Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Cerpen » Playboy

Playboy

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 4 Des 2022
  • visibility 397
  • comment 0 komentar

Oleh: Elin Khanin

“Kamu kalau sudah kebelet nikah bilango sama Ummik.”

Laki-laki berkulit sawo matang di hadapan Bu nyai Khomsah itu menunduk dalam. Tiba-tiba tak berani menatap sang ibunda. Kontras dengan ekspresi wajahnya saat membenarkan hafalan wanita sepuh itu.  Berkobar-kobar. Pun sebaliknya, ia begitu antusias ketika Bu nyai menyimak dan membenarkan hafalannya.

Rutinitas bakda isya’ itu jarang sekali ia tinggalkan. Karena ia tahu, al istiqomah khoirummin alfi karomah. Bahwa istiqomah itu lebih baik daripada seribu karomah.

Barangkali itulah yang membuat hafalannya senantiasa lancar. Sering mendapat panggilan ngaji orang-orang yang ingin mendapat barokah alqur’an ketika punya hajatan. Ngaji adalah senjata ampuh yang membuat wanita yang kini masih terbalut mukena itu begitu bahagia telah melahirkannya. Siapa yang tak bangga dan bahagia mempunyai dzuriyah hamilul qur’an.

Meski begitu, ia tetaplah pemuda yang sewaktu-waktu darahnya bisa bergejolak. Ingin melakukan sesuatu demi menonjolkan eksistensinya sebagai seorang pemuda. Seperti nonton konser, merokok diam-diam di pojok halaman belakang bersama santri putra badung lainnya, bergaul dengan pemuda-pemuda desa yang perilakunya cenderung ugal-ugalan, dan pacaran. Iya, ia sudah memacari puluhan wanita belakangan ini. Jadi wajar jika beberapa santri putri menyebutnya Gus Playboy.

Tak heran seringkali tingkahnya membuat wanita sepuh itu meradang. Seperti malam ini. Ia merasa harus menyiapkan amunisi jika Bu nyai murka seperti yang sudah-sudah.

“Bilango, Qi!”

Suara wanita itu mulai meninggi beberapa oktaf. Tapi lelaki yang bersimpuh dihadapannya masih bergeming dengan mushaf masih di tangannya. Mungkin sibuk mengingat-ingat kesalahan apa yang telah ia perbuat. Lebih tepatnya memilah mana kesalahan yang paling berat akhir-akhir ini yang tertangkap oleh Ummik.

“Ummik lebih suka mengeluarkan banyak uang untuk bisnis kambingmu daripada mendengarmu melakukan hal yang dilarang oleh agama.”

Bu nyai memutar tasbihnya. Mungkin istighfar yang keluar dari mulutnya di sela-sela penantian jawaban dari putra bungsunya itulah yang membuat Bu nyai bisa sedikit melebur amarah. Ia memang tak langsung menghakimi putranya, ia hanya ingin bertabayun apakah berita yang diwartakan para khadimah di dapur yang tak sengaja tertangkap oleh telinganya benar adanya.

“Kamu tahu kan kepala seorang mukmin yang ditusuk oleh besi panas itu lebih baik daripada ia menyentuh perempuan yang bukan mahromnya?”

Laki-laki yang masyhur dengan sebutan “Gus Syauqi” itu akhirnya mendongakkan wajahnya. Menatap wajah sendu penuh keriput itu dengan air muka penuh tanda tanya.

“Maksud Ummik nopo? Kulo salah nopo, Mik?” tanyanya dengan kedua alis saling bertautan. Dan dengan wajah innocent-nya.

“Arek sopo kui jenenge? Santri putri yang kamu cium? Nafla?”

Deg.

Bibir Syauqi tiba-tiba kaku. Lidahnya kelu dan jantungnya berdegup kencang. Ia menunduk lebih dalam dari sebelumnya. Otomatis teringat kejadian itu. Di dapur pesantren itu. Kala semua santri sibuk mujahadah di musola.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Islam dan Modernitas

    Islam dan Modernitas

    • calendar_month Kam, 22 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 374
    • 0Komentar

     Oleh : Miftahus Salam* Modernitas (kemodernenan) adalah salah satu masalah paling krusial yang dihadapi oleh umat Islam abad ini. Pasalnya sampai saat ini umat Islam selalu diidentikkan dengan kelompok yang berseberangan dengan modernitas. Bahkan ada yang membuat kesan bahwa Islam tidak cocok dengan modernitas. Isu-isu terkait modernitas menjadi tantangan tersendiri bagi umat Islam, terutama dalam […]

  • Harsosnas ala PC Muslimat NU Pati

    HARSOSNAS ala PC Muslimat NU Pati

    • calendar_month Ming, 6 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 504
    • 0Komentar

    Harsosnas ala PC Muslimat NU Pati Pcnupati.or.id. Pimpinan Cabang Muslimat NU mengadakan kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dalam Rangka Hari Sosial Nasionla Muslimat NU (Harsosnas) Ahad, 6 Oktober 2024 bertempat halaman Gedung Muslimat NU (depan Joyo Kusumo) “Dalam acara ini tidak hanya hanya Korda sekaresdanan Pati sekaligus peringatan maulid Nabi dan Harsosnas, biar efektif […]

  • Foto: Suasana takbir keliling di Desa Pancasila Jrahi, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati.

    Potret Takbir Keliling di Desa Pancasila Pati, Non IsIam Ikut Menikmati

    • calendar_month Ming, 30 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 635
    • 0Komentar

      Pati – Takbir Keliling di Desa Jrahi, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati, Jawa Tengah berjalan meriah, Minggu (30/3/2025). Kaum non IsIam atau nonis ikut menikmati takbir keliling di desa yang berjuluk Desa Pancasila itu. Desa Jrahi dijuluki Desa Pancasila lantaran keanekaragaman agama yang dianut warganya. Desa Jrahi memiliki warga yang menganut tiga agama. Yakni IsIam, […]

  • NU PEDULI MWCNU Tambakromo Serahkan Donasi ke Posko Induk NU Peduli PCNU Kabupaten Pati

    NU PEDULI MWCNU Tambakromo Serahkan Donasi ke Posko Induk NU Peduli PCNU Kabupaten Pati

    • calendar_month Sab, 24 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.961
    • 0Komentar

      NU Peduli MWCNU Tambakromo menyerahkan bantuan donasi kepada Posko Induk NU Peduli PCNU Kabupaten Pati pada Sabtu, 24 Januari 2026. Kegiatan penyerahan donasi ini berlangsung di Posko Induk NU Peduli PCNU Kabupaten Pati dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan. Donasi diserahkan langsung oleh Nasir selaku Ketua NU Peduli MWCNU Tambakromo dan diterima oleh admin […]

  • NU Gembong Gelar Madrasah Amil Demi Profesionalisme Upzis

    NU Gembong Gelar Madrasah Amil Demi Profesionalisme Upzis

    • calendar_month Ming, 23 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 466
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Gembong menyelenggarakan Madrasah Amil Ahad (23/2) pagi. Kegiatan yang dihadiri jajaran Lazisnu PCNU ini dilangsungkan di Gedung MANU Gembong. Shodiq, Ketua Lazisnu Gembong menegaskan bahwa Madrasah Amil yang digagas bersama pengurus MWCNU Gembong adalah untuk mempertebal pengetahuan para pengurus Upzis di Ranting-Ranting NU. Nantinya, dia berharap, […]

  • Misteri Syaikh Ahmad Mutamakkin

    Misteri Syaikh Ahmad Mutamakkin

    • calendar_month Sab, 7 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 640
    • 0Komentar

    Syaikh Ahmad Mutamakkin banyak disalahpahami sebagai tokoh aliran kebatinan dengan ajaran Dewa Ruci. Beliau dianggap menyimpang dari syariat Islam yang mapan karena meneruskan doktrin wahdatul wujud (Manunggaling Kawulo Gusti) ala Al Hallaj, Al Farabi, dan Ibnu Arabi. Ilustrasi: Komplek makam Syaikh Ahmad Mutamakkin Kajen dilihat dari atas Ketib Anom, Sang Pendekar Syariat (Fiqh) mencoba menggiring […]

expand_less