Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Belajar dari Gus Dur

Belajar dari Gus Dur

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 25 Mar 2022
  • visibility 651
  • comment 0 komentar

 

“Dengan lelucon, kita sejenak melupakan kesulitan hidup. Dengan humor, pikiran kita jadi sehat.”

Kalau ada orang yang mendapatkan gelar bertitel “Doktor Honoris Causa” itu sudah biasa.  Sedangkan kalau ada orang yang mendapatkan gelar bertitel “Doktor Humoris causa” itu baru luar biasa. Kira-kira itulah gelar yang pas untuk disematkan kepada KH. Abdurrahman Wahid atau yang lebih akrab dipanggil Gus Dur, seorang tokoh nasionalis yang humanis dan humoris.

Sebagai seorang tokoh nasional, Gus Dur dikenal sebagai kiai humor. Beberapakali, guyonan, lawakan, joke, anekdot, dan beragam selorohan mewarnai komentar, ungkapan, ceramah, bahkan pidato sekalipun. Sehingga agak sulit untuk membedakan antara keseriusan dan guyonan Gus Dur.

Gus duru memiliki rasa humor yang luar biasa, yang memang dia asah sejak kanak-kanak, sehingga dia bisa menggunakannya secara spontan dalam situai apa pun dan ketika bertemu siapa pun. Dia tahu kekuatan humor dan tahu cara membawakannya dan sering juga menggunakannya untuk meledek dirinya sendiri. Dalam pengantar buku kumpulan lelucon Mati Ketawa Cara Rusia, 1986, Gus Dur menyampaikan pentingnya kemampuan menertawakan diri sendii. Di situ dia menulis; “orang harus mengenal diri sendiri sebelum mampu melihat yang aneh-aneh dalam perilaku diri sendiri itu.” Hlm (50)

Gus Dur sendiri, seperti yang kita ketahui, selain sebagai orang yang berlatar belakang pesantren, sebuh dunia santri yang kaya dengan humor, serta alegori-alegori kearifan humor yang khas. Beliau juga adalah alumnus sebuah Universitas di Mesir (al-Azhar), yakni sebuah negara yang ditempa oleh pengalaman eksistensial yang panjang sekaligus menyimpan kekayaan humor-humor cerdas yang menyegarkan.

Dari latar belakang inilah yang kurang banyak diketahui oleh masyarakat, bahwa Gus Dur memiliki kecerdasan tingkat dewa dalam intellectual chains serta humor-humor yang mencerdaskan nan menyegarkan terus mengalir hingga kini.

Gus Dur berfikir dan beraksi -sendiri

Yang istimewa dari Gus Dur adalah dia tidak sekadar bergelut dengan gagasan, tetapi juga bergulat, berupaya sangat keras, untuk mencari jalan agar gagasan-gagasannya membumi dan menjadi solusi bagi realitas. Gus Dur bergulat di semua level masyarakat; dia bergulat di dalam budaya, di dalam gerakan sosial, di dalam politik-di semua level, karena memang masalahnya multidemensional, sebab jika tidak ketuntutan, jadinya ya kemelut yang kronis seperti hari ini.

Sayangnya, kapasistas energi Gus Dur ternyata tidak mencukupi untuk menangani semuannya seorang diri, tetapi dia telah melakukan kerja besar. Dia selamanya akan menjadi inspirasi.

Menghidupkan Gus Dur adalah mengoperasikan gagasan-gagasan yang Gus Dur tawarkan sebagai solusi dan sekaligus memperjuangkan keterwujudannya, sebagaimana Gus Dur dulu melakukannya, nyaris seorang diri. Ia belum sempat membangun konstruksi struktural, dan itu menjadikan daya jangkau upayanya lebih terbatas.

Adapun yang perlu kita lakukan sekarang adalah melipatgandakan energi Gus Dur dengan cara membangun konstruksi struktural. Nahdlatul Ulama (NU) salah satunya. Kita masih memerlukan konstruksi struktural di berbagai sektor lain, termasuk di arena internasional. Hlm (143).

Dengan demikian, menghidupkan Gus Dur adalah melaksanakan gagasan-gagasan Gus Dur serta gagasan-gagasan yang menjadi solusi bagi realitas kehidupan di tengah-tengah masyarakat dan bangsa.

Mari kita bangun bangsa dan hindari pertikaian yang sering terjadi dalam sejarah. Inilah esensi tugas kesejarahan kita, yang tidak boleh kita lupakan sama sekali.

 

Judul Buku      : Judul Buku      : Menghidupkan Gus Dur; Catatan Kenangan Yahya Cholil Staquf

Penulis             : AS Laksana

Penerbit           : LBBooks

Tahun Terbit   : 2021

Tebal               : 158

Peresensi         : Siswanto (Penikmat Buku)

 

  

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelar Seminar Kesehatan, MA Salafiyah Kajen Ingatkan Bahaya Pergaulan Bebas

    Gelar Seminar Kesehatan, MA Salafiyah Kajen Ingatkan Bahaya Pergaulan Bebas

    • calendar_month Jum, 4 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 424
    • 0Komentar

    Pcnupati or.id – Palang Merah Remaja (PMR) Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen Pati menggelar seminar kesehatan. Kegiatan dengan tema “Masalah Remaja, Seks Bebas dan Penyalahgunaan Obat” itu dilaksanakan pada  Kamis (3/11/2022) di Aula MA Salafiyah mulai jam 09.00 hingga jam 12.00 WIB. Seminar itu diikuti oleh 100 orang peserta didik yang berasal dari perwakilan setiap […]

  • Beri Dukungan, Penyuluh Agama Islam Pati Dampingi Kafilah Jawa Tengah di MTQ Nasional

    Beri Dukungan, Penyuluh Agama Islam Pati Dampingi Kafilah Jawa Tengah di MTQ Nasional

    • calendar_month Sel, 15 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 19.755
    • 0Komentar

    PATI — Dukungan untuk kafilah Jawa Tengah asal Kabupaten Pati terus mengalir pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI di Semarang. Rombongan Penyuluh Agama Islam (PAI) Kabupaten Pati hadir langsung ke lokasi acara untuk menyemangati para peserta, Selasa (15/9/2026). ​Kehadiran para penyuluh tersebut bertujuan memberikan dukungan moral agar kontestan tampil percaya diri dan mampu […]

  • Tingkatkan Kualitas Pendidik, LP Ma'arif NU Jateng Gandeng Unisvet Buka Jalur S1 Melalui Program RPL

    Tingkatkan Kualitas Pendidik, LP Ma’arif NU Jateng Gandeng Unisvet Buka Jalur S1 Melalui Program RPL

    • calendar_month Rab, 7 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20.316
    • 0Komentar

    *SEMARANG —* Sebagai wujud komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas kompetensi dan kualifikasi sumber daya manusia (SDM) pendidik, Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Jawa Tengah resmi menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Ivet (Unisvet). Sinergi lintas institusi ini disahkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Ruang Yayasan Unisvet pada Rabu, 7 Oktober 2026. Langkah strategis […]

  • Wajah Baru PAC IPNU-IPPNU Wedarijaksa

    Wajah Baru PAC IPNU-IPPNU Wedarijaksa

    • calendar_month Sen, 3 Jun 2019
    • account_circle admin
    • visibility 681
    • 0Komentar

    Pati. Pada Sabtu (1/6/2019)  Menjadi momen hangat bagi keluarga besar Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Wedarijaksa dengan sukses menyelenggarakan Konferensi Anak Cabang (Konferancab). Kegiatan yang diikuti oleh 15 Pimpinan Ranting ini dapat langsung mempraktikkan cara berdemokrasi di kalangan pelajar. Bertempat di MI Tarbiyatul […]

  • PCNU-PATI

    Dasar Pemikiran Filsafat Islam

    • calendar_month Sab, 5 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 477
    • 0Komentar

    Buku ini mengajak pembaca ke alam kehidupan intelektual sepanjang abad, terutama jejak-jejak monumental pe-mikiran (filsafat) Islam. Buku ini menggali akar sejarah dan pergolakan pemikiran kaum Muslimin berkaitan dengan warisan sejarah pra-Islam dan pergolakan internalnya, dari soal filsafat hingga sufisme. Dibagai dalam lima bab: I. Hakikat dan Nilai Filsafat Islam, II. Permulaan Filsafat Muslim: (1) Pemikiran […]

  • PCNU- PATI Photo by geralt

    “Wuih Kompak Amat”

    • calendar_month Sen, 7 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 456
    • 0Komentar

    Oleh : M Iqbal Dawami Cerita lucu ini berawal ketika menjelang Isya beberapa warga bergegas ke masjid untuk azan. Belum lagi sampai masjid terlihat seorang pemuda dengan tampang klimis dan dihiasi jenggot sedang menyapu di lantai masjid. Azan dimulai, jamaah pun berdatangan dan siap mendirikan shalat Isya berjamaah. Sang pemuda yang tadi menyapu segera saja […]

expand_less