Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tokoh » KH Ali Yafie: Sang Mujaddid Fiqh Klasik

KH Ali Yafie: Sang Mujaddid Fiqh Klasik

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 26 Feb 2023
  • visibility 158
  • comment 0 komentar

Oleh : Dr. H. Jamal Makmur Asmani

KH. Ali Yafie adalah sosok reformer fiqh klasik. Beliau mampu menjelaskan kandungan fiqh klasik secara sistematis, argumentatif, dan kontekstual.

Hal ini bisa dibaca dari karya-karya beliau yang luar. Alhamdulillah penulis bisa memiliki beberapa karya beliau yang sangat bernas.

Fiqh sosial, fiqh bi’ah (fiqh lingkungan), konsultasi fiqh mengupas problematika kehidupan, beragama secara praktis, dan lain-lain.

Khusus untuk buku konsultasi fiqh mengupas problematika kehidupan, KH. Ali Yafie dengan bernas menjawab pertanyaan masyarakat, baik seputar thaharah, ibadah, sosial, dan lain-lain.

Referensi klasik yang beliau gunakan, seperti Muhadzdzab karya Asy-Syairazi, Bidayatul Mujtahid karya Ibnu Rusyd, dan Madzahibul Arba’ah karya Abdurrahman Al-Jaziri digabung dengan pemahaman mendalam terhadap realitas kontemporer membuat fatwa-fatwa beliau sangat aplikatif-solutif.

Ketika ditanya tentang pacaran misalnya, KH. Ali Yafie dengan tegas mengatakan bahwa pacaran adalah mempermainkan perempuan yang tidak sesuai dengan ajaran Islam, meskipun dengan alasan cinta. Islam hanya memperbolehkan khithbah, pengantar sebelum menikah dengan melakukan pendekatan serius yang islami.

Ketika ditanya tentang istri menjadi TKW, maka KH. Ali Yafie menjelaskan bahwa memberikan nafkah adalah tanggungjawab suami. Bahkan istri boleh menggugat cerai suami ketika tidak diberi nafkah. Namun, jika dengan ijin suami, maka istri boleh menjadi TKW.

Ketika ditanya zakat profesi, maka KH. Ali Yafie menjawab bahwa zakat harus memenuhi syarat haul (satu tahun) dan satu nishab (sebesar 85 gram emas). Jika penghasilan profesi dihitung satu tahun sudah ada satu nishab, maka boleh zakatnya dicicil, setelah dikeluarkan untuk kebutuhan pokok dan biaya lain yang harus ditanggung.

Moderat Dinamis

Pemikiran fiqh KH. Ali Yafie sungguh luar biasa. Bersama KH. MA. Sahal Mahfudh, KH. Ali Yafie mendorong kaum sarungan (pesantren dan NU) untuk mengkaji fiqh klasik secara dinamis, moderat, dan kontekstual.

Fiqh klasik adalah khazanah keilmuan yang sangat besar kontribusinya bagi peradaban umat manusia yang ditulis ulama masa lalu.

Maka, kewajiban ulama sekarang adalah mengkajinya dan melakukan kontekstualisasi supaya kandungan fiqh klasik relevan dengan tantangan kekinian yang kompleks.

Jangan hanya mengambilnya secara taken for granteed tanpa analisis sosial yang memadai karena membuatnya irrelevan dan out of date. Juga jangan mengabaikannya karena sama dengan membuang harta karun pengetahuan yang nilainya luar biasa.

المحافظة علي القديم الصالح والاخذ بالجديد الاصلح

Kaidah inilah yang digunakan KH. Ali Yafie untuk melakukan ‘ijtihad’nya dalam lapangan fiqh klasik sehingga mampu menjadi ‘konsep aplikatif’ bagi dunia modern.

Tidak ada cara lain untuk meneruskan gagasan cemerlang KH. Ali Yafie kecuali mengkaji ushul fiqh secara mendalam dan ilmu sosial humaniora sehingga mampu mengkaji ‘spirit dinamis-solutif’ dalam rahim ilmu fiqh.

Kalangan pesantren dan NU harus terus menatap masa depan dengan optimis dalam bimbingan kitab klasik yang dipahami secara tekstual dan kontekstual sekaligus sebagai solusi problematika kehidupan modern.

Selamat Jalan Guru Bangsa, Karya dan Ilmumu Akan Abadi Sepanjang Masa.

Seperti dawuh KH. Ali Mustafa Ya’qub:

والخط يبقي وأوصاله تحت التراب رميم
Karya akan abadi, meskipun tulang belulangnya hancur

Semoga Ampunan, Kasih Sayang dan Ridlo Allah menyertai KH. Ali Yafie, Amiin Yaa Rabbal ‘Alamiin.

Pati, Ahad, 6 Sya’ban 1444/ 26 Februari 2023

  • Penulis: admin
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Photo by Mufid Majnun

    NU dalam Menjaga Politik Kebangsaan

    • calendar_month Sab, 13 Jan 2024
    • account_circle admin
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Seringkali orang berseloroh bahwa politik itu kotor, hanya untuk memperjuangkan perolehan suara. Selain itu juga, politik sering melanggar asa kepatutan dan kebenaran. Sehingga stigma semacam ini menjadikan sebagian warga masyarakat merasa alergi dengan segala sesuatu yang berbau politik. Dalam perspektif Islam, panggung politik telah lama ada dan bahkan Rasul sendiri adalah […]

  • Pandemi, Ini Rencana NU Kayen Peringati Tahun Baru Islam

    Pandemi, Ini Rencana NU Kayen Peringati Tahun Baru Islam

    • calendar_month Kam, 5 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Rapat terbatas MWC NU bersama Lazisnu Kayen dalam untuk menyambut tahun baru hijriyah KAYEN-MWCNU menggandeng Lazisnu Kayen melaksanakan rapat terbatas, Rabu (4/8) malam. Dalam pertemuan yang dihadiri hanya pengurus harian MWCNU dan Lazisnu tersebut, pembahasan mengerucut pada peringatan tahun baru, Muharrom, 1443 Hijriyah.  “Kami carikan solusi, merayakan tahun baru tapi dengan tetap menaati protokol,” Ungkap […]

  • PCNU PATI - Hari Santri dan Bursa Jodoh. Photo by Mufid Majnun on Unsplash.

    Hari Santri dan Bursa Jodoh

    • calendar_month Kam, 20 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Hari Santri 22 Oktober adalah suatu ‘monumen’ perjuangan kalangan santri. Begitu luar biasanya jasa kaum sarungan ini kepada negeri, hingga harinya pun diperingati di jagad Indonesia bi washilati Keppres Nomor 22 Tahun 2015. Penulis sempat berfikir, adakah tujuan tersembunyi Pak Jokowi membuat Keppres itu? (Pembaca jangan su’udz dzon dulu). Ahaa… Sampai […]

  • Corak Fiqh KH Maimun Zubair

    Corak Fiqh KH Maimun Zubair

    • calendar_month Kam, 22 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 99
    • 0Komentar

    KH Maimun Zubair adalah Mustasyar PBNU, sebuah jabatan yang hanya dihuni begawan-begawan ulama yang sudah paripurna ilmu, akhlak, dan dedikasi kebangsaannya. Pemikiran dan tindakan KH Maimun Zubair menjadi sorotan banyak pihak. Dalam konteks NU, maka kajian fiqh menjadi dominan. Pegangan warga NU adalah hasil bahtsul masail baik yang diadakan Pondok Pesantren maupun Nahdlatul Ulama, mulai […]

  • LEKAS PC IPNU IPPNU Pati siapkan 1.500 Songkok IPNU

    LEKAS PC IPNU IPPNU Pati siapkan 1.500 Songkok IPNU

    • calendar_month Sab, 16 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 115
    • 0Komentar

      Sample peci IPNU yang dipamerkan oleh salah satu pengurus Lekas PC IPNU Pati PATI – Banyaknya permintaan songkok IPNU mendesak, LEKAS (Lembaga Ekonomi Kewirausahaan PC IPNU IPPNU Pati) memproduksi kurang lebih 1.500 songkok IPNU, Sabtu (16/10).  Selain kualitas yang terbilang High Quality, songkok ini juga menjadi ciri khas IPNU Kabupaten Pati. Songkok hitam polos […]

  • PCNU-PATI Photo by Anita Austvika

    Emergency Couple

    • calendar_month Ming, 20 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin Sejak Faris berubah wujud dari lelaki bersarung menjadi lelaki berdasi, Najiya terus berpikir siapa sebenarnya Faris. Sepertinya Mr. Bunglon itu bukan orang sembarangan. Sejak awal bertemu, ia punya firasat sendiri mengenai lelaki pemilik panti tersebut. Ia punya aroma bangsawan. Wajahnya penuh misteri memendam sekam.  Wajah tirus dengan hidung mancung, bibir berbentuk […]

expand_less