Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Saweran

Saweran

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 21 Jun 2023
  • visibility 525
  • comment 0 komentar

Oleh: Niam At Majha

Pada sebuah kafe saya dengan beberapa tim kerja, membahas sesuatu hal yang berkaitan dengan pengumpulan orang, menghimpun masa, menggiring opini untuk satu tujuan yaitu salah satu klien dari kami yang ingin maju dalam pertarungan merebut simpati dari masyarakat dan umat. Dan klien kami ingin menjadi pemenang dalam perebutan pemimpin tingkat nasional. Bagaimana pun jalannya harus di tempuh tanpa terkecuali.

Masih di seputar kafe dan kopi; dalam pembasan kali ini lebih spesialis, yaitu berjuang harus menggunakan uang, dalam tanda kutip nanti ketika saat mengumpulkan rakyat, tokoh yang mempunyai pengaruh, baik skala kabupaten, kecamatan atau pun desa harus di kasih sesuleh; tujuannya adalah mengganti waktu mereka meninggalkan pekerjaannya. Saat sepulang dari menghadiri ada sesuatu oleh-oleh nanti.

“Saweran?”celetuk teman saya ketika mendengarkan penjelasan yang sedang kami bahas.

Menurut hemat saya Saweran adalah menebarkan sesuatu dengan maksud dan tujuan dapat sesuatu. Sehingga dengan menggunakan metode seperti itu, sudah dipastikan klien kita akan mendapatkan simpati, mendapatkan empati, dari orang orang yang telah kita kumpulkan dan pulangnya dapat imbalan. Sekarang itu, berjuang harus menggunakan uang, apalagi merebut kekuasaan sangat perlu sekali uang untuk meyakinkan.

Jadi, dalam perebutan seperti ini Saweran tak ada salahnya soalnya kita berbagi, kita memberikan transportasi, memberikan bukti apabila kita ngopeni meskipun belum tentu terpilih dan jadi. Akan tetapi apa yang terjalani bukan sekadar janji dan janji.

“Apakah hal demikian diperbolehkan?”

Pertanyaan yang mendasar dilontarkan teman saya tersebut. Dan saya kira tentang hal tersebut tergantung orang yang memandang dan terkait berbagai kepentingan serta dengan sudut persepsi yang sekarang banyak di gunakan. Alasan yang sering kali di lontarkan klien kami adalah kalau kita tak menggunakan uang sebagai alat berjuang, bagaimana kita mendapatkan kepercayaan dari rakyat dan umat? Apabila nanti terpilih apakah mampu untuk memimpin?

Namanya juga pembenaran atas apa yang dilakukan dan kerjakan, tapi menurut saya bagaimana pun pembenaran itu sungguh tak bisa di benarkan. Mencari pembenaran itu seperti spons yang menghisap kekuatan atau energi seseorang hingga tak berdaya menerima keadaan yang sesungguhnya. Karena sudah menerima, jadi ketika akan menolak apa yang di inginkan si pemberi akan terasa sungkan dan sulit. Karena tanda jadi sudah di terima.

Salah satu bentuk mencari pembenaran yaitu semacam mencari bantuan agar kuat. Padahal dalam pencarian tersebut yang di dapat adalah bantuan kekuatan yang semu, jika kita tak memberikan amunisi maka yang ada adalah tim kita akan pada pergi dan lari. Jadi yang ada bukanlah bantuan yang resmi mengusung kita untuk menjadikan pemimpin. Akan tetapi janji dan pledoi yang menggunung.

“Lantas nasib dari klien kita nantinya bagaimana?”

Karena sudah menerima; jadi kita berjuang dengan uang semampu saldo yang di berikan, sedangkan soal nanti jadi memimpin rakyat dan umat sesuai yang di harapkan, itu menjadi soal lain. Terpenting adalah saweran lancar kerja kita gencar.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LAZISNU Pati, Berbagi dengan Yatama dan Dhuhafa’

    LAZISNU Pati, Berbagi dengan Yatama dan Dhuhafa’

    • calendar_month Rab, 5 Jul 2017
    • account_circle admin
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Pati. Bertempat di gedung Lantai 3 Kantor Nahdlatul Ulama Kabupaten Pati, LAZISNU (Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh Nahdlatul Ulama) mengadakan acara santunan kepada anak yatim dan dhuhafa’ pada akhir bulan Ramadlan kemarin. (20/6) LAZISNU setiap tahunya terutama di bulan Ramadhan selalu berbagai dengan mereka yang kurang berutung yaitu Yatama dan Dhuhafa’ hal ini untuk […]

  • Kebijakan Full Day School Membingungkan

    Kebijakan Full Day School Membingungkan

    • calendar_month Kam, 19 Okt 2017
    • account_circle admin
    • visibility 400
    • 0Komentar

    Pemerintah melalui kementerian pendidikan dan budaya mengeluarkan peraturan baru lewat permen no. 20 tahun 2017, tentang kebijakan sekolah 5 hari alias full day school yang banyak menuai kontra di kalangan madrasah dan pesantren. Kebijakan yang kurang tepat sasaran tentunya, karena menuai banyak kontroversi dan kritikan di kalangan akademisi. Suara keras juga dari PBNU tentunya, secara […]

  • PCNU Pati selenggarakan Muskercab

    PCNU Pati selenggarakan Muskercab

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2014
    • account_circle admin
    • visibility 345
    • 0Komentar

    PCNU PATI (26/6/14). Dalam sejarah yang panjang dan monumental, NU memiliki catatan-catatan historiografis. Dengan massa organisasi yang tersebar di berbagai wilayah, NU memiliki agenda strategis untuk membantu bangsa ini keluar dari keterpurukan dan kemiskinan. Nahdlatul Ulama merupakan sebuah organisasi keagamaan  dibentuk oleh masyarakat tetapi  dalam melaksanakan pengabdian ke masyarakat harus bekerja sama dengan semua pihak […]

  • Calon Penerima Beasiswa Kuliah Lazisnu Pati Jalani Tes Wawancara

    Calon Penerima Beasiswa Kuliah Lazisnu Pati Jalani Tes Wawancara

    • calendar_month Rab, 15 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 327
    • 0Komentar

      Para calon penerima beasiswa Lazisnu Pati sedanf menjalani tes wawancara di Kantor Cabang NU Pati. PATI- PC Lazisnu Kabupaten Pati menyelenggarakan tes seleksi wawancara kepada peserta calon penerima beasiswa kuliah S1 di gedung PCNU Kabupaten Pati, Jumat (10/09). Koordinator program Teguh Santoso mengatakan kegiatan ini merupakan lanjutan dari tahap sebelumnya setelah dilakukannya tahap seleksi […]

  • Hakikat Pemimpin

    Hakikat Pemimpin

    • calendar_month Sab, 8 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 458
    • 0Komentar

    السلام عليكم ورحمة الله وبركاته الحمدُ للهِ الَّذِي جَعَلَ المُؤْمِنِين فِيْمَا بَيْـنَهُمْ إخْوَاناً، وأَوْجَبَ عَلَيْهِمْ أنْ يَكُونُوا فِي نُصْرَةِ الْحَقِّ أعْوَاناً. والحمدُ للهِ الَّذِيْ رَبَطَ الأُمُورَ بِأَسْبَابِهَا، وجَعَلَ أفْضَلَ طَرِيْقٍ لِلْوُصُوْلِ إلَى الْمَقْصُودِ أن تُـؤْتَـى الْبُيُوْتُ مِنْ أَبْوَابِهَا. أشْهَدُ أن لاَّ إلهَ إلا اللهُ وَحْدَه لَا شَرِيكَ لَهُ،شَهَادَةً نَرْجُوْ بِهَا النَّجَاةَ مِنَ النَّارِ وَعَذَابِهَا، ونُـؤَمِّلُ […]

  • Pemkab – PCNU Pati Gelar Tahlil Doa 40 Hari Wafatnya Mbah Moen

    Pemkab – PCNU Pati Gelar Tahlil Doa 40 Hari Wafatnya Mbah Moen

    • calendar_month Kam, 12 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 533
    • 0Komentar

    PATI – Pemerintah Kabupaten Pati bekerja sama dengan PCNU Pati menggelar acara Tahlil dan Doa 40 Hari Wafatnya KH. Maimun Zubair, Kamis (12/9/2019) malam. Acara yang digelar di Pendopo Kabupaten Pati ini menggandeng juga perkumpulan Santri Sarang yang tergabung dalam Santri Gayeng. KH Abdul Ghofur Maimoen dalam Acara Memperingati 40 Hari Wafatnya KH. Maimun Zubair yang […]

expand_less