Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ngaji Bareng Lakpesdam NU Pati

Ngaji Bareng Lakpesdam NU Pati

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 19 Okt 2017
  • visibility 428
  • comment 0 komentar

Pati. Pengurus Lakpesdam NU Pati mengadakan Ngaji bareng dengan membedah Kitab Risalah Ahlus Sunnah wal Jama’ah dengan mendatangkan  narasumber lulusan Sudan yaitu Taufiq Zubaidi, M.A bertempat di Darul Hadlonah-Waturoyo, 3/8 kemarin malam.
“Mulai per Agustus ini mempunyai agenda baru yaitu ngaji bareng, lebih tepatnya bedah buku-buku yang berkaitan dengan NU, Aswaja dan pemikiran Islam atau buku-buku yang membahas isu terkini. Agenda kegiatan tersebut akan dilaksanakan setiap bulan sekali dan keliling ke rumah-rumah pengurus Lakpesdam, sekaligus untuk silaturrahmi,”jelas Andi Irawan selaku ketua Lakpedam NU Pati.
Andi menambahkan tema besar yang di ambil kali ini yaitu berguru kepada Hadrotus Syaikh Hasyim Asy’ari Rodliyallahu anhu, karena kita mengawali rutinan bedah buku ini harus di mulai dari pendiri Nahlatul Ulama yaitu KH. Hasyim Asyiari dengan harapan mendapatkan keberkahan ilmu dan mendapatkan ridho dari kiai-kiai terdahulu yang ikut mendirikan Jami’iyyah Nahdlatul Ulama.
“Tujuan didirikannya Jam’iyah Nahdlatul Ulama (NU) adalah untuk memperjuangkan dan membentengi ajaran Ahlussunnah wal-Jama’ah (Aswaja). Ahlussunnah wal-Jama’ah adalah alfirqoh anNajiyah. Sebuah kelompok yang dijanjikan selamat oleh Kanjeng Nabi shallallahu alaihi wasallam, sebagaimana disebut dalam sebuah hadits yaitu golongan yang senantiasa berpegang teguh ajarannya Kanjeng Nabi shallallhu alaihi wasallam dan para sahabatnya rodliyallahu anhum. Lebih khususnya lagi ciri ASWAJA adalah mereka yang berpegang teguh kepada al-Qur’an, hadits, ijma’, dan qiyas,”jelas Taufiq Zubaidi selaku pemateri.
Lebih mengkrucut lagi ASWAJA ala Nahdliyyin telah dirumuskan beberapa konsep yang jelas dan dilandasi dengan dalil-dalil yang qath’i. Adapun diantara konsep yang terkandung dalam ajaran Aswaja yaitu, tawasut, tasamuh, tawazun, dan amar ma’ruf nahi mungkar.Yang dimaksud tawasuth (moderat), adalah sebuah sikap keberagamaan yang tidak terjebak terhadap hal-hal yang sifatnya ekstrim.Tasamuh, sebuah sikap keberagamaan dan kemasyarakatan yang menerima kehidupan sebagai sesuatu yang beragam.  Tawazun (seimbang), adalah sebuah keseimbangan keberagamaan dan kemasyarakatan yang bersedia menghitungkan berbagai sudut pandang, dan kemudian mengambil posisi yang seimbang proporsional, pungkasnya.(N)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Talkshow Kepenulisan Untuk Pesantren

    Talkshow Kepenulisan Untuk Pesantren

    • calendar_month Jum, 27 Jan 2017
    • account_circle admin
    • visibility 691
    • 0Komentar

    Pati. Himpunan Siswa Mathali’ul Falah (HSM) menyelenggarakan Talkshow bertajuk “Literasi Bagi Santri”. Acara kepenulisan ini dihadiri oleh para santri Kajen dan sekitarnya. Bertempat di halaman Perguruan Islam Mathali’ul Falah, beberapa waktu lalu. Pemateri  dari acara tersebut oleh alumni Perguruan Islam Mathali’ul Falah sendiri Dr. Muhammad Yunus dengan  diModeratori Taufiq Zubaidi, MA. Doktor alumni Universitas Al-Azhar […]

  • HMPS PBA Ipmafa Kolab Bareng PKPT IPNU-IPPNU

    HMPS PBA Ipmafa Kolab Bareng PKPT IPNU-IPPNU

    • calendar_month Sen, 21 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 567
    • 0Komentar

      Praktik Dauroh Arabiyyah, program kolaborasi antara HMPS PBA Ipmafa dengan PKPT IPNU/IPPNU Ipmafa MARGOYOSO – Pimpinan Komosariat Perguruan Tinggi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’ Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama’ (PKPT IPNU IPPNU) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) membuktikan eksitensinya sebagai wadah organisasi mahasiswa yang mampu mengembangkan potensi setiap kadernya.  Hal ini dapat dilihat seperti program […]

  • PCNU- PATI Photo by Sergiu Jurca

    Puisi-Puisi Ngadi Nugroho

    • calendar_month Ming, 2 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 379
    • 0Komentar

    Tak Pernah Kembali Tak terpikir waktu hanyalah benar-benar sekejap Kita sekumpulan sunyi yang numpang lewat Kemarin ada yang datang Tiba-tiba ada yang pamit untuk segera pulang Belum terlalu genaplah kecupan ini mendingin Di dahimu yang menyimpan kerutan hari-hari kemarin Di bawah temaram, batu-batu murung Mencari jejak sirip-sirip kehidupan Ingin ditanamnya sekali lagi ingatan itu Di […]

  • PCNU-PATI

    Satu Abad NU : Muhasabah Sego Berkat

    • calendar_month Kam, 19 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 502
    • 0Komentar

    Oleh : Maulana Karim Sholikhin*  Tahun ini, NU telah mencapai yuswa satu abad menurut hijriyah version. Mampu survive ditengah goncangan selama seratus tahun saja sudah merupakan prestasi, apalagi bisa memberi dampak bagi ummat.  Diiyakan ataupun diingkari, kontribusi NU untuk bangsa memang sudah tak terhitung, dan memang banyak peneliti, pengamat dan penulis yang analisa ihwal  tersebut. […]

  • PCNU Ajak Warga Pati Sholat Ghoib untuk Mbah Maimun

    PCNU Ajak Warga Pati Sholat Ghoib untuk Mbah Maimun

    • calendar_month Sel, 6 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 644
    • 0Komentar

    PATI-Indonesia dirundung duka mendalam atas kabar berpulangnya KH. Maimun Zubair, pengasuh Pindok Pesantren Al Anwar Sarang, Rembang. Berita duka ini mulai beredar Selasa (6/8) pagi dari edaran di grup What’sapp. Awalnya banyak yang tidak percaya, namun konfirmasi resmi dari keluarga akhirnya memastikan bahwa KH. Maimun Zubair benar-benar telah berpulang. Imbauan sholat ghoib untuk Mbah Maimun […]

  • MBG Dalam Perspektif Maqashidus Syariah

    MBG Dalam Perspektif Maqashidus Syariah

    • calendar_month Ming, 26 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11.955
    • 0Komentar

    Oleh: Jamal Ma’mur Asmani Makan bergizi gratis (MBG) menjadi sorotan publik. Banyaknya kasus keracunan yang mencapai angka lima ribu lebih menjadikan program ini menunai kritik pedas. Wali murid dan publik sangat menyayangkan kasus keracunan ini. Analisis banyak kalangan menyatakan bahwa anggaran besar MBG yang mencapai 335 triyun ini jika tidak diawasi dengan ketat dan disiplin […]

expand_less