Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Terinspirasi Meriam Kekaisaran Ottoman Turki, Siswa MTs Salafiyah Kajen Ciptakan Robot Basilica

Terinspirasi Meriam Kekaisaran Ottoman Turki, Siswa MTs Salafiyah Kajen Ciptakan Robot Basilica

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 1 Nov 2022
  • visibility 554
  • comment 0 komentar

pcnupati.or.id – Memanfaatkan sejumlah barang bekas, Siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Salafiyah Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, berhasil menciptakan sebuah robot yang  dinamakan Basilica. 

Siswa itu adalah Muhammad Ridwan Arsyad dan Anargya Fahmi Ilmi Nugraha. Keduanya dibimbing oleh Angelia, guru MTs Salafiyah dan tim Madrasah Robotic Competition (MRC). 

Bahkan, berkat ketelatenan dari kedua siswa itu, mereka akhirnya berhasil lolos seleksi dalam Kompetisi Robotik Madrasah tahun 2022 yang digelar Kementrian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI). Kompetisi itu akan digelar pada 22-23 November 2022 mendatang.

Angelia mengungkapkan, robot yang dibuat siswa MTs Salafiyah ini memiliki semacam meriam untuk pelempar dan menangkap bola.

Adapun nama Basilica sendiri terinspirasi dari meriam raksasa kekaisaran Ottoman Turki yang menjadi salah satu kunci kemenangan dalam penaklukan Konstantinopel pada tahun 1453 M.

“Sehingga diharapkan robot ini nantinya akan seperti meriam Basilica,” kata dia, (1/11/2022).

Ia menuturkan, robot ini dibuat dari memanfaatkan barang bekas. Selain agar ramah lingkungan, penggunaan barang bekas dinilai memiliki berbagai kelebihan.

Bahan-bahan untuk membuat robot itu di antaranya adalah kaleng makanan ringan kentang, sebagai meriam. Bahan lainnya adalah stik es krim dan triplek bekas. Itu untuk lengan robot.

“Penggunaan barang bekas membuat beban robot menjadi ringan. Memang ada bagian yang dikuatkan dengan akrilik. Tapi tidak sedikit yang menggunakan stik eskrim, dan triplek bekas,” tutur dia.

Lebih dari itu dia menjelaskan, penangkap bola yang terbuat dari triplek, akan mampu memindahkan tangkapannya ke area aman dengan lebih cepat. Sebab, bebannya terbilang lebih ringan. Pelemparnya pun memiliki kecepatan yang tinggi.

“Untuk membuat robot ini, anak-anak harus melakukan riset. Bahkan sebagian besar waktu bisa habis dalam proses penggalian data dan referensi. Jadi ide pembuatan robot itu benar-benar berdasarkan riset,” terang Angelia.

Mereka bahkan harus melakukan trial and error sehingga seringkali berganti konsep. Terutama dalam proses penentuan dimensi dan keefektifan kinerja robot tersebut.

“memang harus dicoba berkali-kali. Misalkan kerangkanya itu akan menganggu proses pelemparannya atau tidak,” imbuh dia.

(Angga/LTN).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RMI PWNU Jawa Tengah Bersama Baznas Jawa Tengah Dorong Pesantren Melek Digital melalui Pelatihan Digital Marketing

    RMI PWNU Jawa Tengah Bersama Baznas Jawa Tengah Dorong Pesantren Melek Digital melalui Pelatihan Digital Marketing

    • calendar_month Sab, 15 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 426
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Semarang, 12 Maret 2025 – Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PWNU Jawa Tengah terus berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas pesantren dalam menghadapi era digital. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah dengan menyelenggarakan Pelatihan Digital Marketing bagi pengelola Humas dan IT pondok pesantren se-Jawa Tengah. Acara yang digelar di SMK Negeri Jawa Tengah ini berlangsung […]

  • Puasa dari Bokep

    Puasa dari Bokep

    • calendar_month Sel, 11 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.992
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda*   Bukan hanya dipuasani dalam arti dikurangi dan ditahan, tapi saran saya sebaiknya ditinggalkan. Tidak hanya di bulan Ramadan, menonton film porno/bokep itu merusak mental. Sebenarnya jauh-jauh hari, Kanjeng Nabi Muhammad sudah berpesan.   “Wahai para pemuda, barangsiapa di antara kalian yang mampu menikah, maka menikahlah. Karena menikah lebih dapat menahan […]

  • PCNU-PATI

     “Seduluran Selawase” Jadi Jargon Ketua PCNU untuk ‘Merayu’ Masyarakat

    • calendar_month Kam, 12 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 634
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Menjelang Pemilu 2024, beragam indikasi sudah bisa dirasakan oleh penduduk Indonesia. Hal ini memicu beragam respon dari masyarakat. Namun yang paling berbahaya adalah perilaku berlebihan yang menimbulkan fanatisme. “Ini yang sering memicu perpecahan,” kata K.H. Yusuf Hasyim, Ketua PCNU Pati.  Menanggapi fenomena rutin jelang Pemilu ini, Kiai Yusuf, lewat jejaring Youtube NU Pati, Rabu […]

  • Bilik Bilik Pesantren

    Bilik Bilik Pesantren

    • calendar_month Sen, 11 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 439
    • 0Komentar

    Membaca pesantren dalam paradigma modernis merupakan sebuah kajian yang sangat urgen sekaligus menarik. Karena, kita bisa mengetahui sejauh mana gaung pesantren dalam menghadapi cakrawala kehidupan sosial masyarakat Indonesia. Hal itu juga bisa dihadapkan dengan kritikan-kritikan yang muncul terhadap pesantren. Kritikan berupa kredibilitasnya sebagai sebuah lembaga pendidikan tradisional Nusantara dalam menghadapi kemajuan teknologi dan merespon persoalan-persoalan kontemporer yang jamak […]

  • Nahdlatul Ulama: Menjaga Keberagaman dan Membangun Toleransi di Indonesia

    Nahdlatul Ulama: Menjaga Keberagaman dan Membangun Toleransi di Indonesia

    • calendar_month Sab, 25 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.257
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Nahdlatul Ulama (NU) selama ini yang kita kenal merupakan salah satu organisasi sosial kemasyarakatan yang konsen dalam dalam merangkul semua elemen masyarakat tanpa memandang strata sosial masyarakat. Pendekatan inklusif ini telah menjadikannya sebagai salah satu kekuatan utama dalam membangun solidaritas dan kerukunan di Indonesia. Sejak berdirinya, NU mengedepankan prinsip-prinsip toleransi, moderasi, dan […]

  • Menang Gugatan, Lahan MTs Islam Milik PCNU Pati Bukan STAIP

    Menang Gugatan, Lahan MTs Islam Milik PCNU Pati Bukan STAIP

    • calendar_month Sen, 28 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 19.996
    • 0Komentar

    Pati – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati menang atas gugatan Yayasan Pendidikan Islam Pati alias YAPI 2011 di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Hal ini menegaskan, lahan MTs Islam Pati merupakan milik PCNU bukan STAIP. Ketua Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBH-NU) Cabang Pati, Ahmad Sofwan menjelaskan, gugatan tersebut dilayangkan YAPI […]

expand_less