Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kemah ‘Arobiyyah, Cara Jitu dalam Mengembangkan Kemampuan Muhadatsah

Kemah ‘Arobiyyah, Cara Jitu dalam Mengembangkan Kemampuan Muhadatsah

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 2 Nov 2022
  • visibility 422
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id. – Qismu Al-Lughoh Al-‘Arobiyyah (Qol’ah) Perguruan Islam Mathali’ul Falah (PIM) Pati berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (HMPS PBA) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati, selenggarakan kegiatan Al-Mukhoyyam Al-‘Aroby Al-Khorijiy atau biasa disebut dengan Kemah Bahasa Arab Eksternal.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 27-28 Oktober 2022, di kampus IPMAFA.

Adapun tujuan utama kegiatan tersebut adalah untuk mengembangkan kemampuan berbahasa Arab para siswa PIM, khususnya kemampuan kalam/muhadatsah.

Al-Mukhoyyam Al-‘Aroby dikemas seperti kemah pada umumnya. Peserta diwajibkan menginap di Mahad Jamiah Mathali’ul Falah. Para siswa ini berasal dari tingkat Tsanawiyah dan Aliyah, yang berjumlah 50 orang.

Selain itu, peserta diwajibkan berbahasa Arab dalam semua kegiatan tanpa terkecuali. Dikarenakan semboyan dari Al-Mukhoyyam Al-‘Aroby sendiri adalah “Laisa Al-Kalam illa bil Al-Lughoh Al-‘Arobiyyah”, yang artinya tiada ucapan kecuali menggunakan Bahasa Arab.

Di dalamnya terdapat berbagai rangkaian acara yang padat, dari awal pembukaan hingga penghujung akhir kegiatan. Mulai dari penerimaan peserta, pembukaan, sambutan-sambutan, berbagai macam game, kultum malam, api unggun, seminar, menonton film, bahkan pentas seni hingga penutupan. Kegiatan ditutup dengan bersih-bersih seluruh area yang digunakan oleh semua peserta Al-Mukhoyyam Al-Aroby.

Kaprodi PBA IPMAFA, Raodah, dalam sambutannya mengatakan, seluruh peserta diwajibkan berbahasa Arab selama mengikuti kegiatan tersebut.

“Berbicaralah (berbahasa Arab), meskipun itu salah. Setelah salah, kamu akan mengetahui mana yang benar. Jika kamu tidak melakukan kesalahan, maka kamu takkan mengetahui mana yang benar. Sekarang ini, kamu masih salah dalam berbahasa Arab, namun hal itu tak menjadi masalah. Setelah mengikuti Al-Mukhoyyam Al-Aroby, kamu akan dapat berbahasa Arab dengan fasih dan baik, InsyaAllah,” kata dia di hadapan para peserta. 

Sementara itu, Ketua HMPS PBA IPMAFA, Rofiatunnikmah berharap, ke depan kegiatan seperti ini dapat terlaksana kembali. Serta, dapat menjadi wasilah dalam membumikan Bahasa Arab di lingkup Madrasah.

“Serta dapat memotivasi para pecinta Bahasa Arab di manapun berada untuk belajar lebih, lagi dan lagi,” tutur dia.

(Red/Sirril Wafa/LTN NU)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU - PATI

    Ayat Ayat Cinta

    • calendar_month Ming, 17 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 459
    • 0Komentar

    Ini adalah kisah cinta. Tapi bukan cuma sekadar kisah cinta yang biasa. Ini tentang bagaimana menghadapi turun-naiknya persoalan hidup dengan cara Islam. Fahri bin Abdillah adalah pelajar Indonesia yang berusaha menggapai gelar masternya di Al-Azhar. Berjibaku dengan panas-debu Mesir. Berkutat dengan berbagai macam target dan kesederhanaan hidup. Bertahan dengan menjadi penerjemah buku-buku agama. Semua target […]

  • Bertemu Dinsos, Fatayat Rembug Soal Perempuan dan Anak

    Bertemu Dinsos, Fatayat Rembug Soal Perempuan dan Anak

    • calendar_month Sel, 3 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 337
    • 0Komentar

    PATI-Kegiatan silaturrahim PC Fatayat NU Pati terus bergulir. Setelah berkoordinasi dengan Bupati Pati, Haryanto, Bappeda, Kemenag dan DLH, kali ini Fatayat mencoba menjalin kerjasama dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pati.  Jajaran Pejabat Dinas Sosial Pati menjamu para Pengurus Cabang Fatayat NU Pati dalam kunjungan di Kantor Dinsos Pati, Selasa (3/9) Oleh Alfi Hidayah, ketua III […]

  • Pengurus MWCNU Jakenan di Lantik

    Pengurus MWCNU Jakenan di Lantik

    • calendar_month Sen, 10 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Pati, Jajaran Pengurus Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Masa Khidmat 2017-2022 di lantik secara resmi oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama, beberapa waktu yang lalu. Menjadi pengurus NU adalah tabungan di akhirat, kita berdakwah harus melalui niat yang ikhlas mengabdi sepenunya terhadap masyarakat, baik melalui agama, sosial dan penguatan ekonomi,             “Jajaran pengurus setelah kami lantik, […]

  • Dari Jawa Tengah Menuju Dunia: LP Ma'arif NU Cetak Guru Bahasa Inggris Berstandar Global

    Dari Jawa Tengah Menuju Dunia: LP Ma’arif NU Cetak Guru Bahasa Inggris Berstandar Global

    • calendar_month Ming, 26 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17.067
    • 0Komentar

    Semarang – Langkah besar menuju pendidikan berkelas dunia terus dilakukan LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah. Setelah mencatat capaian yang melampaui rata-rata nasional, lembaga pendidikan di bawah naungan Nahdlatul Ulama ini resmi meluncurkan English Development Program (EDP) Batch 2 dan Batch 3 di Hotel Grandhika Semarang, Sabtu (25/7/2026). Program tersebut menjadi bagian dari transformasi pendidikan Ma’arif […]

  • PCNU-PATI Photo by vihaels

    Pohon

    • calendar_month Rab, 21 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 399
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Air, tanah, angin dan pohon adalah satu dari kesatuan. Mereka komponen saling mengisi satu dengan lainnya. Jika salah satunya ada yang lebih dominan atau pun ada ketimpangan, maka kondisi alam menjadi tak stabil. Saat angin puting beliung hadir, menunjukkan keeksistensinnya; maka pohon menjadi pemecah angin tersebut agar tak bergerombol. Dengan […]

  • PCNU-PATI Photo by Bimbingan Islam

    Buku yang Memilih Aku

    • calendar_month Sen, 11 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 387
    • 0Komentar

    Oleh: M. Iqbal Dawami Ada seorang petinju yang dihukum seumur hidup, karena dituduh membunuh beberapa orang secara brutal. Meski hal itu tidak terbukti, karena tidak ada bukti yang mengarah ke dirinya. Satu-satunya yang menguatkan dia bersalah adalah kesaksian beberapa orang. Dan rupanya itu adalah kesaksian palsu, karena di bawah ancaman. Maka dijebloskanlah si petinju itu […]

expand_less