Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Cerita Inspiratif, Polisi Ini Dirikan TPQ Gratis di Pati

Cerita Inspiratif, Polisi Ini Dirikan TPQ Gratis di Pati

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 3 Feb 2025
  • visibility 456
  • comment 0 komentar

 

pcnupati.or.id, Pati – Kisah Aipda Hartono patut menjadi inspirasi. Anggota Polresta Pati ini mendirikan TPQ gratis di Desa Sumbersari, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati.

Di tengah kesibukannya sebagai personel kepolisian, Aipda Hartono masih menyisihkan sebagian waktunya mengelola dan mendirikan TPQ Arroyyan. Dengan berseragam polisi dan berkopiah kain goni, Aipda Hartono tampak cekatan mengajari anak didiknya melantunkan ayat-ayat suci Al-Quran.

Dengan sabar, ia menuntun anak-anak usia sekolah dasar untuk membaca Al-Quran. Kegiatan semacam ini sudah dilakukan Aipda Hartono sejak tahun 2019.

Aipda Hartono yang saat ini menjabat sebagai kepala TPQ bercerita. Awalnya, dirinya mendapatkan tanah wakaf dari salah satu warga. Bermodal tanah wakaf dan semangat warga sekitar, Aipda Hartono mulai pembangunan gedung TPQ dan musala.

Gedung TPQ dan musala itu kini menjadi salah satu pusat pembelajaran Quran di Desa Sumbersari. Sebanyak 54 santri aktif belajar di TPQ tersebut tanpa dipungut biaya alias gratis.

”Saya ingin anak-anak di desa ini memiliki kesempatan yang sama untuk belajar agama dengan baik, tanpa harus terbebani biaya. Pendidikan agama adalah fondasi penting dalam membentuk karakter yang baik, dan saya berharap TPQ ini bisa menjadi tempat yang baik bagi mereka untuk belajar dan berkembang,” ujar Aipda Hartono.

Aipda Hartono menjelaskan bahwa kegiatan belajar mengaji di TPQ Arroyyan berlangsung enam hari dalam seminggu, dari Sabtu hingga Kamis. Ia sendiri mengajar tiga kali dalam sepekan, menyesuaikan dengan tugas dinasnya di kepolisian.

Ia tidak bekerja sendiri. Dibantu Ustadz Nor Kolis dan Ustadzah Umamah sebagai tenaga pengajar, Aipda Hartono mengajari para santri dari dasar hingga hafalan surat pendek.

Selain mengajar, dirinya juga aktif menjadi donatur sekaligus menjadi penanggungjawab TPQ tersebut. Aipda Hartono mengaku kegiatan ini lahir dari panggilan hati untuk berbagi ilmu dan berbuat kebaikan.

”Saya ingin memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat, terutama bagi anak-anak, agar mereka memiliki bekal ilmu agama yang kuat. Alhamdulillah, hingga saat ini TPQ Arroyyan masih berjalan tanpa biaya sepeser pun bagi santri. Saya percaya, ilmu yang bermanfaat akan menjadi amal jariyah yang terus mengalir,” tutur dia.

Salah satu pengajar di TPQ Arroyyan, Ustadz Nor Kolis mengapresiasi dedikasi Aipda Hartono dalam dunia pendidikan dan sosial. Ia mengaku melihat anggota polisi Pati itu tulis mengabdikan diri untuk masyarakat.

”Meskipun beliau seorang polisi dengan tugas yang padat, beliau tetap meluangkan waktu untuk mengajar dan memastikan santri-santri di TPQ mendapatkan pendidikan yang layak. Tidak hanya itu, kepeduliannya terhadap masyarakat juga luar biasa. Banyak orang yang terbantu melalui kegiatan sosial yang beliau jalankan,” ungkapnya.

Tak hanya fokus pada pendidikan agama, Aipda Hartono juga aktif dalam kegiatan sosial. Setiap bulan, ia dan timnya rutin mengadakan bakti sosial, menyalurkan bantuan berupa beras, minyak goreng, uang tunai, serta kebutuhan pokok lainnya.

Bantuan itu ditujukan kepada fakir miskin, lansia jompo, serta masyarakat yang mengalami sakit menahun. Aksi sosial ini bahkan dilakukan secara berkeliling hingga ke berbagai daerah di Kabupaten Pati.

Selain itu, Aipda Hartono juga dikenal sebagai pengurus grup ruqyah di Kabupaten Pati. Bersama timnya, ia sering diminta membantu masyarakat melalui terapi Ruqyah dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Pelayanan ini tidak hanya diberikan di Pati, tetapi juga menjangkau daerah lain seperti Grobogan, Jepara, Rembang, dan Kudus.

”Saya percaya bahwa berbagi kebaikan, sekecil apa pun, akan membawa keberkahan. Melalui Ruqyah, saya dan tim berusaha membantu mereka yang membutuhkan dengan ikhlas,” pungkasnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usung Visi Sinergi dan Mandiri, Pengurus LP Ma’arif NU Kab. Pekalongan Dikukuhkan

    Usung Visi Sinergi dan Mandiri, Pengurus LP Ma’arif NU Kab. Pekalongan Dikukuhkan

    • calendar_month Sel, 10 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 369
    • 0Komentar

    Pekalongan – Dengan mengusung tema “Memperkuat Sinergitas Pendidikan Ma’arif yang Mandiri, Unggul, Profesional dan Berkarakter”, Rapat Kerja Cabang LP Ma’arif NU PCNU Kabupaten Pekalongan dilaksanakan di Aula Kantor PCNU Kabupaten Pekalongan pada hari Selasa (10/12/2024). Pembukaan Rakercab dihadiri oleh Rois Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Pekalongan, Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Kepala […]

  • Hadiri Apel Hari Ibu, Ini Pesan Ketua Muslimat NU Pati

    Hadiri Apel Hari Ibu, Ini Pesan Ketua Muslimat NU Pati

    • calendar_month Kam, 22 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 275
    • 0Komentar

    PATI – Para pengurus PC Muslimat NU dan Fatayat NU menghadiri apel Hari Ibu, Kamis (22/12) pagi. Agenda ini diadakan oleh pemerintah Kabupaten Pati dan berlokasi di halaman Pendopo Kabupaten. Kehadiran lima puluhan ibu-ibu NU tersebut atas undangan dari Pemkab Pati. Selain Fatayat dan Muslimat, turut juga ratusan kaum hawa baik dari elemen pemerintah maupun […]

  • Tanya Jawab Bersama Syuriah

    Tanya Jawab Bersama Syuriah

    • calendar_month Sel, 7 Feb 2017
    • account_circle admin
    • visibility 383
    • 0Komentar

    Assalamu’alaikum warohmatullohi wabrokatuh Pak kiyai, apakah daging yang ada sisa darahnya ketika langsung direbus masih boleh dimakan ? pertimbangan saya itu adalah najis. wa’alaikum salam warohmatullohi wabarokatuh kita tahu bahwa darah termasuk barang najis yang tentunya diharamkan oleh agama,begitupun makanan-makanan yang terkena najis,yang mulanya halal menjadi haram. dalam kajian fiqih kita mengenal ada istilah najis […]

  • LTN NU Pati Fokus “Perang” di Dunia Maya

    LTN NU Pati Fokus “Perang” di Dunia Maya

    • calendar_month Ming, 14 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 251
    • 0Komentar

    PATI-Kepengurusan baru Lembaga Ta’lif wan Nashr Nahdlatul Ulama (LTN-NU) menghelat rapat kerja Minggu siang (14/7). Agenda yang berlangsung di ruang pertemuan lantai 1 itu berlangsung santai meskipun membahas program-program serius. Arwani, ketua umum LTN-NU menyampaikan pamdangan-pandangannya mengenai dunia penerbitan dan jurnalistik. Menurutnya, kegiatan jurbalistik di era modern saat ini harus terfokus pada media online. Langkah […]

  • Peringati Harlah Ke 78, Muslimat NU Pati Gelar Festival Drum Band

    Peringati Harlah Ke 78, Muslimat NU Pati Gelar Festival Drum Band

    • calendar_month Ming, 3 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 343
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke 78, Muslimat Nahdlatul Ulama Kabupaten Pati mengadakan festival drum band antar Taman Kanak-Kanak – Raudhatul Atfhal (TK-RA). Kegiatan ini dihadiri oleh Bunda PAUD Kabupaten Pati Faisa Mukti Septiani. Kegiatan yang diikuti oleh 24 peserta grup drum band TK-RA se Kabupaten Pati tersebut dilaksanakan di Gedung […]

  • PCNU-PATI

    Fikih Kebencanaan Prespektif NU

    • calendar_month Sab, 3 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Karena dalam kehidupan dunia, rahmat Allah terbagi menjadi dua: rahmat umum dan rahmat khusus. Rahmat yang sifatnya umum diberikan oleh Allah di dunia ini tidak hanya kepada orang-orang yang mukmin, namun juga diberikan kepada siapa pun. Semua manusia, mukmin atau pun kafir, orang yang taat maupun pelaku maksiat, di dunia semuanya mendapatkan rahmat Allah yang […]

expand_less