Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Bukan Pejabat, Ekspektasi Rakyat yang Salah 

Bukan Pejabat, Ekspektasi Rakyat yang Salah 

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 26 Jan 2023
  • visibility 213
  • comment 0 komentar

Oleh : Maulana Karim Sholikhin* 

Kopka Azmiadi, TNI yang baru saja memperoleh kenaikan jabatan pesat sebagai Sersan Dua di Mabes TNI Angkatan Darat. Kejadiannya bermula saat Azmiadi yang merupakan Anggota Babinsa Koramil/02 Sungai Pinang, Kodim 0901 Samarinda sukses mengurai kemacetan yang terjadi selama 16 jam. 

Kokap Azmiadi dengan inisiatifnya, menggadaikan sepeda motor untuk menyewa eskavator guna mengevakuasi truk penyebab kemacetan. Dana yang ia gelontorkan guna menyewa alat berat tersebut pun tak tanggung-tanggung untuk kelas Babinsa, yaitu sebesar 22 juta rupiah. Wow!. 

Kisah semacam ini memang sangat menyentuh qalbu Rakyat Indonesia sebab pengabdian seserius Azmiadi memang sudah langka. Aparat pemerintah yang diharapkan menjadi pengayom publik, bekerja intens melayani rakyat layaknya barang antik di negeri ini. Pak Azmiadi bukan hanya oase di padang pasir, tapi dia seperti sungai air bening di daratan Mars. 

Betapa tidak! Di lapangan, sudah jadi rahasia umum, oknum petugas kesehatan yang membentak-bentak rakyat kecil pas tanggal tua, oknum pegawai dinas yang kerjanya main PUBG, Kades dan Guru ASN yang konangan enak-enak di sebuah hotel dan ratusan kasus KKN yang dimotori pejabat, mau tak mau membuat kepercayaan publik remuk redam. 

Hanya saja, kalau boleh jujur, perulaku menyimpang para pejabat tidak sepenuhnya salah mereka. Ekspektasi kita lah yang terlalu tinggi. Sudah tau banyak oknum pelayan publik yang kerjanya gitu-gitu aja, plus akhlaknya yang cuma nol koma, eh, kita masih berharap integritas. 

Kita juga lupa, kalau kita pernah menyogok petugas di di sebuah instansi untuk menyalip antrean. Apalagi pas musim politik. Ekspektasi kita, punya pemimpin yang amanah, jujur, sayang rakyat dan nggak main uang. Tapi kita lalai berapa banyak amplop yang kita terima dari Caleg atau calon Kades tempo hari. 

Logika, ekspektasi dan langkah konkret kita mengalami tabrakan hebat yang membuat hari-hari kita terluka parah. Manusia Indonesia kebanyakan sadar akan luka, namun lupa bahwa kita pula lah yang dengan sengaja menabrakkan diri dalam situasi itu. 

Perilaku tepat (menurut penulis) yang layak diambil ialah istighfar yang banyak dan berkomitmen menghentikan kesalahan masa lampau, jangan tergiur amplop. 

Satu hal lain yang tak kalah urgent, tingkah Pak Azmiadi dan aparat-aparat yang seperti beliau harus viral di media-media sosial. Jangan sampai Pak Azmiadi dan fiends kalah populer dengan oknum para pejabat yang bejat, hidden cam yang merekam sopir truk yang terpaksa menyuap petugas, pun oknum pelayan kesehatan yang ramahnya pas tanggal muda saja. 

Satu sisi, mengunggah kelakuan nakal oknum pejabat dan pelayan masyarakat memang baik untuk kontrol instansi. Namun di sisi lain, semakin viral kasus pelayanan publik dan perilaku negatif aparat, bukannya membikin mereka jera, tapi malah membuat masyarakat semakin memaklumi dan menganggap wajar. 

Belum lagi UU ITE yang mengintai (mereka yang dianggap) ‘pelanggar’ di dunia maya. Kita yang jadi korban, kita yang berjuang memberikan info berharga, eh malah kita yang di penjara. 

*Penulis adalah Pendidik di Ponpes Shofa Az Zahro’ dan MI Hidayatul Islam

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Memahami Kembali Masyruiyyah Ihtifal

    Memahami Kembali Masyruiyyah Ihtifal

    • calendar_month Jum, 16 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 149
    • 0Komentar

    الحمد لله ثم الحمد لله الحمد حمداً يوافي نعمه ويكافئ مزيده، يا ربنا لك الحمد كما ينبغي لجلال وجهك ولعظيم سلطانك، سبحانك اللهم لا أحصي ثناءاً عليك أنت كما أثنيت على نفسك، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن سيدنا ونبينا محمداً عبده ورسوله وصفيه وخليله خير نبي أرسله، أرسله […]

  • Dapat Tamu dari PWI, LPS Cendekia Manahijul Huda Diberikan Pemahaman Literasi Media

    Dapat Tamu dari PWI, LPS Cendekia Manahijul Huda Diberikan Pemahaman Literasi Media

    • calendar_month Ming, 6 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 178
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Madrasah Aliyah (MA) Manahijul Huda, Desa Ngagel, Kecamatan Dukuhseti didatangi sejumlah awak media dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Sabtu (5/11/2022) pagi. Kedatangan para anggota PWI di Madrasah ini dalam rangka Roadshow Jurnalistik.  Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya literasi media.  Adapun Manahijul Huda menjadi sekolah pertama yang mendapatkan kunjungan para wartawan dari […]

  • Ribuan Guru di Pati Kampanye Anti Bullying

    Ribuan Guru di Pati Kampanye Anti Bullying

    • calendar_month Ming, 9 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Ribuan guru di Kabupaten Pati kampanyekan anti bullying (perundungan) terhadap anak. Aksi ini dikemas dalam acara jalan sehat, yang berpusat di Gedung Olah Raga (GOR) Pesantenan, Minggu (8/7/2023) pagi. Pada jalan sehat itu, juga terdapat sejumlah Doorprize bagi para peserta yang beruntung. Ada hadiah umroh, sepeda motor elektrik, dua ekor kambing, televisi, dan ratusan […]

  • PCNU - PATI

    Butir-Butir Hikmah Sufi

    • calendar_month Jum, 15 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Buku ini berisi 200 cerita yang dikumpulkan dari hikmah-hikmah yang bertebaran di berbagai kitab klasik pesantren. Di dalamnya terdapat ratusan ceruta dari para sufi yang memuat nasihat dan petunjuk. Buku ini adalah seri pertama dari tiga seri yang diterbitkan. 

  • JIHAD ONLINE WAJIB

    JIHAD ONLINE WAJIB

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 4.166
    • 0Komentar

      Santri tidak hanya mendalami agama, tapi juga harus mampu menyebarluaskan ilmu agama kepada masyarakat luas. Salah satu sarananya adalah melalui media online. Jamal Ma’mur Asmani dalam Talskhow “Santri Siap Menghadapi Era Digital” yang diadakan Pondok Pesantren Inaratud Duja Fin Nahwi Wat Tashnifi Wonokerto Pasucen Trangkil Pati pada senin, 27 Oktober 2025, menjelaskan bahwa santri […]

  • PCNU-PATI Photo by aboodi vesakaran

    Pendidikan Sebagai Hak Asasi Manusia

    • calendar_month Sab, 6 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto “Pendidikan bukanlah menabur benih pada dirimu, melainkan menumbuhkan benih-benih yang ada dalam dirimu”. (Jalaluddin Rumi). Pendidikan itu benih harapan bagi masyarakat dan bagi manusia itu sendiri. Karena pendidikan merupakan instrumen kunci untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Oleh karena itu, manakala masyarakat dilanda  kegelapan, keterbelakangan, keterpurukan, kekacauan, dan tidak tahu cara mengatasinya, maka sandaran […]

expand_less