Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Pesantren dan Pendidikan Karakter Santri

Pesantren dan Pendidikan Karakter Santri

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 8 Jul 2023
  • visibility 432
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto, MA

Pesantren sebagaimana kita ketahui merupakan tempat pendidikan tradisional Islam tertua di Indonesia. Bahkan menurut Nurcholis Madjid dalam bukunya ‘Bilik-Bilik Pesantren’ dijelaskan bahwa pesantren adalah wujud proses perkembangan sistem pendidikan nasional.

Ditinjau dari segi historis, pesantren tidak hanya identik dari makna keislaman, tetapi juga mengandung makna keaslian Indonesia (indigenous). Sebab, Lembaga yang serupa pesantren ini sudah ada sejak pada masa kekuasaan Hindu-Budha. Sehingga Islam tinggal meneruskan dan mengislamkan lembaga pendidikan yang sudah ada.  

Oleh karena itu pesantren sejak dulu hingga sekarang masih eksis keberadaannya dalam menebarkan pendidikan khas klasik tradisional, baik di lingkungan pondok maupun masyarakat sekitar. Sehingga keberadaan pesantren di tengah-tengah masyarakat sudah tidak diragukan lagi dalam menyebarkan pendidikan sosial-keagamaan.

Selain itu, pesantren juga memiliki daya tarik tersendiri oleh para calon wali santri untuk memondokkan anaknya di pesantren.  Mengingat untuk membentuk karakter anak, pendidikan karakter terbaik masih didominasi oleh pesantren. Karena di dalam pesantren ajaran akhlak, budi pekerti, unggah-ungguh sudah berjalan dan diamalkan oleh semua santri. Maka tak ayal, apabila para calon wali santri ingin menyekolahkan dan memondokkan anaknya di lingkungan pesantren.

Adapun data terbaru yang dihimpun di website kemenag, dari hasil Laporan Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama mencatat, ada 4,37 juta santri yang tersebar di seluruh Indonesia pada tahun ajaran 2020/2021. Para santri itu tersebar di 30.494 pondok pesantren di Nusantara.

Data di atas menunjukkan betapa signifikan jumlah santri dari tahun ke tahun terus meningkat. Hal ini tentunya menjadi sebuah kebanggan tersendiri bagi pengelola pesantren untuk terus berinovasi dan memajukan pesantren hingga ke kancah internasional.

Maka, sebelum melakukan ekspansi sampai ke luar negeri, tentunya ada beberapa hal yang terus dipertahankan dan diistikamahkan di lingkungan pesantren. Baik meliputi pendidikan holistik, karakter, dan spiritual. Adapun dalam hal ini ada beberapa point penting antara lain sebagai berikut.

Pertama, sebagai pendidikan agama. Pesantren adalah lembaga pendidikan yang mengutamakan pendalaman ilmu agama Islam. Santri (siswa pesantren) diajarkan tentang ajaran Islam, Alquran, hadis, fiqih, akhlak, dan berbagai disiplin ilmu agama lainnya. Sehingga pesantren membantu menjaga dan memperkuat identitas keagamaan dan moralitas santri.

Kedua, sebagai pembentukan karakter santri. Pesantren menempatkan pentingnya pembentukan karakter sebagai bagian integral dari proses pendidikan di lingkungan pesantren. Santri diajarkan nilai-nilai seperti disiplin, tanggung jawab, kesederhanaan, kerjasama, dan rasa hormat terhadap orang lain. Pesantren memberikan pendidikan yang holistik, mencakup aspek akademik dan karakter.

Ketiga, kemandirian. Pesantren memberikan kesempatan kepada santri untuk belajar menjadi mandiri dan bertanggung jawab atas diri mereka sendiri. Santri diberikan tanggung jawab harian seperti mengurus kebersihan diri, mencuci pakaian, atau mengatur jadwal harian mereka. Hal ini membantu mengembangkan kemandirian dan kebiasaan yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Dan sebagai cikal-bakal Ketika kelak terjun di lingkungan masyarakat.

Keempat, keberagaman. Pesantren menjadi tempat bertemunya santri dari berbagai latar belakang mulai budaya, suku, adat-istiadat, ras etnis, dan daerah. Sehingga dari situ memungkinkan terjadinya interaksi antar-santri yang beragam, saling mengenal, berbagi pengalaman, dan belajar tentang keberagaman sosial dan budaya Indonesia. Pesantren memainkan peran penting dalam memupuk toleransi dan persaudaraan antar sesama santri.

Kelima, pengembangan pengetahuan dan ketrampilan. Selain pendidikan agama, pesantren juga memberikan pelajaran umum seperti matematika, bahasa Indonesia, ilmu pengetahuan sosial, dan bahasa asing. Beberapa pesantren juga menyediakan keterampilan praktis seperti pertanian, kerajinan tangan, atau keterampilan profesional tertentu. Hal ini membantu santri dalam mengembangkan pengetahuan dan keterampilan yang bermanfaat untuk masa depan mereka.

Dengan demikian, pesantren memiliki peran penting dalam menyediakan pendidikan yang holistik, mengembangkan karakter, memperkuat identitas keagamaan, dan membentuk kemandirian santri. Pesantren menjadi pusat edukasi yang mengintegrasikan pendidikan agama, akademik, dan karakter dalam lingkungan yang islami dan beragam.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Ramadan Mode AI

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.905
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda   Beberapa hari ini, saya mencoba mencari informasi soal konflik Iran, Palestina, dan USA. Namun, ketika kita membuka aplikasi mesin pencari (search engine), sering muncul “Ramadan Mode AI”. Ya, itu saya alami ketika membuka Firefox Browser, Google Chrome, maupun Safari di iPhone. Apakah Ramadan memang dimanjakan dengan AI? Pikir saya dalam hati. […]

  • Tanya Jawab Bersama Rois Syuriah

    Tanya Jawab Bersama Rois Syuriah

    • calendar_month Kam, 1 Sep 2016
    • account_circle admin
    • visibility 453
    • 0Komentar

    Assalamu’alaikum Wr Wb Saya sering minum minuman yang didalamnya terdapat semut dan kadang – kadang lalat juga yang telah mati, kata teman saya jika bangkai itu kita menceburkannya ke minuman maka tidak boleh diminum. Apakah itu benar ? mohon penjelasannya pak. Wa’alaikum salam Wr Wb Bangkai semacam semut dan lalat dalam kitab fiqih dikatakan najis […]

  • PCNU-PATI

    PMI Pati Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Sinomwidodo

    • calendar_month Jum, 2 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 417
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pati kunjungi korban banjir bandang di Desa Sinomwidodo, Kecamatan Tambakromo, Kamis (1/12/2022) siang. Ketua PMI Pati, Haryanto bersama para relawan mendistribusikan bantuan untuk korban terdampak banjir bandang serta korban meninggal dunia, atas musibah di desa tersebut. Didampingi Wakil Ketua I bidang kebencanaan Sugiyono serta Kepala Markas PMI Kabupaten […]

  • MI Tarbiyatul Banin Winong Raih 43 Medali Nasional

    MI Tarbiyatul Banin Winong Raih 43 Medali Nasional

    • calendar_month Sab, 4 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 344
    • 0Komentar

    Kabar prestasi kembali datang dari Madrasah Ibtidaiyah Tarbiyatul Banin Pekalongan Winong Pati ini. Kali ini tidak tangung-tanggung dalam satu even berhasil memboyong 43 medali beberapa waktu lalu tepatnya tanggal 27 Nopember 2021 dalam ajang Olimpiade Sains dan PAI Nasional (OSPN) Tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Edupreneur Global Indonesia. “Pertama tentu Alhamdulillah atas karunia Allah ini. […]

  • Turba Perdana PCNU; MWC Harus menata Ranting sebagai Ujung Tombak Jam’iyyah.

    Turba Perdana PCNU; MWC Harus menata Ranting sebagai Ujung Tombak Jam’iyyah.

    • calendar_month Sen, 9 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 462
    • 0Komentar

    Dukuhseti, NU News. Menindaklanjuti hasil rapat koordinasi  tanggal 25 Agustus 2019 bersama MWCNU se-Kab Pati dan lembaga-lembaga PCNU maka pada Ahad (8/9/2019) bertempat di Gedung Haji Kecamatan Dukuhseti dilaksanakan acara Silaturahim dan Konsolidasi PCNU bersama MWCNU dan ranting Nahdlatul Ulama se-eks Kawedanan Tayu. Silaturahim ini merupakan Turba perdana yang rencananya akan dilaksanakan di lima eks-kawedanan. Hadir […]

  • PCNU-PATI

    Ramadan di Pati Bumi Mina Tani

    • calendar_month Sab, 23 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 449
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* “Poso kok ora bali Dukuhseti piye leh?” Seorang teman bertanya sembari menegaskan saya diharapkan ke tempat kelahiran di Desa Dukuhseti, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati. Menjalankan ibadah Ramadan di tempat kelahiran meman beda. Beda sekali. Saya kira tidak hanya di Pati. Setiap tempat kelahiran menyimpan ruang-ruang memori yang indah ketika momentum Ramadan. Sebab, […]

expand_less