Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Cerpen » Love Is Stupid

Love Is Stupid

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 5 Mar 2023
  • visibility 331
  • comment 0 komentar

Oleh : Elin Khanin

Part : 5
Shanaya geleng-geleng mendengar cerita Nikhil. Ia kini tahu lelaki asal Banjarnegara ini adalah putra dari sahabat kental Ayahnya. Persahabatan yang membawa petaka bagi Shanaya—yang bahkan bisa bertindak konyol mengadakan pernikahan dalam sehari.

Sungguh di luar nalar. Dan yang paling tidak rasional menurut Shanaya adalah lelaki di hadapannya.

Shanaya juga takut membayangkan kehebohan para tetangganya. Bagaimana kalau mereka mengira putri Pak Kades menikah dadakan karena hamil duluan? Karena pada umumnya seperti itulah sabab musabab dihelatnya pernikahan super kilat dengan persiapan ala kadarnya.

Berita pernikahan itu juga kemungkinan besar sudah sampai ke telinga keluarga Juan. Sepanjang-panjang tali, tidak sepanjang mulut orang. Berita yang dari luar negeri saja bisa cepat melesat ke negara lain, apalagi rumahnya dan rumah Juan hanya beda kecamatan.

“You are stupid. Ough, aku nggak percaya pernah jadiin dia visual,” gumam Shanaya.

“Kenapa?”

“Kamu nanyea? Kamu bertanyea-tanyea? Sini aku kasih tahu yea. Kalau kamu masih cinta itu cewek, kenapa nggak berusaha dulu buat memperjuangkannya, hem? Kenapa dengan mudahnya putus asa lalu membuat keputusan bodoh ini? nambah masalah jadi rumit aja,” omel Shanaya.

Nggak dia, nggak Juan sama aja. Kenapa aku selalu dipertemukan lelaki cemen dan konyol? racau Shanaya dalam hati. Jika tidak ingat sedang jam berapa dan ada dimana, ingin rasanya ia berteriak kencang agar beban yang menindih hatinya sedikit berkurang.

“Kamu pikir aku nggak berusaha memperjuangkan dia? ini nggak semudah yang kamu bayangkan, Naya. Mereka adalah orang-orang ningrat yang menjunjung tinggi adat istiadat pernikahan sekufu.”

Shanaya mendecih. Entah kenapa ia merasa Nikhil jadi sok kenal dan sok dekat dengannya. Padahal baru beberapa jam yang lalu mereka bertemu, tapi Nikhil seolah sudah mengenalnya lama. Apa tadi? lelaki itu memanggilanya Naya?

“Belagu amat. Banyak noh artis-artis keturunan bangsawan yang nikahnya sama orang biasa. Cewek kamu aja tuh yang lebay. Cemen,” seloroh Shanaya sebal.

“Jangan ngatain dia, Naya. Kamu nggak kenal dia, ” sahut Nikhil tak terima.

Secara reflek, dua pasang mata itu saling membidik tajam. Shanaya mengalihkan pandangan setelah merasa tak nyaman disorot oleh Nikhil dengan ekspresi sebal.

“Iya deh. Terus gimana nih? Aku juga udah punya pacar. Gimana kalau dia tahu aku nikah diam-diam? Kami bahkan udah menjalin hubungan tujuh tahun dan berencana menikah.”

“Tujuh tahun?” Nikhil terhenyak dengan mata membesar. Tenyata ia tak ada apa-apanya dengan Shanaya.

“Iya! Sejak kami SMA.”

Shanaya menajamkan ucapannya. Kedua mata itu berkaca-kaca. Hatinya perih mengingat sikap sang Ayah yang selalu antipati dengan Juan, kekasihnya. Ia juga sedih dengan Juan yang tak berani maju memperjuangkan cintanya. Lalu sekarang, masa depan bersama Juan semakin terasa suram. Sesuram garasi RB saat malam menjelang. Tapi kemudian perkataan Nikhil bagai cahaya yang mampu mengubah kegelapan menuju jalan yang terang benderang.

“Kita buat kesepakatan bagaimana?” tanyanya setelah berdeham dua kali.

“Maksudmu?” Ekspresi Shanaya masih diliputi putus asa.

Nikhil menarik napas dan membenahi letak duduknya. “Begini, pernikahan ini bagai nasi yang sudah jadi bubur. Tapi tak menutup kemungkinan bubur pun bisa dirubah menjadi nasi lagi.”

“Kok bisa?”

“Bisa,” jawab Nikhil dengan ekspresi haqqul yakin.

“Bubur bisa dirubah menjadi nasi dengan cara meletakkan selembar roti tawar di atas permukaannya. Setelah didiamkan beberapa saat, si roti ini akan menyerap kandungan air berlebih pada butiran nasi, membuat teksturnya jadi lebih padat dan kering. Dari lembek seperti bubur, jadi pulen kembali selayaknya nasi normal,” lanjutnya bagai seorang chef yang sedang mendemonstrasikan eksperimennya. Sedang Shanaya seperti penonton yang exciting dengan temuan baru itu. Ia jadi tak sabar ingin membuktikan sendiri bahwa bubur bisa dirubah menjadi nasi lagi. Secara reflek mulut itu masih menganga denga

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Mak

    Kerja (sama)

    • calendar_month Rab, 25 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Oleh: Niam At Majha Manusia sebagai mahluk sosial tentu tak bisa dipisahkan dengan namanya bantuan orang lain. Sebab kita pun tak bisa melakukan apa saja dengan sendiri. Kita masih membutuhkan bantuan dan uluran dari orang lain, baik sanak famili, saudara sedarah atau pun saudara sama-sama mahluk Tuhan pencipta alam semesta. Maka dari itu di perlukan […]

  • Drama Fatayat NU Pati Menuju Kongres: Terseret Banjir, sampai Numpang Truk Ikan

    Drama Fatayat NU Pati Menuju Kongres: Terseret Banjir, sampai Numpang Truk Ikan

    • calendar_month Sab, 16 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 343
    • 0Komentar

    PATI – Tak seperti kebanyakan Pimpinan Cabang (PC) di kota lain, PC Fatayat NU Pati mengalami banyak drama dalam melakukab perjalanan menuju Kongres Fatayat NU di Gedung Serbaguna, Jakabaring, Palembang. Dua punggawa PC Fatayat NU Pati, Nining Sugiarti dan Lilik, berangkat dari Pati ke Bandar Udara Ahmad Yani, Semarang pada Kamis (14/7) lalu. Rencananya, rombongan […]

  • a living room with a chair and a painting on the wall

    Makna Transformatif Kelahiran NU

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.192
    • 0Komentar

    Oleh: Jamal Ma’mur Asmani Dosen IPMAFA Pati, Direktur Lembaga Studi Kitab Kuning Pati Sabtu, 31 Januari 2026 adalah momentum peringatan 1 abad NU versi Masehi karena NU dilahirkan pada 31 Januari 1926. Dalam momentum 1 abad ini, sudah seharusnya seluruh elemen NU mengingat dan merevitalisasi dimensi spiritualitas transformatif berdirinya NU. Napak tilas sejarah berdirinya NU […]

  • Momen HSN, Santri RF Tuntaskan 100 Khataman al Qur’an

    Momen HSN, Santri RF Tuntaskan 100 Khataman al Qur’an

    • calendar_month Rab, 23 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 310
    • 0Komentar

    GEMBONG-Yayasan Pendidikan Islam Raudlatul Falah (RF) Desa Bermi Kecamatan Gembong menggelar khataman al qur’an untuk merayakan Hari Santri Nasional (HSN) 2019. bukan khataman biasa, namun sebanya seratus kali khataman al qur’an bin nadlor digelar oleh yayasan asuhan KH. Ahmad Djaelani Al Hafidz ini. Pidato Dewan Pengurus Yayasan Raudlatul Falah Bermi oleh Astadi Aslam dalam rangka […]

  • PC Pagar Nusa Pati Gelar Pelantikan dan Rakercab

    PC Pagar Nusa Pati Gelar Pelantikan dan Rakercab

    • calendar_month Ming, 10 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 437
    • 0Komentar

    TRANGKIL – Bertempat di Ponpes Riyadlus Sholihin Trangkil Pati, PC Pagar Nusa Kabupaten Pati Menggelar Pelantikan dan Rakercab masa khidmah 2021-2026. Ahad, (10/10/2021). Pelantikan dan Rakercab tersebut merupakan Agenda besar organisasi dalam Pengembangan dan Pelestarian bela diri Pencak Silat di Lingkungan NU Pati. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa Gus […]

  • Ketua PCNU Ingatkan Kembali 7 Medan Dakwah NU Pati

    Ketua PCNU Ingatkan Kembali 7 Medan Dakwah NU Pati

    • calendar_month Sab, 18 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.897
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id. – Setelah diundur beberapa waktu, akhirnya PCNU Pati resmi menggelar Rapat Pleno, Sabtu (18/4) pagi di SMKN Jateng, Pati. Acara yang tersebut sekaligus menjadi ajang halal bi halal. bagi perwakilan dari 21 satu MWCNU se-Kabupaten Pati, Pengurus Harian Syuriyah, Jajaran Tanfidziyah beserta lembaga dan Banom. “Seharusnya acara (Rapat Pleno) ini kami adakan di […]

expand_less