Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Cerpen » Playboy

Playboy

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 4 Des 2022
  • visibility 299
  • comment 0 komentar

Oleh: Elin Khanin

“Kamu kalau sudah kebelet nikah bilango sama Ummik.”

Laki-laki berkulit sawo matang di hadapan Bu nyai Khomsah itu menunduk dalam. Tiba-tiba tak berani menatap sang ibunda. Kontras dengan ekspresi wajahnya saat membenarkan hafalan wanita sepuh itu.  Berkobar-kobar. Pun sebaliknya, ia begitu antusias ketika Bu nyai menyimak dan membenarkan hafalannya.

Rutinitas bakda isya’ itu jarang sekali ia tinggalkan. Karena ia tahu, al istiqomah khoirummin alfi karomah. Bahwa istiqomah itu lebih baik daripada seribu karomah.

Barangkali itulah yang membuat hafalannya senantiasa lancar. Sering mendapat panggilan ngaji orang-orang yang ingin mendapat barokah alqur’an ketika punya hajatan. Ngaji adalah senjata ampuh yang membuat wanita yang kini masih terbalut mukena itu begitu bahagia telah melahirkannya. Siapa yang tak bangga dan bahagia mempunyai dzuriyah hamilul qur’an.

Meski begitu, ia tetaplah pemuda yang sewaktu-waktu darahnya bisa bergejolak. Ingin melakukan sesuatu demi menonjolkan eksistensinya sebagai seorang pemuda. Seperti nonton konser, merokok diam-diam di pojok halaman belakang bersama santri putra badung lainnya, bergaul dengan pemuda-pemuda desa yang perilakunya cenderung ugal-ugalan, dan pacaran. Iya, ia sudah memacari puluhan wanita belakangan ini. Jadi wajar jika beberapa santri putri menyebutnya Gus Playboy.

Tak heran seringkali tingkahnya membuat wanita sepuh itu meradang. Seperti malam ini. Ia merasa harus menyiapkan amunisi jika Bu nyai murka seperti yang sudah-sudah.

“Bilango, Qi!”

Suara wanita itu mulai meninggi beberapa oktaf. Tapi lelaki yang bersimpuh dihadapannya masih bergeming dengan mushaf masih di tangannya. Mungkin sibuk mengingat-ingat kesalahan apa yang telah ia perbuat. Lebih tepatnya memilah mana kesalahan yang paling berat akhir-akhir ini yang tertangkap oleh Ummik.

“Ummik lebih suka mengeluarkan banyak uang untuk bisnis kambingmu daripada mendengarmu melakukan hal yang dilarang oleh agama.”

Bu nyai memutar tasbihnya. Mungkin istighfar yang keluar dari mulutnya di sela-sela penantian jawaban dari putra bungsunya itulah yang membuat Bu nyai bisa sedikit melebur amarah. Ia memang tak langsung menghakimi putranya, ia hanya ingin bertabayun apakah berita yang diwartakan para khadimah di dapur yang tak sengaja tertangkap oleh telinganya benar adanya.

“Kamu tahu kan kepala seorang mukmin yang ditusuk oleh besi panas itu lebih baik daripada ia menyentuh perempuan yang bukan mahromnya?”

Laki-laki yang masyhur dengan sebutan “Gus Syauqi” itu akhirnya mendongakkan wajahnya. Menatap wajah sendu penuh keriput itu dengan air muka penuh tanda tanya.

“Maksud Ummik nopo? Kulo salah nopo, Mik?” tanyanya dengan kedua alis saling bertautan. Dan dengan wajah innocent-nya.

“Arek sopo kui jenenge? Santri putri yang kamu cium? Nafla?”

Deg.

Bibir Syauqi tiba-tiba kaku. Lidahnya kelu dan jantungnya berdegup kencang. Ia menunduk lebih dalam dari sebelumnya. Otomatis teringat kejadian itu. Di dapur pesantren itu. Kala semua santri sibuk mujahadah di musola.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NU 'Wali Nikah' Budaya - Agama. Photo by Agung Raharja on Unsplash.

    NU ‘Wali Nikah’ Budaya – Agama

    • calendar_month Kam, 9 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Perkawinan adalah langkah membangun beradaban. Mengawinkan dua sijoli yang berbeda genre hingga latar belakang lingkungan akan menghasilkan generasi melalui proses romantisme dalam naungan gerimis malam-malam yang penuh kenikmatan. Semua karena di dasari cinta. Maka, cinta adalah prinsip nomor dua. Sebab, prinsip pertamanya adalah perbedaan. Kita dilarang menikah dengan sesama jenis, meski […]

  • Soal Perayaan Tahun Baru, PCNU Buka Suara

    Soal Perayaan Tahun Baru, PCNU Buka Suara

    • calendar_month Jum, 31 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 325
    • 0Komentar

    K. Yusuf Hasyim, Ketua PCNU Pati PATI – Memungkasi kalender masehi, selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat luas. Perayaan pergantian tahun, hampir pasti diiringi dengan kemeriahan.  Tahun ini, suasana kemeriahan tahun baru 2022 tampaknya akan sedikit redup. Pasalnya, seperti diketahui bersama, situasi pandemi di negeri ini masih belum menemui ujung.  Namun demikian, beberapa komunitas […]

  • PC IPNU IPPNU Pati Audiensi dengan Bupati, Ini Hasilnya

    PC IPNU IPPNU Pati Audiensi dengan Bupati, Ini Hasilnya

    • calendar_month Kam, 19 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Ketua PC IPNU Pati, Moh. Salman (kedua dari kanan) dan Ketua PC IPPNU, Sulistiani ditemani Ketua Panitia OC Konfercab XIII, M. Khoirul Anam (kanan) usai melakukan audiensi dengan Bupati Pati, Haryanto (baju batik) PATI – PC IPNU IPPNU Kabupaten Pati baru saja mengadakan audiensi dengan Bupati Pati, Haryanto di Kantor Bupati, Kamis (19/8). Hadir dalam […]

  • Pentingnya Branding bagi Madrasah

    Pentingnya Branding bagi Madrasah

    • calendar_month Rab, 22 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 338
    • 0Komentar

      Brebes, 22 November 2023 – Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Brebes mengadakan Pelatihan Branding, Publikasi, dan Pengelolaan Website di Kantor PCNU Kabupaten Brebes untuk seluruh lembaga pendidikan dibawah naungan LP Ma’arif NU Brebes bersama Koordinator Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Nahdlatul Ulama PWNU Jawa Tengah Hamidulloh Ibda. Dalam kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan dari masing-masing lembaga […]

  • PC IPNU-IPPNU Pati Bentuk Komisi Penjaringan Calon

    PC IPNU-IPPNU Pati Bentuk Komisi Penjaringan Calon

    • calendar_month Jum, 23 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 339
    • 0Komentar

      PATI – PC IPNU IPPNU Kabupaten Pati melalui panitia SC Konfercab XIII baru-baru ini telah membentuk Komisi Penjaringan Calon (KPC). Pembentukan ini sebagai langkah IPNU IPPNU Kabupaten Pati untuk mempermudah kerja cabang dalam mensukseskan kontestasi pemilihan ketua PC IPNU dan IPPNU Kabupaten Pati tahun 2021. Abdul ghofur selaku Ketua Umum KPC IPNU IPPNU Kabupaten […]

  • PCNU Pati Bangga, Ranting Muktiharjo Resmikan BUMNU Pertama di Pati

    PCNU Pati Bangga, Ranting Muktiharjo Resmikan BUMNU Pertama di Pati

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 4.526
    • 0Komentar

      Pati – Pengurus Ranting NU Desa Muktiharjo, Kecamatan Margorejo, Pati melakukan inovasi dengan membentuk Badan Usaha Milik NU (BUMNU) Mukti Barokah. BUMNU ini pun menjadi badan usaha NU pertama di Kabupaten Pati. Grand Opening berlangsung khidmat pada Sabtu malam (25/10/2025) sekitar pukul 20.30 WIB. Ketua PCNU Kabupaten Pati, KH. Yusuf Hasyim, M.Si meresmikan langsung […]

expand_less