketua PC Ansor Pati, Itqonul Hakim menegaskan bahwa Ansor dan Banser akan tegas dalam membela ulama dan memberantas tindakan radikalisme beragama. Oleh sebab itu, kaderisasi menjadi kebutuhan pokok bagi Ansor dan Banser untuk mewujudkan cita-cita tersebut.

Di sisi lain, Banser juga diharapkan mampu memberikan manfaat kepada masyarakat khususnya NU. Ia menambahkan bahwa Banser dan Ansor harus satu komando pada satuan diatasnya untuk menjaga kekompakan.

“Salah satu ciri khas warga NU dan juga dilakukan oleh GP Ansor adalah istifadah, membawa kemaslahatan bagi ummat manusia, di dalam setiap kegiatan juga membawa faidah bertambahnya keilmuan.
Kita juga harus meneguhkan identitas Banser dalam satu komando yang merupakan kader inti ansor melalui Diklatsar adalah bagian dari istifadah tersebut.” Tegas Itqon.(mahmud/ansor/lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalan Sehat Ala Santri

    Jalan Sehat Ala Santri

    • calendar_month Ming, 22 Okt 2017
    • account_circle admin
    • visibility 422
    • 0Komentar

    Pati. Pengurus MWC NU Margoyoso beserta banom-banomnya mangadakal acara” Mlaku – mlaku bareng santri se-Kabupaten Pati. Dari PCNU Pati sendiri memiliki program acara tersebut yang terpusatkan di kecamatan Margoyoso, pada jalan sehat Hari Santri Nasional kali ini dengan mengambil tema Meneguhkan peran santri dalam bela negara, Pancasila, dan NKRI , 20/10. Acara ini dimulai pada […]

  • Finalis Duta Pelajar NU Pati Dikarantina secara Online

    Finalis Duta Pelajar NU Pati Dikarantina secara Online

    • calendar_month Ming, 25 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Ruang Google Meet dalam agenda karantina online Duta Pelajar NU.  PATI-Pimpinan Cabang IPNU IPPNU Kabupaten Pati telah selesai menggelar karantina Duta Pelajar NU Pati. Kegiatan yang masuk dalam rangkaian agenda PORSENI Konfercab XIII PC IPNU IPPNU Pati ini diselenggarakan secara online selama 2 hari (23-24/7) via Google Meet diikuti 22 peserta perwakilan PAC seKabupaten Pati.  […]

  • SMK Salafiyah Kajen Gunakan Teknologi Face Print

    SMK Salafiyah Kajen Gunakan Teknologi Face Print

    • calendar_month Rab, 20 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 352
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Salafiyah, Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, memanfaatkan teknologi terkini, yaitu aplikasi Face Print, di tahun ajaran 2023/2024 ini.   Aplikasi ini telah diintegrasikan untuk melakukan presensi siswa dengan cara yang inovatif, yang secara otomatis terkoneksi langsung ke WhatsApp orang tua dan Wali Kelas. Face Print, atau yang dikenal sebagai teknologi […]

  • PCNU-PATI Photo by Fadhila Nurhakim

    Malam yang Aneh

    • calendar_month Sen, 15 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Pukul sembilan malam aku keluar dari kamar hotel. Aku bergegas menuju kafe Sunny Story yang tak jauh dari alun-alun. Sesampainya di kafe, kucari tempat duduk di pojok yang agak sepi di halaman kafe. Hanya beberapa orang saja yang ada di situ, berpasang-pasangan, di mejanya masing-masing. Hanya aku yang sendirian. Jika […]

  • NU Pati Serahkan 1 Truk Besar Bantuan untuk Korban Semeru

    NU Pati Serahkan 1 Truk Besar Bantuan untuk Korban Semeru

    • calendar_month Ming, 19 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Penyaluran Bantuan untuk korban Semeru secara simbolis diserahkan oleh ketua PC Lazisnu Pati, KH. Niam Sutaman (pegang kardus, kanan) kepada pengurus PCNU Lumajang LUMAJANG – Bantuan untuk Semeru masih terus berdatangan. Kali ini datang dari NU Kabupaten Pati Jawa Tengah yang membawa satu Truck bantuan pada Jum’at, (17/12) ke Posko utama NU Lumajang Peduli Gedung […]

  • water droplets on glass window

    Rangkaian Hujan

    • calendar_month Sen, 20 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Aku sangat menyukai momen ini, saat kecil.  Hujan. Adalah momen bahagiaku untuk bermain di setiap rintik-rintiknya. Entah sambil berlari-lari atau hanya sekadar berguyur di bawah deraiannya. Lain halnya dengan sekarang, paling tidak suka dengan hujan. Bukan, lebih tepatnya kehujanan,. Aku tak pernah menyalahkan Tuhan yang menurunkan hujan. Hanya saja aku tak menyukai kehujanan. Itu saja. […]

expand_less