Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ana Nailul Gantikan Ani Agustiyani Pimpin Fatayat Winong

Ana Nailul Gantikan Ani Agustiyani Pimpin Fatayat Winong

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 4 Okt 2021
  • visibility 130
  • comment 0 komentar
Wajah-wajah baru Pengurus PAC Fatayat NU Winong berpose bersama pengurus NU dan Banom 

WINONG – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Winong baru saja menyelesaikan hajat rutinnya, Minggu (3/10) kemarin. Konferancab Fatayat NU Winong tersebut diselenggarakan di Gedung MWCNU setempat. 

Beberapa tokoh tercatat menghadiri agenda sakral tersebut. Diantaranya, KH. Alwan Syahri (Ro’is Syuriyah), K. Dhofir Maqoshid (Ketua Tanfidziyah), Asmonah (Ketua PC Fatayat NU Pati) serta delegasi Banom-Banom juga terlihat memenuhi lokasi konferensi. 

Dalam sambutannya, Asmonah menegaskan bahwa konferensi bukanlah forum formalitas. Namun, lanjutnya, melalui forum ini dapat melahirkan kepemimpinan yang amanah dan berintegritas. 

“Konferancab sebagai cara untuk menentukan pemimpin yang amanah dan berintegritas,” tegasnya. 

Sementara itu, ketua domisioner, Ani Agustiyani Maslahah, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Fatayat yang telah memberikan ruang bagi dirinya dan rekan-rekannya untuk berjuang di NU. Ia juga berpesan kepada pengurus Fatayat baru agar lebih aktif dari sebelumnya. 

“Fatayat dalam perjalanannya harus bersinergi dengan NU dan Banom-Banom lain. Semoga kedepan bisa lebih maju dan lebih eksis, amin,” harap dia. 

Ana Nailul Rohmah

Dalam konferensi tersebut, muncul beberapa nama baru untuk menggantikan Ani. Namun akhirnya forum menghendaki Ana Nailul Rohmah sebagai pemegang tampuk Fatayat 1 Winong.

Suasana proses pemilihan ketua PAC Fatayat NU Winong

Ana dinilai cakap dan kompeten dalam dunia organisasi. Maka, terpilihnya dia sudah menjadi kehendak para pemudi Winong dalam organisasi Fatayat tersebut. 

Setelah resmi terpilih, Ana menyampaikan orasinya dihadapan para pengurus PAC Fatayat NU Winong. Dalam sambutan tersebut, ia meminta seluruh pengurus Fatayat untuk tidak bekerja sendiri, namun juga menggandeng Banom dan NU. 

“Selain kerjasama internal, kita juga harus membangun kerjasama eksternal. Mohon kerjasama para sahabat semua untuk mendukung kepemimpinan ini,” terangnya.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tersengat Listrik, Warga Trangkil Dapat Bantuan dari Lazisnu

    Tersengat Listrik, Warga Trangkil Dapat Bantuan dari Lazisnu

    • calendar_month Ming, 1 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Kunarto (tangtop hitam) menerima bantuan dari PC Lazisnu Pati. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Manager Penyaluran PC Lazisnu Pati, Agus Arif Mustofa (kanan) dan diterima oleh ibu Kunarto (kaos putih). TRANGKIL-Kunarto, Warga RT 03/Rw 06 Wonokerto, Trangkil, Pati mengalami peristiwan nahas sekitar satu bulan lalu. Kecelakaan tersebut terjadi saat pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh […]

  • PCNU-PATI

    Ilusi Negara Islam

    • calendar_month Sen, 26 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Buku ini dieditori oleh KH. Abdurrahman Wahid atau yang akrab kita sapa dengan sebutan Gus Dur. Buku ini berjudul lengkap “Ilusi Negara Islam – Ekspansi Gerakan Islam Transnasional di Indonesia”. Buku ini sepertinya dikerjakan secara urunan oleh beberapa peneliti yang tergabung dalam Gerakan Bhineka Tunggal Ika, the Wahid Institute, dan Maarif Institute dimana ketiga lembaga […]

  • Ketua PCNU ikut Angkat Bicara terkait Bocah Viral, Arsya Djamil

    Ketua PCNU ikut Angkat Bicara terkait Bocah Viral, Arsya Djamil

    • calendar_month Jum, 10 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 142
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id. – Arsya Djamil, seorang siswa Madrasah Ibtida’iyyah Hidayatul Islam (MHI) Gembong tengah ramai diperbincangkan di dunia maya. Kisahnya membongkar tabungan satu tahun untuk disumbangkan ke Warga Palestina menuai respon positif. Beberapa media nasional seperti CNN Indonesia hingga GTV menayangkan cerita inspiratif Siswa kelas 1B MHI tersebut. Mengetahui kabar itu, KH. Yusuf Hasyim, Ketua PCNU […]

  • Hikmah dibalik Perpindahan Tempat yang Sudah Digunakan Sholat

    Hikmah dibalik Perpindahan Tempat yang Sudah Digunakan Sholat

    • calendar_month Kam, 22 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 201
    • 0Komentar

      1.       Pertanyaan : Biasanya orang yang telah melakukan sholat fardlu itu menjalankan sholat sunnah dan untuk melakukannya, musholli pindah tempat atau geser sedikit. Apakah tujuan pindah tempat/geser tersebut ?.   Jawaban :Memang sering kita temui, ketika seseorang ingin melakukan sholat sunnah setelah sholat fardhu mereka berpindah tempat dari posisi asalnya, entah itu geser sedikit […]

  • PCNU Pati Berharap Pembahasan Raperda Pesantren Segera Dituntaskan

    PCNU Pati Berharap Pembahasan Raperda Pesantren Segera Dituntaskan

    • calendar_month Rab, 26 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 116
    • 0Komentar

    PATI – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati berharap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren yang tengah dibahas oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati, segera disahkan.  Hal itu diungkap oleh Ketua PCNU Pati, KH Yusuf Hasyim. Pihaknya mendesak agar Raperda tersebut segera dibahas dan diselesaikan. Pihaknya juga akan mengadakan audiensi dengan […]

  • Menjawab sholawat dalam Khotbah Jumah

    Menjawab sholawat dalam Khotbah Jumah

    • calendar_month Sel, 27 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 172
    • 0Komentar

     Pertanyaan : Bagaimana hukumnya membaca/menjawab sholawat ketika khotbah sedang berlangsung, padahal kita tahu bahwa disaat Khotib khutbah hukumnya harom berbicara?   Jawaban :Hukumnya membaca sholawat tersebut hukumnya sunnah selama tidak dengan suara yang berlebihan, walaupun menurut pendapat ulama’ yang berpendapat haram berbicara diwaktu khutbah, karena sholawat tersebut termasuk pengecualian.   Referensi : & Ibânat al-Ahkâm, […]

expand_less