Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Bahtsul Masail di ITB Meriah

Bahtsul Masail di ITB Meriah

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 13 Nov 2015
  • visibility 179
  • comment 0 komentar

Bahtsul Masail yang menjadi ajang diskusi Nahdliyin seakan benar benar sudah membumi, betapa tidak, anak  sekolah pun sudah malakukannya. Paling tidak setiap tahun tak pernah sepi dari acara tersebut. Ada yang di programkan secara resmi di Osis-nya ada yang di barengkan dengan haul atau acara lainnya.
            Dari sedikit madrsah yang melaksanakan program bahtsul masail adalah Madrasah ITB (Ianatut Thalibin) Cebolek Kidul Margoyoso Pati yang bekerja sama dengan LBM NU Kab. Pati (Lembaga Bahtsul Masail NU). Madrasah ITB sebagai salah satu madrasah tertua di Kec. Margoyoso sudah sejak lama melaksanakan bahtsul Masail sebagai salah satu program HPI (OSIS).
            Tidak Hanya putra saja yang melaksanakannya, namun putri juga menjalankannya. Melainkan dengan waktu yang berbeda. Bahtsu ITB minggu lalu diikuti oleh berbagai sekolah dan pesantren di Kecamatan Margoyoso dan sekitarnya yang merupakan kecamatan paling banyak pesantrennya di kabupaten Pati.
            Kendati tidak sehebat para kyai yang sudah ahli, mereka sangat antusias berdiskusi dengan sesekali di selingi guyon ketika ada salah satu peserta kelabaan dan terkesan tidak tenang. Suasana bertambah panas ketika membahas masalah ta’zir (hukuman) yang di jatuhkan dengan denda uang atau barang lain yang dianggap bermanfaat. Karena sebagian sekolah ataupun pesantren menerapkan ta’zir seperti itu, sementara sebagian peserta tidak memperbolehkan.
Akhirnya para peserta menyetujui keputusan Dewan Mushohhih yang mengatakan bahwa denda dengan uang atau barang itu tidak diperbolehkan, kecuali sebagian ulama’ Hanafiyah yang memperbolehkan dengan syarat barang atau uang itu dikembalikan ketika si pelaku sudah jera, kata Liwa Uddin selaku salah satu Dewan Mushohhih sekaligus sebagai ketua LBM NU Kab. Pati.
            Acara seperti ini sebaiknya juga dilaksanakan di madrasah-madrasah lain terutama yang bernaung di bawah yayasan yang juga membawahi pesantren supaya para peserta didik terbiasa diskusi agama dengan tertib dan tidak ngawur, sehingga terciptalah generasi generasi tangguh yang tidak mudah terombang ambing oleh situasi dan keadaan yang akan terus berubah, imbuh Liwa’. (ni)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meriahnya Kenduri Kupatan di Wonosekar Gembong

    Meriahnya Kenduri Kupatan di Wonosekar Gembong

    • calendar_month Kam, 18 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Ribuan ketupat dan lepet diarak warga Wonosekar, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Rabu (17/4/2024) siang. Kegiatan ini dilaksanakan Pemerintah Desa (Pemdes) Wonosekar agar anak-anak muda tertarik dan tidak meninggalkan budaya syawalan. Sebagaimana diketahui, masyarakat Muslim Jawa punya tradisi lebaran ketupat yang dirayakan sepekan setelah Idulfitri. Acara bertajuk Kenduri Seribu Ketupat ini sudah dua tahun […]

  • Ansor - Fatayat NU Buka Lapak

    Ansor – Fatayat NU Buka Lapak

    • calendar_month Ming, 29 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id -GEMBONG – Ada satu hal yang unik di sela-sela Hajatan Resepsi 1 Abad NU MWC NU Gembong dan Harlah ke-37 Pagar Nusa, Ahad (29/1). Dengan kreatifitasnya, para punggawa dari PAC GP Ansor dan Fatayat NU Gembong menggelar lapak di halaman parkir Lapangan Futsal Desa Gembong. Produk-produk khas Gembong dijajakan di lapak tersebut. Mulai dari […]

  • PCNU-PATI

    KKN IPMAFA Membekali Pelatihan Tanaman Toga di Desa Kadilangu

    • calendar_month Rab, 23 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Pcnupati.or,id- Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) – Dalam rangka mengsukseskan program kerja, KKN Hypatia melaksanakan Sosialisasi Pentingnya Tanaman Toga sekaligus Simulasi Penanaman Tanaman Toga di Desa Kadilangu. (Selasa, 22/8/23) Dalam acara tersebut Tim KKN menghadirkan pemateri Siswanto, S. sos., M.A yang merupakan Dosen Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI). Beliau menjelaskan bahwasannya “Tanaman Toga adalah […]

  • Alumni Al Falah Ploso di Pati Gelar Pengajian Rutin Minahus Saniyah

    Alumni Al Falah Ploso di Pati Gelar Pengajian Rutin Minahus Saniyah

    • calendar_month Sab, 27 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 364
    • 0Komentar

      Pcnupati – Ittihadul Mutakharrijin Al Falah Ploso (IMAP) di Kabupaten Pati, menyelenggarakan pengajian rutin kitab Minahus Saniyah, di Musala Pondok Pesantren PMH Pusat Kajen, Kecamatan Margoyoso, Jumat (27/9/2025). Sekretaris Pengurus Daerah (PD) IMAP Pati, Dedy Syarif Hidayat, mengatakan bahwa pengajian Minahus Saniyah menjadi agenda rutin triwulan alumni Pondok Ploso Kediri untuk menghidupkan serta melestarikan […]

  • PCNU-PATI Photo by Ferhat Deniz Fors

    Kecerdikan Penyair Qaba’sara Melawan Hajjaj bin Yusuf

    • calendar_month Sen, 14 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Oleh :  Muhammad Rofiq Siapa yang tak kenal dengan Hajjaj bin Yusuf. Seorang gubernur Irak yang terkenal tegas dan kejam dimasa pemerintah Khalifah Abdul Malik bin marwan, apapun yang menjadi rintangan bagi Hajjaj bin yusuf akan dilibas olehnya tanpa pandang bulu. Namun dibalik kisahnya itu, ia pernah kalah cerdik oleh seorang penyair bernama Qaba’sara. Qaba’sara […]

  • Mbah Maimun Zubair Sarang

    Mbah Maimun Zubair Sarang

    • calendar_month Jum, 9 Mei 2014
    • account_circle admin
    • visibility 192
    • 0Komentar

    PCNU Kab Pati, [Cerita dalam Cerita…] #Mbah Maimun Zubair, Sarang.  Belum lama ini saya terlibat perbincangan dengan sodara saya di Kauman, Surakarta. Sambil menunggu tokonya, kami terhanyut dalam pembicaraan begitu hangat. Tiba-tiba, entah arah pembicaraannya kemana, lalu sodara saya ini bercerita tentang sosok Mbah Maimun Zubair, Sarang. Sodara saya mengatakan begini,  “Dulu ana sering bolak-balik […]

expand_less