Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Diklatsar Banser Gunungwungkal Fokus Berantas Radikalisme

Diklatsar Banser Gunungwungkal Fokus Berantas Radikalisme

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 25 Nov 2019
  • visibility 279
  • comment 0 komentar

GUNUNGWUNGKAL-Lagi, Satkorcab Banser Pati bekerja sama dengan Satkoryon Banser Kecamatan Gunungwungkal menggelar Diklatsar. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari penuh, terhitung sejak Jumat (22/11) hingga Minggu (24/11) pagi.

Pembukaan Diklatsar angkatan ke tujuh Satkorcab Banser Pati. Peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Syubbanul Wathan, Mars Banser dan Sholawat Badar.

Diklatsar kali ini merupakan angkatan yang ke tujuh bagi Satkorcab Banser Pati. Dikonfirmasi dari Naufar Yazid, wakil ketua bidang kaderisasi PC Ansor Pati, tempat pelaksanaan kegiatan ini dibagi menjadi dua, yaiu indoor dan outdoor.

Lokasi indoor digunakan untuk menyampaikan materi. Adapun untuk kepentingan ini, panitia telah menyiapkan aula Sekretariat PAC Ansor Gunungwungkal. Sedangkan untuk kegjatan-kegiatan yang bersifat outdoor dilaksanakan di lapangan Desa Jrahi.

“Selain dibutuhkan untuk latihan fisik, praktik outdoor juga kami gunakan untuk mendekatkan para peserta Diklatsar kepada masyarakat.” Ungkap Naufar.

Tercatat sebanyak 30 anggota Banser mengikuti prlatihan ini. Tiga diantaranya berasal dari luar Kecamatan Gunungwungkal dan sisanya Banser Pribumi.

Dalam menyelenggarakan agenda ini, panitia tidak mau tanggung-tanggung. Beberapa instruktur wilayah bahkan nasional dihadirkan untuk menggembleng para anggota Banser yang mengikuti Diklatsar ini.

Salah satu instruktur nasional yang turut dalam agenda tersebut adalah KH. Ahmad Nadhif. Selain itu hadir juga beberapa instruktur wilayah dan cabang seperti KH. Umar Faruq, Gus Abdullah Syafiq, Ketua PC Ansor Itqonul Hakim, Kasatkorcab Banser Pati Arbain dan beberapa pemateri lainnya.

Dalam sambutannya, ketua PC Ansor Pati, Itqonul Hakim menegaskan bahwa Ansor dan Banser akan tegas dalam membela ulama dan memberantas tindakan radikalisme beragama. Oleh sebab itu, kaderisasi menjadi kebutuhan pokok bagi Ansor dan Banser untuk mewujudkan cita-cita tersebut.

Di sisi lain, Banser juga diharapkan mampu memberikan manfaat kepada masyarakat khususnya NU. Ia menambahkan bahwa Banser dan Ansor harus satu komando pada satuan diatasnya untuk menjaga kekompakan.

“Salah satu ciri khas warga NU dan juga dilakukan oleh GP Ansor adalah istifadah, membawa kemaslahatan bagi ummat manusia, di dalam setiap kegiatan juga membawa faidah bertambahnya keilmuan.
Kita juga harus meneguhkan identitas Banser dalam satu komando yang merupakan kader inti ansor melalui Diklatsar adalah bagian dari istifadah tersebut.” Tegas Itqon.(mahmud/ansor/lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Harmoni Widiya

    (Ter)bedah Buku

    • calendar_month Rab, 14 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Oleh: Niam At Majha Hari ini, sejak malam tadi adalah jadwal saya untuk menulis di setiap Rabu. Sebuah aktifitas sederhana untuk mengejawantahkan segala renik-renik pemikiran yang bersarang di kepala. Dan soal buah pemikirannya nanti bagus atau pun tak tergantung siapa yang membaca dan mengomentarinya. Terpenting yaitu rutinitas di hari Rabu harus tetap berjalan, bagaimana pun, […]

  • PCNU-PATI Photo by Toa Heftiba

    Anak Bukan Boneka

    • calendar_month Jum, 16 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Beberapa waktu lalu, saya mendapatkan sebuah kisah. Tentang pengabdian seorang anak perempuan kepada ibunya. Pengabdian menurut saya sangat berlebihan, hingga membuatnya tak berani bahkan takut untuk bertindak atas pilihannya sendiri. Awal kisah bermula saat anak ini masih duduk di bangku SMA. Ia dipaksa untuk menikah oleh sang ibu dengan laki-laki yang […]

  • PCNU-PATI

    Menu Berbuka yang Dianjurkan Rasulullah SAW

    • calendar_month Jum, 22 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda Menu berbuka puasa yang dianjurkan Rasulullah SAW sangat sederhana dan harus kita sesuaikan dengan kondisi negara masing-masing. Selain perintah Nabi Muhammad, sebenarnya kita sendiri jika mengacu ilmu medis dan anjuran Islam, banyak sekali makanan sehat dan berkhasiat yang bisa dikonsumsi saat berpuasa. Sebab, jika memakan makanan haram dan tidak menyehatkan tentu selain […]

  • PCNU - PATI

    LAZISNU Cabang Pati, Selenggarakan LPJ

    • calendar_month Sel, 5 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pengurus Cabang  Lazisnu Pati menyelenggarakan kegiatan Laporan Pertanggungjawaban Semester Satu Tahun 2022 di Aula IPMAFA, Selasa (5/6). Selain kegiatan pelaporan keuangan, acara pagi ini diselipi dengan kegiatan Madrasah Amil. Kegiatan ini dihadiri oleh delegasi Lazisnu MWC NU se-Kabupaten Pati. Diantaranya ketua dan bendahara. Kegiatan yang mengambil tema Penguatan Profesionalisme Lazisnu Kabupaten Pati ini […]

  • PCNU Pati Tegaskan 11 Organisasi Ini Bukan Bagian dari Perangkat Perkumpulan NU

    PCNU Pati Tegaskan 11 Organisasi Ini Bukan Bagian dari Perangkat Perkumpulan NU

    • calendar_month Sel, 11 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 362
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id -Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati, KH. Yusuf Hasyim, mengungkapkan bahwa belakangan ini banyak organisasi yang mengaku sebagai bagian dari NU. Namun, ia menegaskan bahwa terdapat 11 organisasi yang tidak termasuk dalam struktur atau perangkat Perkumpulan NU, berdasarkan Surat Edaran (SE) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Nomor: 3391/PB.01/A.II.10.44/99/01/2025 pada 7 Januari […]

  • PCNU PATI - Fiqh Sosial Kiai Sahal dan Kesejahteran Umat.

    Fiqh Sosial Kiai Sahal dan Kesejahteran Umat

    • calendar_month Sab, 23 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Salah satu tujuan utama membentuk masyarakat Islam adalah mensejahterakan masyarakat secara lahir dan batin. Agar tujuan tersebut bisa tercapai, maka harus diikuti dengan langkah-langkah kongkret dalam melakukan pemberdayaan masyarakat yaitu dengan peningkatan kualitas pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan mengubah kultur masyarakat yang berperadaban.Untuk mengubah kultur tersebut diperlukan perangkat-perangkat keilmuan yang peka terhadap persoalan sosial, seperti kemiskinan, […]

expand_less