Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Menjadi Kaya seperti Tuhan

Menjadi Kaya seperti Tuhan

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 3 Nov 2022
  • visibility 455
  • comment 0 komentar

Oleh: Maulana Karim Sholikhin* 

Amou Hajj, pria asal Iran yang memegang gelar juara dunia sebagai manusia terkotor akhirnya meninggal dunia pada 23 Oktober lalu. Pria renta ini disinyalir sudah 60 tahun tidak mandi, sebab ia haqqul yakin bahwa jika dia mandi, maka akan mati. 

Tak hanya absen mandi selama enam dekade, kebiasaan hidup Amou Hajj juga kotor. Ya, letterarry ‘kotor’. Dikutip dari Liputan6, ia sering minum dari air kotor dan doyan makan daging busuk. 

Namun yang menjadi sorotan, justru penyebab kematiannya. Amou Hajj meninggal setelah dipaksa mandi di sungai oleh warga sekitar. 

Tak ayal fenomena ini menjadi perbincangan sekaligus dalil, terutama bagi kaum rebahan malas mandi. Jika benar, realita ini bukan hanya aneh, tapi juga kontradiksi dengan teori kebersihan ala nabi dan medis. 

Sekilas memang seperti itu, tapi nyatanya tidak! Keyakinan Amou Hajj yang tertanam sejak ia muda, akhirnya mengantarkannya pada kenyataan pahit, kematian. Yups! Amou Hajj mati akibat sugestinya sendiri, bukan karena mandi. 

Sejurus dengan Amou Hajj, penulis punya pengalaman mirip. Seorang teman pernah bercerita tentang kematian mertuanya. 

Si Mertua punya keyakinan kuat bahwa rokok adalah bagian integral dari hidupnya. Ia tak mungkin bisa hidup tanpa rokok. 

Namun sarjana kedokteran yang menangani penyakit jantungnya berkata lain. “Bapak harus berhenti merokok jika mau sembuh. Fardhu ‘ain!,” gertak Si Dokter. 

Karena sayang bapak, anak-anaknya menyuruh pak tua ini untuk sami’na wa atho’na apa kata dokter. Akhirnya, kegelisahan menerpa Si Bapak selama tiga bulan. 

Pak tua itu pun selamat dari penyakit jantung, namun tak bisa lolos dari lingkaran alam bawah sadar yang terpatri sejak lama. Ia akhirnya meninggal karena sugesti ‘fadhilah’ rokok bagi dirinya, bukan karena berhenti mengisap benda itu. 

*** 

Nah, dua kejadian ini relate dengan sebuah esai panjang dari situs online Ghrasia (RSJ Jogja yang terkenal itu). Artikel berjudul ‘Sukses dengan Pikiran Bawah Sadar’ tersebut, menyebut bahwa jika fikiran subjektif atau alam bawah sadar memikirkan hal-hal baik, maka hal-hal baik akan mengikuti kita, begitu pun sebaliknya. Dari sini kita faham, betapa kuatnya sugesti dalam alam bawah sadar. 

Dari situ pula penulis mulai berandai-andai, bagaimana jika Manusia Indonesia mampu merekontruksi alam bawah sadarnya bahwa ‘kaya’ dan ‘sukses’ sama dengan sehat wal ‘afiyat, iman tebal dan bermanfaat bagi sesama. Itu saja!. 

Tidak perlu embel-embel sarjana, rumah mewah, punya mobil, pekerjaan tetap, terlihat mapan dan bla bla bla. Supaya apa? Supaya mental kita tidak ‘terbunuh’ oleh sugesti. 

Memang sulit! Sebab, puluhan tahun Manusia Indonesia dipertontonkan kekayaan membabi buta. Mulai dari televisi hingga yang teranyar, kanal-kanal youtube isinya orang kaya semua. Masyarakat diajari hubbud dunya lewat media. 

Pejabat publik tak ada yang naik Suzuki Carry atau pakai motor Beat pas ngantor. Semuanya tampak mewah dan serba mahal. 

Tontonan kita di YouTube, macam Mbak Andin, mas Rafi Lek Baim atau Gus Atta. Sehingga fikiran kita menangkap bahwa standar hidup baik ya seperti itu, harus kaya raya, terlihat mapan dan tersohor. 

Sekali lagi, sulit untuk merubah mindset yang sudah berkholwat puluhan tahun dalam benak kita. Tapi jika mau, mungkin kita bisa mulai dari diri sendiri. 

Kembalilah pada makna, jangan terlalu sibuk dengan bungkus, begitu kata Sufi. Dari nasihat ini, sudah saatnya kita merevisi makna kaya. 

‘Kaya’ dalam bahasa Arab diartikan sebagai ‘ghaniy’. Secara harfiyah, bermakna ‘tidak butuh’. 

Tuhan maha Kaya, karena Dia ‘tidak butuh’. Tidak butuh kekayaan, tidak butuh makhluk-Nya, tidak butuh rumah mewah, mobil keren, gelar sarjana, jabatan tinggi, posisi strategis, popularitas dan tidak butuh pengakuan. Kalau Tuhannya bisa kaya dengan cara itu, kenapa hamba-Nya tidak?.[] 

*Penulis merupakan pendidik di Ponpes Shofa Az Zahro’ dan MI Hidayatul Islam (MHI) Gembong-Pati

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harlah NU ke-94 di Madrasah Mazro’atul Ulum

    Harlah NU ke-94 di Madrasah Mazro’atul Ulum

    • calendar_month Jum, 7 Feb 2020
    • account_circle admin
    • visibility 415
    • 0Komentar

    Wedarijaksa 6/2/2020. Ikatan Siswa – siswi Madrasah Mazro’atul Ulum (ISMU) mengadakan acara memperingati Hari Lahir Nahdlatul Ulama yang ke-94 bertempat di Aula Madrasah Mazro’atul Ulum. Acara diikuti mulai dari murid MI, MTs, dan MA. Kegiatan sholawatan dipimpin langsung oleh Ahmad Syukron Ketua Jamaah Bersholawat (Jamber NU) Suwaduk Wedarijaksa, yang juga dulu Ketua IPNU ranting Suwaduk. […]

  • Haul KH. Hadlrawi Akan Hadirkan Habib Bidin Pekalongan

    Haul KH. Hadlrawi Akan Hadirkan Habib Bidin Pekalongan

    • calendar_month Jum, 30 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 498
    • 0Komentar

    WEDARIJAKSA-Kamis (29/8) siang, ratusan warga bersuyun-duyun memadati komplek Yayasan Thoriqul Ulum, Wedarijaksa. Beberapa pedagang kaki lima juga tampak menggelar lapaknya di sekitaran area tersebut. Hari itu merupakan pembukaan Haul ke-42 KH. Hadlrowi dan peringatan HUT Yayasan yang ke-54. Beberapa anggota Banser Satkoryon Wedarijaksa sedang bersiap memgawal karnaval dalam rangka Haul ke-42 KH. Hadlrawi dan peringatan […]

  • PCNU-PATI

    PC Lazisnu Pati Bantu Korban Kebakaran

    • calendar_month Rab, 30 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 599
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-PC Lazisnu Pati menyalurkan bantuan berupa uang tunai kepada warga Desa Gesengan Kecamatan Cluwak, Selasa (29/08).  Sebelumnya pihak Lazisnu Pati mendapat informasi tersebut dari salah satu pengurus Lazisnu MWC Cluwak yang mengabarkan bahwa salah satu rumah warganya mengalami kebakaran akibat konsleting listriklistrik sekira pukul 01.00 dini hari.  Syaiful Huda selaku manajer fundrising PC Lazisnu Pati, […]

  • Wisuda ke-2 STT Pati Jadi Momentum Penguatan Link and Match Bersama PCNU Pati

    Wisuda ke-2 STT Pati Jadi Momentum Penguatan Link and Match Bersama PCNU Pati

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.653
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id-Sekolah Tinggi Teknik (STT) Pati mengukuhkan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul yang siap berkontribusi bagi daerah dan nasional melalui penyelenggaraan Wisuda ke-II. Acara yang berlangsung khidmat di Aula STT Pati, Kamis (18/12), meluluskan 40 sarjana dari program studi Informatika dan Teknik Elektro. Momen akademis ini turut dimeriahkan oleh kehadiran Sekretaris PCNU […]

  • Rapat Anggota Tahunan  Koperasi Aneka Jasa 26 Berjalan Sukses

    Rapat Anggota Tahunan Koperasi Aneka Jasa 26 Berjalan Sukses

    • calendar_month Sab, 14 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 699
    • 0Komentar

    Kabar NU. Sabtu 14 Maret di Gegung PCNU Lt 3 Koperasi Aneka Jasa 26 mengadakan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Dengan di adakan rapat ini harapan kedepannya Koperasi Aneka Jasa 26 dapat berkembang dan bermanfaat untuk umat. “Usia KAJ 26 sdh 20 tahun. Ibarat remaja adalah usia yang produktif. Semoga ke depan lebih berkembang dan maju […]

  • MAMU Ngerang Salurkan Air Bersih

    MAMU Ngerang Salurkan Air Bersih

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 460
    • 0Komentar

    TAMBAKROMO-Kekeringan yang melanda beberapa daerah di Kabupaten Pati menyebabkan terhambatnya aktivitas masyarakat. Pasalnya, air sebagai salah kebutuhan vital sulit di dapat. Akhirnya, kegiatan-kegiatan seperti bercocok tanam hingga makan dan minum menuai kendala. Diatribusi air bersih di RW 1 Desa Ngerang, Kecamatan Tambakromo, Pati oleh MA Miftahul Ulum, Ngerang, Mingu (22/9) Menyikapi hal ini, banyak organisasi […]

expand_less