Bukan Sekadar Ujian Kertas, Mts Dan Sma Joyo Kusumo Sulap Ujian Jadi Laboratorium Karakter Digital
- account_circle admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 9.244
- comment 0 komentar

Bukan Sekadar Ujian Kertas, Mts Dan Sma Joyo Kusumo Sulap Ujian Jadi Laboratorium Karakter Digital
pcnupati.or.id – Di tengah kekhawatiran publik tentang dampak negatif gawai terhadap generasi muda, Yayasan Joyo Kusumo mengambil langkah berbeda. Lembaga pendidikan yang menaungi MTs dan SMA ini justru menjadikan teknologi sebagai mitra dalam membentuk karakter siswa. Pada Penilaian Sumatif Tengah Semester (PSTS) Genap Tahun Ajaran 2025/2026 yang berlangsung 2-9 Maret 2026, yayasan tidak hanya menerapkan ujian berbasis digital, tetapi juga meluncurkan platform pembelajaran terpadu bernama SINAU (Sistem Inspirasi & Inovasi Akademik Utama).
Pelaksanaan ujian tahun ini benar-benar berbeda. Ratusan siswa mengerjakan soal melalui perangkat digital dengan sistem Computer Based Test (CBT). Tak ada lagi tumpukan kertas soal dan lembar jawaban. Ruang ujian hening, hanya terdengar bunyi klik tetikus. Di balik layar, sistem terintegrasi dari Patitech Academy bekerja mengamankan data, menjamin keadilan ujian, dan memungkinkan pengawasan secara langsung.
Inovasi tidak berhenti di sana. Bertepatan dengan PSTS, Yayasan Joyo Kusumo meluncurkan platform SINAU, sebuah sistem informasi madrasah yang menyatukan proses pembelajaran, administrasi, dan evaluasi. Platform ini terhubung langsung dengan sistem CBT sehingga data akademik, bank soal, hingga hasil ujian dapat tersinkronisasi secara otomatis.
H. Ah. Juhari, S.H. , Kepala Sekolah yang juga menjabat sebagai pengurus Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU) Pati, menjelaskan bahwa SINAU dirancang untuk menjawab kebutuhan pendidikan modern.
“Dengan SINAU, kami tidak sekadar mengadakan ujian digital. Kami membangun ekosistem pendidikan yang utuh. Ini lompatan besar bagi kami,” ujarnya saat meninjau ruang ujian, Senin (2/3).
Namun yang paling menarik perhatian adalah atmosfer yang dibangun sekolah. Di setiap sudut ruang ujian, terpajang kalimat-kalimat motivasi. Salah satu yang paling menonjol adalah pesan yang diulang-ulang H. Ah. Juhari: “Ingat, ujianmu hanya sementara, tapi masa depanmu akan bertahan selamanya.”
“Kami tidak sedang berlomba-lomba modernisasi. Yang kami tanamkan adalah nilai: pintar itu penting, tapi jujur dan berkarakter di tengah kemudahan teknologi jauh lebih utama. SINAU dan CBT hanya alat. Integritas siswa dalam menggunakan alat itulah yang sesungguhnya kami kejar,” tegas pengurus RMI PCNU Pati yang dikenal konsen pada dunia pesantren ini.
Galeri Joyo Kusumo, kanal media sosial resmi sekolah, ramai dengan potret siswa yang fokus mengerjakan soal. Sekolah ingin menunjukkan bahwa transformasi digital sejati bukan sekadar urusan perangkat atau platform, melainkan perubahan cara berpikir.
Dengan SINAU yang terintegrasi penuh dengan sistem CBT, Yayasan Joyo Kusumo optimis mampu melahirkan generasi yang tak hanya cerdas secara akademik dan melek teknologi, tetapi juga memiliki karakter kuat dan integritas tinggi.
- Penulis: admin

Saat ini belum ada komentar